Media Sergap -->



Headline

DPRD Toba Sampaikan Hasil Pembahasan Banggar APBD 2025 dan Ranperda Perubahan Pajak Daerah untuk Perkuat Tata Kelola Keuangan

Balige (Sumut) mediasergap.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toba menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Toba Tahun Anggaran 2025, sekaligus laporan pembahasan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) atas Ranperda Perubahan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Rapat berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Toba, Jumat (17/7/2026).

Laporan hasil pembahasan Banggar DPRD disampaikan oleh anggota Banggar, Pidel Hutahaean. Dalam laporannya disampaikan bahwa pertanggungjawaban pelaksanaan APBD merupakan instrumen penting untuk mengevaluasi capaian program pembangunan daerah sekaligus mengukur efektivitas pengelolaan keuangan selama satu tahun anggaran.

Pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 didasarkan pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Utara yang telah disampaikan pada 29 Mei 2026. Atas laporan keuangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Toba kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang merupakan capaian kesepuluh kalinya secara berturut-turut.

DPRD Kabupaten Toba memberikan apresiasi atas prestasi tersebut serta berharap kualitas tata kelola keuangan daerah terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada Bupati Toba beserta seluruh jajaran atas keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian. Harapan kami, pada Tahun Anggaran 2026 opini WTP ini dapat terus dipertahankan sebagai wujud pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan," ujar Pidel Hutahaean selaku juru bicara Banggar.

Dalam laporan tersebut juga dijelaskan bahwa realisasi pendapatan daerah Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp.1,220 triliun atau 94,71 % dari target sebesar Rp.1,288 triliun. DPRD mendorong seluruh perangkat daerah pengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk terus mengoptimalkan potensi pendapatan melalui peningkatan kinerja, inovasi, serta pengelolaan yang lebih efektif dan sesuai ketentuan.

Berdasarkan hasil pembahasan Banggar, tercatat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp.34.368.853.536,69 yang terdiri atas sisa Dana Alokasi Khusus (DAK), DAK Nonfisik, Dana Insentif Daerah, Dana Alokasi Umum dan Dana Bagi Hasil, Dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Dana BOS, serta kas Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). DPRD juga memberikan sejumlah catatan dan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Toba agar pengelolaan anggaran pada tahun berjalan semakin optimal dan berbagai kendala yang ditemukan tidak kembali terulang.

Pada rapat yang sama, anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Bigman Butarbutar, menyampaikan laporan hasil pembahasan terhadap Ranperda Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Toba Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Menurutnya, perubahan regulasi tersebut bertujuan memperkuat landasan hukum dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan dunia usaha, regulasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pemungutan pajak dan retribusi secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Melalui pembahasan kedua agenda tersebut, DPRD Kabupaten Toba menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan pembentukan peraturan daerah secara optimal guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, serta mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Toba. (Ds)

Pemkab Toba Berikan Penghargaan kepada Kontingen Pesparawi Nasional XIV Asal Toba

Balige (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Toba memberikan apresiasi kepada kontingen Provinsi Sumatera Utara asal Kabupaten Toba yang sukses mengharumkan nama daerah pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat. Apresiasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan temu ramah dan penyerahan piagam penghargaan yang digelar di Aula Lantai IV Kantor Bupati Toba, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi, kerja keras, dan semangat para peserta maupun official yang telah mewakili Kabupaten Toba dan Provinsi Sumatera Utara di Tingkat Nasional. Selain sebagai ungkapan rasa bangga, temu ramah tersebut juga menjadi ajang mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Toba, Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Toba, serta seluruh kontingen.

Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dan official atas prestasi serta pengabdian yang telah diberikan selama mengikuti Pesparawi Nasional XIV.

"Pemerintah Kabupaten Toba mengapresiasi setiap kerja keras, pengorbanan, dan usaha yang telah diberikan seluruh peserta maupun official selama mengikuti Pesparawi Nasional. Piagam penghargaan ini menjadi bentuk terima kasih dan penghormatan kami atas dedikasi yang telah diberikan dalam membawa nama baik Kabupaten Toba dan Provinsi Sumatera Utara," ujar Wakil Bupati.

Pada kesempatan yang sama, Ketua I LPPD Kabupaten Toba, Pdt. Oloan Sitorus, mewakili Ketua Umum LPPD Kabupaten Toba, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Toba atas perhatian dan dukungan yang terus diberikan terhadap pembinaan musik gerejawi.

Menurutnya, apresiasi tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh insan Pesparawi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan meraih prestasi yang lebih baik pada kompetisi mendatang.

Sebagai puncak kegiatan, Wakil Bupati Toba menyerahkan piagam penghargaan kepada seluruh peserta dan official Kontingen Provinsi Sumatera Utara asal Kabupaten Toba. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah dan makan siang bersama yang dihadiri para Staf Ahli Bupati Toba, jajaran pengurus LPPD Kabupaten Toba, seluruh peserta, official, serta tamu undangan.

Melalui apresiasi ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap semangat pelayanan, kebersamaan, dan prestasi yang telah ditunjukkan para kontingen dapat terus dipertahankan serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi di bidang seni paduan suara gerejawi dan mengharumkan nama daerah di berbagai ajang nasional. (Ds)

Respon Keluhan Warga, Wabup Toba Turun Langsung Tinjau Lokasi Dugaan Limbah

Balige (Sumut) mediasergap.com Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pencemaran limbah yang diduga bersumber dari Asrama Yayasan Tunas Bangsa Soposurung (YTBS) di Kecamatan Balige. Peninjauan dilakukan pada Kamis (16/7/2026) di Jalan Dr. Adrianus Sinaga dan Jalan Liberty Manik, Balige.

Peninjauan tersebut dilakukan setelah warga menyampaikan keluhan mengenai air yang diduga berasal dari saluran limbah asrama dan meluap ke drainase hingga menggenangi fasilitas umum. Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditangani untuk mencegah dampak terhadap kenyamanan masyarakat maupun lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Toba berkomitmen merespons setiap pengaduan masyarakat secara cepat dan bertanggung jawab, khususnya yang berkaitan dengan persoalan lingkungan.

"Kita mengundang pihak yayasan untuk mengetahui apa kendala yang dihadapi sehingga dapat dilakukan penanganan sementara sembari mencari solusi yang lebih permanen," ujar Audi Murphy O. Sitorus.

Menurutnya, persoalan lingkungan harus ditangani secara kolaboratif dengan melibatkan seluruh pihak terkait sesuai kewenangan masing-masing. Ia menekankan bahwa penyelesaian persoalan tersebut harus mengedepankan kepentingan masyarakat sekaligus tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan (P3K) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Toba, Jeri Manurung, menjelaskan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti laporan masyarakat melalui peninjauan lapangan dan memberikan sejumlah rekomendasi kepada pihak yayasan.

"Menindaklanjuti laporan masyarakat, kami telah melakukan peninjauan ke lokasi. Di dalam asrama terdapat fasilitas pengolahan limbah dan kami telah menyampaikan sejumlah saran perbaikan. Selanjutnya kami juga menggelar rapat dengan mengundang kepala sekolah, pihak perizinan, serta membahas kendala yang berkaitan dengan perizinan maupun tata ruang. Hasil rapat tersebut pada prinsipnya harus segera ditindaklanjuti oleh pihak yayasan," jelas Jeri Manurung.

Sebelum mengakhiri peninjauan, Wakil Bupati menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk memperkuat koordinasi dengan pihak Yayasan Tunas Bangsa Soposurung agar langkah-langkah penanganan dapat segera dilaksanakan. Upaya tersebut diharapkan mampu memberikan solusi yang efektif, menjaga kualitas lingkungan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Turut mendampingi Wakil Bupati dalam peninjauan tersebut Asisten Pemerintahan Eston Sihotang, Kepala Bagian Hukum Lukman Siagian, serta jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Toba. (Ds)

Momentum HKN, Wabup Toba Ajak ASN Tingkatkan Integritas dan Profesionalisme

Balige (Sumut) mediasergap.comWakil Bupati Toba, Drs.Audi Murphy O. Sitorus, S.H., M.Si, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba untuk menjalankan perannya sebagai pamong yang mengabdi kepada negara sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di halaman Kantor Bupati Toba, Jumat (17/7/2026).

Dalam amanatnya, Wakil Bupati menegaskan bahwa ASN tidak hanya bertugas sebagai pelayan publik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sebagai pembina dan pengayom masyarakat. Oleh karena itu, setiap ASN dituntut bekerja dengan penuh integritas, menjunjung tinggi etika, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Kita sebagai ASN adalah pamong, yaitu orang yang mengabdi kepada negara. Selain menjadi pelayan publik, kita juga harus hadir di tengah masyarakat sebagai problem solver dengan tetap berpedoman pada aturan yang berlaku," ujar Audi Murphy O. Sitorus.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya setiap ASN memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di masing-masing perangkat daerah. Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap tupoksi akan mendorong peningkatan kinerja sekaligus memberikan manfaat nyata bagi organisasi maupun masyarakat.

"Jadilah pribadi yang bertanggung jawab, mampu mengayomi dan membina sesuai tugas dan fungsi di OPD masing-masing. Pahami tupoksi dan berikan manfaat bagi organisasi serta masyarakat," tegasnya.

Melalui momentum Hari Kesadaran Nasional, Wakil Bupati berharap nilai-nilai pengabdian, profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab terus menjadi budaya kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba. Dengan demikian, ASN dapat semakin dipercaya masyarakat dan mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, responsif, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Ds)

Pemkab Toba Tindaklanjuti Aduan Warga dengan Pembersihan Drainase di Balige

Balige (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Toba bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait melubernya air ke badan Jalan Liberty Manik, Balige, akibat drainase yang tersumbat. Pembersihan drainase dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, pada Jumat (17/7/2026).

Kegiatan pembersihan melibatkan personel Pemerintah Kabupaten Toba bersama pihak Asrama Yayasan TB Soposurung. Dalam prosesnya, ditemukan bahwa penyumbatan tidak hanya disebabkan oleh tumpukan sampah, tetapi juga semak belukar yang telah tumbuh di sekitar hingga di dalam saluran drainase. Untuk mengatasi hal tersebut, tim menggunakan mesin babat, mesin pemotong kayu, cangkul, dan berbagai peralatan pendukung lainnya.

Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat mengenai air yang meluap dari kawasan Asrama Yayasan TB Soposurung hingga menggenangi fasilitas umum.

"Kemarin ada laporan dari masyarakat bahwa air dari kompleks Asrama Yayasan TB Soposurung meluber sampai ke fasilitas umum. Karena itu, hari ini kami turun langsung melakukan pembersihan agar aliran air kembali lancar," ujar Wakil Bupati.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Toba juga telah berkoordinasi dengan pihak pengelola asrama. Berdasarkan hasil komunikasi, air yang disalurkan dari kawasan asrama telah memenuhi baku mutu lingkungan. Namun, kondisi drainase yang tersumbat menyebabkan aliran air tidak berjalan dengan baik sehingga meluap ke badan jalan.

"Pihak asrama menyampaikan bahwa air yang keluar telah memenuhi baku mutu lingkungan. Persoalannya bukan pada air yang disalurkan, melainkan saluran drainase yang tersumbat. Karena itu kami melakukan pembersihan agar air dapat mengalir ke saluran yang lebih besar dan tidak mengganggu pengguna jalan," jelasnya.

Menurut Wakil Bupati, kondisi fisik drainase masih dalam keadaan baik sehingga belum memerlukan perbaikan. Permasalahan utama adalah penumpukan sampah dan vegetasi liar yang menghambat aliran air.

"Ini bukan soal perbaikan drainase, tetapi soal kebersihan. Sampah dan semak yang menumpuk menjadi penyebab utama air meluap ke badan jalan," tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap terbangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, serta pihak Yayasan TB Soposurung dalam menjaga kebersihan dan melakukan pemeliharaan drainase secara berkala, sehingga fungsi saluran tetap optimal dan kejadian serupa tidak terulang. (Ds)

Satreskrim Polres Palas Amankan Dua Terduga Pelaku Pungli Parkir Liar di Pasar Sibuhuan

PADANG LAWAS (Sumut) mediasergap.comSatuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Lawas (Palas) mengamankan dua pria yang diduga melakukan praktik pungutan liar (pungli) berkedok parkir liar di kawasan Pasar Sibuhuan, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas.

Kedua terduga pelaku berinisial AN (48) dan MYS (51) diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pada Selasa (15/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, setelah polisi menerima laporan masyarakat mengenai aktivitas yang dinilai meresahkan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim penyelidik Satreskrim Polres Palas langsung turun ke lokasi dan mendapati kedua pria itu sedang memungut uang parkir dari pengendara sepeda motor.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan aktivitas tersebut diduga dilakukan tanpa mengantongi izin resmi dari Pemerintah Kabupaten Padang Lawas.

Dalam operasi tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp81.000 yang diduga merupakan hasil pungutan dari para pengguna jasa parkir.

Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Irwansyah Sitorus, S.H., M.H., mengatakan pihaknya segera melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap kedua terduga pelaku guna mendalami aktivitas yang mereka lakukan.

Selain mengamankan barang bukti, penyidik juga meminta keduanya membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Selanjutnya, kedua pria tersebut diserahkan kembali kepada pihak keluarga dengan mekanisme penjaminan sambil menunggu proses penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.

AKP Irwansyah menegaskan, Polres Padang Lawas berkomitmen memberantas segala bentuk praktik premanisme maupun pungutan liar yang merugikan masyarakat dan mengganggu ketertiban umum.

Menurutnya, tindakan cepat tersebut merupakan respons atas laporan masyarakat sekaligus bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

"Kami tidak akan memberi ruang bagi praktik pungutan liar maupun aksi premanisme di wilayah hukum Polres Padang Lawas. Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas Irwansyah, Kamis (16/7/2026).

Polres Padang Lawas juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan praktik pungli, parkir liar, maupun aksi premanisme lainnya.

Kepolisian memastikan setiap informasi yang diterima akan ditindaklanjuti secara cepat sebagai bentuk perlindungan terhadap hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan publik yang tertib, aman, dan bebas dari pungutan ilegal. (Rn)

Polda Sumut Kawal Distribusi BBM, Puluhan Mobil Tangki Diberangkatkan ke SPBU Demi Jaga Pasokan untuk Masyarakat

Medan (Sumut) mediasergap.com Polda Sumatera Utara terus mengintensifkan pengamanan dan pengawalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) guna memastikan pasokan di seluruh SPBU tetap aman dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Pada Kamis (16/7/2026), Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Sumut memimpin pemberangkatan puluhan mobil tangki BBM dari Fuel Terminal (FT) Medan Group menuju berbagai SPBU di Kota Medan, Deli Serdang, hingga Kabupaten Dairi. Seluruh armada mendapat pengawalan dari personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumut sehingga distribusi dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Pemberangkatan dilakukan secara bertahap dengan mengangkut berbagai jenis BBM, di antaranya Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, dan Bio Solar, yang didistribusikan ke sejumlah SPBU strategis di wilayah Sumatera Utara.

Selain pengawalan di lapangan, Polda Sumut juga melakukan koordinasi intensif dengan Pertamina Patra Niaga serta jajaran Polres Belawan untuk memastikan setiap armada dapat tiba di lokasi tujuan tanpa hambatan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan pengamanan distribusi BBM merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman sekaligus menjamin kelancaran pelayanan kepada masyarakat.

"Polda Sumut hadir untuk memastikan distribusi BBM berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran. Seluruh proses pemberangkatan hingga pengiriman ke SPBU mendapat pengamanan dan pengawalan agar pasokan BBM dapat segera diterima masyarakat tanpa kendala," ujar Ferry.

Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolda Sumut agar seluruh jajaran memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran distribusi energi, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

"Sinergi antara Polda Sumut, Pertamina Patra Niaga, dan kewilayahan terus kami perkuat. Tujuannya agar distribusi BBM tetap berlangsung optimal, sehingga stok di SPBU tetap tersedia dan masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh BBM," jelasnya.

Ferry juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

"Kami mengajak masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan. Distribusi terus berjalan dan Polda Sumut bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus mengawal setiap tahapan penyaluran agar pasokan tetap terjaga di seluruh wilayah Sumatera Utara," pungkasnya.

Dengan pengawalan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polda Sumut berharap proses distribusi BBM di Sumatera Utara tetap berjalan optimal, sehingga mampu mengantisipasi antrean panjang di SPBU sekaligus menjaga stabilitas pelayanan kepada masyarakat. (Red)

Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan, Tegaskan Komitmen Bangun Sinergi dan Keterbukaan Informasi

Binjai (Sumut) mediasergap.comDalam upaya memperkuat kemitraan antara kepolisian dan insan pers, Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.H., S.I.K., M.H. menggelar kegiatan temu ramah bersama para wartawan yang bertugas di lingkungan Polres Binjai.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi momentum awal bagi Kapolres Binjai untuk memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan visi dan misinya selama memimpin Polres Binjai. Dalam kesempatan itu, AKBP R. Bimo Moernanda menegaskan komitmennya untuk membangun komunikasi yang terbuka, transparan, serta menjalin sinergi yang kuat dengan seluruh insan pers sebagai mitra strategis Polri.

Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara kepolisian dan publik. Oleh karena itu, hubungan yang harmonis dan saling mendukung perlu terus dijaga demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

Kapolres juga berharap kolaborasi antara Polres Binjai dan wartawan tidak hanya sebatas penyampaian informasi, tetapi juga menjadi wadah untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat, menangkal penyebaran hoaks, serta mendukung berbagai program kepolisian yang berorientasi pada pelayanan, perlindungan, dan pengayoman masyarakat.

Suasana dialog berlangsung interaktif. Para wartawan diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan, harapan, maupun pandangan terkait pola komunikasi dan kerja sama ke depan. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal yang baik dalam memperkuat hubungan kemitraan yang profesional, saling menghormati, serta berlandaskan keterbukaan informasi.

Melalui kegiatan temu ramah ini, Polres Binjai menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan insan pers merupakan salah satu elemen penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik serta menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. (m)

Kolaborasi Pemkab Samosir dan UK FCDO Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pompa Air Tenaga Surya

Samosir (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kabupaten Samosir menerima kunjungan lapangan tim United Kingdom Foreign, Commonwealth & Development Office (UK FCDO) dalam rangka monitoring pembangunan  Pompa Air Tenaga Surya (PATS) Program Low Carbon Development Initiative Phase 2 (LCDI-2), hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Samosir dengan Kementerian PPN/Bappenas dan Pemerintah Inggris melalui UK FCDO. Kunjungan berlangsung di Desa Sibonor Ompuratus, Kecamatan Nainggolan, Rabu (15/07/2026).

Kunjungan bertujuan meninjau secara langsung implementasi pembangunan PATS di Desa Sibonor Ompuratus. Selain melihat kondisi lapangan, tim UK FCDO juga berdialog dengan Pemerintah Kabupaten Samosir, para pemangku kepentingan, serta masyarakat setempat untuk memperoleh masukan terkait pelaksanaan program sekaligus memastikan dukungan teknis maupun kelembagaan berjalan sesuai rencana.

Program LCDI-2 merupakan bagian dari upaya mendorong pembangunan rendah karbon yang berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan sektor pertanian melalui pemanfaatan energi terbarukan. Kehadiran PATS di Desa Sibonor Ompuratus diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan air irigasi, mendukung produktivitas pertanian, serta menjadi contoh penerapan teknologi ramah lingkungan di kawasan Danau Toba.

Kepala Desa Sibonor Ompuratus, Binsar Marbun, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian PPN/Bappenas, Pemerintah Inggris melalui UK FCDO, serta Pemerintah Kabupaten Samosir atas terwujudnya pembangunan PATS di desanya.

"Kami sangat mengapresiasi bantuan ini. Berkat dukungan Kementerian Bappenas, Kedutaan Besar Inggris, dan Pemkab Samosir, pembangunan PATS dapat terlaksana dengan baik. Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat diharapkan dapat menanam padi minimal dua kali dalam setahun meskipun pada musim kemarau," ujar Binsar.

Ia juga menjelaskan bahwa pada tanggal 21 Juli 2026, masyarakat akan membentuk kelembagaan pengelola PATS yang melibatkan petani. Melalui kelembagaan tersebut akan diterapkan iuran swadaya guna mendukung operasional, pemeliharaan, dan keberlanjutan pemanfaatan PATS.

Sementara itu, Head of Climate Policy and Finance UK FCDO, Judith A'Bear, mengaku senang melihat langsung hasil pembangunan yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kami datang untuk melihat dampak Program LCDI-2 terhadap upaya menghadapi perubahan iklim sekaligus mendukung stabilitas ekonomi di tingkat nasional maupun daerah. Kami melakukan kajian tahunan untuk mengetahui apa yang telah berjalan dengan baik dan apa yang masih dapat ditingkatkan. Kami sangat senang melihat manfaat pompa air tenaga surya ini telah dirasakan langsung oleh masyarakat," ungkap Judith.

Perwakilan Kelompok Tani Sibonor Ompuratus, Sahat Martogi Sinaga, mengungkapkan bahwa keberadaan PATS telah membawa perubahan besar bagi para petani.

"Sebelumnya kami selalu mengalami kesulitan air, terutama saat musim kemarau pada bulan Juni hingga Agustus. Sekarang kebutuhan air untuk pertanian maupun kebutuhan sehari-hari sudah terpenuhi. Kami optimistis dapat menanam padi dua kali dalam setahun dan siap bersama-sama merawat PATS agar tetap berfungsi dengan baik," ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Samosir, Rajoki Simarmata, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan program tersebut.

Menurut Rajoki, Pemerintah Kabupaten Samosir telah mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan PATS selama satu tahun, termasuk menyiapkan honor operator sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat.

"Samosir merupakan salah satu lokus pembangunan nasional yang diarahkan pada pembangunan rendah karbon. Program ini menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Ke depan, pemerintah daerah akan terus memperluas akses layanan air, memperbaiki saluran irigasi, serta melakukan pendampingan teknis bersama perangkat daerah terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pertanian agar pengelolaan PATS berjalan secara berkelanjutan," jelas Rajoki.

Usai melakukan peninjauan pembangunan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Desa Ompuratus, Kecamatan Nainggolan, Tim United Kingdom Foreign, Commonwealth & Development Office (UK FCDO), OPML, dan Bapperida Provinsi Sumatera Utara melanjutkan kegiatan dengan audiensi bersama Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, di Rumah Dinas Wakil Bupati Samosir.

Dalam audiensi tersebut, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk di dampingi Kadis Lingkungan Hidup Edison Pasaribu dan Camat Pangururan Robintang Naibaho menyambut baik kunjungan tim sekaligus menyampaikan apresiasi atas dukungan yang telah diberikan kepada Kabupaten Samosir melalui pembangunan Pompa Air Tenaga Surya (PATS).

"Mewakili Pemerintah Kabupaten Samosir dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Pompa air tenaga surya ini sangat dibutuhkan karena mayoritas masyarakat Samosir bergantung pada sektor pertanian," ujar Ariston.

Menurutnya, keberadaan PATS telah memberikan dampak nyata bagi petani. Lahan pertanian yang sebelumnya hanya mengandalkan air hujan kini memiliki ketersediaan air yang lebih baik sehingga mampu meningkatkan intensitas tanam dari satu kali menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun.

Ariston berharap dukungan dari para mitra pembangunan dapat terus berlanjut, khususnya dalam pengembangan sektor pertanian yang akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Perwakilan Low Carbon Development Initiative (LCDI) Phase 2 OPML, Arnold Sitompul, mengapresiasi sinergi antara masyarakat Desa Sibonor Ompuratus, Pemerintah Kabupaten Samosir, Kementerian PPN/Bappenas, dan Kedutaan Besar Inggris.

"Saya sangat senang melihat kerja sama yang terjalin dengan baik. " Semoga Pemerintah Kabupaten Samosir bersama masyarakat dapat terus mendukung keberlanjutan program dengan menjaga dan merawat fasilitas pompa air yang telah dibangun.

"Kami berterima kasih atas partisipasi Pemerintah Kabupaten Samosir yang telah memberikan kontribusi besar, mulai dari penyediaan lahan, dukungan operasional hingga berbagai bentuk fasilitasi lainnya. Ke depan, pekerjaan kita adalah memastikan kawasan hutan di Kabupaten Samosir dapat dikembalikan fungsinya agar keberlanjutan sumber air tetap terjaga dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat," ungkap Arnold.

Hal senada disampaikan Fungsional Perencana Bapperida Provinsi Sumatera Utara, Andre. Ia mengungkapkan bahwa apabila tidak ada kendala, program pembangunan Pompa Air Tenaga Surya akan dilanjutkan di Desa Pakpahan.

Andre menekankan pentingnya membangun kelembagaan yang kuat agar pengelolaan PATS berjalan berkelanjutan dan tidak mangkrak.

"Kami berharap pembangunan berikutnya dapat berjalan lancar seperti di Desa Sibonor Ompuratus. Perlu dibentuk kelembagaan yang didukung oleh Pemerintah Kabupaten, pemerintah desa, dan masyarakat agar fasilitas ini dapat dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan secara berkelanjutan," katanya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Inggris UK FCDO, Pemerintah Kabupaten Samosir, serta partisipasi aktif masyarakat, implementasi Pompa Air Tenaga Surya di Desa Sibonor Ompuratus diharapkan menjadi model pembangunan rendah karbon yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Samosir.

Turut Hadir Tim UK FCDO Ida Suriany - Senior Policy & Program Manager, Tim Oxford Policy Management - Agus Marwan (Senior Provincial Coordinator OPML). (D/Smart)

Koperasi Desa Merah Putih Dipercepat, Asosiasi Desa Optimistis Perkuat Ekonomi Kerakyatan

JAKARTA, mediasergap.comSebanyak sepuluh asosiasi desa dari berbagai organisasi pemerintah desa di Indonesia menyatakan dukungan terhadap percepatan pembangunan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KD/KMP) sebagai bagian dari Program Strategis Nasional yang bertujuan memperkuat perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pernyataan dukungan tersebut disampaikan dalam konferensi pers Forum Organisasi Desa Indonesia di Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2026). Kesepuluh organisasi yang menyatakan dukungan antara lain APDESI Merah Putih, APDESI, PAPDESI, DPN PPDI, PP PPDI, PP PABPDSI, ABPEDNAS, KOMPAKDESI, Gema Desa Nuswantoro, serta satu asosiasi desa lainnya yang tergabung dalam forum.

Ketua Umum APDESI Merah Putih, Anwar Sadat, mengatakan bahwa seluruh organisasi desa berkomitmen mendukung pelaksanaan program strategis nasional tersebut sebagai upaya memperkuat fondasi ekonomi yang dimulai dari desa dan kelurahan.

"Kami pada dasarnya mendukung penuh percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia. Program ini diharapkan mampu menjadi instrumen dalam mewujudkan keadilan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa," ujar Anwar.

Menurutnya, organisasi desa siap berkontribusi melalui pendampingan, pengawasan, serta penyampaian masukan yang konstruktif agar implementasi program berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Apabila terdapat hal-hal yang perlu disempurnakan dalam pelaksanaannya, kami akan menyampaikan masukan secara baik dan sistematis sebagai bagian dari upaya mendukung keberhasilan program ini," tambahnya.

Forum Organisasi Desa Indonesia juga menyatakan komitmennya untuk mengawal pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar dapat terealisasi di seluruh desa dan kelurahan sesuai target pemerintah.

Selain itu, Anwar menilai perkembangan teknologi digital akan menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan koperasi desa. Dengan sistem yang terintegrasi, koperasi diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan menjangkau berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, serta usaha produktif lainnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk melihat pembangunan koperasi secara utuh dan objektif, mengingat berbagai informasi yang beredar di media sosial belum tentu menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan.

"Yang terpenting bukan hanya lokasi fisik koperasi, tetapi bagaimana sistem usaha dan pelayanannya mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan dukungan teknologi dan partisipasi seluruh elemen desa, kami optimistis koperasi akan menjadi penggerak ekonomi lokal," jelasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah, pemerintah desa, organisasi desa, dan masyarakat, pembangunan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan menjadi penguatan kelembagaan ekonomi desa yang mampu meningkatkan produktivitas, memperluas akses pelayanan, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia. (Rel)

(Sumber: detiknews.com)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport