Media Sergap -->








Headline

Bupati Toba Cup Motocross & Grasstrack 2026, Dorong Sport Tourist dan Gairah Olahraga Otomotif di Kabupaten Toba

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Pemerintah Kabupaten Toba mengajak seluruh masyarakat, khususnya pecinta olahraga otomotif dan motocross, untuk turut menyukseskan kegiatan Bupati Toba Cup Motocross & Grasstrack 2026 yang akan diselenggarakan pada 14–15 November 2026.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mendorong perkembangan olahraga otomotif sekaligus memperkenalkan potensi Kabupaten Toba sebagai daerah yang memiliki daya tarik wisata dan mampu menyelenggarakan berbagai kegiatan berskala regional maupun nasional, Senin (02/11/2026).

Melalui ajang ini, para pembalap motocross dan grasstrack dari berbagai daerah diharapkan dapat menunjukkan kemampuan, keterampilan, serta sportivitas dalam berkompetisi memperebutkan gelar juara.

Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, bersama Wakil Bupati Toba, Audi Murphy Sitorus, mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Selain menjadi wadah bagi para pembalap untuk mengembangkan bakat dan prestasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan antusiasme masyarakat, menggerakkan perekonomian lokal, serta memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM dan sektor pariwisata di Kabupaten Toba.

Pemerintah Kabupaten Toba mengundang seluruh masyarakat untuk menyaksikan secara langsung aksi para pembalap, mulai dari adu kecepatan hingga berbagai atraksi menantang di lintasan motocross dan grasstrack.

Bagi para pembalap yang ingin berpartisipasi, pendaftaran dapat dilakukan melalui narahubung berikut:

Jafar: +62 813-7070-2276

Mari bersama-sama meramaikan dan menyukseskan Bupati Toba Cup Motocross & Grasstrack 2026 sebagai wujud dukungan terhadap kemajuan olahraga, pariwisata, dan perekonomian masyarakat Kabupaten Toba.

14–15 November 2026.



Kapolres Toba Ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat melalui Olahraga dan Tantangan Pull Up

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Olahraga bukan sekadar aktivitas fisik untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi sarana membangun kedisiplinan, konsistensi, tanggung jawab, dan pola hidup positif. Pesan tersebut disampaikan Kapolres Toba, AKBP Vije, melalui ajakan untuk membudayakan olahraga, salah satunya dengan melakukan latihan pull up.

Menurutnya, pull up merupakan salah satu latihan fisik yang terlihat sederhana, tetapi membutuhkan kekuatan, keseimbangan, serta koordinasi sejumlah kelompok otot tubuh. Gerakan mengangkat tubuh dengan bertumpu pada kedua tangan ini melibatkan kekuatan genggaman, bahu, punggung, lengan, hingga otot inti tubuh (core).

Latihan tersebut juga membutuhkan teknik yang benar, pengaturan pernapasan, dan konsistensi agar dapat dilakukan secara aman serta memberikan hasil yang optimal.

AKBP Vije menjelaskan bahwa kemampuan melakukan pull up dapat menjadi salah satu bentuk tantangan dalam mengukur perkembangan kebugaran fisik seseorang. Namun, menurutnya, hal terpenting bukan semata-mata jumlah gerakan yang mampu dilakukan, melainkan kemauan untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan secara bertahap.

“Saya percaya dengan olahraga kita belajar mencintai diri sendiri, bertanggung jawab, konsisten, serta memiliki disiplin dan standar hidup yang tentunya menjauhkan diri kita dari penyakit maupun kebiasaan buruk yang merusak diri kita,” ungkap AKBP Vije.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai membangun pola hidup sehat dengan rutin berolahraga, memperhatikan asupan makanan, serta menghindari kebiasaan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan, seperti merokok, mengonsumsi makanan tinggi lemak secara berlebihan, minuman tinggi gula, dan alkohol.

Semangat tersebut juga diwujudkan melalui kegiatan Kapolres Toba Challenge, yang diharapkan menjadi wadah untuk membangun motivasi, kebersamaan, serta budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Melalui ajakan ini, AKBP Vije ingin menegaskan bahwa perubahan menuju kehidupan yang lebih sehat tidak harus dimulai dengan sesuatu yang besar. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara rutin, disiplin, dan konsisten dapat menjadi langkah awal membangun kualitas hidup yang lebih baik.

Dengan semangat olahraga dan pola hidup sehat, masyarakat diharapkan semakin termotivasi untuk menjaga kebugaran, membangun karakter positif, serta menjadikan kesehatan sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. (Dosi)

Rutan Balige Libatkan Warga Binaan dalam Gotong Royong, Dukung Pelestarian Lingkungan Danau Toba

BALIGE (Sumut) mediasergap.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan aliran sungai yang berada di samping area rutan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus dukungan nyata terhadap upaya pelestarian ekosistem Danau Toba.

Sungai yang dibersihkan tersebut merupakan salah satu aliran air yang bermuara langsung ke Danau Toba. Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan kelestarian sungai menjadi bagian penting dalam mencegah pencemaran serta mempertahankan kualitas lingkungan di kawasan Danau Toba.

Dalam kegiatan tersebut, warga binaan pemasyarakatan turut dilibatkan secara aktif. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, mereka membersihkan area sungai dari sampah, rumput liar, serta endapan yang berpotensi menghambat aliran air dan mengganggu kebersihan lingkungan sekitar.

Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan karakter bagi warga binaan. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial dan lingkungan, diharapkan tumbuh kesadaran, rasa tanggung jawab, kepedulian, serta semangat untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Selain memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar rutan, kegiatan tersebut juga menjadi wujud dukungan terhadap pelestarian Danau Toba sebagai salah satu kekayaan alam dan kebanggaan Indonesia yang perlu dijaga bersama.

Melalui kegiatan gotong royong ini, Rutan Kelas IIB Balige berharap terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan asri, sekaligus memperkuat sinergi antara jajaran pemasyarakatan, aparat kewilayahan, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai serta kelestarian lingkungan.

Menjaga sungai berarti turut menjaga Danau Toba. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan diharapkan terus tumbuh sebagai bagian dari tanggung jawab bersama demi keberlangsungan alam bagi generasi mendatang. (Dosi)

Lingkungan Kerja Kondusif Jadi Perhatian Wabup Toba untuk Tingkatkan Kinerja ASN


TOBA (Sumut) mediasergap.com – Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menekankan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh aparatur pemerintah. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Toba, Senin (2/11/2026).

Dalam arahannya, Audi Murphy menyampaikan bahwa lingkungan kerja yang sehat, baik secara fisik maupun psikis, merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas, meningkatkan profesionalisme, serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab aparatur pemerintah.

Ia menegaskan, upaya menciptakan suasana kerja yang kondusif harus dimulai dari masing-masing kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sebagai pimpinan, kepala OPD memiliki tanggung jawab dalam membangun budaya kerja yang mengedepankan rasa aman, kenyamanan, komunikasi yang baik, serta sikap saling menghargai di lingkungan kerja.

“Lingkungan kerja yang aman dan nyaman harus menjadi perhatian kita bersama. Hal ini dimulai dari setiap kepala OPD yang harus mampu menciptakan suasana kerja yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pegawai, baik secara fisik maupun psikis,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Toba untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan hubungan kerja yang harmonis. Menurutnya, suasana kerja yang positif akan membantu setiap pegawai menjalankan tugas secara lebih optimal serta meningkatkan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui arahan tersebut, seluruh perangkat daerah diharapkan dapat menjadikan kenyamanan dan keamanan lingkungan kerja sebagai bagian dari budaya organisasi, bukan sekadar tanggung jawab pimpinan, melainkan komitmen bersama seluruh aparatur.

Dengan terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aman, dan saling mendukung, Pemerintah Kabupaten Toba diharapkan semakin mampu meningkatkan disiplin, profesionalisme, kualitas kinerja, serta mutu pelayanan publik bagi masyarakat. (Dosi)

Pemkab Toba Perhatikan Infrastruktur Jalan untuk Mendukung Pengembangan Wisata Parparean


TOBA (Sumut) mediasergap.com – Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, melakukan peninjauan langsung ke kawasan wisata Pantai Pasir Putih di Desa Parparean, Kecamatan Porsea, Senin (2/11/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Toba terhadap aspirasi masyarakat sekaligus mendorong pengembangan potensi pariwisata daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati melihat secara langsung kondisi kawasan wisata yang telah ditata secara mandiri oleh para pengelola. Ia menilai Pantai Pasir Putih Parparean memiliki potensi yang cukup baik untuk dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Toba.

Menurutnya, upaya masyarakat dalam membangun dan menata kawasan wisata secara mandiri patut diapresiasi. Oleh karena itu, kebersihan, keindahan, dan pemeliharaan fasilitas kawasan perlu terus diperhatikan agar daya tarik wisata tetap terjaga.

“Di antara destinasi wisata yang sudah dibangun, lokasi ini cukup bagus karena telah ditata dengan baik. Agar lokasi ini tetap dipelihara,” ujar Audi Murphy saat meninjau lokasi.

Selain menyoroti potensi wisata, Wakil Bupati juga memperhatikan kondisi akses jalan menuju kawasan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kelas jalan yang tersedia perlu disesuaikan dengan kapasitas kendaraan yang melintas, khususnya kendaraan berat yang membawa peralatan maupun material.

Didampingi Kepala Bidang Peralatan PUTR Kabupaten Toba, Maju Simangunsong, Audi Murphy menyampaikan rencana untuk menyurati pihak ASDP guna membahas langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam mencegah kerusakan infrastruktur jalan akibat mobilisasi alat berat maupun material lainnya.

“Kelas jalan ini tidak cocok dilewati kendaraan sampai puluhan ton. Kita akan surati pihak ASDP, hal-hal apa yang mereka bisa buat agar tidak terjadi kerusakan jalan akibat mobilisasi alat berat atau material lainnya,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Toba juga mendorong sekitar 12 pengusaha yang beraktivitas di kawasan Pantai Pasir Putih Parparean agar membangun kesepahaman dalam pengelolaan dan pengembangan kawasan wisata. Salah satu hal yang perlu dibahas bersama adalah penerapan sistem retribusi pengunjung secara terkoordinasi dan transparan.

Melalui koordinasi dan kerja sama seluruh pihak, kawasan Pantai Pasir Putih Parparean diharapkan dapat semakin tertata, memiliki fasilitas yang lebih baik, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan.

Penataan kawasan wisata yang didukung pemeliharaan infrastruktur dan kesepahaman para pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan daya tarik pariwisata sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan.

Pemerintah Kabupaten Toba terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dalam mengembangkan potensi wisata daerah agar memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat. (Dosi)

Wali Kota Tebing Tinggi Pimpin Apel Gabungan ASN, Tekankan Lima Poin Penting Untuk Peningkatan

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tebing Tinggi yang berlangsung di halaman Balai Kota, Jalan Dr. Sutomo No. 14, Senin (2/11/2026). Bertindak sebagai pembina apel, Wali Kota menegaskan lima poin penting untuk meningkatkan kualitas birokrasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Wali Kota menyampaikan lima penegasan utama kepada seluruh jajaran ASN Pemkot Tebing Tinggi. Pertama, disiplin ASN harus diukur dari pencapaian kinerja dan hasil kerja nyata, bukan sekadar kehadiran. Kedua, jajaran pegawai diminta untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta meninggalkan pola kerja birokrasi yang lambat. 

Ketiga, menjelang akhir tahun anggaran, seluruh perangkat daerah diingatkan agar tidak bekerja tergesa-gesa yang dapat mengabaikan prinsip akuntabilitas. Keempat, ASN harus mampu membangun birokrasi yang berintegritas, netral, serta bertanggung jawab, termasuk dalam menjaga etika di ruang digital. Kelima, Wali Kota menekankan pentingnya memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi musim penghujan serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

"Mulai hari ini, saya ingin kita semua lebih fokus pada hasil, lebih cepat dalam menyelesaikan pekerjaan, lebih cermat dalam menggunakan anggaran, lebih tegas dalam menegakkan disiplin, dan lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat," tegas Wali Kota di hadapan peserta apel.

Wali Kota juga mengingatkan bahwa setiap pegawai memiliki peran dan setiap perangkat daerah memegang tanggung jawab besar. Setiap tindakan yang diambil memiliki dampak langsung terhadap kepercayaan masyarakat, kepada Pemerintah Kota Tebing Tinggi. 

"Jadikan pengabdian kita sebagai bentuk tanggung jawab kepada negara, kepedulian kepada masyarakat dan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa," tambah Wali Kota. 

Apel gabungan pada pagi hari tersebut dipimpin oleh Camat Bajenis, Ari Miranda, selaku komandan apel. Rangkaian kegiatan apel kemudian dilanjutkan dengan penyerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya untuk masa pengabdian 10, 20, dan 30 tahun berdasarkan usul Agustus 2026 yang diterima dari Kementerian Dalam Negeri pada Oktober 2026. 

Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Sekretaris Bappeda Sanulita Viviana untuk masa pengabdian 30 tahun, Kabid Pemberdayaan Kelembagaan DP3APM Desi Tristiyanti untuk masa pengabdian 20 tahun, serta Lurah Pasar Baru Fuad Hidayat untuk masa pengabdian 10 tahun.

Selain itu, turut diserahkan piagam penghargaan kepada sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah atas prestasi dan kinerja membanggakan. Penghargaan pertama diberikan kepada Kadis PMPTSP Hj. Nina Zahara atas pencapaian kategori Sangat Baik dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha Tahun 2026.

Penghargaan kedua diserahkan kepada Kepala Kesbangpol Ramadhan Barqah Pulungan atas partisipasi aktif dalam Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2026 untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. 

Selanjutnya, penghargaan ketiga diberikan kepada Kadis Kominfo Ghazali Rahman atas keberhasilan meraih Predikat Informatif dalam Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2026 untuk kategori Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Utara.

Apel gabungan ini turut dihadiri oleh para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Lurah, perwakilan pegawai di lingkungan Pemko Tebing Tinggi, serta tim peliputan Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi. (Ajs)

IMO Indonesia Sumut dan GJI Gelar Pelatihan Jurnalis Lingkungan

MEDAN (Sumut) mediasergap.com - Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Media Online (DPW IMO) Indonesia Sumatera Utara dan Green Justice Indonesia (GJI)  sepakat menggelar pelatihan bagi wartawan menulis tentang lingkungan dan istilah-istilah yang digunakan.

Ini perlu dilakukan untuk memberikan masukan-masukan kepada jurnalis ketika menulis tentang lingkungan baik kehutanan, ekosistem, tata kelola lingkungan yang adil, perlindungan keanekaragaman hayati, dan keputusan publik berbasis bukti maupun yang terkait dengannya.

Ragam istilah dan sebutan tentang ekosistem itu yang wajib diketahui bagi para jurnalis agar ketika tulisan yang akan dipublish ke umum tidak keliru dan pas meletakan istilah-istilah itu ke tulisan, sehingga pesan yang disampaikan clear, mudah dipahami dan dimengerti.

Hal itulah yang menjadi perbincangan Ketua DPW IMO Indonesia Sumatera Utara, HA Nuar Erde didampingi Sekretaris Harun Al Rasyid dengan Ketua GJI di Medan, Panut Hadisiswoyo di Pos Kupi, pada Kamis (29/10/2026).

HA Nuar Erde mengatakan, IMO Indonesia Sumatera Utara terus akan membuat beragam kegiatan guna menambah wawasan dan ilmu pengetahuan bagi para pemilik media dan wartawan.

"Kita laksanakan pelatihan ini agar para wartawan khusunya wartawan yang tergabung dalam IMO Indonesia Sumatera Utara memiliki pengetahuan dan paham istilah tentang lingkungan dan kehutanan agar ketika menulis berita tentang hal tersebut, pas dan dapat dimengerti para pembaca media kita," ujarnya.

Karenanya kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi para pengurus dan anggota IMO Indonesia Sumatera Utara. "Ini kesempatan yang luar biasa, untuk itu kami harapkan para pemilik media dan wartawan IMO Indonesia Sumatera Utara segera mendaftarkan diri ke sekretariat. Sebab kuota terbatas," ujar Sekretaris DPW IMO Indonesia Sumatera Utara, Harun Al Rasyid.

Sementara Ketua GJI, Panut Hadisiswoyo yang juga Pembina DPW IMO Indonesia Sumatera Utara, mengatakan pelatihan ini perlu dilakukan mengingat selama ini masih ada ditemukan tulisan dari berbagai media mengenai berita lingkungan, istilahnya kurang tepat didudukan dalam berita. 

Kita lakukan ini bersama IMO Indonesia Sumatera Utara, lanjut Panut, adalah sebagai bentuk komitmen kita dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat khusunya kepada para jurnalis, agar tidak keliru dan salah meletakan istilah-istilah dalam pemberitaan.

"Kita akan gelar pelatihan ini di kantor GJI Medan pada awal Desember. Sebagai instrukturnya adalah kami para staf dan petugas GJI. Targetnya adalah para jurnalis mendapat pengetahuan dan wawasan tentang lingkungan dan yang terkait dengannya,' ujar dia.

Sebelumnya Ketua IMO Indonesia Sumatera Utara, HA Nuar Erde memberikan buku saku bertajuk 'Wartawan Media Online'  kepada Pembina IMO Indonesia Sumatera Utara, Panut Hadisiwoyo. "Terima kasih atas buku yang diberikan. Saya apresiasi ini dan akan saya pelajari pula," tutupnya (Roni)

Polres Binjai Ungkap Empat Kasus Begal dan Curanmor, 11 Orang Ditangkap, Mayoritas Remaja

BINJAI (Sumut) mediasergap.com – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan begal di wilayah hukum Polres Binjai kembali menjadi perhatian aparat kepolisian. Dalam pengungkapan terbaru, polisi berhasil membongkar empat kasus tindak pidana sekaligus dan meringkus 11 orang tersangka di lokasi berbeda.

Pengungkapan tersebut dilakukan Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satreskrim Polres Binjai bersama unit Reskrim polsek jajaran. Dari belasan orang yang diamankan, sejumlah tersangka diketahui masih berusia remaja, bahkan ada yang masuk kategori anak.

Kapolres Binjai AKBP R Bimo Moernanda mengatakan, empat kasus tersebut berasal dari laporan polisi berbeda yang ditangani Polres Binjai dan polsek jajaran. Kolaborasi antarsatuan menjadi salah satu faktor penting dalam mengungkap rangkaian kejahatan tersebut.

“Pihak kepolisian berhasil mengamankan belasan tersangka dari empat laporan polisi yang berbeda di wilayah hukum Polres Binjai dan jajaran,” kata Bimo saat memaparkan hasil pengungkapan di Aula Anindya Polres Binjai, Sabtu (31/10/2026) malam.

Kasus pertama yang diungkap adalah pencurian dengan kekerasan atau begal di Jalan MT Haryono, Kelurahan Jati Karya, Kecamatan Binjai Utara, Jumat (30/10/2026) dini hari.

Dalam kasus ini, dua tersangka berinisial RA (21) dan SR (17), warga Medan Marelan, berhasil diringkus oleh Jatanras Polres Binjai bersama Unit Reskrim Polsek Binjai Utara.

Keduanya diduga berboncengan sepeda motor untuk menghadang korban. Setelah korban berhenti, pelaku mengancam menggunakan senjata tajam jenis celurit sebelum membawa kabur sepeda motor milik korban.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sepeda motor milik korban dan kendaraan yang digunakan kedua tersangka saat beraksi.

Kasus kedua merupakan pencurian sepeda motor di Masjid Nurul Yaqin. Dua tersangka berinisial AL dan MA, yang masing-masing masih berusia 15 tahun, diduga mencuri kendaraan yang terparkir di area rumah ibadah tersebut menggunakan kunci T.

“Kedua pelaku ini berdomisili di Kota Medan dan Patumbak, Deliserdang,” ungkap Bimo.

Selanjutnya, polisi mengungkap kasus curanmor yang dilaporkan ke Polsek Sei Bingai. Empat orang diamankan, yakni FGB (18), warga Medan; RAG (18), warga Langkat; serta DPS (17) dan HRR (22), warga Binjai.

Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hotdiatur Purba menjelaskan, keempat orang tersebut diduga terlibat sebagai pelaku maupun penadah. Sementara dua orang yang disebut sebagai pelaku utama, masing-masing berinisial D dan A, masih dalam pengejaran.

“Keempatnya adalah pelaku dan penadah. Sementara pelaku utama berinisial D dan A masih dalam pengejaran,” ujar Hotdiatur.

Pengungkapan keempat terjadi di Kwala Begumit, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat. Dalam kasus ini, tiga remaja berusia 15 tahun berinisial GA, A, dan S diamankan karena diduga berkomplot mencuri Honda Vario BK 4792 RBS milik korban.

Menurut Hotdiatur, aksi tersebut bermula ketika ketiganya meminjam sepeda motor korban. Mereka kemudian beralasan kunci kendaraan hilang. Dua hari berselang, sepeda motor itu justru dicuri setelah para pelaku diduga telah mengantongi kuncinya.

“Modus ketiganya bermula dari pinjam motor, lalu berpura-pura alasan kunci hilang. Dua hari kemudian, ketiganya mencuri motor korban setelah mengantongi kuncinya,” jelasnya.

Rentetan pengungkapan ini sekaligus memperlihatkan keterlibatan sejumlah remaja dalam tindak pidana jalanan dan pencurian kendaraan bermotor. Menyikapi kondisi tersebut, Kapolres mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas dan pergaulan anak.

“Mengingat banyaknya pelaku yang masih berstatus pelajar dan anak di bawah umur, kami mengimbau para orang tua untuk lebih memperketat pengawasan terhadap pergaulan anak,” kata Bimo.

Dia juga meminta masyarakat tidak lengah saat memarkirkan kendaraan. Penggunaan kunci ganda dinilai penting untuk memperkecil peluang terjadinya pencurian.

“Kami juga meminta masyarakat luas agar selalu waspada dan wajib menggunakan kunci ganda saat memarkirkan kendaraannya,” pungkasnya. (Rn)

Polres Toba Tertibkan 24 Sepeda Motor Berknalpot Brong, Wujudkan Kenyamanan dan Keselamatan Berlalu Lintas

BALIGE (Sumut) mediasergap.com – Dalam upaya menjaga kenyamanan masyarakat serta menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas, Polres Toba melalui Satuan Lalu Lintas bersama Polsek Balige menggelar patroli dan penertiban kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026 yang berlangsung pada Sabtu malam (31/10/2026) hingga Minggu dini hari (1/11/2026), mulai pukul 22.00 WIB sampai 01.30 WIB. Patroli menyasar sepanjang Jalan Sisingamangaraja, Balige, Kabupaten Toba.

Penertiban dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Toba, IPTU Elon Sitinjak, S.H., bersama Kapolsek Balige, AKP L. Siahaan, dengan melibatkan personel gabungan dari Satlantas, Satreskrim, dan Polsek Balige.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, sekaligus mengantisipasi aksi balap liar serta pengendara yang diduga mengemudi di bawah pengaruh minuman beralkohol.

Dari hasil kegiatan, sebanyak 24 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong berhasil ditindak melalui penegakan hukum berupa tilang.

Kasat Lantas Polres Toba, IPTU Elon Sitinjak, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan penertiban tersebut tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga merupakan langkah preventif dan edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.

Menurutnya, penggunaan knalpot sesuai standar teknis kendaraan merupakan salah satu bentuk kepedulian pengendara terhadap kenyamanan lingkungan dan hak masyarakat lainnya untuk mendapatkan suasana yang aman, tertib, dan bebas dari kebisingan.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pengendara sepeda motor, agar menggunakan knalpot sesuai spesifikasi teknis kendaraan. Kebebasan dalam berkendara harus tetap disertai tanggung jawab dan kepedulian terhadap kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan lainnya," tegasnya.

Ia menambahkan, Polres Toba akan terus meningkatkan kegiatan patroli, terutama pada malam hingga dini hari, sebagai langkah mengantisipasi balap liar, penggunaan knalpot brong, serta berbagai potensi gangguan keamanan dan keselamatan berlalu lintas.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan kecelakaan lalu lintas, sementara arus kendaraan di sepanjang lokasi patroli berlangsung aman dan lancar.

Melalui Operasi Patuh Toba 2026, Polres Toba mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas dengan mengutamakan keselamatan, disiplin, dan sikap saling menghargai di jalan raya.

Sebab, jalan raya bukan tempat untuk menunjukkan kerasnya suara knalpot, melainkan ruang bersama yang membutuhkan kedisiplinan, ketertiban, dan kepedulian demi keselamatan semua pengguna jalan. (Dosi)

Polres Binjai Gelar Kegiatan Subuh Keliling di Pesantren Abu Syafa, Pererat Silaturahmi Dengan Tokoh Agama dan Masyarakat

Binjai (Sumut) mediasergap.com – Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dengan masyarakat serta meningkatkan kemitraan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Binjai melaksanakan kegiatan Subuh Keliling pada Sabtu (31/10/2026) sekira pukul 05.00 WIB, bertempat di Pesantren Abu Syafa, Jalan Kol. Yos Sudarso, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., bersama Wakapolres Binjai Kompol Sofyan Helmi Nasution, S.H., M.H., serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Binjai dan personel Polsek Binjai Utara. Kedatangan rombongan disambut oleh pimpinan yayasan, Ustadz H. Irfan Yusuf, S.Pd.I. (Ustadz Rahul), para ustadz, pengurus pesantren, serta santri Pesantren Abu Syafa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan tausiah, silaturahmi, dan dialog bersama pengurus yayasan serta para santri. Dalam suasana penuh keakraban, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan membangun kedekatan antara jajaran kepolisian dengan tokoh agama dan lingkungan pendidikan keagamaan.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Binjai bersama Wakapolres menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta mengajak seluruh pengurus, ustadz dan santri untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap situasi di sekitar, serta berperan aktif dalam menciptakan suasana yang aman, damai dan kondusif di wilayah Kota Binjai.

Kegiatan Subuh Keliling berakhir sekira pukul 05.34 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib serta kondusif. Melalui kegiatan ini, Polres Binjai berharap hubungan kemitraan dan sinergitas antara Polri, tokoh agama, lembaga pendidikan keagamaan dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif. (Roni K)

(Sumber: ©Humas Res Binjai)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport