DPRD Labura Minta Dinas PU Air Pemprovsu Segera Tinjau Benteng Sei Kualuh Terancam Jebol | Media Sergap -->

DPRD Labura Minta Dinas PU Air Pemprovsu Segera Tinjau Benteng Sei Kualuh Terancam Jebol

 📆Sabtu, 29-Oktober-2022 [18.06]

DPRD Labura Minta Dinas PU Air Pemprovsu Segera Tinjau Benteng Sei Kualuh Terancam Jebol


Labura • Sumut » mediasergap ⚖️🇮🇩

Warga masyarakat Sepanjang Bantaran Sungai Kualuh Desa Tanjung Pasir Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) yang saat ini di Pimpin Plt Kepala Desa Jahri Nasution melalui Anggota DPRD Dua Periode dari Fraksi PAN Syahrul Siagian, SE meminta kepada Instansi Dinas PU Pemprov Sumatera Utara agar segera turun meninjau ke Lokasi Benteng Sei Kualuh yang sudah hampir putus akibat gerusan air sungai.

Kondisi cuaca saat ini sering hujan hingga kondisi benteng selalu diterpa banjir akibat curah hujan yang tinggi tersebutnya.

Maksud himbauan dari Anggota DPRD tersebut adalah sebagai rasa sigap dan antisipasinya dari dampak kerusakan benteng penahan air Sungai Kualuh ini, bila nantinya jebol maka akan mengakibatkan bencana banjir yang besar kepada ribuan jiwa penduduk pemukiman di seberang sungai yang mayoritas petani dan pekebun akibat Benteng Sungai Kualuh secara terus menerus erosi di sekitar lokasi benteng

Seperti diketahui warga tentang terkikisnya benteng secara terus menerus mengakibatkan beberapa pohon waru penahan benteng hanyut tergerus erosi air mengakibatkan ketahanan tembok benteng semakin mengkwatirkan. Kondisi benteng yang mulai tergerus dan beresiko runtuh sepanjang ± 50 meter dan ketebalan dinding benteng hanya tinggal 1 meter lagi.

Hal ini sangat mengancam datangnya bencana banjir, jika tembok benteng jebol dampaknya akan mengancam ratusan rumah penduduk di seputaran alur benteng tersebut. Ada 2 Desa terutama Dusun Huta, Kampung Jeruk, Tanjung Selamat, Paret Cina dan Sidotani, sebut warga di lokasi.

Kepala Dusun (Kadus) Kampung Jeruk Hemi berharap agar Pemerintah segera mengambil sikap dan melakukan Bronjong dan kipas permanen untuk mengalihkan derasnya air yang mengalir ke dinding benteng.

Selanjutnya harapan warga  agar ada perhatian serius dari Pemerintah Pusat, Provinsi bekerjasama dengan Daerah dan Desa Tanjung Pasir untuk menanggulangi secara darurat tanggul itu, pinta Kadus penuh harap.

“Kami di sini masih was – was, kalau ini dibiarkan terus takutnya bakal jebol di malam hari dalam keadaan kami terlelap tidur. Inikan bisa tragis nanti kejadiannya Kami minta Pemerintah segera ambil tindakan,” pinta Kadus berulang.

Saat Kepala Desa Tanjung Pasir Plt Jahri Nasution dikonfirmasi Media Sergap terhadap sikap dan kebijakannya atas hal benteng Sei Kualuh ini via WhatsAppnya, tidak begitu banyak memberi respon Kades hanya membalas "maaf Bang sebenarnya saya belum begitu paham dengan kondisi benteng itu, karena saya masih baru menjabat sebulan lebih di Desa Tanjung Pasir, namun Saya bersama masyarakat berharap sangat kepada PU Air Sumut agar secepatnya mengambil tindakan penanggulangan, agar masyarakat di Desa ini tidak di cekam rasa was-was akan bencana banjir," balas Kades.

Secara terpisah, Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Syahrul Siagian, SE saat ini sebagai Ketua Komisi C DPRD Labura.

Ketika dihubungi Media, Sabtu (29/10/2022) meminta kepada Dinas PU Provinsi dan DPRD Provsu untuk turut berperan serta mengatasi masalah perbaikan benteng sungai Kualuh ini.

“Kita sedang meminta ke Dinas PU Pemprovsu dan DPRD Provsu untuk segera turun ke lapangan. Untuk meninjau dan mengecek lokasi-lokasi rawan di sepanjang Sungai Kualuh yang terancam bakal jebol bentengnya ini agar dapat diatasi,” tegas Syahrul Siagian yang juga penduduk Desa Tanjung Pasir.

"Anggaran dari Provinsi pada tahun sebelumnya sudah kami realisasikan, untuk membuat benteng penahan banjir yang berlokasi dekat benteng sungai Kualuh, hanya saja di waktu pengerjaan masyarakat meminta ganti rugi untuk pohon sawit dan tanah yang diambil untuk di benteng, sementara kendalanya dari Pemerintah belum menyiapkan anggaran ganti rugi tersebut, terangnya. (Munir Nasution)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini