Media Sergap -->



Headline

Bupati Vandiko: Keberhasilan Petani Kunci Berlanjutnya Program Kolaborasi Sumut Berkah


Samosir (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Samosir terus memperkuat sektor pertanian melalui sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Sebagai wujud nyata kolaborasi tersebut, sebanyak 5 ton bibit kentang disalurkan kepada empat kelompok tani di Kecamatan Harian untuk mendukung peningkatan produksi pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Bantuan yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026 melalui Program Kolaborasi Sumut Berkah itu diserahkan langsung oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Ketua DPRD Kabupaten Samosir yang diwakili Parluhutan Samosir. Penyerahan bantuan dirangkaikan dengan penanaman perdana bibit kentang bersama masyarakat di lahan Kelompok Tani Hariara Makmur, Desa Hariara Pintu, Kecamatan Harian, Selasa (21/7/2026).

Program tersebut menyasar empat kelompok tani dengan total luas lahan pengembangan mencapai lima hektare. Kelompok Tani Hariara Makmur mengelola satu hektare, Kelompok Tani Marsada dua hektare, Kelompok Tani Pasorba satu hektare, dan Kelompok Tani Sejati satu hektare. Selain bibit kentang, para petani juga menerima bantuan pupuk organik cair (POC), yang diperkuat dengan tambahan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Samosir berupa 50 liter pupuk organik cair atau masing-masing 10 liter untuk setiap hektare lahan.

Dalam sambutannya, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memperjuangkan berbagai program dan bantuan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat demi meningkatkan kesejahteraan petani.

"Usulan dari bapak dan ibu kami perjuangkan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan hari ini dapat direalisasikan. Ini membuktikan bahwa kolaborasi mampu menghadirkan manfaat nyata bagi petani," ujar Vandiko.

Menurutnya, pembangunan sektor pertanian tidak dapat hanya mengandalkan kemampuan fiskal pemerintah kabupaten. Dibutuhkan sinergi anggaran antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, hingga sektor swasta agar pembangunan pertanian dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Bupati juga mengingatkan bahwa bantuan yang diberikan bersifat stimulan sehingga keberhasilan program sangat bergantung pada kesungguhan kelompok tani dalam mengelola bantuan tersebut.

"Keberhasilan ada di tangan bapak dan ibu. Air tersedia, pupuk sudah diberikan, bibit juga sudah ada. Jika program ini berhasil, kepercayaan pemerintah akan semakin besar sehingga bantuan berikutnya dapat kembali kita peroleh," katanya.

Vandiko menambahkan bahwa bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara diperoleh melalui proses seleksi di antara 33 kabupaten/kota. Karena itu, ia mengajak seluruh kelompok tani membuktikan bahwa bantuan tersebut mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Mari kita tunjukkan kepada Gubernur Sumatera Utara bahwa bantuan ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik dan mampu meningkatkan hasil produksi serta kesejahteraan petani Samosir," ajaknya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Samosir Parluhutan Samosir yang mewakili Ketua DPRD memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Samosir atas keberhasilannya memperoleh dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi solusi penting di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah.

Ia juga mendorong lahirnya lebih banyak petani muda yang mampu menghadirkan inovasi dan teknologi dalam sektor pertanian sehingga mampu meningkatkan daya saing hasil pertanian Kabupaten Samosir.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir, Tumiur Gultom, menjelaskan bahwa selain menyalurkan 5 ton bibit kentang, pemerintah juga memberikan bantuan pupuk organik cair (POC) kepada empat kelompok tani penerima manfaat sebagai bagian dari dukungan peningkatan produktivitas lahan.

Di sisi lain, Ketua Kelompok Tani Hariara Makmur, Joni Pasaribu, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Samosir terhadap pengembangan sektor pertanian. Ia menegaskan bahwa kelompok tani yang dipimpinnya siap menjaga kepercayaan pemerintah dengan mengoptimalkan bantuan yang diterima.

"Kami akan membuktikan bahwa bantuan ini mampu meningkatkan hasil panen. Pendampingan yang selama ini diberikan pemerintah sangat membantu petani dalam meningkatkan kemampuan budidaya," ungkap Joni.

Ia juga menyampaikan bahwa sinergi antara Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Program Kolaborasi Sumut Berkah telah memberikan banyak manfaat bagi petani. Selain bantuan dari pemerintah provinsi, kelompoknya juga menerima bantuan sebanyak 120 kilogram bibit kentang melalui Program Ketahanan Pangan Desa Hariara Pintu.

Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan kelompok tani, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Samosir semakin maju, produktif, dan mampu menjadi salah satu pilar utama dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (D/Smart)

Kemensos Salurkan Bantuan Atensi di Kabupaten Toba, Wujudkan Kesejahteraan Bagi Kelompok Rentan

Toba (Sumut) mediasergap.comKementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Bahagia Medan bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Toba menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada masyarakat yang masuk dalam kelompok rentan. Program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan sosial serta mendorong kemandirian para penerima manfaat melalui bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Penyaluran bantuan ATENSI menyasar tiga klaster utama, yaitu penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), dan anak. Seluruh bantuan diberikan berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan secara langsung oleh petugas di berbagai Kecamatan di Kabupaten Toba, sehingga penyalurannya tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi penerima manfaat.

Untuk klaster penyandang disabilitas, bantuan yang diberikan meliputi kursi roda, alat bantu dengar, tongkat pintar, kaki palsu, hingga bantuan kewirausahaan sebagai upaya mendukung peningkatan kemandirian ekonomi dan aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, bagi kelompok lanjut usia, pemerintah menyalurkan paket nutrisi dan sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, telur, serta susu. Selain itu, bantuan berupa kasur juga diberikan guna mendukung terpenuhinya kebutuhan hidup yang layak dan meningkatkan kualitas hidup para lansia.

Adapun untuk klaster anak, bantuan yang disalurkan mencakup perlengkapan sekolah, seragam, serta berbagai kebutuhan spesifik lainnya guna menunjang pendidikan dan tumbuh kembang anak secara optimal.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh tim Sentra Bahagia Medan dengan didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Toba, Drs. Lalo Hartono Simanjuntak, M.Si, beserta Jajaran. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus memastikan seluruh proses penyaluran berlangsung secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) merupakan salah satu bentuk pelayanan sosial yang dikembangkan Kementerian Sosial untuk memperkuat fungsi rehabilitasi sosial secara terpadu. Melalui program ini, pemerintah tidak hanya memberikan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga mendorong peningkatan kemandirian, keberfungsian sosial, serta kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.

Pemerintah berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi motivasi bagi para penerima manfaat untuk terus meningkatkan kualitas hidup. Sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah juga diharapkan terus diperkuat agar program-program perlindungan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan memberikan dampak positif bagi terwujudnya kesejahteraan sosial di Kabupaten Toba. (Ds)

Perkuat Sinergi Kapolres Langkat Jalin Silatuhrahmi Dengan Ketua DPRD Kabupaten Langkat

Langkat (Sumut) mediasergap.comDalam upaya memperkuat sinergi lintas lembaga guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolres Langkat AKBP Hannry PH. Tambunan, S.E., S.I.K., melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Ketua DPRD Kabupaten Langkat, Sribana Perangin-angin, S.E., di Kantor DPRD Kabupaten Langkat, Senin (20/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Langkat dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Langkat.

Dalam suasana penuh keakraban, Kapolres Langkat AKBP Hannry PH. Tambunan menyampaikan bahwa komunikasi dan koordinasi yang baik antarlembaga merupakan kunci keberhasilan dalam menghadapi berbagai tantangan di tengah masyarakat.

"Sinergi yang kuat antara kepolisian dan unsur legislatif menjadi modal penting dalam mendukung tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Kami berharap hubungan baik ini terus terjalin sehingga berbagai program yang bertujuan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban dapat berjalan secara optimal," ujar Kapolres.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Langkat, Sribana Perangin-angin, S.E., menyambut hangat kunjungan Kapolres Langkat beserta rombongan. Ia menyampaikan apresiasi atas terjalinnya komunikasi yang baik antara DPRD dan Polres Langkat serta menegaskan komitmen DPRD untuk terus mendukung berbagai langkah kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

Menurutnya, situasi kamtibmas yang kondusif merupakan fondasi penting bagi kelancaran pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi yang erat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan unsur legislatif harus terus diperkuat.

Kegiatan silaturahmi ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun hubungan kelembagaan yang solid demi mewujudkan Kabupaten Langkat yang aman, tertib, dan kondusif. Dengan semangat kebersamaan dan koordinasi yang berkelanjutan, Polres Langkat optimistis sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan akan semakin memperkuat upaya menciptakan rasa aman serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Silaturahmi ini juga sejalan dengan implementasi Program POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA yang diinisiasi Kapolres Langkat, sebagai wujud semangat Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat melalui penguatan kolaborasi, profesionalisme, dan pelayanan yang humanis kepada seluruh lapisan masyarakat. (Rel)

(Sumber: suarajurnalis.com)

Polres Langkat Musnahkan Dua Lokasi Diduga Tempat Penyalugunaan Narkoba di Desa Bubun

Langkat (Sumut) mediasergap.comKomitmen Polres Langkat dalam memberantas penyalahgunaan narkotika terus dibuktikan melalui respons cepat terhadap setiap informasi yang disampaikan masyarakat. Menindaklanjuti laporan warga, Tim Gabungan Satres Narkoba Polres Langkat bersama personel Polsek Tanjung Pura melakukan penindakan terhadap dua lokasi yang diduga kerap dijadikan tempat penyalahgunaan narkoba di Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Senin malam (20/7/2026).

Operasi dipimpin langsung Kapolsek Tanjung Pura, IPTU Mimpin Ginting, S.H., M.H. Tim gabungan melakukan penyisiran di sejumlah titik yang dilaporkan masyarakat.

Pada lokasi pertama, petugas menemukan sebuah gubuk beserta kursi, meja, dan kepingan kayu yang diduga digunakan sebagai sarana aktivitas penyalahgunaan narkotika. Seluruh fasilitas tersebut langsung dibongkar dan dimusnahkan di tempat guna mencegah kembali dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Penyisiran kemudian dilanjutkan ke titik kedua yang masih berada di wilayah Desa Bubun. Di area perkebunan kelapa sawit, petugas menemukan sebuah gubuk yang diduga menjadi tempat berkumpul sekaligus lokasi penyalahgunaan narkoba. Di sekitar lokasi ditemukan sejumlah klip plastik kosong dan pipet yang telah dimodifikasi menjadi sekop, yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika. Gubuk tersebut juga langsung dibongkar dan dimusnahkan.

Seluruh proses pembongkaran dan pemusnahan dilakukan secara terbuka dengan disaksikan perangkat desa serta masyarakat setempat. Keterlibatan warga dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk transparansi pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam upaya memberantas peredaran serta penyalahgunaan narkoba.

Kapolres Langkat AKBP Hannry PH. Tambunan, S.E., S.I.K., melalui PS. Kasi Humas Polres Langkat IPTU M.R. Siregar menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional sebagai wujud komitmen Polres Langkat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkotika.

"Kami mengapresiasi keberanian masyarakat yang telah memberikan informasi. Hal ini membuktikan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Setiap informasi yang kami terima akan ditindaklanjuti secara profesional dan kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku maupun lokasi yang dijadikan tempat penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Langkat," tegas IPTU M.R. Siregar.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing. Menurutnya, partisipasi masyarakat merupakan salah satu kunci utama dalam memutus mata rantai peredaran narkoba hingga ke tingkat desa.

Kegiatan ini merupakan implementasi Program POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA yang diinisiasi Kapolres Langkat dengan semangat "Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat", serta berlandaskan nilai Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman dalam setiap pelaksanaan tugas.

Melalui semangat "Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai," Polres Langkat menegaskan akan terus melakukan perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika secara konsisten. Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, serta bebas dari ancaman narkoba demi melindungi generasi penerus bangsa. (Rel)

(Sumber: suarajurnalis.com)

Gerak Cepat Pemkab Samosir Tangani Longsor di Akses Jembatan Pasar Onan Runggu, Jembatan Tetap Fungsional

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Samosir bergerak cepat menangani pergerakan tanah yang terjadi di sekitar jembatan penghubung menuju Pasar Onan Runggu. Penanganan darurat langsung dilakukan guna memastikan akses masyarakat tetap aman dan aktivitas perekonomian tidak terganggu.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Pemkab Samosir segera menurunkan alat dan personel ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Langkah yang dilakukan berupa penimbunan material sirtu (pasir dan batu) pada titik pergerakan tanah guna memperkuat badan jalan dan mencegah meluasnya longsoran.

Selain penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Samosir juga akan melaksanakan normalisasi aliran sungai di sekitar jembatan. Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi gerusan yang dapat memengaruhi kondisi konstruksi maupun stabilitas tanah di sekitar jembatan.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi jembatan penghubung menuju Pasar Onan Runggu masih dalam keadaan fungsional dan tetap dapat dilalui masyarakat. Meski demikian, pemerintah terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan keamanan pengguna jalan sekaligus mengantisipasi perkembangan kondisi di lapangan.

Gerak cepat yang dilakukan merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir dalam menjaga konektivitas wilayah, terutama akses menuju pusat aktivitas ekonomi masyarakat di Pasar Onan Runggu.

Pemkab Samosir mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintasi lokasi serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Pemerintah Kabupaten Samosir akan terus melakukan langkah-langkah penanganan secara bertahap hingga kondisi di sekitar jembatan benar-benar stabil, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. (D/Smart)

Pemkab Samosir Gerakkan Ekonomi Kerakyatan Lewat Nobar Final Piala Dunia 2026

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Samosir berhasil memadukan hiburan masyarakat dengan pemberdayaan ekonomi melalui kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia 2026. Ribuan warga memadati lokasi nobar yang digelar serentak di seluruh kecamatan dan turut menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program belanja berhadiah.

Puncak kegiatan dipusatkan di kawasan Foodcourt Waterfront Pangururan, Senin (20/7/2026), dengan dihadiri langsung Bupati Samosir Vandiko T. Gultom yang berbaur bersama masyarakat menyaksikan pertandingan final antara Argentina dan Spanyol.

Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Samosir Satria Irawan, Kabag Ops mewakili Kapolres Samosir, Kepala Cabang Bank Sumut Pangururan, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Immanuel Sitanggang, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Selain menyapa masyarakat yang hadir di Pangururan, Bupati Vandiko juga berinteraksi secara virtual dengan peserta nobar di berbagai kecamatan. Suasana semakin meriah dengan penampilan hiburan dari Solution Band serta pembagian berbagai hadiah doorprize.

Sejak pagi, masyarakat telah memadati sentra-sentra UMKM untuk berbelanja. Setiap transaksi memperoleh kupon yang ditukarkan menjadi voucher undian doorprize. Program tersebut terbukti mampu meningkatkan aktivitas ekonomi lokal sekaligus mendorong masyarakat untuk membeli produk-produk UMKM.

Sebanyak lebih dari 2.000 voucher undian dibagikan kepada masyarakat. Program ini berhasil mendorong transaksi UMKM hingga mencapai ratusan juta rupiah, sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan para pelaku usaha.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengajak masyarakat untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM dengan mengutamakan produk lokal.

"Selamat menonton. Jangan lupa belanja di UMKM agar UMKM kita bisa bangkit," ujar Vandiko sebelum pertandingan dimulai.

Pertandingan final berlangsung sengit dan disambut antusias ribuan penonton. Sorak-sorai pendukung kedua tim mewarnai suasana nobar yang tetap berlangsung aman, tertib, dan penuh sportivitas. Pada jeda pertandingan, panitia membagikan berbagai hadiah doorprize, sementara hadiah utama berupa satu unit sepeda motor diundi dan diserahkan langsung oleh Bupati Samosir kepada pemenang usai pertandingan berakhir.

Menurut Vandiko, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan yang dapat menjadi modal sosial dalam membangun daerah sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

"Malam ini penuh semangat, kebersamaan, dan suka cita. Saya bangga dan bahagia bisa berkumpul bersama masyarakat menyaksikan Final Piala Dunia 2026," katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

"Inilah indahnya olahraga, menyatukan kita tanpa memandang perbedaan pilihan. Yang paling membanggakan, nobar ini menjadi semangat untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Setiap produk UMKM yang dibeli adalah bentuk dukungan nyata bagi usaha-usaha lokal agar terus tumbuh dan berkembang. Mari terus hidupkan ruang publik dengan kegiatan positif, perkuat kebersamaan, dan cintai produk UMKM kita," tambah Vandiko.

Bupati menegaskan, nilai sportivitas, persaudaraan, dan semangat gotong royong yang tumbuh dalam kegiatan tersebut diharapkan terus menjadi inspirasi dalam mewujudkan Kabupaten Samosir yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Kegiatan Nobar Final Piala Dunia 2026 menjadi bukti bahwa ruang publik tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga mampu menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan masyarakat, kegiatan ini berhasil menghadirkan manfaat sosial sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Samosir. (D/Smart)

Pemkab Samosir Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Dorong UMKM dan Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Samosir menggelar nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 secara serentak di sembilan kecamatan pada Senin dini hari, 20 Juli 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi strategi pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Mengusung konsep "Belanja UMKM Berhadiah", masyarakat diajak berbelanja di warung, kedai, dan pelaku UMKM lokal sebelum maupun selama pelaksanaan nobar. Setiap transaksi yang memenuhi ketentuan akan mendapatkan voucher undian untuk memperebutkan berbagai doorprize menarik.

Di Kecamatan Pangururan dan Simanindo, masyarakat berhak memperoleh satu voucher undian untuk setiap transaksi minimal Rp.100.000. Sementara itu, di tujuh Kecamatan lainnya, voucher diberikan untuk transaksi minimal Rp.20.000, dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat setempat.

Penukaran voucher dilakukan dengan menunjukkan bukti transaksi beserta dokumentasi pembelian kepada panitia di lokasi nobar pada 19–20 Juli 2026, mulai pukul 15.00 hingga 02.30 WIB. Adapun periode belanja berlangsung sejak 19 Juli 2026 pukul 07.00 WIB hingga 20 Juli 2026 pukul 02.30 WIB.

Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang berpartisipasi, Pemerintah Kabupaten Samosir menyediakan berbagai doorprize di setiap lokasi nobar, mulai dari telepon seluler, kulkas, hingga hadiah utama berupa sepeda motor.

Pelaksanaan nobar dipusatkan di sembilan lokasi, yakni:

  • Kecamatan Pangururan di Waterfront City (WFC);
  • Kecamatan Simanindo di Warung Pak Dani, Desa Ambarita;
  • Kecamatan Harian di Warung Nico Simarmata, Desa Turpuk Limbong;
  • Kecamatan Sianjur Mulamula di Homestay Nagaratus, Desa Aek Sipitudai;
  • Kecamatan Sitiotio di Huta Sosor, Dusun II, Desa Buntu Mauli;
  • Kecamatan Ronggur Nihuta di Kedai Restu, Huta Sitanggang;
  • Kecamatan Palipi di depan Kantor Camat;
  • Kecamatan Nainggolan di Kedai Putra, Desa Nainggolan; dan
  • Kecamatan Onan Runggu di Balerong Pasar Rakyat Onan Baru.

Selain menghadirkan suasana kebersamaan dalam menyaksikan pertandingan sepak bola bergengsi dunia, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap produk-produk lokal serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun perekonomian daerah.

Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum Final Piala Dunia 2026 dengan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

"Kami berharap tingginya antusiasme masyarakat menyaksikan final Piala Dunia dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi pelaku UMKM. Semakin banyak masyarakat yang berbelanja produk lokal, semakin besar pula manfaat yang dirasakan oleh para pelaku usaha, sehingga ekonomi kerakyatan di Kabupaten Samosir dapat terus tumbuh dan berkembang," ujar Bupati.

Melalui inovasi yang memadukan hiburan, pemberdayaan UMKM, dan keterlibatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Samosir menunjukkan komitmennya dalam membangun ekonomi lokal yang inklusif, sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat melalui kegiatan yang positif dan produktif. (D/Smart)

3 Rumah di Jalan Pukat Banting I Medan Tembung Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Medan (Sumut) mediasergap.comTiga unit rumah semi permanen yang berlokasi di Jalan Pukat Banting 1, Kelurahan Banten, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, ludes dilalap sijago merah, pada Jumat (17/7/2026) sekira pukul 09.15 WIB.

Dari sejumlah informasi yang diterima, rumah yang terbakar tersebut ditempati oleh paman dan ponakan yakni Zainal Siregar dan Jefri serta Erwin Siregar. 

Kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Leorencius Manurung mengatakan, bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat adanya kebakaran rumah.

Kemudian pihaknya langsung terjun ke lokasi dengan mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran.

Minimnya akses jalan menuju ke titik kebakaran membuat petugas menjadi agak kesulitan, dimana rumah yang terbakar berada di kawasan padat penduduk.

"Untuk sementara diduga kebakaran terjadi akibat adanya korsleting listrik", kata Leorencius Manurung.

Kondisi angin pada saat kebakaran lumayan kencang, sehingga api dengan cepat menjalar kerumah lainya, yang memang kondisinya bergempetan. Satu hal tiga unit rumah semi permanen tersebut menggunakan kayu dan teriplek, serta barang yang muda terbakar, sehingga api dengan cepat menghanguskan ketiga rumah tanpa tersisa.

Saksi mata menambahkan, asap hitam tebal terlihat membungbung keudara, ketika didekati diatap salah satu rumah api berkobar dan dengan cepat melahap rumah yang lainnya karena tiupan angin.

"Kebetulan saya sedang melintas, dan melihat ada asap tebal diudara. Begitu saya lari masuk ke gang rumah tersebut, terlihat api berkobar dari atap salah satu rumah, kemudian dengan cepat melahap rumah lainya karena ditiup angin", ungkap lelaki parobaya tersebut, yang tidak bersedia menyebutkan nama.

Petugas Kepolisian dari Polsek Medan Tembung, Polrestabes Medan, yang mendapat kabar adanya kebakaran rumah warga, langsung turun kelokasi. Hingga akhirnya, setelah api padam, pihak polsek memasangi garis Polisi (Police Line), untuk melakukan penyelidikan penyebab kebakaran ketiga unit rumah tempat tinggal tersebut. (Rel)

Sinergi Eksekutif dan Legislatif, Dua Ranperda Kabupaten Toba Resmi Menjadi Perda

Balige (Sumut) mediasergap.comDewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toba menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan Pemerintah Kabupaten Toba untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Persetujuan tersebut diberikan setelah kedua ranperda selesai dibahas bersama oleh Badan Anggaran DPRD Kabupaten Toba.

Adapun dua ranperda yang disetujui meliputi Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Toba Tahun Anggaran 2025 dan Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Toba Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah.

Persetujuan ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antara Bupati Toba dan DPRD Kabupaten Toba dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar pada Jumat (17/7/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD Kabupaten Toba atas komitmen dan kerja sama selama proses pembahasan kedua ranperda tersebut.

"Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Anggota DPRD yang kami hormati atas dukungan, pembahasan, serta saran dan masukan terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah yang telah dibahas hingga memperoleh persetujuan bersama," ujar Bupati.

Bupati berharap sinergi yang telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Toba dan DPRD dapat terus dipertahankan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Menurutnya, penetapan kedua perda tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, serta mendukung optimalisasi pendapatan daerah demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan disetujuinya kedua ranperda tersebut, Pemerintah Kabupaten Toba bersama DPRD menunjukkan komitmen untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah serta menciptakan regulasi yang adaptif dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Toba. (Ds)

DPRD Toba Sampaikan Hasil Pembahasan Banggar APBD 2025 dan Ranperda Perubahan Pajak Daerah untuk Perkuat Tata Kelola Keuangan

Balige (Sumut) mediasergap.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toba menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Toba Tahun Anggaran 2025, sekaligus laporan pembahasan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) atas Ranperda Perubahan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Rapat berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Toba, Jumat (17/7/2026).

Laporan hasil pembahasan Banggar DPRD disampaikan oleh anggota Banggar, Pidel Hutahaean. Dalam laporannya disampaikan bahwa pertanggungjawaban pelaksanaan APBD merupakan instrumen penting untuk mengevaluasi capaian program pembangunan daerah sekaligus mengukur efektivitas pengelolaan keuangan selama satu tahun anggaran.

Pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 didasarkan pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Utara yang telah disampaikan pada 29 Mei 2026. Atas laporan keuangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Toba kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang merupakan capaian kesepuluh kalinya secara berturut-turut.

DPRD Kabupaten Toba memberikan apresiasi atas prestasi tersebut serta berharap kualitas tata kelola keuangan daerah terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada Bupati Toba beserta seluruh jajaran atas keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian. Harapan kami, pada Tahun Anggaran 2026 opini WTP ini dapat terus dipertahankan sebagai wujud pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan," ujar Pidel Hutahaean selaku juru bicara Banggar.

Dalam laporan tersebut juga dijelaskan bahwa realisasi pendapatan daerah Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp.1,220 triliun atau 94,71 % dari target sebesar Rp.1,288 triliun. DPRD mendorong seluruh perangkat daerah pengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk terus mengoptimalkan potensi pendapatan melalui peningkatan kinerja, inovasi, serta pengelolaan yang lebih efektif dan sesuai ketentuan.

Berdasarkan hasil pembahasan Banggar, tercatat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp.34.368.853.536,69 yang terdiri atas sisa Dana Alokasi Khusus (DAK), DAK Nonfisik, Dana Insentif Daerah, Dana Alokasi Umum dan Dana Bagi Hasil, Dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Dana BOS, serta kas Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). DPRD juga memberikan sejumlah catatan dan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Toba agar pengelolaan anggaran pada tahun berjalan semakin optimal dan berbagai kendala yang ditemukan tidak kembali terulang.

Pada rapat yang sama, anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Bigman Butarbutar, menyampaikan laporan hasil pembahasan terhadap Ranperda Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Toba Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Menurutnya, perubahan regulasi tersebut bertujuan memperkuat landasan hukum dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan dunia usaha, regulasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pemungutan pajak dan retribusi secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Melalui pembahasan kedua agenda tersebut, DPRD Kabupaten Toba menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan pembentukan peraturan daerah secara optimal guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, serta mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Toba. (Ds)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport