Media Sergap -->


Headline

Bupati Toba Dorong Penguatan Budidaya Bawang Putih Berbasis Potensi dan Pendampingan Petani

TOBA (Sumut) mediasergap.com Bupati Toba, Effendi Sintong Panangian Napitupulu, mendorong penguatan pengembangan budidaya bawang putih di Kabupaten Toba melalui kajian yang lebih komprehensif, evaluasi berkelanjutan, serta pendampingan kepada petani. Langkah tersebut dinilai penting agar pengembangan komoditas bawang putih dapat memberikan hasil optimal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Toba saat menghadiri kegiatan Penanaman Bawang Putih Serentak Tahun 2026 dalam rangka mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional di Desa Gurgur Aek Raja, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan bersama jajaran Polres Toba tersebut menjadi bagian dari sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Menurut Bupati, ketahanan pangan merupakan salah satu pondasi penting dalam memperkuat ketahanan bangsa sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 dan Toba Mantap 2029.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan pentingnya memastikan pengembangan bawang putih dilakukan sesuai dengan karakteristik wilayah dan kondisi masyarakat Kabupaten Toba. Ia meminta Dinas Pertanian melakukan kajian dan evaluasi terhadap proses budidaya yang telah berjalan, termasuk pemilihan bibit, teknologi pertanian, pola tanam, hingga produktivitas hasil panen.

“Bapak /Ibu sekalian, bawang putih ini belum familiar. Saya juga dapat informasi bahwa budidaya bawang putih di sini belum maksimal. Jadi kepada Dinas Pertanian agar diteliti kembali dan dilakukan evaluasi,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan, pengembangan komoditas pertanian tidak cukup hanya berhenti pada proses penanaman. Petani perlu mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan mulai dari persiapan lahan, pemilihan bibit yang sesuai, proses pemeliharaan, hingga penanganan hasil panen dan pemasaran.

Menurutnya, aspek pemasaran menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan sejak awal. Dengan demikian, peningkatan produksi nantinya dapat diikuti dengan kepastian pasar sehingga memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi petani.

“Jangan hanya kita mendorong masyarakat untuk menanam. Kita juga harus memastikan hasilnya nanti bisa dipasarkan. Karena itu, mulai dari penanaman sampai panen harus didampingi, termasuk penggunaan teknologi dan memastikan bibit yang digunakan sesuai dengan kondisi wilayah Toba,” jelasnya.

Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Toba memiliki potensi untuk turut mendukung pemenuhan kebutuhan bawang putih dalam skala yang lebih luas. Namun, untuk mewujudkan potensi tersebut diperlukan kerja bersama, kajian yang tepat, inovasi, serta pendampingan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Pengembangan bawang putih diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari program ketahanan pangan, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, peningkatan produktivitas diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi petani sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Toba yang telah bersinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pihak dalam mendukung pelaksanaan program ketahanan pangan. Ia berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat sehingga berbagai program pertanian dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Usai pelaksanaan penanaman bawang putih secara serentak, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan 100 kilogram bibit bawang merah dari Direktur Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian kepada Pemerintah Kabupaten Toba. Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan komoditas pertanian dan penguatan sektor pertanian di Kabupaten Toba.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Toba Franshendrik Tambunan, perwakilan Dandim 0210/TU dan Kejaksaan Negeri Toba, Karutan Kelas IIB Balige, Direktur Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian, jajaran Pemerintah Kabupaten Toba, BPS Kabupaten Toba, jajaran Polres Toba, Camat Tampahan, Kepala Desa Gurgur Aek Raja, serta Kelompok Tani.

Pemerintah Kabupaten Toba berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, Aparat Keamanan, Tenaga Teknis Pertanian, Kelompok Tani, dan Seluruh Pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong pengembangan komoditas pertanian yang sesuai dengan potensi daerah, meningkatkan produktivitas petani, serta memperkuat ketahanan pangan menuju Toba yang semakin mandiri dan sejahtera. (Ds)

Pemkab Samosir dan Polda Sumut Perkuat Sinergi Dorong Swasembada Bawang Putih

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Samosir terus memperkuat komitmen dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan penanaman bawang putih bersama Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto di Desa Maduma, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Rabu (19/08/2026).

Kegiatan penanaman bawang putih tersebut merupakan bagian dari gerakan penanaman yang dilaksanakan secara serentak di 17 Provinsi di Indonesia. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung upaya pemerintah mewujudkan ketahanan pangan dan memperkuat kemandirian pangan nasional, sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Pemerintah Kabupaten Samosir menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda Sumatera Utara beserta jajaran atas perhatian dan dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Samosir. Dukungan tersebut dinilai penting dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah dan Aparat dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian serta kesejahteraan masyarakat.

Pemkab Samosir berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat, khususnya dalam mendukung berbagai program strategis di bidang pertanian dan ketahanan pangan.

Pemerintah Kabupaten Samosir juga berkomitmen menjaga keberlanjutan pengembangan komoditas bawang putih melalui dukungan fasilitas pertanian, pendampingan, serta penguatan kapasitas para petani. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong petani untuk mengembangkan budidaya bawang putih secara lebih serius, produktif, dan berkelanjutan.

Pengembangan bawang putih memiliki potensi besar untuk memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan konsumsi di Kabupaten Samosir, peningkatan produksi bawang putih juga diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas, termasuk memenuhi kebutuhan di tingkat Provinsi Sumatera Utara hingga mendukung kebutuhan nasional.

Dengan potensi lahan pertanian dan dukungan berbagai pihak, Kabupaten Samosir optimistis pengembangan bawang putih dapat menjadi salah satu komoditas unggulan yang memberikan nilai tambah bagi petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Melalui kolaborasi Pemerintah Daerah, Masyarakat, Petani, dan Seluruh Pemangku kepentingan, program pengembangan bawang putih diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penanaman semata, tetapi berkembang menjadi gerakan pertanian berkelanjutan yang mampu meningkatkan produksi, memperluas lapangan usaha, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Samosir. (D/Smart)

Serahkan SK Program Indonesia Pintar, Wali Kota Tebing Tinggi Minta Kepala Sekolah Bekerja Adaptif dan Berintegritas

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menegaskan kepada para Camat, dan kepala sekolah agar bekerja sesuai aturan yang berlaku dengan menjunjung tinggi inovasi, sikap adaptif, dan integritas. 

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota dalam Arahan Terkait Program Indonesia Pintar (PIP) sekaligus Penyerahan Surat Keputusan (SK) PIP Kepada Kepala SD dan SMP se-Kota Tebing Tinggi di Ruang Aula Gedung Balai Kota, Jalan Dr. Sutomo, Selasa (18/8/2026).

"Saya tidak mau ada yang aneh-aneh. Saya juga tidak ingin ada yang jual beli jabatan. Ini ladang pengabdian saya. Saya ingin Bapak, Ibu bekerja untuk masyarakat. Tunjukkan inovasi, lebih adaptif kepada murid dan orang tua. Tunjukkan integritas," tegas Iman Irdian di hadapan para peserta acara.

Wali Kota menjelaskan bahwa bantuan PIP ini merupakan program bantuan pemerintah pusat yang terealisasi berkat jalur aspirasi Komisi X DPR RI yang hadir di Kota Tebing Tinggi beberapa waktu lalu, khususnya dukungan dari dr. Sofyan Tan.

"Saya memohon, datanglah ke kota kami, bantu kampung halaman kami. Alhamdulillah mereka bisa membantu untuk revitalisasi bangunan yang SD dan juga bantuan PIP-nya. Ini juga aspirasi dari Bapak dr. Sofyan Tan, setiap tahunnya dibantu beliau kepada kita," ungkap Wali Kota. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Tebing Tinggi, Muhammad Deni Saragih, melaporkan bahwa total penerima bantuan sosial PIP tingkat SD dan SMP se-Kota Tebing Tinggi mencapai 2.904 siswa.

"Rinciannya terdiri dari 2.496 siswa SD dengan nominal Rp450 ribu per siswa, serta 408 siswa SMP sebesar Rp750 ribu per siswa. Total dana alokasi yang disalurkan mencapai Rp1.429.200.000," jelas Deni.

Deni mengimbau para kepala sekolah untuk aktif mendata siswa kurang mampu yang belum tersentuh bantuan agar tercipta pemerataan akses pendidikan. Persyaratan pendaftaran dapat dikoordinasikan langsung melalui Person in Charge (PIC) Disdikbud Kota Tebing Tinggi.

"Bantuan PIP adalah progam nasional untuk membantu para siswa kita kurang mampu, supaya mereka mendapatkan pendidikan yang merata dengan yang mampu. Semoga bantuan PIP dapat bermanfaat bagi para siswa yang membutuhkannya," pungkas Deni.

Rangkaian acara diakhiri dengan penyerahan SK PIP secara simbolis oleh Wali Kota kepada perwakilan kepala sekolah, dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif dan foto bersama. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Erwin Suheri Damanik, jajaran Camat, Kepala Bagian Setdako, serta para Kepala SD dan SMP negeri maupun swasta se-Kota Tebing Tinggi. (Ajs)

Menabung Sejak Dini, Pemkab Toba Dorong Generasi Muda Siapkan Masa Depan Finansial

BALIGE (Sumut) mediasergap.com Membangun masa depan yang lebih baik tidak hanya membutuhkan pendidikan dan keterampilan, tetapi juga kemampuan mengelola keuangan sejak dini. Kebiasaan sederhana seperti menabung dapat menjadi langkah awal bagi generasi muda untuk membangun kemandirian dan mempersiapkan kondisi finansial di masa mendatang.

Menyadari pentingnya literasi dan inklusi keuangan bagi generasi muda, Pemerintah Kabupaten Toba terus mendorong budaya menabung di kalangan pelajar melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perbankan.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdakab Toba, Samuel Lumbanraja, menyampaikan hal tersebut di Balige, Selasa (18/8/2026).

Samuel mengatakan, upaya mendorong budaya menabung di kalangan generasi muda salah satunya dilakukan melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Toba. TPAKD terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui berbagai kegiatan edukasi, termasuk Perayaan Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Sosialisasi Simpanan Pelajar (SimPel).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMK Negeri 1 Laguboti, Kamis (13/8/2026), dengan menyasar para pelajar sebagai generasi penerus yang perlu dibekali pemahaman mengenai pengelolaan keuangan sejak dini.

Bupati Toba yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, Keuangan, SDA dan Aset, Darwin P. Sianipar, S.Pt., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama OJK, perbankan dan pemerintah daerah dalam membangun budaya menabung sejak usia sekolah.

Darwin mengajak para pelajar menjadikan kebiasaan menabung sebagai bagian dari perencanaan dan pengelolaan keuangan sehari-hari.

Menurutnya, kebiasaan tersebut bukan hanya membantu seseorang memiliki simpanan untuk kebutuhan di masa depan, tetapi juga membentuk karakter disiplin, bertanggung jawab dan mandiri dalam mengelola keuangan.

“Semakin dini kita membiasakan menabung, semakin kuat pula pondasi keuangan yang kita bangun untuk masa depan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar mulai membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Dengan demikian, generasi muda diharapkan tidak mudah terjebak dalam pola hidup konsumtif dan dapat menggunakan uang secara lebih bijak.

Para pelajar juga didorong memanfaatkan layanan keuangan seperti Simpanan Pelajar (SimPel) sebagai sarana untuk mulai belajar menyimpan dan mengelola uang secara aman, bijak dan bertanggung jawab.

Usai kegiatan seremonial, rangkaian acara dilanjutkan dengan bincang santai bersama Pemerintah Kabupaten Toba, Bank Sumut dan Del FM. Diskusi tersebut membahas berbagai hal terkait literasi keuangan, kondisi ekonomi masyarakat serta upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas dan daya beli masyarakat.

Kegiatan semakin menarik dengan hadirnya program Del FM Goes to School yang memadukan edukasi dan hiburan bagi para siswa.

Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian adalah lomba Marturi-Turian yang diselenggarakan Del FM. Selain menjadi ruang kreativitas bagi pelajar, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya dan tradisi Batak kepada generasi muda.

Kolaborasi antara edukasi keuangan dan pelestarian budaya tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih dekat dengan kehidupan para pelajar.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap budaya menabung, kecakapan mengelola keuangan serta kecintaan terhadap budaya lokal dapat tumbuh secara bersamaan di kalangan generasi muda.

Generasi yang memiliki literasi keuangan yang baik diharapkan mampu mengambil keputusan finansial secara bijak, menghindari perilaku konsumtif dan lebih siap menghadapi berbagai kebutuhan di masa depan.

Pada akhirnya, menabung bukan sekadar menyisihkan sebagian uang, tetapi merupakan latihan membangun disiplin, tanggung jawab dan kemandirian. Kebiasaan kecil yang dimulai dari bangku sekolah tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi generasi muda Toba untuk membangun masa depan yang lebih mandiri dan sejahtera.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plh. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Samron Immanuel Simanjuntak, S.STP., M.AP., Station Manager Del FM Dickey Eikal, Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Toba Samuel Lumbanraja, jajaran PT Bank Sumut Cabang Balige, Kepala SMK Negeri 1 Laguboti Benson Dorlan Hutahaean, S.Pd., M.Si., serta seluruh siswa dan siswi SMK Negeri 1 Laguboti. (Ds)

Apresiasi Suksesnya Upacara HUT RI ke-81, Kapolres Binjai Hadiri Malam Ramah Tamah Bersama Paskibraka

BINJAI (Sumut) mediasergap.com Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H. didampingi waka polres binjai kompol sofyan H nasution menghadiri acara malam ramah tamah dan syukuran bersama Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Binjai pada Senin malam pukul 21.00 wib (17/8/2026) dipendopo umar baki jalan veteran kelurahan tangsi Kecamatan Binjai Kota.

Acara yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini digelar sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi tinggi para anggota Paskibraka yang telah sukses menunaikan tugas mulia pada upacara pengibaran dan penurunan bendera HUT RI ke-81 turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Binjai, para pelatih, pembina, serta orang tua dari seluruh anggota Paskibraka.

Suasana haru dan bangga menyelimuti ruangan saat para putra-putri terbaik daerah tersebut menerima penghargaan atas perjuangan mereka selama masa karantina hingga hari puncak.Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Binjai menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kru dan anggota Paskibraka yang terlibat yang mana ditahun ini kota binjai melibatkan 58 orang dengan rincian 27 orang putra dan 31 orang putri terbaik Kota Binjai.

Pihak kepolisian menilai kedisiplinan, kekompakan, dan mental baja yang ditunjukkan oleh para pelajar ini merupakan contoh nyata dari semangat generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Wakil Walikota Binjai Hasanul jihadi yang hadir juga menyampaikan terima kasih atas kerja keras tim pelatih dari unsur TNI-Polri dan panitia yang telah membimbing para siswa dengan maksimal. Malam ramah tamah ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi serta menjadi motivasi bagi para anggota Paskibraka untuk terus berprestasi di masa depan. (Roni K)

HUT ke-81 RI, 86 Warga Binaan Lapas Pangururan Terima Remisi, Momentum Songsong Masa Depan dengan Harapan

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com Hari Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk terus menumbuhkan harapan dan membuka kesempatan bagi setiap orang untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Semangat tersebut turut dirasakan 86 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Pangururan yang menerima remisi dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Penyerahan remisi dilakukan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan dihadiri Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, jajaran Forkopimda serta Kepala Lapas Kelas III Pangururan.

Remisi diberikan sebagai bentuk penghargaan atas proses pembinaan yang telah dijalani warga binaan sekaligus menjadi dorongan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Remisi tidak semata-mata dimaknai sebagai pengurangan masa menjalani pidana, tetapi juga sebagai bagian dari proses pembinaan yang memberikan motivasi kepada warga binaan untuk terus meningkatkan kedisiplinan, keterampilan dan kualitas diri.

Momentum tersebut diharapkan menjadi titik awal bagi para penerima remisi untuk membangun semangat baru, memperbaiki kehidupan dan mempersiapkan diri agar dapat kembali menjadi bagian yang produktif di tengah keluarga dan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Samosir mendorong agar kesempatan yang diberikan melalui program pembinaan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Keterampilan dan nilai-nilai positif yang diperoleh selama menjalani pembinaan diharapkan menjadi bekal untuk menjalani kehidupan setelah kembali ke lingkungan masyarakat.

Para warga binaan juga diajak untuk menjadikan pengalaman selama menjalani pembinaan sebagai pembelajaran dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. Dengan tekad untuk berubah, mereka diharapkan mampu berkarya dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan.

Pemberian remisi pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan membawa pesan tentang harapan, perubahan dan kesempatan untuk menata kehidupan menuju masa depan yang lebih baik.

Selamat kepada seluruh warga binaan yang menerima remisi. Semoga kesempatan ini menjadi motivasi untuk terus menjalani pembinaan dengan sungguh-sungguh, meningkatkan keterampilan, memperbaiki diri dan menyongsong masa depan dengan penuh harapan. (D/Smart)


Malam Resepsi Kenegaraan, Bupati Toba Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

BALIGE (Sumut) mediasergap.com Malam Resepsi Kenegaraan menjadi momentum refleksi dan ungkapan syukur atas 81 tahun perjalanan kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang sekaligus menjadi rangkaian penutup peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Toba tersebut digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Toba, Senin (17/8/2026) malam.

Malam Resepsi Kenegaraan dihadiri Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu, Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, para pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba, Ketua dan Staf Ahli TP PKK Kabupaten Toba, anggota Paskibraka beserta orang tua, para pelatih, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai kesempatan untuk kembali merefleksikan nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan.

Menurutnya, kemerdekaan yang dirasakan masyarakat saat ini tidak diperoleh dengan mudah. Kemerdekaan merupakan buah dari perjuangan panjang para kusuma bangsa yang rela mengorbankan tenaga, pikiran, harta benda, bahkan jiwa dan raga demi merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Acara Malam Resepsi Kenegaraan merupakan bentuk refleksi dan ucapan rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ini juga menjadi bentuk rasa hormat dan terima kasih kita kepada para pejuang kemerdekaan dalam melawan penjajahan dan kolonialisme, sehingga kita mampu memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945,” ujar Effendi.

Ia menegaskan bahwa kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan langkah awal yang diwariskan para pendahulu kepada generasi penerus untuk membawa kehidupan masyarakat menuju kondisi yang lebih baik serta mewujudkan Indonesia yang berdaulat, maju dan sejahtera.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan berbagai rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Toba.

“Tentu pelaksanaan yang kita lakukan ini adalah simbol ucapan syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa karena malam ini kita hadir bersama dan sudah melaksanakan rangkaian acara HUT Kemerdekaan ke-81 tingkat Kabupaten Toba,” katanya.

Perhatian khusus juga diberikan Bupati Toba kepada para anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang telah melaksanakan tugas pada upacara pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih dengan penuh tanggung jawab.

Bupati menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses latihan, kedisiplinan dan kerja keras yang telah dijalani para anggota Paskibraka selama kurang lebih dua pekan.

“Tadi saya lihat mulai dari menaikkan hingga penurunan, hampir perfect-lah. Kalian dapat menunjukkan kedisiplinan selama latihan dalam dua minggu ini,” ujar Effendi.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para orang tua dan pelatih yang telah memberikan dukungan serta pembinaan kepada anggota Paskibraka. Peran tersebut dinilai penting dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berakhlak, bertanggung jawab dan memiliki jiwa nasionalisme.

Menurut Bupati, keberhasilan para anggota Paskibraka menjalankan tugas tidak terlepas dari dukungan dan pembinaan yang diberikan selama proses persiapan.

“Mereka memiliki kepercayaan dan kemampuan sebagai duta bangsa untuk melaksanakan tugas yang sangat mulia dan membanggakan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih,” katanya.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan keberhasilan menjalankan tugas, Bupati bersama jajaran Forkopimda memberikan apresiasi berupa bantuan materi kepada anggota Paskibraka. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan darmawisata para anggota Paskibraka sebagai bagian dari penghargaan atas kerja keras mereka.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para pelatih, petugas medis dan anggota Paskibraka yang telah berperan dalam mendukung suksesnya seluruh rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Toba.

Menutup sambutannya, Bupati Toba mengajak seluruh masyarakat untuk tidak berhenti pada seremoni peringatan kemerdekaan, tetapi menjadikan semangat kemerdekaan sebagai dorongan untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, penghargaan terhadap jasa para pahlawan harus diwujudkan melalui kerja nyata, kepedulian dan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kabupaten Toba.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan dan para pendahulu pendiri bangsa. Oleh karenanya, marilah kita isi kemerdekaan ini melalui kontribusi pembangunan di berbagai sektor. Jangan tanya apa yang Toba berikan, tapi tanya apa yang telah kita berikan untuk daerah kita ini,” pungkasnya.

Pesan tersebut menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Toba sekaligus menjadi ajakan kepada seluruh masyarakat untuk menjadikan kemerdekaan sebagai semangat bersama dalam berkarya, membangun daerah dan mewujudkan Toba yang semakin maju dan sejahtera. (Ds)

Semarak Kemerdekaan di Toba, Prestasi dan Gotong Royong Mendapat Apresiasi

BALIGE (Sumut) mediasergap.comSemarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di Kabupaten Toba. Beragam pertunjukan, perlombaan, hingga pemberian penghargaan dan hadiah menjadi bagian dari perayaan yang digelar di Lapangan Sisingamangaraja XII, Balige, Senin (17/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu, Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, jajaran Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta masyarakat Kabupaten Toba.

Sejak rangkaian kegiatan dimulai, suasana Lapangan Sisingamangaraja XII dipenuhi antusiasme masyarakat. Berbagai penampilan turut memeriahkan perayaan, mulai dari pertunjukan pelajar tingkat TK, SD hingga SMP, tarian yang ditampilkan Polres Toba, hingga fashion show.

Kemeriahan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas, keberanian, dan potensi yang mereka miliki.

Semangat kebersamaan semakin terasa saat Pemerintah Kabupaten Toba menyerahkan piala dan piagam penghargaan kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Penghargaan diberikan kepada para pemenang lomba kebersihan OPD dan kecamatan, serta masyarakat yang berhasil mengumpulkan bank sampah terbanyak. Pemkab Toba juga memberikan beasiswa kepada siswa dan siswi berprestasi sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi agar terus meningkatkan prestasi.

Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu mengatakan, berbagai kegiatan dan perlombaan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI akan terus dilaksanakan. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai lebih dari sekadar hiburan karena dapat menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan membangun semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Lomba seperti ini akan terus kita lanjutkan karena ini membentuk gotong royong dan semangat kemerdekaan bagi kita semua,” ujar Effendi.

Ia menambahkan, semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui hal-hal positif dalam kehidupan sehari-hari. Kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, prestasi generasi muda, serta partisipasi masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun Kabupaten Toba.

Karena itu, Bupati berharap semangat yang tumbuh selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak berhenti setelah kegiatan berakhir. Menurutnya, kebersamaan dan gotong royong harus terus dijaga sebagai kekuatan bersama dalam mendorong kemajuan daerah.

“Semangat kebersamaan ini harus terus kita pelihara. Dengan gotong royong dan saling mendukung, kita bisa bersama-sama membangun Kabupaten Toba menjadi lebih baik,” katanya.

Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Toba pun menjadi momentum untuk merayakan kemerdekaan sekaligus memberikan ruang penghargaan bagi mereka yang berprestasi, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, memperkuat persatuan, dan menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Semangat itulah yang diharapkan terus tumbuh setelah perayaan berakhir: kemerdekaan dirayakan dengan kebersamaan, dan pembangunan Toba dilanjutkan dengan gotong royong. (Ds)

Paskibraka Samosir Dapat Penghargaan, Wabup Tekankan Pentingnya Nasionalisme dan Disiplin

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.comSebanyak 45 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Samosir Tahun 2026 mendapat apresiasi atas keberhasilan menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk dalam Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Samosir yang digelar di Rumah Dinas Bupati Samosir, Senin (17/8/2026) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menyerahkan piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada anggota Paskibraka, instruktur dan pelatih sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, kerja keras dan keberhasilan mereka menjalankan tugas negara.

Ariston mengatakan, keberhasilan para Paskibraka tidak diperoleh secara instan. Proses tersebut dimulai dari seleksi, latihan intensif hingga pembinaan yang membentuk kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab serta karakter para anggota.

“Semangat itu kita patriotkan dalam peringatan hari ini. Semangat ini menjalar dan kita bangun kepada anggota Paskibraka sehingga mereka sukses menjalankan tugas,” ujar Ariston.

Menurutnya, pengalaman selama menjalani proses pembinaan hendaknya tidak berhenti ketika tugas sebagai Paskibraka selesai. Berbagai tantangan dan pembelajaran yang diperoleh harus menjadi modal untuk menempuh pendidikan, mengembangkan potensi dan meraih cita-cita.

“Banyak hal baru yang tidak pernah dialami sehingga menjadi pesan dan kesan yang berharga. Jadikan itu sebagai pengalaman yang berharga dan modal dalam menempuh cita-cita ke depan,” katanya.

Ariston memberikan apresiasi atas kedisiplinan dan tanggung jawab yang ditunjukkan para anggota Paskibraka hingga mampu menuntaskan seluruh tugas dengan baik.

“Tugas itu sudah kalian sukseskan, kalian sudah menaikkan bendera Sang Saka Merah Putih. Hasil kerja keras kalian terbukti hari ini dan kami sangat bangga,” ungkapnya.

Ia berpesan agar semangat nasionalisme, disiplin, tanggung jawab dan kepemimpinan yang terbentuk selama menjadi Paskibraka terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Para anggota Paskibraka juga didorong untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan dan berani memiliki cita-cita besar. Sebab, generasi muda saat ini merupakan calon pemegang estafet kepemimpinan pada masa mendatang.

“Kalian adalah aset bangsa. Dalam 15 sampai 20 tahun ke depan, kalian akan menjadi pemimpin, menggantikan pemimpin yang ada saat ini,” tegas Ariston.

Pesan tersebut menegaskan bahwa pembinaan Paskibraka bukan semata-mata untuk menyiapkan petugas upacara, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan generasi muda yang memiliki karakter, kedisiplinan dan jiwa kepemimpinan.

Resepsi Kenegaraan juga diisi dengan penyampaian pesan dan kesan dari perwakilan Paskibraka serta orang tua.

Anggota Paskibraka Abigael Pardede mengaku bangga mendapat kesempatan menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Samosir. Menurutnya, berbagai tantangan selama proses pelatihan memberikan pengalaman dan pembelajaran yang berharga.

“Semua itu sudah berlalu, dan banyak hal yang kami dapat selama mengikuti pelatihan. Semoga Paskibraka tahun depan dapat lebih baik,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Lettisia Habeahan. Ia mengatakan proses pembinaan memberikan pelajaran mengenai arti kekompakan, kepedulian, kedisiplinan dan tanggung jawab.

“Saya sangat bangga menjadi anggota Paskibraka. Sosialisasi membuat kami saling mengenal dan peduli. Semuanya bisa berjalan lancar,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Samosir, para pelatih dan purna Paskibraka yang telah memberikan bimbingan, pendidikan dan fasilitas selama proses pembinaan.

Dukungan juga datang dari para orang tua. Orang tua Abigael Pardede mengaku bersyukur dan bangga karena anak-anak mereka mendapat kepercayaan menjalankan tugas negara dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Kami bangga kepada anak kami. Tanamkan rasa nasionalisme, suatu sejarah telah kalian buat hari ini,” pesannya.

Sementara itu, orang tua Mutiara Sagala, Rumindang Situmorang, mengapresiasi pembinaan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Samosir. Menurutnya, proses tersebut tidak hanya mempersiapkan anak-anak menjalankan tugas kenegaraan, tetapi juga membentuk karakter dan mental.

“Jadilah pribadi yang kuat, tetap belajar. Jadilah anak kebanggaan Samosir dan Indonesia,” pesannya.

Dari jajaran pelatih, Danramil Pangururan menyampaikan bahwa perjalanan Paskibraka sejak proses seleksi hingga pelaksanaan tugas bukanlah proses yang mudah. Berbagai tantangan dan kekhawatiran harus dihadapi bersama.

Namun, seluruh proses tersebut akhirnya terbayar dengan keberhasilan para Paskibraka melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan orang tua untuk menjaga semangat sekaligus melanjutkan proses pembentukan karakter para anggota Paskibraka setelah masa tugas berakhir.

Anggota DPRD Samosir Renaldi Naibaho turut memberikan motivasi. Ia menyebut para Paskibraka sebagai putra-putri terbaik yang terpilih melalui proses seleksi dan telah menuntaskan tugas mulia dalam rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI.

“Kalian orang-orang yang terpilih dari sekian banyak yang ikut seleksi. Semoga ke depan kalian membawa nama harum Samosir. Kepemimpinan ke depan ada di tangan kalian,” katanya.

Resepsi Kenegaraan kemudian ditutup dengan penyerahan sertifikat dan uang pembinaan kepada 45 anggota Paskibraka Kabupaten Samosir Tahun 2026, instruktur dan pelatih.

Pemberian apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kerja keras sekaligus dukungan terhadap proses pembinaan generasi muda di Kabupaten Samosir.

Lebih dari sekadar penghargaan, momentum tersebut menjadi penegasan bahwa investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah menyiapkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, berjiwa nasionalis dan memiliki semangat untuk terus belajar serta berprestasi.

Dengan bekal pengalaman selama menjalani proses pembinaan Paskibraka, 45 putra-putri Kabupaten Samosir tersebut diharapkan terus mengembangkan potensi, menorehkan prestasi dan kelak mengambil bagian dalam estafet kepemimpinan untuk membawa nama harum Samosir dan Indonesia. (D/Smart)

Paskibraka Toba Tuntaskan Misi Merah Putih, Wakil Bupati Sampaikan Apresiasi

TOBA (Sumut) mediasergap.com Suasana penuh khidmat dan haru mewarnai upacara penurunan bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Toba di Lapangan Sisingamangaraja XII, Balige, Senin (17/8/2026) sore.

Upacara yang dimulai pukul 17.00 WIB tersebut dipimpin Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus selaku inspektur upacara. Sementara komandan upacara dipercayakan kepada IPDA Jomeni Lubis.

Seluruh rangkaian upacara berlangsung tertib, lancar, dan penuh penghormatan. Setelah menerima laporan dari komandan upacara, pasukan Paskibraka memasuki lapangan dengan formasi rapi dan gerakan yang serentak.

Dengan formasi membentuk tulisan “RI”, para anggota Paskibraka melaksanakan tugas menurunkan bendera Merah Putih. Suasana semakin khidmat saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan.

Peserta upacara bersama masyarakat yang berada di sekitar Lapangan Sisingamangaraja XII berdiri tegak memberikan penghormatan ketika Sang Saka Merah Putih perlahan diturunkan dari puncak tiang.

Setelah bendera berhasil diturunkan, petugas pembawa baki menyerahkan Sang Saka Merah Putih kepada Wakil Bupati Toba selaku inspektur upacara. Selanjutnya, anggota Paskibraka kembali ke formasi dan meninggalkan lapangan dengan langkah tegap serta gerakan yang kompak.

Usai upacara, Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, baik pada upacara pengibaran maupun penurunan bendera Merah Putih.

“Terima kasih kepada anak-anak kami Paskibraka yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Dari pagi sampai sore, kalian telah memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Toba,” ujar Audi.

Menurutnya, keberhasilan Paskibraka menuntaskan seluruh tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI merupakan kebanggaan bersama, bukan hanya bagi Pemerintah Kabupaten Toba, tetapi juga bagi seluruh masyarakat.

Ia berharap pengalaman yang telah diperoleh selama menjalani proses seleksi, latihan, hingga pelaksanaan tugas dapat menjadi bekal berharga bagi para anggota Paskibraka dalam menjalani kehidupan dan meraih cita-cita.

“Jadikan pengalaman ini sebagai bagian dari pembentukan karakter. Teruslah menjaga disiplin, nasionalisme, kekompakan dan semangat untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” pesannya.

Bagi para anggota Paskibraka, tugas tersebut bukan sekadar menjalankan prosesi upacara. Di balik langkah tegap dan gerakan yang seragam, terdapat perjuangan, kedisiplinan, kerja keras, serta tanggung jawab yang telah mereka jalani selama masa persiapan.

Setelah seluruh rangkaian upacara selesai, suasana haru pun pecah di antara anggota Paskibraka. Rasa lega dan bangga setelah menuntaskan tugas membuat sejumlah anggota saling berpelukan. Beberapa di antaranya bahkan tidak mampu membendung air mata.

Tangis haru tersebut menjadi gambaran betapa besar perjuangan yang telah mereka lalui. Di balik keberhasilan upacara yang berlangsung sempurna, terdapat proses panjang yang ditempa melalui latihan dan kebersamaan.

Momen tersebut sekaligus menjadi penutup penuh makna bagi tugas para putra-putri terbaik Kabupaten Toba dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Semangat dan kedisiplinan yang ditunjukkan Paskibraka diharapkan tidak berhenti di lapangan upacara, tetapi terus tumbuh menjadi karakter generasi muda Toba yang tangguh, berintegritas, cinta tanah air, serta siap berkontribusi dalam membangun daerah dan Indonesia. (Ds)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport