Media Sergap -->

Headline

Jelang Hari Raya Idulfitri, Barbershop Lapas Kelas I Medan Jadi Wadah Pembinaan Kemandirian yang Sangat Bermanfaat bagi Warga Binaan

Jelang Hari Raya Idulfitri, Barbershop Lapas Kelas I Medan Jadi Wadah Pembinaan Kemandirian yang Sangat Bermanfaat bagi Warga Binaan

Medan, mediasergap.com - Menjelang Hari Raya Idulfitri, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satunya melalui kegiatan barbershop atau pangkas rambut yang berada di area pembinaan kerja Lapas Kelas I Medan, Sabtu (14/03/2026).

Program barbershop tersebut menjadi salah satu sarana pembinaan yang sangat bermanfaat bagi warga binaan. Melalui kegiatan ini, para WBP diberikan kesempatan untuk mempelajari serta mempraktikkan keterampilan memangkas rambut yang dapat menjadi bekal keterampilan saat mereka kembali ke tengah masyarakat.

Menjelang perayaan Idulfitri, layanan pangkas rambut tersebut juga ramai dimanfaatkan oleh para WBP. Banyak warga binaan yang tampak antusias merapikan penampilan dengan memangkas rambut agar terlihat lebih bersih dan rapi dalam menyambut Hari Raya Lebaran. Antusiasme tersebut terlihat dari meningkatnya jumlah warga binaan yang datang ke barbershop untuk mendapatkan layanan pangkas rambut.

Selain memenuhi kebutuhan sesama warga binaan, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi WBP yang memiliki minat dan keterampilan di bidang barbershop untuk terus mengasah kemampuan mereka. Dengan adanya pembinaan ini, warga binaan tidak hanya mendapatkan pelayanan pangkas rambut, tetapi juga memperoleh keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal kehidupan setelah selesai menjalani masa pidana.

Petugas pembinaan kerja Lapas Kelas I Medan turut melakukan pendampingan selama kegiatan berlangsung guna memastikan proses pembinaan berjalan dengan baik, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi para warga binaan.

Di tempat terpisah, Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, menyampaikan bahwa program pembinaan kemandirian seperti barbershop merupakan salah satu upaya Lapas dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat. (Roni K)

(Sumber: ©Humas Lapas Kelas I Medan)

Perkuat Harmoni, Pemko Tebing Tinggi Gelar Silaturahmi Kebangsaan Dan Buka Puasa Bersama

Perkuat Harmoni, Pemko Tebing Tinggi Gelar Silaturahmi Kebangsaan Dan Buka Puasa Bersama

Tebing Tinggi, mediasergap.comDalam upaya mempererat tali persaudaraan dan menjaga kerukunan antar umat beragama, Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi menyelenggarakan acara Silaturahim Kebangsaan dan Buka Puasa Bersama di Lapangan Merdeka, Jln. Dr. Sutomo, Sabtu sore (14/3/2026).

Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh lintas agama, perwakilan partai politik, organisasi kemasyarakatan (Ormas), OKP, LSM, hingga insan pers. Momentum ini menjadi ruang dialog sekaligus ajang memperkuat sinergi antara pemerintah dengan seluruh lapisan elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Iman Irdian Saragih, menekankan pentingnya menjaga keharmonisan di tengah keberagaman etnis dan budaya yang ada di Kota Tebing Tinggi.

"Kegiatan ini sangat baik kita laksanakan, artinya mempererat, memperkuat silaturahim kita. Karena Kota Tebing Tinggi merupakan kota multi etnis, kita menjadikan kota yang harmonis," ujar Wali Kota.

Wali Kota menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan kota tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah sendiri, melainkan butuh dukungan serta doa dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholders). Wali Kota juga menyatakan keterbukaannya terhadap masukan dari masyarakat demi kemajuan daerah.

"Saya tidak mampu bekerja dan berpikir sendiri untuk membangun kota yang kita cintai, menciptakan suasana nyaman. Mari kita ciptakan sinergitas, kondusifitas, tetap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi. Saya juga sangat mengharapkan saran serta kritik yang konstruktif dan berdasarkan kebenaran," tambah Wali Kota.

Mengakhiri arahannya, Wali Kota Iman Irdian Saragih mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah serta menyambut Idul Fitri bagi seluruh masyarakat yang merayakan. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun kampung halaman dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

"Ayo bangun pemerintah, layani masyarakat dengan baik, tolong bangun kampung halaman kita. Saya H. Iman Iman Saragih, Wali Kota Tebing Tinggi mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1447 Hijriah, sekaligus menyambut hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah," pungkasnya.

Acara yang berlangsung khidmat ini turut diisi dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada penerima manfaat, penampilan sholawat yang menambah kekhusyukan suasana, serta tausiyah agama yang disampaikan oleh Ustaz Irfan Yusuf menjelang waktu berbuka.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Tebing Tinggi AKBP Rina Frillya, Dandim 0204/DS Letkol Arh. Agung Pujiantoro, perwakilan Kejari, Wakil Ketua II DPRD Husein, Sekdako Erwin Suheri Damanik, Kakan Kemenag H. Muhammad David Saragih Ketua TP PKK Kota Ny. Hj. Susmira Wanti Iman Irdian Saragih, serta jajaran kepala OPD, Asisten, Staf Ahli, camat dan lurah se-Kota Tebing Tinggi, serta tamu undangan lainnya. (Ajs)

Cegah Tindak Kejahatan, Sat Reskrim Polres Padang Lawas Gelar Patroli dan Periksa Remaja Mencurigakan

Cegah Tindak Kejahatan, Sat Reskrim Polres Padang Lawas Gelar Patroli dan Periksa Remaja Mencurigakan

PALAS, mediasergap.com - Sat Reskrim Polres Padang Lawas melakukan antisipasi terjadinya tindak kejahatan di sekitaran Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Sabtu malam (14/3/2026).

Giat yang dipimpin oleh Kanit Pidum, Ipda Arpan Harahap itu dilaksanakan hingga Minggu dini hari (15/3/2016) pukul 03.00 WIB.

Petugas bahkan sempat memeriksa dan menggeledah beberapa remaja yang gerak-geriknya mencurigakan dan sedang berada di tempat rawan kejahatan.

Pada saat Tim Opsnal menyisir, uniknya Tim menemukan 4 remaja berboncengan dengan 1 sepeda motor dan Tim Opsnal yang dipimpin Kanit Pidum Polres Padang Lawas itu menegur remaja tersebut agar tidak mengulangi perbuatannya tersebut dan harus mematuhi peraturan yang berlaku.

Kapolres Padang Lawas, AKBP Dodik Yulianto melalui Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, AKP Irwansyah Sitorus menyebutkan, kegiatan tersebut dilaksanakan rutin setiap Sabtu malam hingga Minggu dini hari.

"Kita menginginkan Kabupaten Padang Lawas terutama di pusat Kabupaten tetap aman. Oleh karena itu, kita selalu melakukan patroli, mengantisipasi terjadinya tawuran, begal dan kejahatan lainnya," ungkap AKP Irwansyah Sitorus.

Perwira berpangkat tiga balok emas di pundaknya itu juga menekankan kepada anggotanya, agar melaksanakan giat dengan humanis. Namun, harus tegas kepada penjahat.

"Kita menerapkan sistem humanis terhadap masyarakat. Memberikan himbauan kepada masyarakat dan para pemuda agar terhindar dari tindak kejahatan. Akan tetapi, kita akan tegas kepada penjahat. Artinya, tidak ada tempat di Kabupaten Padang Lawas bagi para penjahat," tuturnya.

Dikatakannya, tim juga selalu menghampiri kerumunan para pemuda dan remaja, memberikan himbauan dan diminta agar membubarkan diri, demi menjaga keamanan kamtibmas.

Dalam kesempatan ini, mantan Kanit di Subdit Renakta Polda Sumut itu juga menghimbau kepada masyarakat, agar tidak pernah segan untuk melaporkan kejadian kejahatan di Wilayah Hukum Polres Padang Lawas.

"Kami minta, agar masyarakat segera melaporkan kepada kami apabila terjadi adanya kejahatan. Masyarakat juga kami dipersilahkan untuk menggunakan fasilitas yang ada dengan menghubungi call center 110, kami pasti segera meluncur," pungkasnya.

Selama giat patroli di Wilayah Hukum Polres Padang Lawas, tidak ada ditemukan kejahatan. Kegiatan berjalan dengan baik dan tanpa ada kendala apapun. (Rel)

(Sumber: ©Humas Polres Palas)

Ribuan Warga Padati Konser Hiburan Puncak HUT ke-27 Kabupaten Toba di Balige

Ribuan Warga Padati Konser Hiburan Puncak HUT ke-27 Kabupaten Toba di Balige

BALIGE, mediasergap.comPuncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Toba berlangsung meriah melalui konser hiburan yang digelar di Venue F1H2O Lapangan Sisingamangaraja XII, Balige, Sabtu (14/3/2026). Ribuan masyarakat yang memadati lokasi acara tampak antusias menikmati penampilan para musisi yang turut memeriahkan perayaan tersebut.

Konser hiburan ini menghadirkan sejumlah musisi lokal hingga nasional, di antaranya Aruna Trio, TRIAD, Juan Reza, serta RAP Trio. Para musisi tersebut sukses menghibur masyarakat dengan membawakan berbagai lagu yang disambut meriah oleh para penonton.

Suasana semakin semarak ketika Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu bersama Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, Ketua dan Staf Ahli TP PKK, para kepala daerah kawasan Danau Toba, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Toba turut naik ke atas panggung.

Dalam momen penuh keakraban itu, mereka bersama RAP Trio menyanyikan lagu “Anak Medan” yang langsung disambut sorak dan tepuk tangan dari masyarakat. Kemeriahan berlanjut dengan penampilan TRIAD dan ditutup oleh Juan Reza yang membawakan lagu populer “Tabola Bale”, yang turut membuat suasana semakin semarak.

Kehadiran konser hiburan pada puncak peringatan HUT ke-27 Kabupaten Toba ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Toba untuk menghadirkan hiburan bagi masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Melalui perayaan ini diharapkan semangat kebersamaan, kolaborasi, serta rasa bangga terhadap Kabupaten Toba semakin tumbuh di tengah masyarakat. Semangat tersebut juga diharapkan dapat mendorong kemajuan daerah di berbagai sektor demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat menuju visi Toba Mantap 2029. (Ds)

(Sumber: ©MC Toba)

Kreativitas Kecamatan Tampil Memukau di Defile HUT ke-27 Kabupaten Toba

Kreativitas Kecamatan Tampil Memukau di Defile HUT ke-27 Kabupaten Toba

BALIGE, mediasergap.comPuncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Toba berlangsung meriah dengan rangkaian defile yang digelar di Lapangan Venue Sisingamangaraja XII, Balige, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama dalam perayaan tahun ini dengan menampilkan beragam potensi daerah dari Seluruh Kecamatan di Kabupaten Toba.

Defile tersebut disambut langsung oleh Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu, S.E, bersama Wakil Bupati Drs. Audi Murphy O. Sitorus, S.H., M.Si, didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Toba. Kehadiran Para Pimpinan Daerah ini menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi seluruh Kecamatan yang turut memeriahkan peringatan hari jadi Kabupaten Toba.

Berlangsung di kawasan Venue F1H2O Balige, peserta defile menampilkan berbagai potensi unggulan daerah, mulai dari hasil pertanian, produk kerajinan, hingga atraksi seni dan budaya yang menjadi ciri khas masing-masing Kecamatan. Beragam dekorasi dan kreativitas yang ditampilkan menggambarkan kekayaan sumber daya alam serta kearifan lokal yang dimiliki Kabupaten Toba.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Toba berupaya memperkuat semangat kebersamaan sekaligus mempromosikan potensi daerah kepada masyarakat luas. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat yang hadir, defile ini juga menjadi wadah bagi setiap kecamatan untuk menunjukkan identitas, kreativitas, dan kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah.

Perayaan HUT ke-27 Kabupaten Toba diharapkan semakin mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat, sekaligus menjadi momentum untuk terus mendorong kemajuan daerah di berbagai sektor menuju Kabupaten Toba yang lebih maju dan sejahtera. (Ds)

(Sumber: ©MC Toba)

Diduga Gudang Oplosan dan Penimbunan Beras Ilegal di Labuhan Deli, Wartawan dan Warga Sempat Dikunci

Diduga Gudang Oplosan dan Penimbunan Beras Ilegal di Labuhan Deli, Wartawan dan Warga Sempat Dikunci

DELI SERDANG, mediasergap.comDugaan praktik oplosan dan penimbunan beras skala besar ditemukan di Desa Manunggal Pasar X, Dusun 8, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (12/3/2026). Lokasi tersebut disebut-sebut beroperasi di atas lahan bekas garapan tanpa mengantongi izin usaha yang sah.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, gudang tersebut diduga digunakan sebagai tempat pengoplosan sekaligus penimbunan beras dalam jumlah besar. Aktivitas tersebut memicu kecurigaan warga karena diduga tidak memiliki izin operasional maupun izin prinsip sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan terkait izin usaha perdagangan.

Ketika Pihak Pemerintah Desa bersama sejumlah warga mendatangi lokasi untuk mempertanyakan kelengkapan izin usaha, Pemilik Gudang disebut langsung menunjukkan sikap tidak kooperatif. Bahkan, awak media yang berada di lokasi untuk melakukan peliputan dikabarkan dimarahi dan diminta meninggalkan tempat tersebut.

Situasi kemudian memanas dan sempat terjadi keributan verbal antara pihak pengelola gudang dengan warga serta awak media. Dalam insiden tersebut, sejumlah pekerja di gudang diduga mengunci pintu sehingga Warga dan Insan Pers tidak dapat keluar selama kurang lebih satu jam.

Peristiwa ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Sejumlah warga bahkan mempertanyakan penanganan aparat terhadap dugaan aktivitas yang dinilai melanggar aturan tersebut.

Menurut keterangan warga, laporan mengenai dugaan kegiatan ilegal ini sempat disampaikan kepada Pihak Kepolisian di Polsek Labuhan. Namun warga mengaku heran karena mereka justru diminta untuk melakukan pemantauan hingga menangkap langsung pelaku jika ditemukan bukti.

“Kami jadi bingung, ini kan tugasnya Polisi. Kok malah warga yang disuruh menangkap. Kalau begitu apa tugas Polisi?” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga berharap Aparat Penegak Hukum segera melakukan penyelidikan secara serius sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, mengingat dugaan praktik penimbunan dan oplosan beras dapat merugikan masyarakat serta melanggar ketentuan dalam Undang-Undang terkait izin usaha perdagangan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Pihak Kepolisian maupun Pihak Pengelola Gudang terkait dugaan aktivitas tersebut. (Tim)

Perayaan Puncak HUT ke-27 Kabupaten Toba Berlangsung Meriah, Momentum Refleksi Menuju Toba Mantap 2029

Perayaan Puncak HUT ke-27 Kabupaten Toba Berlangsung Meriah, Momentum Refleksi Menuju Toba Mantap 2029

BALIGE, mediasergap.com Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Toba berlangsung meriah di Lapangan Venue Sisingamangaraja, Balige, Sabtu (14/3/2026). Berbagai rangkaian kegiatan digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan pembangunan Kabupaten Toba sejak berdiri hingga saat ini.

Acara diawali dengan ibadah syukuran yang dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun dan pelepasan balon ke udara sebagai simbol harapan dan doa bagi kemajuan Kabupaten Toba di masa mendatang.

Usai pelepasan balon, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan adat berupa Bulang-Bulang dari Forum Komunikasi Lembaga Adat (Forkala) kepada mantan Bupati Toba Samosir ke-3, Pandapotan Kasmin Simanjuntak bersama istri. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan dedikasinya selama memimpin Kabupaten Toba Samosir pada periode 2010–2015.

Momentum perayaan juga diisi dengan penyampaian ucapan selamat ulang tahun dari berbagai Tokoh, mulai dari Tokoh Masyarakat, Para Mantan Bupati dan Wakil Bupati, mantan Ketua DPRD Toba, anggota DPR RI, Kepala Daerah dari Kabupaten tetangga, perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Pusat hingga unsur Forkopimda. Seluruhnya menyampaikan doa dan harapan agar Kabupaten Toba semakin maju, sejahtera serta mampu mewujudkan visi Toba Mantap 2029 menuju Indonesia Emas 2045.

Di sela-sela rangkaian acara, masyarakat juga disuguhkan berbagai penampilan seni dan budaya, seperti tortor tandok, tortor etnik Simalungun, tortor Forkala, hingga penampilan polisi cilik yang turut memeriahkan suasana perayaan.

Dalam sambutannya, Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu bersama istri Ny. Astita Effendi Napitupulu dan Wakil Bupati Audi Murphy O. Sitorus bersama istri Ny. Riama Audi Murphy Sitorus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan Kabupaten Toba.

Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat agar tumbuh rasa memiliki serta tanggung jawab bersama terhadap kemajuan daerah.

“Hari jadi ke-27 ini menjadi momentum refleksi bagi kita semua untuk melihat kembali perjalanan pembangunan yang telah dicapai, sekaligus menjadi pijakan untuk melangkah ke depan. Kita patut bersyukur atas berbagai capaian di bidang infrastruktur, pendidikan, pariwisata dan pertanian,” ujar Bupati.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, merawat nilai-nilai budaya serta kearifan lokal, sekaligus memastikan pembangunan yang dilakukan tetap memperhatikan keberlanjutan bagi generasi mendatang.

“Mari kita bergerak bersama menuju Toba Mantap 2029,” ucap Bupati menutup sambutannya.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan ambulans dari Bank Sumut berupa kendaraan jenis Triton untuk Puskesmas Nassau serta ambulans bantuan Panitia Natal Nasional Tahun 2025 jenis Luxio untuk Puskesmas Parsoburan.

Selain itu, Anggota DPR RI Martin Manurung juga menyerahkan bantuan alat pertanian kepada Pemerintah Kabupaten Toba yang selanjutnya akan disalurkan kepada para petani. Bantuan tersebut merupakan hasil sinergi dan komunikasi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Toba dengan Bank Sumut serta anggota DPR RI.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan penyerahan piala kepada para pemenang berbagai perlombaan yang telah digelar dalam rangkaian HUT Kabupaten Toba. Kegiatan kemudian ditutup dengan devile dari seluruh kecamatan yang menampilkan hasil bumi, produk UMKM serta berbagai potensi daerah yang dimiliki Kabupaten Toba. (Ds)

(Sumber: ©MC Toba)

Memanusiakan Manusia! Kasat Reskrim dan Kasat Intel Polres Padang Lawas Berbagi Takjil ke Tahanan

Memanusiakan Manusia! Kasat Reskrim dan Kasat Intel Polres Padang Lawas Berbagi Takjil ke Tahanan

PALAS, mediasergap.com - Bulan suci Ramadhan dijadikan momen penting bagi Kasat Reskrim dan Kasat Intel Polres Padang Lawas. Didampingi Pamapta, keduanya berbagi takjil kepada para tahanan pada Jumat (13/3/2026).

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sebelumnya rutin dilaksanakan oleh Kasat Reskrim saat bertugas di tempat sebelumnya.

Memanusiakan manusia, itulah yang diucapkan oleh Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, AKP Irwansyah Sitorus. Menurutnya, jangan karena perbuatan, para tahanan tersebut langsung dikucilkan.

"Para tahanan ini juga manusia. Memang benar mereka bersalah, itulah perbuatannya. Namun, kita sesama manusia tidak boleh membencinya," kata AKP Irwansyah.

Menurutnya, kesalahan para tahanan ini sudah mulai ditebus dengan telah dipenjara saat ini. Oleh karena itu, mereka para tahanan ini tidak layak untuk dibenci.

"Kita berharap, kesalahan yang telah mereka (para tahanan) perbuat, bisa menjadi pembelajaran yang sangat besar. Kelak, ketika tahanan ini sudah dibebaskan, mereka bisa bertaubat," ujarnya.

Senada dengan Kasat Intel Polres Padang Lawas, Iptu Agung Swita Madiasta, dirinya juga menuturkan, para tahanan tidak untuk dibenci. Karena saat ini adalah proses pembayaran atas kelakuan yang telah mereka perbuat.

Dia berharap, kegiatan tersebut berkah dan bisa terus dilakukan setelah bulan suci ramadhan nantinya.

"Semoga apa yang kita lakukan hari ini berkah dan bisa menjadi amal untuk kita semua," tuturnya. (Rel)

(Sumber: ©Humas Polres Palas)

Inovatif! Program PEROLIS di Lapas Labuhan Bilik Ubah Limbah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Inovatif! Program PEROLIS di Lapas Labuhan Bilik Ubah Limbah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Labuhan Bilik, mediasergap.comLembaga Pemasyarakatan (Lapas) Labuhan Bilik terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui berbagai program pembinaan kemandirian yang inovatif dan bermanfaat. Salah satu program yang saat ini tengah dikembangkan adalah PEROLIS, sebuah kegiatan pembinaan yang berfokus pada pengolahan limbah bekas menjadi bahan bakar alternatif yang memiliki nilai guna.

Program PEROLIS dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Lapas Labuhan Bilik dalam memberikan keterampilan praktis kepada WBP selama menjalani masa pidana. Melalui kegiatan ini, warga binaan dilatih untuk memanfaatkan limbah bekas yang sebelumnya dianggap tidak bernilai menjadi produk yang lebih bermanfaat. Inovasi ini tidak hanya memberikan pembelajaran teknis kepada WBP, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kreativitas serta kepedulian terhadap pengelolaan lingkungan.

Dalam pelaksanaannya, sejumlah WBP yang mengikuti program pembinaan kemandirian diberikan pelatihan secara bertahap mengenai proses pengolahan limbah hingga menjadi bahan bakar alternatif. Proses tersebut meliputi pengenalan bahan baku, teknik pengolahan, hingga tahap akhir berupa hasil bahan bakar yang dapat dimanfaatkan. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan dengan pendampingan dan pengawasan langsung dari petugas Lapas guna memastikan kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Kepala Lapas Labuhan Bilik menyampaikan bahwa program PEROLIS merupakan salah satu bentuk inovasi pembinaan yang dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi WBP. Selain memberikan keterampilan baru, program ini juga diharapkan mampu menumbuhkan pola pikir produktif dan kreatif di kalangan warga binaan.

“Melalui program PEROLIS ini, kami ingin memberikan bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan oleh WBP ketika mereka kembali ke tengah masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya pemanfaatan limbah secara bijak sehingga dapat memberikan nilai tambah,” ujarnya.

Lebih lanjut, program ini juga menjadi bagian dari komitmen Lapas Labuhan Bilik dalam mendukung upaya pengelolaan limbah dan pemanfaatan energi alternatif. Dengan memanfaatkan limbah bekas sebagai bahan baku, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam mengurangi limbah sekaligus menciptakan produk yang bermanfaat.

Antusiasme para WBP yang mengikuti program ini juga terlihat cukup tinggi. Mereka mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan penuh semangat dan ketertarikan, mengingat keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga setelah mereka menyelesaikan masa pembinaan di dalam Lapas.

Dengan hadirnya program PEROLIS, Lapas Labuhan Bilik tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan secara administratif, tetapi juga menghadirkan inovasi yang mampu memberikan dampak nyata bagi warga binaan. Program ini diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga mampu menjadi contoh praktik baik dalam pelaksanaan pembinaan kemandirian di lingkungan pemasyarakatan.

Melalui berbagai program pembinaan yang inovatif dan berkelanjutan, Lapas Labuhan Bilik berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan yang berkualitas bagi WBP, sehingga mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih mandiri, produktif, dan siap berkontribusi secara positif. (Roni K)

(Sumber: ©Humas Lapas Labuhan Bilik)

Lomba Solu Bolon Meriahkan HUT ke-27 Kabupaten Toba, Ribuan Penonton Padati Venue Balige

Lomba Solu Bolon Meriahkan HUT ke-27 Kabupaten Toba, Ribuan Penonton Padati Venue Balige

Balige, mediasergap.com Lomba dayung tradisional solu bolon menjadi salah satu kegiatan yang paling menyedot perhatian masyarakat dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Toba. Kegiatan yang digelar selama dua hari, Kamis hingga Jumat (12,13-Maret-2026), berlangsung meriah di venue Balige dan dipadati ratusan penonton yang antusias menyaksikan jalannya perlombaan.

Meski hanya diikuti oleh 8 Tim dari Empat Kabupaten di kawasan Danau Toba, perlombaan ini tetap berlangsung kompetitif dan menarik. Adapun tim yang berpartisipasi berasal dari Kabupaten Samosir sebanyak 1 tim, Kabupaten Humbang Hasundutan 1 tim, Kabupaten Tapanuli Utara 2 tim, serta tuan rumah Kabupaten Toba yang mengirimkan 4 tim.

Panitia pelaksana lomba solu bolon, Jorotta Lumban Gaol, menjelaskan bahwa awalnya terdapat 10 tim yang mendaftar, namun hanya 8 tim yang melakukan pendaftaran ulang dan mengikuti pertandingan.

“Peserta yang mendaftar ada 10 tim, tetapi yang mendaftar ulang hanya 8 tim. Jadi yang bertanding sebanyak 8 tim,” ujarnya.

Sejak perlombaan dimulai pada Kamis siang, ratusan penonton telah memadati area venue untuk menyaksikan lomba dayung tradisional tersebut. Sorak-sorai penonton terus menggema sepanjang perlombaan, memberi semangat kepada tim favorit mereka hingga mencapai garis finis. Meski harus berdesakan dan berada di bawah terik matahari, antusiasme masyarakat tidak surut untuk memberikan dukungan.

Partai final lomba solu bolon mempertemukan tiga tim terbaik, yakni satu tim dari Kabupaten Samosir dan dua tim dari Kabupaten Tapanuli Utara. Setelah melalui persaingan yang ketat, tim dari Kabupaten Samosir berhasil keluar sebagai juara pertama, sementara dua tim dari Kabupaten Tapanuli Utara masing-masing meraih posisi juara kedua dan ketiga.

Jorotta Lumban Gaol menambahkan, setiap tim dalam perlombaan ini terdiri dari 12 orang, yakni 10 orang pendayung, satu helver, dan satu navigator yang bertugas mengatur arah serta ritme dayungan.

“Setiap tim berjumlah 12 orang, terdiri dari 10 pendayung, satu helver, dan satu navigator,” jelasnya.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga tradisional, tetapi juga sebagai upaya melestarikan budaya masyarakat kawasan Danau Toba sekaligus mempererat kebersamaan antar daerah. (Ds)

(Sumber: ©MC Toba)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport