Media Sergap -->








Headline

Polda Sumut Segel SPBU di Sergai, Dua Orang Diamankan Terkait Dugaan Pengurangan Takaran BBM

SERDANG BEDAGAI (Sumut) mediasergap.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara menyegel Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Suka Damai yang berlokasi di Jalan Medan–Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai. Penyegelan dilakukan setelah ditemukan dugaan pengurangan takaran bahan bakar minyak (BBM) yang dijual kepada konsumen.

Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Irfan Rifai, mengatakan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan adanya ketidaksesuaian takaran BBM yang dipasarkan oleh SPBU tersebut.

“SPBU yang kita segel ini terbukti mengurangi takaran BBM kepada konsumen,” ujar Irfan, Senin (26/10/2026).

Berdasarkan hasil penghitungan selisih takaran oleh pihak metrologi, selama periode Juni hingga Oktober 2026, keuntungan yang diduga diperoleh dari praktik tersebut diperkirakan mencapai Rp.595.321.508,-. Selisih takaran yang ditemukan meliputi Biosolar sebanyak 32.768 liter, Pertalite 34.681 liter, dan Pertamax 1.575 liter.

Selain itu, petugas telah melakukan pengujian terhadap BBM jenis solar menggunakan bejana ukur. Dari pengujian tersebut, ditemukan bahwa pengisian yang seharusnya mencapai 20 liter mengalami kekurangan takaran sebesar 510 mililiter (mL).

“Personel juga telah melakukan pengujian bahwa BBM jenis solar seberat 20 liter yang dijual pihak SPBU terbukti tidak sesuai berdasarkan pemeriksaan menggunakan bejana ukur, dengan selisih kekurangan 510 mL,” jelasnya.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan dua orang berinisial DS dan HS. DS diduga berperan sebagai manajer SPBU, sedangkan HS diduga terlibat dalam perusakan segel mesin pompa BBM.

Menurut Irfan, praktik dugaan pengurangan takaran BBM tersebut diperkirakan telah berlangsung selama tujuh tahun. Para pelaku diduga mengubah pengaturan mesin pompa BBM jenis solar, Pertalite, dan Pertamax untuk mengurangi jumlah bahan bakar yang diterima konsumen pada setiap pengisian.

“Kedua pelaku diduga merusak mesin pompa BBM jenis solar, Pertalite, dan Pertamax untuk mengubah setelan pompa BBM guna mengurangi jumlah liter atau takaran dalam setiap pengisian, sehingga mendapatkan keuntungan dari selisih kelebihan BBM,” ungkapnya.

Polda Sumut masih mengembangkan penyidikan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut. Irfan menyebutkan, seorang aparatur sipil negara (ASN) yang diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan penyelewengan penjualan BBM bersubsidi juga akan diperiksa lebih lanjut.

Sementara itu, kedua orang yang diamankan telah ditahan di Mapolda Sumut bersama sejumlah barang bukti, antara lain tang, rekaman kamera pengawas (CCTV), flash disk, uang tunai sebesar Rp.77 juta, dan telepon seluler. SPBU Suka Damai juga telah disegel sebagai bagian dari penanganan perkara.

Polda Sumut menyatakan penyidikan masih terus dikembangkan guna mendalami dugaan pelanggaran, menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain, serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. (Tim)

(Sumber: @waspada.co.id)

Lahan Eks PTPN IV Sibosur Dikaji untuk Pengembangan Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Pemerintah Kabupaten Toba mengkaji rencana permohonan pelepasan lahan eks PTPN IV Sibosur di Kecamatan Habinsaran untuk mendukung pengembangan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, hingga agrowisata berbasis pemberdayaan masyarakat.

Rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, di Ruang Rapat Bapperida Kabupaten Toba, Rabu (28/10/2026). Rapat ini menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi kebutuhan, menyusun konsep pemanfaatan lahan, serta merumuskan peluang pengembangan kawasan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa lahan eks PTPN IV Sibosur masih tercatat sebagai aset PTPN IV, meskipun berdasarkan informasi yang disampaikan dalam rapat, lahan tersebut tidak lagi dikelola oleh perusahaan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Toba akan mengkaji kemungkinan pemanfaatannya melalui mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Menurut Audi Murphy, apabila proses pelepasan atau pemanfaatan lahan dapat dilakukan sesuai ketentuan, kawasan tersebut berpotensi dikembangkan menjadi pusat kegiatan pertanian, perkebunan, dan peternakan yang terintegrasi. Pengembangan tersebut diharapkan melibatkan masyarakat setempat, sehingga potensi lahan dapat dimanfaatkan secara produktif dan membuka peluang peningkatan kesejahteraan.

“Kami minta masing-masing OPD yang hadir dapat memberikan gambaran soal kebutuhan penggunaannya, lalu kita kompilasi. Nanti bisa dikelola masyarakat tetapi kita yang mengedukasi. Jadi nanti kita bisa lihat pertanian, perkebunan dan peternakan yang terintegrasi di sana,” ujar Wakil Bupati.

Ia menambahkan, keberadaan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon-TP) di Sibosur juga membuka peluang kolaborasi dalam mendukung edukasi dan pelatihan bagi masyarakat, khususnya di bidang pertanian. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengembangkan usaha produktif sesuai potensi wilayah.

“Jadi nanti teman-teman dari Yon-TP bisa berkarya untuk membantu masyarakat dalam pertanian,” sebutnya.

Sebagai tindak lanjut, Wakil Bupati meminta Bapperida Kabupaten Toba menyusun desain perencanaan yang memuat kebutuhan, konsep pengembangan, serta rencana pemanfaatan lahan. Dokumen tersebut nantinya akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut dengan PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo di Jakarta terkait kemungkinan pelepasan atau skema pemanfaatan lahan sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun, Wakil Bupati mengingatkan bahwa rencana tersebut membutuhkan pembahasan secara menyeluruh, termasuk penelaahan aspek hukum, status penguasaan lahan, kesesuaian tata ruang, serta kondisi kawasan yang akan direncanakan.

“Namun ini bukan hal mudah, kita harus mendiskusikan ini secara rinci. Maka kami minta nanti pendapat dari Bapak-Ibu sekalian,” lanjutnya.

Dalam rapat tersebut, para peserta menyampaikan berbagai masukan dan informasi mengenai kondisi lahan eks PTPN IV Sibosur. Kepala UPTD KPH IV Balige, Hombar Sinurat, menyampaikan bahwa sebagian lahan tersebut berada dalam kawasan hutan lindung. Selain itu, terdapat sejumlah bidang tanah yang sedang dalam proses pengajuan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).

Informasi tersebut menjadi salah satu aspek penting yang perlu ditelaah lebih lanjut sebelum pemerintah daerah menentukan arah pemanfaatan kawasan. Penelitian terhadap status lahan, fungsi kawasan hutan, proses pengajuan TORA, serta ketentuan peraturan perundang-undangan diperlukan agar rencana pengembangan dapat disusun secara tepat dan tidak mengabaikan aspek legalitas maupun kelestarian lingkungan.

Melalui koordinasi lintas perangkat daerah dan komunikasi dengan pihak terkait, Pemerintah Kabupaten Toba berupaya merumuskan perencanaan yang terarah dan sesuai dengan kondisi lapangan. Apabila memungkinkan secara hukum dan administratif, pengembangan kawasan diharapkan dapat mendorong pertanian terintegrasi, memperluas kesempatan usaha masyarakat, meningkatkan keterampilan petani, serta membuka peluang ekonomi baru di Kecamatan Habinsaran.

Rencana ini menjadi bagian dari upaya menjajaki pemanfaatan potensi wilayah secara produktif, dengan menempatkan kepentingan masyarakat, kepastian hukum, dan keberlanjutan lingkungan sebagai pertimbangan utama. (Dosi)

Angkat Potensi Budaya dan Ekonomi Kreatif, Desa Sabulan Masuk Nominasi Kampung Kreatif Sumut Berkah 2026

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com – Desa Sabulan, Kecamatan Sitio-tio, Kabupaten Samosir, berpeluang meraih prestasi dalam ajang Kampung Kreatif Sumut Berkah (KKSB) Tahun 2026 tingkat Provinsi Sumatera Utara. Peluang tersebut mengemuka setelah Bupati Samosir Vandiko T. Gultom memaparkan potensi dan konsep pengembangan Desa Sabulan di hadapan tim penilai Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (27/10/2026).

Presentasi tersebut merupakan bagian dari tahapan penilaian terhadap 12 desa yang masuk nominasi Kampung Kreatif Sumut Berkah Tahun 2026. Dalam kesempatan itu, Bupati Vandiko memaparkan berbagai keunggulan Desa Sabulan, mulai dari potensi ekonomi kreatif, situs budaya, penguatan kelembagaan masyarakat, hingga pengembangan kawasan secara terpadu berbasis potensi lokal.

Bupati Samosir hadir didampingi Kepala Bapperida Kabupaten Samosir Rajoki Simarmata, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Tumiur Gultom, serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tetti Naibaho.

Tim penilai Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Timur Tumanggor, didampingi Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

Di hadapan tim penilai, Bupati Vandiko menjelaskan bahwa pengembangan Desa Sabulan diarahkan pada pemanfaatan potensi lokal secara terintegrasi. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghubungkan kekuatan budaya, kreativitas masyarakat, pariwisata, serta aktivitas ekonomi produktif untuk menciptakan peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Menurut Bupati, keikutsertaan Desa Sabulan dalam ajang Kampung Kreatif Sumut Berkah bukan sekadar untuk mengejar predikat juara, melainkan menjadi kesempatan untuk memperkenalkan, menggali, dan mengembangkan potensi desa agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana potensi yang dimiliki Desa Sabulan dapat terus dikembangkan secara terintegrasi, sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ekonomi kreatif, budaya, pariwisata dan potensi lokal harus kita dorong menjadi kekuatan ekonomi baru bagi desa,” ujar Vandiko.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Samosir akan terus mendorong pembangunan desa dengan mengedepankan karakter dan keunggulan masing-masing wilayah. Desa diharapkan tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga mampu tumbuh sebagai pusat kreativitas, inovasi, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Bupati Vandiko berharap Desa Sabulan dapat meraih hasil terbaik dalam penilaian Kampung Kreatif Sumut Berkah Tahun 2026. Lebih dari itu, pengalaman mengikuti tahapan penilaian di tingkat provinsi diharapkan menjadi dorongan bagi masyarakat dan pemerintah desa untuk terus berinovasi serta mengembangkan potensi yang dimiliki secara berkelanjutan.

“Kita berharap Desa Sabulan dapat memberikan yang terbaik. Apa pun hasil akhirnya, proses ini harus menjadi pemicu bagi kita untuk terus menggali potensi desa, memperkuat kreativitas masyarakat dan menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Pemaparan tersebut mendapat apresiasi dari Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Timur Tumanggor. Penyampaian materi dinilai runtut dan mampu menggambarkan konsep pengembangan Desa Sabulan secara terintegrasi, termasuk potensi ekonomi kreatif, situs budaya, serta dukungan kelembagaan masyarakat.

Apresiasi tersebut turut mencerminkan kesiapan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mendorong pengembangan desa berbasis kreativitas dan keunggulan lokal. Dalam forum penilaian itu, Kabupaten Samosir disebut memiliki kelayakan untuk menjadi salah satu pemenang Kampung Kreatif Sumut Berkah Tahun 2026.

Keikutsertaan Desa Sabulan dalam ajang tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir untuk memperkuat pembangunan dari desa. Pengembangan potensi lokal tidak hanya diarahkan pada peningkatan aktivitas ekonomi, tetapi juga pada pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, penguatan kelembagaan, serta penciptaan peluang usaha yang berkelanjutan.

Melalui pengembangan yang terencana dan kolaborasi berbagai pihak, potensi Desa Sabulan diharapkan dapat menjadi kekuatan baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya Kabupaten Samosir.

Hasil akhir penilaian Kampung Kreatif Sumut Berkah Tahun 2026 selanjutnya akan ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Pemerintah Kabupaten Samosir berharap keikutsertaan Desa Sabulan dapat membuahkan hasil terbaik sekaligus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk terus berinovasi, mengembangkan potensi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (D/Smart)

Semangat Sumpah Pemuda, Pemkab Samosir Serahkan SK kepada 781 PPPK Paruh Waktu

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com – Pemerintah Kabupaten Samosir memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 dengan menggelar upacara di Tanah Lapang Pangururan, Rabu (28/10/2026). Momentum peringatan tersebut tidak hanya menjadi refleksi atas semangat persatuan pemuda Indonesia, tetapi juga diwarnai penyerahan petikan Surat Keputusan (SK) perpanjangan kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu kepada 781 orang.

Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus menyerahkan petikan SK kepada para penerima. Dari total 781 PPPK Paruh Waktu tersebut, sebanyak 122 orang merupakan tenaga pendidikan, 6 orang tenaga kesehatan, dan 653 orang tenaga teknis.

Penyerahan SK ini menjadi bentuk kepercayaan sekaligus penguatan tanggung jawab aparatur dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Samosir.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengangkat tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.” Tema tersebut menegaskan pentingnya membangun generasi yang memiliki kecintaan terhadap tanah air, semangat pantang menyerah, serta kepedulian terhadap sesama.

Dalam pidato Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, yang dibacakan Wakil Bupati Samosir, ditegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus menjadi bagian dari karakter generasi penerus bangsa. Kemajuan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, teknologi, dan kekayaan, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia, karakter, serta kepedulian sosial.

“Kemajuan sejati dimulai dari manusia. Dari karakter. Dari hati yang mencintai tanah air, dari jiwa yang tidak menyerah, dan dari kepedulian terhadap sesama,” demikian pesan Menteri Pemuda dan Olahraga dalam pidato tersebut.

Pesan itu mengingatkan bahwa patriotisme harus diwujudkan melalui pengabdian nyata, kegigihan diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan, sedangkan empati menjadi landasan agar keberhasilan dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Di tengah perubahan zaman yang berlangsung cepat, generasi muda diharapkan mampu beradaptasi dan berinovasi tanpa meninggalkan karakter, persatuan, dan kecintaan terhadap bangsa. Generasi masa depan juga diharapkan berani mengambil peran dalam kepemimpinan sekaligus memiliki kesediaan untuk melayani masyarakat.

Semangat pengabdian tersebut turut ditekankan Wakil Bupati Samosir kepada para PPPK Paruh Waktu yang menerima SK. Ia meminta agar kepercayaan yang diberikan pemerintah dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, kedisiplinan, dan integritas.

“Bekerjalah dengan baik, bersemangat dan bertanggung jawab sesuai bidang kerja masing-masing. Berikan pelayanan prima bagi masyarakat serta tunjukkan loyalitas dalam bekerja,” ujar Ariston Tua Sidauruk.

Ia menegaskan bahwa aparatur pemerintah harus mengutamakan kepentingan umum, bangsa, dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Oleh karena itu, setiap PPPK diharapkan memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing, meningkatkan etos kerja, serta menjaga integritas dalam melaksanakan tanggung jawab.

Wakil Bupati juga mengingatkan agar tugas yang diemban tidak dipandang sekadar sebagai pekerjaan rutin. Ketekunan, keuletan, komitmen, dan tanggung jawab perlu menjadi budaya kerja sehingga keberadaan aparatur pemerintah benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Selamat bekerja bagi saudara-saudara. Berikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Samosir. Jangan sampai terjadi penyimpangan yang membawa dampak negatif bagi diri sendiri, keluarga, lingkungan kerja maupun masyarakat,” tegasnya.

Terkait harapan perubahan status PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK penuh waktu, Wakil Bupati menyampaikan harapannya agar kebijakan tersebut dapat segera terwujud.

Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Immanuel Sitanggang, serta Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah lainnya.

Hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Samosir Ny. Kennauli A. Sidauruk, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Asti Marudut Tua Sitinjak, jajaran ASN Pemerintah Kabupaten Samosir, pelajar tingkat SD hingga SMA, anggota Pramuka Kwartir Cabang Samosir, serta berbagai organisasi kepemudaan.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kabupaten Samosir menjadi pengingat bahwa nilai persatuan dan perjuangan tidak berhenti pada ikrar sejarah. Semangat tersebut harus terus diwujudkan melalui kerja nyata, peningkatan profesionalisme, kepedulian sosial, serta pelayanan publik yang berkualitas demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Samosir. (D/Smart)

Kunjungan Silaturahmi Kapolda Bersama Pejabat Utama dengan Keluarga Besar INTI, Dr. Indra Wahidin: Terimakasih Kesempatan Bersilaturahmi dengan Kapolda Sumut

Medan (Sumut) mediasergap.com - Mediasergap.com - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi dengan jajaran Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Pusat dan Sumatera Utara di Kantor Sekretariat INTI Sumut, Kompleks CBD Polonia, Medan, Selasa (27/10/2026).

Adapun Agenda Kunjungan Silaturahmi tersebut, Kapolda Sumut mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), memperkuat persatuan, serta merawat kebinekaan di Sumatera Utara.

Kapolda Sumut tiba Bersama Pejabat Utama Poldasu di lokasi sekitar pukul 15.25 WIB bersama rombongan yang terdiri atas Wakapolda Sumut, Dirbinmas Polda Sumut, Kabid Humas Polda Sumut, Kabid Propam Polda Sumut, dan Kapolrestabes Medan. Kedatangan rombongan disambut Ketua Umum INTI Pusat Dr. Indra Wahidin, Ketua PD INTI Sumut Janlie, S.E., Ak., serta jajaran pengurus INTI dan sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan Tionghoa di Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Ketua PD INTI Sumut Janlie menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolda Sumut beserta rombongan. Ia menjelaskan bahwa INTI merupakan organisasi yang mengedepankan nilai kebangsaan dan pluralisme, serta tidak berafiliasi dengan partai politik tertentu.

Organisasi kami tidak hanya terdiri dari satu agama atau suku tertentu, tetapi berasal dari beragam latar belakang. Semangat kebangsaan dan pluralisme menjadi bagian penting dalam organisasi kami,” ujarnya.

Ketua Umum INTI Pusat Dr. Indra Wahidin menyampaikan terima kasih atas kesempatan bersilaturahmi dengan Kapolda Sumut. Ia juga menjelaskan bahwa INTI didirikan pada 1999, setelah peristiwa kerusuhan 1998, dengan membawa semangat kebangsaan dan kebersamaan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumut Irjen Pol. Sonny Irawan menegaskan bahwa menjaga keamanan dan persatuan bangsa merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Kami memohon dukungan dari Bapak dan Ibu sekalian untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Sonny.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga nilai-nilai Pancasila, memperkuat kekompakan, serta melindungi keluarga dan lingkungan dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, Kapolda mengingatkan pentingnya membangun kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas melalui pendekatan persuasif dan edukatif. Masyarakat diharapkan saling mengingatkan agar menggunakan helm, mematuhi marka jalan, tidak melawan arah, serta mengenakan sabuk pengaman saat berkendara.

Polri tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, sinergi dan partisipasi seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” katanya.

Kegiatan silaturahmi tersebut turut dihadiri Ketua PC INTI Medan Syafii Salim, Ketua PC INTI Binjai Erwin, Ketua PC INTI Serdang Bedagai Budi, S.E., Ketua Perempuan INTI Sylvia Wong Fong Lan, serta para ketua organisasi kemasyarakatan Tionghoa di Sumatera Utara.

Pertemuan diakhiri dengan pertukaran plakat dan cenderamata sebagai simbol silaturahmi dan penguatan hubungan antara Polda Sumut dan keluarga besar INTI. (Roni)

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Toba Tekankan Pentingnya Karakter Generasi Muda

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, bertindak sebagai pembina upacara pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Toba, Rabu (28/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Wabup membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang menekankan pentingnya membangun generasi muda yang patriotik, gigih, dan berempati.

Upacara tersebut diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), personel TNI dan Polri, organisasi kepemudaan (OKP), serta para pelajar.

Dalam pidato Menpora yang dibacakannya, Wabup menyampaikan bahwa semangat Sumpah Pemuda yang diikrarkan 98 tahun silam harus terus hidup dalam karakter dan tindakan nyata generasi penerus bangsa.

Semangat tersebut tidak cukup hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah, tetapi perlu diwujudkan melalui pengabdian, kerja keras, serta kepedulian terhadap sesama demi kemajuan Indonesia.

Pidato tersebut juga menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak semata-mata diukur dari pembangunan fisik, kemajuan teknologi, maupun kekayaan, tetapi juga dari kualitas manusia, karakter, dan kepedulian sosial.

Karena itu, generasi muda diharapkan memiliki tiga karakter utama, yakni patriotik, gigih, dan berempati.

Patriotik berarti mencintai Indonesia melalui pengabdian dan tindakan nyata. Gigih berarti tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan maupun kegagalan. Sementara itu, berempati berarti memiliki kepedulian terhadap kondisi dan kesulitan yang dialami orang lain.

Ketiga karakter tersebut dinilai penting untuk membangun generasi yang tidak hanya berani meraih cita-cita dan memimpin, tetapi juga memiliki kemauan untuk melayani serta membantu sesama.

Dalam pesan yang ditujukan kepada generasi muda, Menpora mengajak para pemuda Indonesia untuk berani bermimpi, bekerja keras, terus belajar, dan menghasilkan karya terbaik bagi bangsa, tanpa kehilangan kepekaan dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat pengabdian, serta mendorong generasi muda agar berperan aktif dalam pembangunan.

Melalui semangat patriotisme, kegigihan, dan empati, generasi muda diharapkan mampu menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju, sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Usai pelaksanaan upacara, jajaran Forkopimda mengikuti sesi foto bersama dengan para peserta upacara secara bergantian. Kegiatan berlangsung sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Kabupaten Toba. (Dosi)

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Rutan Balige Perkuat Semangat Persatuan dan Pengabdian

BALIGE (Sumut) mediasergap.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di lapangan upacara Rutan Balige, Rabu (28/10/2026). Upacara berlangsung tertib dan khidmat, diikuti seluruh pegawai sebagai momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme, persatuan, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen Sonar Rumbiak, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir. Peringatan tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, yang mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Nilai patriotisme, kegigihan, dan empati menjadi landasan penting dalam membangun masyarakat yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki semangat untuk berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran Rutan Kelas IIB Balige untuk memperkuat komitmen dalam melaksanakan tugas dan fungsi Pemasyarakatan secara profesional, disiplin, dan bertanggung jawab.

Semangat persatuan dan nasionalisme diharapkan tidak hanya tercermin dalam pelaksanaan upacara, tetapi juga menjadi pedoman dalam menjalankan tugas, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta melaksanakan pembinaan terhadap warga binaan.

Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, Rutan Kelas IIB Balige menegaskan komitmennya untuk terus menanamkan nilai patriotisme, kegigihan, dan empati dalam lingkungan kerja. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, seluruh jajaran diharapkan mampu berkontribusi dalam mewujudkan pelayanan Pemasyarakatan yang semakin berkualitas serta mendukung persatuan dan kemajuan bangsa.

Semangat Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju, berkarakter, dan berkeadilan. (Dosi)

Kapolda Sumut Silaturahmi dengan Kabinda, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Keamanan

MEDAN (Sumut) mediasergap.com – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., melaksanakan silaturahmi dengan Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Sumatera Utara Brigjen TNI Muhammad Nasrulloh Nasution, S.Sos., di Kantor BIN Sumut, Selasa (27/10/2026).

Pertemuan yang berlangsung pada pukul 14.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antarlembaga dalam menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat di Sumatera Utara.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sumut menekankan pentingnya kerja sama dan dukungan berbagai pihak untuk menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta mempertahankan keutuhan bangsa dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

“Kami berharap sinergi dan dukungan seluruh pihak terus diperkuat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Sonny.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila, memperkuat kekompakan, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, termasuk melindungi keluarga dan masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, Kapolda Sumut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif. Menurutnya, pemeliharaan keamanan tidak dapat dilakukan Polri sendiri, melainkan membutuhkan partisipasi dan kerja sama seluruh komponen bangsa.

“Polri tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, sinergi dan kolaborasi seluruh pihak sangat diperlukan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Silaturahmi ini diharapkan semakin mempererat hubungan kelembagaan antara Polda Sumut dan BIN Daerah Sumatera Utara, sekaligus memperkuat koordinasi dalam mendukung stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Utara. (Rel)

Wabup Toba Tekankan Keteladanan Pemimpin Gereja untuk Menarik Minat Jemaat

BALIGE (Sumut) mediasergap.com – Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menekankan pentingnya keteladanan dan kerendahan hati pemimpin gereja dalam menjaga kesetiaan jemaat serta memperkuat peran gereja di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Seminar Kepemimpinan Gereja bertema “Pemimpin yang Menjadi Teladan” di Aula Hotel Barita Land, Balige, Selasa (27/10/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengawali penyampaian dengan menyoroti kondisi sejumlah gereja di Eropa yang mulai ditinggalkan jemaatnya, bahkan beralih fungsi. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi bahan refleksi bagi para pemimpin gereja agar terus membangun kehidupan bergereja yang mampu menjawab kebutuhan rohani dan menarik bagi jemaat.

Ia menyampaikan bahwa setiap orang tentu mengharapkan pemimpin yang dapat menjadi teladan, baik dalam kehidupan bergereja maupun dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat.

“Kami pikir ini yang mau dibangun dalam kegiatan hari ini agar kita terbebas dari penilaian negatif oleh umat kita sendiri,” ujar Wakil Bupati.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kepemimpinan gereja memiliki karakteristik yang berbeda dengan kepemimpinan dalam lembaga pemerintahan. Jika pemerintah memiliki perangkat peraturan untuk mengatur kehidupan masyarakat, gereja lebih mengandalkan keteladanan, pendekatan rohani, serta hubungan yang baik dengan jemaat.

“Gereja tidak punya alat untuk mengharuskan jemaat tunduk. Beda dengan lembaga negara. Pemerintah punya alat melalui peraturan. Maka apa yang dapat dilakukan oleh gereja agar jemaat tetap setia? Salah satunya adalah menjadi teladan di tengah jemaat dan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemimpin gereja perlu menghadirkan hal-hal positif yang dapat memperkuat keterlibatan jemaat dalam kehidupan bergereja. Keteladanan dalam perkataan dan perbuatan diharapkan menjadi landasan untuk membangun kepercayaan serta mempererat hubungan antara gereja dan masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Badan Kerja Sama Antar Gereja (BKAG) Kabupaten Toba, Pdt. Marganda Lubis, mengingatkan para pemimpin dan gembala gereja agar senantiasa mengedepankan kerendahan hati serta menjadikan Kristus sebagai teladan dalam pelayanan.

“Jangan ada yang menyombongkan diri. Mari kita tundukkan hati kita yang melekat pada Kristus untuk keteladanan. Bukan hanya pintar berkhotbah, tetapi masyarakat harus melihat kerendahan hati kita,” tuturnya.

Sementara itu, Pdt. Mangaranap Sinaga, S.Th., M.Th., didampingi panitia pelaksana, menyampaikan bahwa keteladanan seorang hamba Tuhan tidak cukup hanya ditunjukkan melalui khotbah di mimbar, tetapi juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat.

Ia berharap seminar tersebut dapat memperkuat sinergi para pemimpin gereja dalam mendukung kemajuan Kabupaten Toba melalui pelayanan, kepedulian, dan kerja sama yang berkelanjutan.

“Bagaimana agar Kabupaten Toba yang kita cintai ini maju dengan bergandengan tangan,” ungkapnya.

Seminar kepemimpinan gereja tersebut menghadirkan Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) Sumatera Utara, Pdt. Dr. Ruben Yonatan Silalahi, M.Th., sebagai narasumber. Kegiatan ini diikuti para pemimpin gereja dari berbagai denominasi.

Melalui seminar ini, diharapkan para pemimpin gereja semakin memperkuat komitmen untuk menjadi teladan dalam pelayanan, membangun kerendahan hati, serta menghadirkan kehidupan bergereja yang berdampak positif bagi jemaat dan masyarakat luas. (Dosi)

Hadiri Musda VI Partai Golkar Toba, Bupati Tekankan Pentingnya Sinergi untuk Pembangunan Daerah

BALIGE (Sumut) mediasergap.com – Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Toba yang digelar di Ballroom Hotel Sapadia, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus evaluasi program kerja dan penyusunan strategi untuk memperkuat peran partai dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Toba didampingi Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara, Andar Amin Harahap, serta Sekretaris DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Viktor Silaen. Kehadiran mereka disambut Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Toba, Arfan H.R. Sihombing, bersama jajaran pengurus partai.

Dalam sambutannya, Bupati Toba menegaskan bahwa dinamika politik yang terjadi pada pelaksanaan Pilkada sebelumnya tidak menghalangi terjalinnya komunikasi dan hubungan yang baik antara Pemerintah Kabupaten Toba dan Partai Golkar.

Menurutnya, komunikasi yang konstruktif dan hubungan kemitraan yang harmonis antarelemen politik merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas daerah serta mendukung keberlanjutan pembangunan.

Bupati juga menyampaikan bahwa pembangunan Kabupaten Toba membutuhkan sinergi, kolaborasi, dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan berbagai program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kita menyadari bahwa pembangunan di Kabupaten Toba tidak berjalan dengan maksimal tanpa adanya sinergi, kolaborasi, dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kemitraan yang baik antara pihak eksekutif dan legislatif, termasuk peran aktif Partai Golkar, menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah.

Oleh karena itu, Bupati berharap komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperkuat dengan mengedepankan kepentingan masyarakat serta tujuan bersama untuk memajukan Kabupaten Toba.

Lebih lanjut, ia berharap Musda VI Partai Golkar Kabupaten Toba tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi untuk memilih ketua dan jajaran pengurus baru, tetapi juga menjadi ruang evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja sebelumnya sekaligus merumuskan strategi yang adaptif terhadap perkembangan dan kebutuhan masyarakat.

“Melalui Musda ini, kita berharap lahirnya kaderisasi yang sehat guna memunculkan pemimpin yang visioner, berintegritas, serta berkomitmen tinggi dalam memajukan daerah,” ujarnya.

Bupati juga berharap kepengurusan yang terpilih nantinya mampu memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kualitas kaderisasi, dan berkontribusi secara positif dalam mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Toba.

Rangkaian kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh pimpinan Partai Golkar sebagai simbol dimulainya Musda VI DPD Partai Golkar Kabupaten Toba. Acara juga diisi dengan pemberian cendera mata kepada unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Toba.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah staf ahli Pemerintah Kabupaten Toba, Ketua Bawaslu Kabupaten Toba, perwakilan Kejaksaan Negeri Toba, Musli S.H., M.H., Kapolsek Balige AKP Libertius Siahaan yang mewakili Kapolres, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Toba Henry Tambunan, mantan Bupati Toba sekaligus sesepuh Partai Golkar Drs. Sahala Tampubolon, serta jajaran pengurus Partai Golkar Kabupaten Toba.

Melalui pelaksanaan Musda VI ini, diharapkan Partai Golkar Kabupaten Toba dapat memperkuat konsolidasi organisasi, melahirkan kepemimpinan yang berintegritas, serta terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan demi mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Toba. (Dosi)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport