Media Sergap -->








Headline

Sekdakab Toba Hadiri Puncak HUT ke-115 HKBP Distrik IV Toba, Ikut Letakkan Batu Pertama Pembangunan Kantor

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Mewakili Bupati Toba, Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Paber Napitupulu, menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-115 Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik IV Toba yang berlangsung di HKBP Ulubius Resort Porsea, Kecamatan Porsea, Minggu (8/11/2026).

Perayaan yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita tersebut dihadiri ribuan jemaat dari berbagai gereja di wilayah HKBP Distrik IV Toba. Mengusung tema “Diberkatilah Kamu oleh Tuhan Yang Menjadikan Langit dan Bumi”, perayaan ini menjadi momentum untuk memperkuat iman, persaudaraan, serta semangat pelayanan gereja bagi jemaat, baik yang berada di Bonapasogit maupun di perantauan.

Salah satu agenda penting dalam perayaan tersebut adalah prosesi peletakan batu pertama pembangunan Kantor HKBP Distrik IV Toba. Pembangunan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan gereja sekaligus menyediakan fasilitas yang lebih memadai bagi pelaksanaan berbagai kegiatan dan pelayanan distrik.

Sekdakab Toba Paber Napitupulu, yang hadir mewakili Bupati Toba, turut mengikuti prosesi peletakan batu pertama serta kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari rangkaian kegiatan perayaan HUT ke-115 tersebut.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Toba menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang HKBP Distrik IV Toba yang selama 115 tahun telah mengambil bagian dalam membina kehidupan spiritual, memperkuat nilai-nilai kekeluargaan, serta memberikan kontribusi bagi kehidupan sosial masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Toba juga memandang gereja sebagai salah satu mitra strategis dalam pembangunan daerah, khususnya dalam membangun karakter, memperkuat mental dan spiritual masyarakat, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.

Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, pimpinan gereja, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan terus terpelihara. Kolaborasi tersebut menjadi kekuatan penting dalam menciptakan masyarakat yang beriman, harmonis, sejahtera, serta turut mendukung kemajuan Kabupaten Toba.

Ketua Panitia Perayaan, Pdt. Antoni Manurung, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan HUT ke-115 HKBP Distrik IV Toba tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi juga diisi dengan berbagai program yang melibatkan jemaat, termasuk kegiatan peningkatan perekonomian warga gereja dan pembangunan gedung kantor distrik.

Sementara itu, Praeses HKBP Distrik IV Toba, Pdt. Ebsan B. Hutabarat, menyampaikan bahwa pembangunan kantor distrik merupakan kebutuhan penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Fasilitas yang direncanakan meliputi gedung perkantoran, ruang pertemuan, serta rumah dinas yang akan dibangun di lokasi baru kawasan Hasahatan, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba.

Melalui peringatan HUT ke-115 ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap HKBP Distrik IV Toba semakin berkembang, semakin kuat dalam pelayanan, serta terus menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan sejahtera.

Kiranya Tuhan Yesus Kristus senantiasa memberkati setiap pelayanan dan karya HKBP Distrik IV Toba, serta menganugerahkan sukacita dan damai sejahtera bagi seluruh jemaat. (Dosi)

Minggu Kasih di Lubuk Pakam, Kapolresta Deli Serdang Sampaikan Himbauan Kamtibmas kepada Jemaat Gereja

Deli Serdang (Sumut) mediasergap.com - Dalam upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., melaksanakan kegiatan Program Minggu Kasih di Gereja Katolik Paroki Gembala Yang Baik, Jalan Siantar, Lubuk Pakam, Minggu (08/11/2026) pagi.

Kegiatan yang merupakan bagian dari pelaksanaan program Quick Wins 100 Hari Kerja Kapolri tersebut menjadi sarana bagi Polri untuk menjalin komunikasi secara langsung dengan masyarakat, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, serta mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Kehadiran Kapolresta Deli Serdang disambut langsung oleh Pastor Gereja RD. Petrus Simarmata, Pr., bersama jemaat. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas Polresta Deli Serdang Kompol Syafrizal Asrul, S.H., Kapolsek Lubuk Pakam AKP Trisno Charlos Sihite, S.H., serta personel Polresta Deli Serdang.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta menyampaikan sejumlah himbauan kamtibmas kepada jemaat, di antaranya pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta bersama-sama mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan tindak kriminalitas.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif tidak terlepas dari peran serta masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa Polresta Deli Serdang terus berkomitmen melakukan berbagai upaya pencegahan dan penegakan hukum terhadap tindak pidana demi memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing. Tetap jaga kerukunan, jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, serta segera sampaikan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya tindak pidana atau hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan. Kami juga terus berupaya melakukan pengungkapan berbagai kasus tindak kejahatan sebagai bentuk komitmen Polresta Deli Serdang dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat,” ungkap Kapolresta.

Lebih lanjut, Kapolresta mengajak masyarakat untuk tidak ragu menjalin komunikasi dengan kepolisian serta mendukung upaya-upaya pemeliharaan kamtibmas. Menurutnya, kerja sama yang baik antara Polri dan masyarakat merupakan salah satu kunci utama dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan.

Melalui Program Minggu Kasih, Polresta Deli Serdang terus berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis, sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga kerukunan, persatuan, dan keamanan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, aman, dan kondusif. Diharapkan melalui kegiatan ini, hubungan baik antara Polri dan masyarakat semakin erat serta kesadaran bersama dalam menjaga situasi kamtibmas semakin meningkat. (M)

Kapolresta Deli Serdang Bersama PJU Laksanakan Jumat Keliling, Pererat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Deli Serdang (Sumut) mediasergap.com - Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dengan masyarakat serta meningkatkan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Pejabat Utama (PJU) Polresta Deli Serdang melaksanakan kegiatan Jumat Keliling di Masjid Baitul Amin, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (06/11/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB tersebut merupakan bagian dari program Kapolri sebagai upaya memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan, komunikasi langsung, serta membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops Polresta Deli Serdang Kompol Mhd. Amdi Karna, S.H., M.H., Kabag SDM Kompol Rusdi, S.H., M.M., Kasat Samapta Kompol Sisworo, S.H., Kasat Binmas Kompol Syafrizal Asrul, S.H., Kasi Humas IPTU JM Gabe Napitupulu, S.H., Kasi Propam IPTU M. Terrysvo Tarigan, S.Psi., Kapolsek Pagar Merbau IPTU Chalid Sitorus, S.H., unsur Forkopimcam Pagar Merbau, Ketua BKM Masjid Baitul Amin Bapak Matondang, personel Polresta Deli Serdang, serta masyarakat Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Pagar Merbau.

Melalui kegiatan Jumat Keliling ini, Polresta Deli Serdang berupaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, memperkuat sinergi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat, sekaligus menjalin kemitraan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Keliling bukan sekadar kegiatan silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana bagi Polri untuk hadir, mendengarkan, dan memahami secara langsung kondisi serta kebutuhan masyarakat.

"Melalui kegiatan Jumat Keliling ini, kami ingin terus mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Polri tidak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga harus mampu menjadi bagian dari masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta memberikan rasa aman dan nyaman. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Deli Serdang," ujar Kapolresta.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta lingkungan yang harmonis serta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (M)

Residivis 6 Kali Beraksi di Binjai Selatan, Pelaku Dibekuk Satreskrim Polres Binjai

BINJAI (Sumut) mediasergap.com – Komitmen Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., dalam memberantas segala bentuk tindak kejahatan di wilayah hukum Polres Binjai kembali dibuktikan. 

Satreskrim Polres Binjai berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) sepeda motor dengan mengamankan seorang pria berinisial DS (37), yang diketahui merupakan residivis dan mengaku telah melakukan aksi pencurian sebanyak enam kali.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Jumat, 16 Oktober 2026, sekitar pukul 00.10 WIB, di Jalan Batar, Lingkungan I, Kelurahan Pujidadi, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, tepatnya di rumah korban AT (40).

Kejadian bermula ketika korban terbangun dari tidurnya setelah mendengar suara sepeda motor miliknya dihidupkan. Secara spontan korban bangkit dan berteriak "MALING, MALING!". Namun, pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor tersebut dan menghilang dalam gelapnya malam.

Adapun barang yang dicuri berupa satu unit sepeda motor Honda CB 150 R warna hitam, nomor polisi BK 2829 RAN, tahun 2013, berikut STNK. Selain itu, pelaku juga mengambil uang tunai sebesar Rp6.000.000 dari dalam dompet korban.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp18.000.000 dan selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Binjai dengan nomor laporan LP/B/567/X/2026/SPKT/POLRES BINJAI/POLDA SUMATERA UTARA.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hotdiatur A.W. Purba, S.Tr.K., S.I.K., M.H., memerintahkan Kanit Pidum IPDA Jun Predy Sembiring, S.H., bersama personel untuk segera melakukan penyelidikan dan mengungkap pelaku pencurian.

Berdasarkan hasil analisa dan informasi yang diperoleh, personel Unit Pidum Satreskrim Polres Binjai akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap terduga pelaku *DS (37)* pada Kamis, 5 November 2026, sekitar pukul 19.00 WIB, di Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota," terang AKP Hotdiatur Purba.

Dari hasil interogasi, DS mengakui dirinya merupakan *residivis* yang telah melakukan aksi pencurian dengan pemberatan sebanyak enam kali. Pelaku juga mengungkapkan sejumlah lokasi yang menjadi sasaran aksinya, di antaranya Jalan Batar, Lingkungan I, Kelurahan Pujidadi, dan Jalan Sei Batang Serangan, Kelurahan Pujidadi, Kecamatan Binjai Selatan.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda CB 150, satu helai celana panjang jeans, satu pasang sandal, serta satu buah topi warna abu-abu telah diamankan di Satreskrim Polres Binjai untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)," tegas Kasat Reskrim 

Kapolres Binjai menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Apabila masyarakat mengetahui atau mengalami gangguan kamtibmas, segera hubungi layanan Call Center 110 Polres Binjai. Kami siap memberikan pelayanan dan merespons setiap laporan masyarakat," tegas AKBP Bimo Moernanda. (Rel)

Polres Toba Tertibkan 40 Knalpot Brong di Balige, Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Nyaman

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Komitmen menciptakan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan berlalu lintas terus diwujudkan Kepolisian Resor (Polres) Toba melalui kegiatan razia dan penertiban penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong di wilayah Kota Balige, Sabtu (7/11/2026).

Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan sebanyak 40 unit knalpot brong yang selama ini menjadi salah satu sumber gangguan kebisingan dan keresahan masyarakat. Penertiban ini merupakan langkah nyata Polres Toba dalam merespons aspirasi masyarakat sekaligus menciptakan situasi lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan kondusif.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Toba, AKBP V.J. Parapaga, S.I.K., serta turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Toba, Franshendrik Tambunan; Dansubdenpom Balige, Kapten CPM Berlin Nainggolan; dan Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Toba, Evan Simanjuntak. Pelaksanaan penertiban juga melibatkan personel Polres Toba, Polisi Militer, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Toba sebagai bentuk sinergi lintas instansi.

Ketua DPRD Kabupaten Toba menyampaikan apresiasi kepada Polres Toba atas langkah konkret dalam menertibkan penggunaan knalpot brong. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan upaya positif dalam menjawab keresahan masyarakat sekaligus menjaga kenyamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Toba mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendukung upaya penertiban, khususnya melalui peran orang tua dalam memberikan edukasi dan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Kapolres Toba menegaskan bahwa upaya menciptakan ketertiban lalu lintas tidak dapat hanya dibebankan kepada pihak kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan keluarga dan seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Toba, khususnya para orang tua, mari bersama-sama membantu upaya ini. Kami dari Kepolisian tentu akan terus melaksanakan penertiban, tetapi peran orang tua juga sangat penting. Tolong ingatkan dan awasi anak-anak kita agar tidak menggunakan knalpot brong. Karena kalau orang tua tidak ikut mengingatkan anaknya, setelah ditertibkan hari ini, bukan tidak mungkin besok akan terulang kembali,” tegas Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres Toba berharap kegiatan penertiban tersebut tidak sekadar memberikan efek jera, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih menghargai kenyamanan dan hak pengguna jalan lainnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Toba menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban berlalu lintas di wilayah Kabupaten Toba. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, keluarga, dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, nyaman, serta terbebas dari gangguan kebisingan knalpot brong. (Dosi)

Sekdakab Samosir Buka Raimuna Cabang IV, Dorong Pramuka Jadi Generasi Kreatif dan Berdaya Saing

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Samosir terus memperkuat komitmennya dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berbudaya, disiplin, kreatif dan berdaya saing. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Raimuna Cabang (Raicab) IV Gerakan Pramuka Kwarcab Samosir Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Samosir, Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam membina sekaligus mempersiapkan Pramuka Penegak dan Pandega terbaik Kabupaten Samosir untuk mengikuti Raimuna Daerah Sumatera Utara hingga Raimuna Nasional.

Berbagai tahapan kegiatan dan seleksi digelar untuk menguji kemampuan, kedisiplinan, kekompakan serta keterampilan peserta. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi aktivitas keagamaan, gotong royong, praktik Peraturan Baris-Berbaris (PBB) menggunakan tongkat, penampilan yel-yel, tata upacara, senam Pramuka hingga penilaian kerapian berpakaian seragam Pramuka.

Peserta berasal dari sejumlah SMA dan SMK se-Kabupaten Samosir. Berdasarkan hasil seleksi, sebanyak 64 peserta terbaik yang terdiri dari 32 putra dan 32 putri dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Samosir pada Raimuna Daerah Sumatera Utara. Sementara itu, sebanyak 32 peserta selanjutnya akan dipersiapkan mengikuti Raimuna tingkat Nasional.

Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir, Marudut Tua Sitinjak, dalam arahannya menegaskan bahwa Gerakan Pramuka harus menjadi garda terdepan dalam menebarkan energi positif, memperkuat semangat persatuan serta mengimplementasikan nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, Raimuna bukan sekadar kegiatan perkemahan, tetapi merupakan wadah strategis bagi Pramuka Penegak dan Pandega untuk membangun persaudaraan, bertukar wawasan, mengembangkan kreativitas serta mengasah keterampilan kepramukaan yang relevan dengan tantangan perkembangan zaman.

"Raimuna merupakan wadah untuk melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, produktif dan edukatif. Di sinilah adik-adik mempererat tali persaudaraan, bertukar pikiran serta mengasah keterampilan kepramukaan," tegas Marudut Tua Sitinjak.

Ia juga berharap seluruh peserta tidak hanya mampu menunjukkan kemampuan dan berkompetisi secara sehat, tetapi turut membangun semangat kebersamaan serta kolaborasi. Setiap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Raimuna, baik melalui forum wawasan, kegiatan persaudaraan maupun praktik keterampilan kepramukaan, diharapkan menjadi bekal dalam membentuk karakter, kemandirian dan jiwa kepemimpinan.

"Jadikan setiap kegiatan Raimuna ini sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan diri, memperkuat persaudaraan dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas," pesannya.

Melalui pelaksanaan Raimuna Cabang IV Tahun 2026 ini, diharapkan lahir generasi muda Samosir yang tidak hanya unggul dalam keterampilan kepramukaan, tetapi juga memiliki integritas, kecintaan terhadap budaya, semangat gotong royong serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Kepala Dinas Lingkungan Hidup Edison Pasaribu, Kepala Pelaksana BPBD Sarimpol Manihuruk, Sekretaris BPBD Hamonangan Tampubolon, Sekretaris Dinas Kominfo Agustianto Sitinjak serta Camat Pangururan Robintang Naibaho. (D/Smart)

Dua Puluh Satu Bulan Belum Naik Penyidikan, Praktisi Hukum Pertanyakan Penanganan Laporan Dugaan Pemalsuan Dokumen

MEDAN (Sumut) mediasergap.com — Penanganan laporan dugaan pemalsuan tanda tangan dan cap jari pada dokumen ahli waris di Polrestabes Medan menjadi sorotan. Pasalnya, laporan yang dilayangkan Tiolina Pasaribu sejak 10 Januari 2025 hingga November 2026 disebut masih berada pada tahap penyelidikan.

Hampir 22 bulan berjalan, perkara tersebut belum dinyatakan naik ke tahap penyidikan. Kondisi ini mendorong Tiolina Pasaribu mengadukan proses penanganan laporannya ke Bareskrim Polri dan Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Mabes Polri.

Laporan tersebut tercatat dengan Nomor: LP/B/96/I/2025/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA, dengan terlapor Bert S dan pihak lainnya. Perkara itu berkaitan dengan dugaan pemalsuan tanda tangan serta cap jari pada dokumen ahli waris yang diduga menggunakan nama Tiolina Pasaribu tanpa sepengetahuannya.

Dugaan tindak pidana yang dilaporkan sebelumnya mengacu pada Pasal 263 dan/atau Pasal 264 KUHP lama. Sementara dalam KUHP Nasional berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, ketentuan mengenai pemalsuan surat antara lain diatur dalam Pasal 391 dan Pasal 392, sesuai unsur perbuatan yang terbukti.

Lambannya perkembangan penanganan perkara tersebut turut mendapat perhatian dari tiga praktisi hukum, yakni Gindo Nadapdap, SH, MH, Nasib Butar-butar, SH, MH, dan Rio Tampubolon, SH.

Mereka menyoroti belum adanya kepastian mengenai kelanjutan laporan yang telah berjalan lebih dari satu tahun sembilan bulan tersebut. Menurut mereka, penanganan laporan masyarakat harus dilakukan secara profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak.

Gindo Nadapdap, S.H., M.H, menilai lamanya proses penanganan tanpa perkembangan yang jelas dapat menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat terhadap kinerja aparat penegak hukum.

"Ini merupakan preseden buruk bagi pandangan masyarakat terhadap institusi kepolisian, khususnya Polrestabes Medan, apabila tidak ada kepastian hukum yang diberikan kepada pelapor atau korban," tegasnya kepada media, Senin, 23 Maret 2026.

Sementara itu, Nasib Butar-butar, S.H., M.H, bersama Rio Tampubolon, S.H, turut menyampaikan keprihatinan terhadap proses penanganan perkara yang dinilai berlarut-larut.

Mereka mengingatkan agar tidak muncul dugaan adanya ketidakberesan dalam proses penanganan laporan masyarakat. Menurut mereka, setiap tahapan penyelidikan harus memiliki arah dan perkembangan yang dapat dipertanggungjawabkan.

"Menurut hemat saya, jangan sampai ada permainan-permainan nakal dalam penanganan perkara seperti ini," demikian kritik yang disampaikan Nasib Butar-butar dan Rio Tampubolon.

Kepada awak media, Tiolina Pasaribu kembali mengungkapkan kekecewaannya terhadap perkembangan laporan yang telah disampaikannya sejak Januari 2025.

Ia menyebutkan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk memperoleh kepastian penanganan perkara, termasuk menyampaikan surat pengaduan khusus kepada Kapolrestabes Medan yang saat itu dijabat Kombes Pol Gideon, serta mengangkat persoalan tersebut melalui pemberitaan media dan media sosial.

Namun, menurut Tiolina, hingga saat ini laporan tersebut masih berada dalam tahap penyelidikan.

Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah proses pemeriksaan telah dilakukan, termasuk pemeriksaan sidik jari melalui INAFIS di Polrestabes Medan hingga Ditreskrimum Polda Sumatera Utara, serta permintaan keterangan atau wawancara terhadap saksi, termasuk kepala lingkungan dan lurah.

"Bayangkan, laporan yang saya buat sejak 10 Januari 2025 sampai sekarang masih dalam tahap penyelidikan. Proses pemeriksaan sidik jari dan permintaan keterangan saksi sudah berjalan, tetapi saya masih mempertanyakan bagaimana kelanjutan penanganannya. Saya berharap perkara ini mendapatkan kepastian hukum dan tidak terus berlarut-larut," ungkap Tiolina.

Setelah menempuh berbagai upaya untuk meminta kejelasan, Tiolina akhirnya menyampaikan pengaduan ke Bareskrim Polri dengan Nomor Laporan Konsultasi: LK/899/X/2026/BARESKRIM serta ke Divpropam Mabes Polri sekitar 15 Oktober 2026.

Upaya tersebut kemudian diikuti dengan adanya perkembangan sebagaimana tercantum dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) terakhir yang diterimanya.

Dalam SP2HP tersebut, menurut Tiolina, penyidik Polrestabes Medan menyampaikan rencana pelaksanaan gelar perkara pada Senin, 16 November 2026.

"Setelah saya menyampaikan pengaduan ke Bareskrim dan Divpropam Mabes Polri sekitar 15 Oktober lalu, akhirnya dalam SP2HP terakhir disebutkan bahwa penyidik akan melaksanakan gelar perkara pada Senin, 16 November 2026. Saya berharap gelar perkara ini benar-benar menjadi titik terang bagi laporan yang sudah hampir 22 bulan saya perjuangkan," ujar Tiolina.

Tiolina menjelaskan, dirinya meyakini terdapat dugaan pemalsuan dalam dokumen ahli waris yang menjadi objek laporan. Ia mengaku tidak pernah diberi tahu maupun dimintai persetujuan terkait pencantuman namanya dalam dokumen tersebut.

Menurutnya, sejumlah bukti dan keterangan saksi yang telah disampaikan kepada penyelidik perlu diperiksa dan diuji secara menyeluruh untuk memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana.

Ia berharap seluruh bukti, termasuk hasil pemeriksaan sidik jari dan keterangan saksi, menjadi bahan pertimbangan dalam gelar perkara mendatang.

Sebelumnya, Gindo Nadapdap, SH, MH, Nasib Butar-butar, SH, MH, dan Rio Tampubolon, SH, telah menyarankan agar Tiolina menyampaikan pengaduan secara tertulis kepada sejumlah pejabat terkait, mulai dari Bareskrim Polri, Divpropam Mabes Polri, Kapolda Sumatera Utara, Bidpropam Polda Sumatera Utara, hingga Kabag Wassidik Polda Sumatera Utara.

Mereka meminta agar dilakukan pengawasan dan evaluasi terhadap proses penanganan laporan tersebut, termasuk menelusuri apakah terdapat pelanggaran prosedur atau ketidakprofesionalan dalam pelaksanaan tugas penyelidik.

Apabila ditemukan pelanggaran, mereka mendorong agar tindakan sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku diberikan kepada pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

Menurut mereka, laporan masyarakat tidak boleh dibiarkan tanpa kejelasan perkembangan. Transparansi, profesionalitas, dan akuntabilitas merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Kini, perhatian tertuju pada gelar perkara yang dijadwalkan berlangsung 16 November 2026. Masyarakat tentu berharap proses tersebut dapat memberikan kejelasan mengenai arah penanganan laporan Tiolina Pasaribu, apakah terdapat dasar hukum yang cukup untuk meningkatkan perkara ke tahap penyidikan atau diperlukan langkah penyelidikan lebih lanjut.

Kepastian hukum, transparansi, dan profesionalitas dalam penanganan setiap laporan masyarakat menjadi harapan yang harus dijawab melalui proses penegakan hukum yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan. (Rel)

CV Teratai Pamah Dolomit Resmi Kantongi IUP Operasi Produksi, Potensi Dolomit Dairi Siap Dikembangkan

DAIRI (SUMUT) mediasergap.com - Kabar baik datang dari sektor pertambangan mineral di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. CV Teratai Pamah Dolomit secara resmi telah memperoleh peningkatan perizinan usaha pertambangan ke tahap Operasi Produksi (IUP OP) melalui sistem Online Single Submission (OSS) Pemerintah Republik Indonesia pada Jumat, 6 November 2026.

Direktur CV Teratai Pamah Dolomit, Ekta Evaristus Karo Karo, menyambut terbitnya izin tersebut sebagai tonggak penting bagi perusahaan dalam melanjutkan pengembangan usaha pertambangan komoditas dolomit yang berlokasi di Desa Pamah, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara.

Berdasarkan dokumen Perizinan Berusaha Berbasis Risiko yang diterbitkan melalui sistem OSS, identitas perizinan perusahaan tercatat sebagai berikut:

  • Nama perusahaan: CV Teratai Pamah Dolomit.
  • Direktur: Ekta Evaristus Karo Karo.
  • Nomor izin: 13122400711430003.
  • Nomor Induk Berusaha (NIB): 1312240071143.
  • Jenis kegiatan: Pertambangan mineral.
  • Komoditas: Dolomit.
  • Lokasi kegiatan: Desa Pamah, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.
  • Tanggal penerbitan: 6 November 2026.

Terbitnya IUP Operasi Produksi ini merupakan tahapan penting bagi perusahaan setelah melalui proses pengurusan administrasi dan pemenuhan persyaratan perizinan sesuai ketentuan yang berlaku.

Di bawah kepemimpinan Direktur Ekta Evaristus Karo Karo, CV Teratai Pamah Dolomit diharapkan dapat mempersiapkan kegiatan pertambangan secara terencana, profesional, serta memperhatikan aspek keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan hidup.

Potensi dolomit di wilayah Kabupaten Dairi diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah apabila dikembangkan secara bertanggung jawab.

Dalam pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan, perusahaan tetap berkewajiban memenuhi seluruh ketentuan perizinan, termasuk persyaratan teknis, keselamatan pertambangan, pengelolaan lingkungan hidup, serta kewajiban reklamasi dan pascatambang sesuai peraturan perundang-undangan.

Penerbitan IUP Operasi Produksi ini diharapkan menjadi awal pengembangan usaha pertambangan dolomit yang tertib administrasi, berorientasi pada kepatuhan hukum, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Direktur CV Teratai Pamah Dolomit, Ekta Evaristus Karo Karo, diharapkan dapat membawa perusahaan berkembang secara profesional dengan mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi, tanggung jawab lingkungan, serta kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah. (Rel)


CV Teratai Pamah Dolomit
Desa Pamah, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara.


Safari Kamtibmas, Kapolda Sumut Rangkul Pujakesuma Rawat Kebinekaan dan Tolak Narkoba

MEDAN (Sumut) mediasergap.com – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., mengajak keluarga besar Paguyuban Keluarga Besar Pujakesuma untuk memperkuat sinergi dengan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), memberantas narkoba, serta merawat persatuan dan keberagaman di Sumatera Utara. Ajakan tersebut disampaikan saat kunjungan silaturahmi ke Kantor DPW Pujakesuma Sumut, Jalan Adi Sucipto, Medan Polonia, Jumat (6/11/2026).

Kedatangan Kapolda Sumut bersama sejumlah pejabat utama Polda Sumut disambut Ketua DPW Pujakesuma Sumut Kombes Pol. (Purn.) Dr. Mhd. R. Dayan, S.H., M.H., bersama jajaran pengurus dan para ketua Pujakesuma kabupaten/kota. Dalam sambutannya, Ketua DPW menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sekaligus memperkenalkan organisasi Pujakesuma yang telah berdiri selama 45 tahun dan terus berkembang dari generasi ke generasi.

Kapolda Sumut mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan Polri dengan seluruh elemen masyarakat, sejalan dengan semangat program Kapolri, yakni Polisi Bersama Masyarakat. Menurutnya, sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif di tengah keberagaman masyarakat Sumatera Utara.

"Kami ingin menjalin silaturahmi dan bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memelihara kamtibmas serta menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar Sonny.

Ia menegaskan, personel Polri harus mampu menampilkan dua karakter yang berjalan beriringan, yakni humanis dalam memberikan pelayanan serta tegas dalam menegakkan hukum. "Di satu sisi, Polri harus mengedepankan senyum, sapa, dan santun. Namun, di sisi lain harus mampu bertindak tegas dalam penegakan hukum secara profesional dan humanis," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda mengajak keluarga besar Pujakesuma mengambil bagian aktif dalam pemberantasan narkoba, yang harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan masyarakat. Ia juga menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap personel Polri yang terbukti menggunakan maupun mengedarkan narkoba.

Selain narkoba, Kapolda meminta dukungan masyarakat untuk bersama-sama mencegah kejahatan jalanan dan meningkatkan budaya tertib berlalu lintas. Menurutnya, upaya menjaga keamanan tidak cukup hanya melalui penindakan, tetapi juga membutuhkan kesadaran, kepedulian, serta partisipasi masyarakat dalam melakukan pencegahan sejak dini.

Dalam sesi wawancara, Sonny menjelaskan bahwa Safari Kamtibmas Polda Sumut telah menjangkau berbagai elemen, mulai dari tokoh lintas agama, masyarakat Tionghoa, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, hingga instansi pemerintahan. 

Ia menilai keberagaman suku, agama, dan budaya di Sumatera Utara merupakan kekuatan yang harus dijaga serta tidak boleh dirusak oleh provokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah masyarakat.

Kapolda juga mengajak masyarakat Pujakesuma, khususnya yang bekerja di sektor perkebunan dan industri kelapa sawit, untuk menjaga hubungan harmonis dengan pihak perusahaan maupun sesama pekerja. 

Terkait kebijakan penertiban kawasan hutan oleh Satgas PKH, ia berharap seluruh pihak mendukung kebijakan pemerintah serta mengedepankan komunikasi agar tidak terjadi gesekan yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas.

Menutup kegiatan, Kapolda mengajak seluruh keluarga besar Pujakesuma dan masyarakat Sumatera Utara untuk bersama-sama menjaga keamanan, menolak narkoba, memberantas kejahatan jalanan, serta meningkatkan ketertiban berlalu lintas. 

"Mari kita bersama-sama menjaga harkamtibmas Sumatera Utara. Keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat," pungkasnya. (Rel)

Dukung Kesejahteraan Petani, Sabam Rajagukguk Siapkan Dukungan 20 Ribu Bibit Kopi untuk Samosir


SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com – Wakil Bupati Samosir sekaligus Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Samosir, Ariston Tua Sidauruk, terus mendorong penguatan kelembagaan HKTI hingga ke tingkat kecamatan. Upaya ini dilakukan untuk memperluas wadah perjuangan aspirasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Samosir.

Komitmen tersebut ditandai dengan pelantikan sembilan Pengurus Anak Cabang (PAC) HKTI se-Kabupaten Samosir oleh DPD HKTI Sumatera Utara, yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC HKTI Kabupaten Samosir di Aula Manihuruk, Jumat (6/11/2026). Kegiatan ini turut mendapat dukungan Anggota DPR RI, Sabam Rajagukguk.

Pelantikan sembilan PAC tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas jangkauan pelayanan HKTI kepada petani hingga ke wilayah kecamatan. Melalui Rakercab, jajaran pengurus juga membahas penyusunan program kerja yang berorientasi pada kebutuhan petani dengan mengedepankan kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Samosir, penyuluh pertanian, kelompok tani dan berbagai pemangku kepentingan.

Ariston menyampaikan bahwa Kabupaten Samosir memiliki potensi pertanian yang besar untuk dikembangkan, khususnya komoditas jagung, kopi dan peternakan. Sejalan dengan agenda swasembada pangan dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, potensi tersebut perlu dikelola secara optimal melalui penguatan kemitraan, perluasan akses pemasaran, pemanfaatan teknologi pertanian serta regenerasi petani.

Menurutnya, HKTI harus hadir sebagai organisasi yang mampu menjadi rumah bersama bagi petani dalam menyampaikan aspirasi, membangun komunikasi dan mencari solusi atas berbagai persoalan sektor pertanian.

"HKTI harus menjadi rumah bagi petani, tempat berdiskusi, berkolaborasi dan mencari solusi untuk kemajuan pertanian Samosir. Kita harus bergerak bersama, saling menguatkan dan memastikan organisasi ini memberikan manfaat nyata bagi petani," tegas Ariston.

Ia berharap melalui Rakercab tersebut seluruh pengurus mampu menyusun program kerja yang realistis, terukur dan tepat sasaran, sehingga HKTI dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Samosir.

Sementara itu, Anggota DPR RI Sabam Rajagukguk menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan produksi dan hasil panen, tetapi harus mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani.

Menurutnya, hasil pertanian merupakan sumber penghidupan masyarakat yang menopang berbagai kebutuhan keluarga, mulai dari pendidikan anak, kesehatan, kebutuhan sehari-hari hingga modal untuk keberlanjutan usaha pertanian.

Sabam meminta sembilan PAC yang baru dilantik agar menjadi garda terdepan dalam menggalang dan mengoordinasikan kebutuhan petani di wilayah masing-masing. HKTI diharapkan mampu menjadi penghubung antara petani dan pemerintah, khususnya dalam memperoleh akses penyuluhan, pupuk, pembiayaan usaha, bantuan pertanian serta berbagai program pemberdayaan.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap program swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto. Dukungan pemerintah melalui anggaran, perbankan dan BUMN diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat kesejahteraan petani.

Dalam kesempatan tersebut, Sabam turut menyampaikan komitmennya untuk mendukung pengembangan perkebunan kopi di Kabupaten Samosir. Sebagai bentuk dukungan awal, ia menyebutkan rencana penyaluran sebanyak 20 ribu bibit kopi bagi petani Samosir. Selain itu, ia membuka peluang pendampingan serta bantuan pengurusan dokumen yang dibutuhkan untuk mendukung program pertanian melalui pemerintah pusat.

"Saya melihat pertanian harus memberikan manfaat bagi kehidupan petani. Karena itu, PAC harus terus hadir mendampingi petani. Mari bersama-sama membantu pemerintah memajukan pertanian," ungkap Sabam.

Ketua Harian II DPD HKTI Sumatera Utara, Rafriandi Nasution, mengapresiasi langkah cepat DPC HKTI Kabupaten Samosir dalam membentuk dan melantik sembilan PAC. Ia berharap penguatan organisasi tersebut segera ditindaklanjuti dengan program kerja kolaboratif yang mampu menggerakkan pengurus di tingkat kecamatan serta membangun kemitraan dengan pemerintah daerah.

Rafriandi juga mendorong HKTI Samosir untuk menetapkan minimal satu komoditas unggulan yang berpotensi menembus pasar ekspor. Menurutnya, posisi Kabupaten Samosir sebagai kawasan pariwisata super prioritas yang dikenal hingga mancanegara merupakan peluang besar untuk mengembangkan sektor pertanian yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Ia menilai sektor pariwisata dan pertanian perlu dikembangkan secara beriringan agar mampu menciptakan peluang ekonomi baru, memperluas pemasaran produk lokal dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

"Satu saja produk pertanian Samosir mampu menembus pasar ekspor, itu akan menjadi pencapaian yang luar biasa. Karena itu, kreativitas, kualitas produk dan kemampuan petani harus terus dikembangkan. Saya berharap DPC HKTI menyusun program kolaborasi, memotivasi PAC dan memastikan bantuan pertanian dimanfaatkan secara optimal," ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Harian II DPD HKTI Sumatera Utara Rafriandi Nasution, Sekretaris DPD HKTI Sumatera Utara Muhammad Syah, Anggota DPRD Kabupaten Samosir Rinaldi Naibaho dan Basaruddin Situmorang, Asisten II Hotraja Sitanggang, Asisten III Arnod Sitorus serta Ketua TP PKK Kabupaten Samosir Ny. Kennauli A. Sidauruk.

Dengan terbentuknya sembilan PAC HKTI, diharapkan koordinasi dan pendampingan terhadap petani semakin kuat. Sinergi antara organisasi petani, pemerintah daerah dan dukungan pemerintah pusat diharapkan mampu mendorong lahirnya pertanian Samosir yang produktif, berdaya saing dan memberikan kesejahteraan nyata bagi masyarakat. (D/Smart)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport