Media Sergap -->


Headline

Polsek Balige Sigap Tangani Pohon Tumbang di Jalinsum Tangga Batu Timur

Polsek Balige Sigap Tangani Pohon Tumbang di Jalinsum Tangga Batu Timur

Balige, mediasergap.comHujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Balige pada Rabu malam (10/12/2025) menyebabkan sebuah pohon besar tumbang dan melintang di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Desa Tangga Batu Timur, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba, Kamis (11/12/2025)

Mengetahui adanya laporan dari masyarakat, Polsek Balige bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Kapolsek Balige AKP Libertius Siahaan memimpin langsung proses pengamanan area dan evakuasi pohon tumbang tersebut.

Setibanya di lokasi, Kapolsek memastikan bahwa arus lalu lintas di jalur strategis itu tidak terhambat dalam waktu lama. Pohon yang tumbang dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan dan berpotensi menimbulkan kemacetan.

“Kami langsung bergerak setelah menerima laporan adanya pohon tumbang di Jalinsum Desa Tangga Batu Timur. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan cepat serta memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas bagi masyarakat,” ujar AKP Libertius Siahaan di lokasi kejadian.

Petugas Polsek Balige bersama Masyarakat dan Instansi terkait kemudian melakukan pemotongan batang pohon serta membersihkan material yang menutupi badan jalan. Selama proses evakuasi, Polisi menerapkan sistem buka-tutup agar kendaraan tetap dapat melintas dengan aman dan terkendali.

Berkat kesigapan Seluruh Petugas, proses pengamanan dan pembersihan berjalan lancar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meski demikian, Kapolsek mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama pada kondisi cuaca ekstrem dan saat melintas di jalur yang banyak ditumbuhi pepohonan.

Pembersihan selesai dilakukan pada malam yang sama, dan jalur kembali normal serta dapat dilalui masyarakat dengan aman. (Ds)

Festival Gondang Naposo 2025 Siap Digelar di Hutagaol Sihujur, Kecamatan Silaen

Festival Gondang Naposo 2025 Siap Digelar di Hutagaol Sihujur, Kecamatan Silaen

Silaen, mediasergap.comPemerintah Kabupaten Toba bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Toba serta DPD Batak Center Toba kembali menggelar Festival Gondang Naposo 2025 di Desa Hutagaol Sihujur, Kecamatan Silaen, pada Sabtu, 13 Desember 2025. Acara budaya tahunan ini mengusung tema “Pemuda Berbudaya Untuk Toba Mantap”, sebagai wujud pelestarian nilai budaya Batak sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga warisan leluhur, Kamis (11/12/2025).

Festival Gondang Naposo dikenal sebagai salah satu ruang ekspresi budaya yang mempertemukan para pemuda-pemudi Batak melalui musik, seni, tarian, dan pertunjukan tradisional. Tahun ini, acara akan berlangsung lebih meriah dengan kehadiran sejumlah bintang tamu, antara lain:

  • Auro Voice
  • Divamora Sister
  • Angel Voice

Kehadiran para pengisi acara ini diharapkan mampu menarik minat masyarakat, khususnya kalangan muda, untuk turut memeriahkan dan menghargai budaya gondang sebagai identitas masyarakat Batak.

Festival tahun ini juga turut mendapat dukungan penuh dari Bupati Toba, Effendi S.P Napitupulu, S.E, dan Wakil Bupati Toba, Drs. Audi Murphy O. Sitorus, S.H., M.Si, sebagai Komitmen Pemerintah Daerah dalam memperkuat sektor kebudayaan dan pariwisata lokal.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Toba mengajak seluruh masyarakat untuk hadir, berpartisipasi, serta bersama-sama menjaga kelestarian budaya Batak.

“Mari kita rayakan kebersamaan dan warisan budaya melalui musik, tarian, serta kreativitas generasi muda demi Toba yang semakin Mantap dan Berbudaya.” (Ds)

Pelatihan SIM PKK, Wakil Bupati Toba Sampaikan Data Sangat Penting

Pelatihan SIM PKK, Wakil Bupati Toba Sampaikan Data Sangat Penting


Balige, mediasergap.com
Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Desa se-Kabupaten Toba mendapat pelatihan Sistem Informasi Manajemen Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (SIM PKK) pada Kamis (11/12/2025) di Gedung Sentra Pemuda, Soposurung, Balige. 

Dalam materi yang disampaikan oleh Staf Ahli TP. PKK Kabupaten Toba Ny. Riama Audi Murphy Sitorus, Sistem Informasi Manajemen Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga merupakan pengelolaan sistem informasi dan data tentang berbagai kebijakan, program, dan kegiatan yang diharapkan mampu memberi data dan informasi secara cepat, tepat, akurat dan menyeluruh mulai dari tingkat Dasawisma TP. PKK Desa/Kelurahan, TP. PKK Kecamatan TP. PKK Kabupaten/Kota dan TP. PKK Pusat. 

Sementara Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus dalam arahan dan bimbingannya menyebut bahwa data menjadi hal yang paling penting dalam Sistem Informasi Manajemen Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga. 

"Perlunya data untuk PKK, itu intinya. Pemkab Toba sangat mendukung kegiatan ini bagaimana supaya PKK lebih bagus, memahami sesuatu dokumen atau data yang ada sehingga keputusan yang diambil tepat," kata Wakil Bupati. 

Beliau menambahkan bahwa PKK Desa/Kelurahan harus menguasai data jumlah penduduk, jumlah Lansia dan jumlah bayi di desanya masing-masing. Selain data itu, PKK juga harus menguasai data lain yang berhubungan dengan program PKK. 

Tidak hanya itu, PKK juga harus mampu menunjukkan program dan berbagai kegiatan, sebab selama ini ada saja orang yang menganggap bahwa PKK hanya ajang panggung. "Padahal begitu banyak kegiatan yang dilakukan untuk mendukung pemerintahan Kabupaten, Kecamatan hingga desa," sebut Wakil Bupati dalam arahan dan bimbingannya. (Ds)

(Sumber: ©MC Toba)

Wabup Toba Sosialisasikan Wasbang untuk SMA Negeri 1 Laguboti

Wabup Toba Sosialisasikan Wasbang untuk SMA Negeri 1 Laguboti


Laguboti, mediasergap.comWakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus menyampaikan sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) untuk para pelajar SMA Negeri 1 Laguboti pada Kamis (11/12/2025) pagi. 

Dalam materi yang disampaikan oleh Wakil Bupati, beliau menjabarkan 4 pilar kebangsaan diantaranya Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Wakil Bupati menjelaskan bahwa sesungguhnya semua pihak harus punya pemahaman yang sama terkait Pancasila dan UUD 1945. "Kendala kita selama ini, kita sering tidak sepaham atas Pancasila dan UUD 1945. Ada yang beranggapan bahwa demokrasi yang kita anut memberi kebebasan sehingga kebebasan tersebut kadang menyinggung orang lain," sebut Wakil Bupati. 

Beliau juga meminta agar para siswa lebih mengenal berbagai keragaman yang ada di Indonesia, mulai dari keragaman suku, agama dan budaya. "Semua keberagaman harus kalian kenal, kalian pahami. Sehingga apa yang kamu temukan berikutnya tidak lagi kamu anggap asing. Jadi kalian harus bisa terima keberagaman, inilah kebhinekaan itu," lanjut Wakil Bupati. 

Diera modern saat ini, ada banyak hal yang melanggar dan menyalahi 4 pilar kebangsaan tersebut, salah satunya adalah kenakalan remaja seperti penggunaan obat terlarang, perundungan dan hal lainnya. Belum lagi penggunaan gadget yang kini sudah menjadi candu. "Ada hal yang juga berbahaya bagi anak-anak, yaitu kecanduan gadget. Itu seolah menjadi bagian dari hidup mu yang tidak terpisahkan. Beruntung jika digunakan untuk kebaikan, yang menjadi masalah adalah bagaimana jika itu digunakan untuk hal yang tidak baik," pesan Wakil Bupati mengingatkan para siswa. 

Diakhir sosialisasi, Plt Kaban Kesbangpol Toba,Freddy A Panjaitan selaku moderator memberi kesempatan sesi tanya-jawab untuk 4 penanya dari para siswa. Para siswa yang memberi pertanyaan juga mendapat hadiah langsung dari Wakil Bupati. (Ds)

(Sumber: ©MC Toba)

Anak Harus Berani Melapor Agar Terhindar dari Bahaya Kekerasan

Anak Harus Berani Melapor Agar Terhindar dari Bahaya Kekerasan


Laguboti
, mediasergap.com
Usai menyampaikan sosialisasi di SMA Negeri 1 Laguboti, Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus selanjutnya menyampaikan sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di SMP Negeri 1 Laguboti, Kamis (11/12/2025). 

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati menjelaskan bahwa terdapat 3 kekerasan terhadap anak, diantaranya kekerasan fisik, kekerasan psikis dan kekerasan seksual. Para anak harus memahami dampak dari kekerasan tersebut agar tidak menjadi pelaku dan korban. "Kekerasan fisik itu adalah penganiayaan. Jangan mentang-mentang teman mu badannya kecil dan tidak melawan sehingga kau pukuli. Itu tidak boleh," kata Wakil Bupati menegaskan. 

Sementara terkait kekerasan psikis, Wakil Bupati memberi contoh seperti bullying atau perundungan. Hal ini dapat berdampak pada kejiwaan seseorang yang menjadi korban. Contoh bullying yang kerap terjadi adalah mengejek teman karena miskin atau karena bentuk tubuhnya yang sedikit berbeda dengan yang lain. 

"Kekerasan psikis dapat mengakibatkan kejiwaan terganggu. Contohnya mengejek, membully. Bahkan korban bullying ada yang merasa rendah diri hingga akhirnya jadi pendiam, bahkan ada yang sampai bunuh diri," lanjut Wakil Bupati.

Termasuk juga kekerasan seksual, mantam Sekda Toba itu menyebut bahwa dengan melakukan sesuatu kepada orang lain yang mengarah pada bagian intim, hal tersebut termasuk kekerasan seksual. Karena itu seseorang tidak boleh menyentuh bagian tubuh orang lain terutama yang tertutup oleh pakaian. 

"Jika ada seseorang yang memperlakukan kamu tidak senonoh, segera laporkan. Jikapun dia memberi ancaman, jangan menyerah dan tetap laporkan kepada orang yang kamu percaya. Hanya dengan melapor kalian akan aman dari berbagai bentuk kekerasan," sebut Wakil Bupati mengakhiri materi sosialisasinya. (Ds)

(Sumber: ©MC Toba)

Babinsa Sertu Hasnul Wahyudi Monitoring Kasus Dugaan Pembunuhan di Wilayah Koramil 0201-06/MS

Babinsa Sertu Hasnul Wahyudi Monitoring Kasus Dugaan Pembunuhan di Wilayah Koramil 0201-06/MS

Medan Sunggal, mediasergap.com Babinsa Koramil 0201-06/MS, Sertu Hasnul Wahyudi, melaksanakan monitoring terhadap kasus dugaan pembunuhan yang terjadi di Jalan Dwikora No. 1C, Lingkungan XI, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, pada Rabu (10/12/2025).

  • Hari: Rabu
  • Tanggal: 10 Desember 2025
  • Pukul: 04.50 WIB
  • Tempat: Jalan Dwikora No. 1C, Lingkungan XI, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal

  • Nama: Faizah Soraya, S.E.
  • TTL: Padang Sidempuan, 13 Januari 1983
  • Agama: Islam
  • Pekerjaan: Ibu Rumah Tangga
  • Alamat: Jalan Dwikora No. 1C, Tanjung Rejo, Medan Sunggal

Terduga pelaku merupakan anak kandung korban, berusia 12 tahun. Identitas lengkap tidak dicantumkan demi perlindungan anak.

Sekira pukul 06.00 WIB, Ketua Lingkungan XI, Bapak Husni, melaporkan kepada Babinsa terkait dugaan kematian tidak wajar atas diri korban.

Menurut keterangan suami korban, Bapak Alham, pada Selasa (09/12/2025) sekitar pukul 21.30 WIB, korban bersama dua anaknya tidur dalam satu kamar di lantai satu, sementara dirinya berada di kamar lantai dua.

Pada pukul 04.30 WIB, salah satu anak korban berteriak memanggil Ayahnya, sambil mencoba menenangkan adiknya yang saat itu terlihat memegang pisau. Sesampainya di kamar, suami korban mendapati Istrinya dalam kondisi lemas dengan sejumlah luka tusukan pada punggung dan tangan. Total ditemukan 20 luka tusuk.

Dugaan sementara, terduga pelaku melakukan tindakan tersebut karena sakit hati setelah melihat korban memarahi kakaknya pada hari sebelumnya.

Pada pukul 06.30 WIB, Polsek Sunggal tiba di lokasi dan memasang garis Polisi. Tim Inafis Polrestabes Medan datang sekira pukul 07.00 WIB untuk melakukan olah TKP. Pada pukul 08.15 WIB, jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan untuk keperluan otopsi.

Proses olah TKP berlangsung aman dan lancar di bawah Pengawasan Aparat terkait.

Babinsa Sertu Hasnul Wahyudi memastikan koordinasi antara Pihak Kelurahan, Kepolisian, dan Aparat Kewilayahan berjalan baik. Tindak lanjut sepenuhnya diserahkan kepada Pihak Kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (Roni)


KPUD Kabupaten Toba Dorong Peningkatan Literasi Politik Gen Z sebagai Energi Baru Demokrasi

KPUD Kabupaten Toba Dorong Peningkatan Literasi Politik Gen Z sebagai Energi Baru Demokrasi


Balige, mediasergap.comKehadiran Generasi Z (Gen Z) di Kabupaten Toba menjadi perhatian penting bagi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Toba. Sebagai generasi yang tumbuh dan berkembang di era digital, Gen Z dikenal memiliki cara berpikir kritis, cepat beradaptasi dengan teknologi, serta lebih terbuka terhadap Isu Sosial dan Politik, Rabu (10/12/2025).

KPUD Kabupaten Toba menyadari bahwa Gen Z bukan hanya sekadar pemilih pemula, tetapi juga merupakan kelompok strategis yang membawa perspektif segar dalam perkembangan demokrasi. Oleh karena itu, KPUD Toba terus berupaya meningkatkan literasi politik di kalangan generasi muda agar mereka mampu menjadi pemilih cerdas, aktif, dan berintegritas dalam setiap tahapan Pemilu.

Generasi Z memiliki kesadaran yang kuat untuk terlibat langsung dalam menentukan arah Kebijakan Publik. Mereka tidak ingin hanya menjadi penonton, tetapi ingin turut berpartisipasi sebagai agen perubahan. Kesadaran ini menjadi modal penting bagi KPUD Toba dalam memperkuat pendidikan pemilih, sehingga Gen Z memahami peran strategis mereka dalam menentukan masa depan Kabupaten Toba.

Sebagai generasi yang tumbuh di tengah percepatan teknologi informasi, KPUD Kabupaten Toba secara aktif memberikan edukasi melalui berbagai program pendidikan pemilih yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran politik generasi muda. Melalui kegiatan di sekolah, sosialisasi kepemiluan, serta kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan, KPUD Toba mengajak Gen Z memahami pentingnya berpartisipasi dalam seluruh tahapan penyelenggaraan Pemilu.

Tidak hanya itu, KPUD Toba juga memanfaatkan media sosial sebagai saluran komunikasi utama dalam menyampaikan informasi kepemiluan. Pendekatan komunikasi yang singkat, visual, interaktif, dan sesuai gaya Gen Z diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi sehingga pesan terkait pentingnya hak suara dapat tersampaikan dengan lebih efektif.

Generasi Z diyakini sebagai wajah masa depan Kabupaten Toba. Mereka membawa nilai kejujuran, kreativitas, dan semangat kolaborasi. Partisipasi mereka dalam Pemilu tidak hanya sebatas berada di bilik suara, tetapi juga menjadi penjaga nilai-nilai demokrasi yang jujur, adil, dan transparan.

KPUD Kabupaten Toba meyakini bahwa keberhasilan Pemilu tidak hanya ditentukan oleh tingginya angka partisipasi pemilih, tetapi juga oleh kualitas kesadaran politik masyarakat, terutama generasi muda. Dengan semangat kebangsaan dan komitmen terhadap nilai-nilai lokal, Gen Z di Kabupaten Toba siap menjadi garda depan demokrasi dan energi baru dalam membangun masa depan daerah yang lebih baik. (Ds)

Perayaan Natal Pemerintah Kecamatan Balige Berlangsung Hikmat dan Penuh Sukacita

Perayaan Natal Pemerintah Kecamatan Balige Berlangsung Hikmat dan Penuh Sukacita

Balige, mediasergap.com Pemerintah Kecamatan Balige melaksanakan Perayaan Natal yang berlangsung hikmat dan penuh sukacita pada Rabu (10/12/2025) di Gereja HKBP Paindoan, Balige. Perayaan ini dihadiri masyarakat dari berbagai Desa dan Kelurahan, Perangkat Kecamatan, serta jajaran Forkopimca Balige. Tahun ini, perayaan mengangkat tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga.”

Dalam suasana gereja yang dihiasi ornamen Natal, para Pimpinan Kecamatan, Tokoh Masyarakat, dan Unsur Forkopimca terlihat berdiri bersama di depan mimbar sebagai simbol kebersamaan dan sukacita Natal.

Ibadah Natal dipimpin oleh Pdt. Sabar Siagian, S.Th, yang dalam khotbahnya menegaskan bahwa kehadiran Kristus membawa terang dan keselamatan bagi setiap keluarga. Beliau mengajak jemaat menghadirkan kasih, pengampunan, dan damai sejahtera dalam kehidupan berumah tangga.

Bupati Toba, Effendi Napitupulu, turut hadir dan menyampaikan sambutan. Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat dan daerah. Ia mengajak seluruh warga menjadikan semangat Natal sebagai momentum mempererat hubungan keluarga sekaligus meningkatkan kepedulian sosial.

Bupati Toba juga mengimbau agar perayaan Natal dilaksanakan secara sederhana mengingat situasi yang berkembang di wilayah Tapanuli. Menurutnya, kesederhanaan justru menjadi kesempatan untuk meneguhkan nilai ketulusan dan kepedulian yang menjadi esensi Natal. “Kasih tidak boleh berhenti pada slogan. Kasih harus diwujudkan dalam tindakan nyata, salah satunya melalui kesediaan berbagi. Kebaikan yang diberikan akan kembali berlipat ganda kepada kita,” ujarnya.

Beliau juga menyampaikan keprihatinan atas semakin maraknya ujaran kebencian di ruang digital, yang dinilai semakin menjauhkan masyarakat dari nilai kasih itu sendiri.

Di akhir sambutannya, Bupati Toba mengajak masyarakat mendukung program dan kebijakan Pemerintah. Kritik dan saran tetap dibuka, namun diharapkan bersifat konstruktif untuk menciptakan penyelenggaraan Pemerintahan yang lebih baik.

Acara ditutup dengan pembagian bingkisan secara simbolis kepada warga yang membutuhkan. Menurut Camat Balige, Partogi Tambunan, kegiatan berbagi ini merupakan wujud nyata kasih dan sukacita sesuai makna Natal.

Perayaan ini juga turut dihadiri oleh:

  • Staf Ahli Bupati, Augus Sitorus
  • Kadis Kesehatan, Dr. Freddi Sibarani
  • Sekdis Lindup, Jerry Manurung
  • Unsur Forkopimca Balige, termasuk perwakilan dari TNI dan Polri

Foto kegiatan menggambarkan kebersamaan para Pemimpin Daerah dan Masyarakat dalam suasana Natal yang penuh damai dan sukacita. (Ds)

Satreskrim Polres Toba Cek Lokasi Dugaan Penebangan Kayu di Desa Sianipar Sihail-hail

Satreskrim Polres Toba Cek Lokasi Dugaan Penebangan Kayu di Desa Sianipar Sihail-hail

Balige, mediasergap.comSatuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Toba menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan adanya aktivitas penebangan kayu di kawasan hutan di Desa Sianipar Sihail-hail, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Rabu (10/12/2025).

Menanggapi laporan tersebut, Kasat Reskrim Polres Toba Iptu Erikson David Hutauruk, S.H., M.H, langsung memerintahkan Kanit Tipidter IPDA Jomeni A. Lubis, S.H, bersama Unit Reskrim Polres Toba untuk melakukan penyelidikan dan pengecekan lokasi.

Dalam keterangannya, IPTU Erikson menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan rangkaian langkah penyelidikan, mulai dari pemeriksaan tempat kejadian (TKP) hingga wawancara dengan pemilik lahan. “Dari hasil cek TKP, ditemukan adanya kegiatan penebangan kayu di Desa Sianipar Sihail-hail, Kecamatan Balige. Lokasi tersebut berada di lahan milik masyarakat,” jelas Erikson.

Menurut keterangan pemilik lahan, penebangan tersebut dilakukan untuk alasan keselamatan. Pohon yang ditebang dikhawatirkan tumbang dan mengenai rumah mereka. “Informasi dari pemilik lahan menyebutkan bahwa penebangan dilakukan agar pohon tidak tumbang dan membahayakan rumah mereka,” tambah Erikson.

Meski demikian, Satreskrim Polres Toba tetap menegaskan komitmennya dalam mengawasi setiap aktivitas penebangan kayu guna mencegah kerusakan lingkungan. “Kami akan terus mengawasi agar tidak terjadi penebangan kayu di kawasan hutan yang dapat berdampak pada lingkungan, seperti banjir dan longsor,” tegasnya.

Sementara itu, dua warga setempat, Rikson Sianipar dan Sanjaya Sianipar, saat ditemui di lokasi menjelaskan bahwa penebangan yang dilakukan bukan merupakan penebangan di kawasan hutan, melainkan di lahan pribadi milik mereka. “Tidak ada penebangan hutan. Yang ada hanya penebangan kayu di lahan kami, karena pohonnya sudah sangat membahayakan dan bisa tumbang ke rumah kami maupun rumah keluarga di bawahnya. Kami juga sudah meminta izin kepada Pemerintah Desa Sianipar Sihail-hail,” ungkap Rikson.

Dengan selesainya pemeriksaan awal, Polres Toba akan melanjutkan pemantauan untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran yang berdampak pada kelestarian lingkungan. (Ds)

Polres Toba dan Pemkab Toba Atasi Kelangkaan BBM Pasca Bencana Alam

Polres Toba dan Pemkab Toba Atasi Kelangkaan BBM Pasca Bencana Alam

Toba, mediasergap.com — Dalam dua minggu terakhir, Kabupaten Toba mengalami kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat dampak bencana alam yang terjadi di beberapa Kabupaten di wilayah Provinsi Sumatera Utara. Menyikapi kondisi tersebut, Polres Toba bersama Pemerintah Kabupaten Toba mengambil langkah strategis untuk memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat, terutama di Kecamatan yang tidak memiliki SPBU, Rabu (10-Desember-2025).

Tiga Kecamatan yang menjadi prioritas pendistribusian khusus adalah Kecamatan Habinsaran, Borbor, dan Nassau. Pendistribusian BBM dilakukan langsung dari pihak SPBU dengan pengawalan ketat oleh Polres Toba serta dukungan Pemerintah Kabupaten Toba.

Rincian Pendistribusian BBM Pertanggal 10 Desember 2025

1. Kecamatan Habinsaran — 7 Drum (1.400 Liter)

Vendor:

  • Gudmen Lubis – Desa Lumban Rau: 1 drum (200 L)
  • Lukiman Sagala – Desa Matio: 1 drum (200 L)
  • Robin Pardosi – Kelurahan Parsoburan: 2 drum (400 L)
  • Sahat Lubis – Kelurahan Parsoburan: 1 drum (200 L)
  • Hutajulu – Desa Gonting: 1 drum (200 L)
  • Nelson Simangunsong – Kelurahan Parsoburan: 1 drum (200 L)

2. Kecamatan Borbor — 4 Drum (800 Liter)

Vendor:

  • Roy Simanjuntak – Desa Pangururan III: 2 drum (400 L)
  • Gideon Pangaribuan – Desa Pasar Borbor: 2 drum (400 L)

3. Kecamatan Nassau — 4 Drum (800 Liter)

Vendor:

  • Ofbel Sipahutar – Desa Lumban Rau: 2 drum (400 L)
  • Ahmad Simatupang – Desa Lumban Rau Utara: 2 drum (400 L)

Kapolres Toba, AKBP V.J. Parapaga, S.I.K, mengatakan bahwa pendistribusian ini diharapkan dapat mengatasi kelangkaan serta mengurangi antrean panjang di wilayah-wilayah yang tidak memiliki SPBU. “Kami dari Pihak Kepolisian bersama Pemerintah Kabupaten Toba dan TNI menjamin keamanan, ketertiban, serta pemerataan pendistribusian BBM di seluruh wilayah Kabupaten Toba,” ujar Kapolres Toba.

Selain itu, Polri, TNI, dan Pemkab Toba akan melakukan razia terpadu dan menindak tegas para pengecer BBM yang melakukan pembelian berulang di SPBU untuk kemudian dijual kembali dengan harga tinggi.

Pemerintah juga menegaskan bahwa Ambulans dan Kendaraan Operasional Pemerintah yang digunakan untuk penanggulangan bencana harus diprioritaskan saat pengisian BBM di SPBU. (Ds)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport