Media Sergap -->



Headline

Bupati Samosir Tekankan Percepatan Realisasi Anggaran dan Optimalisasi PAD untuk Mendorong Pembangunan Daerah

Samosir (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kabupaten Samosir terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan melalui percepatan realisasi anggaran serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menghadirkan pembangunan yang nyata, terukur, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Bupati Samosir menegaskan bahwa bersama Wakil Bupati, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) didorong untuk mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan agar target pembangunan dapat tercapai secara efektif dan tepat waktu.

"Semangat pembangunan yang berkelanjutan harus diwujudkan melalui percepatan realisasi anggaran. Tujuan kita tetap satu, yakni menghadirkan hasil pembangunan yang nyata, terukur, serta berdampak langsung bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Samosir," ujar Bupati.

Di tengah kebijakan efisiensi fiskal, Pemerintah Kabupaten Samosir juga menempatkan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah sebagai salah satu prioritas utama dalam memperkuat kapasitas keuangan daerah. Berbagai strategi terus dilakukan, mulai dari inovasi dalam pengelolaan pendapatan, penguatan sistem administrasi, hingga perluasan basis penerimaan daerah guna mencapai bahkan melampaui target PAD yang telah ditetapkan.

Selain itu, pemerintah daerah terus memperkuat dukungan terhadap peningkatan kualitas fasilitas pelayanan publik dan pengembangan sumber daya manusia. Langkah tersebut dinilai sebagai strategi penting untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah sekaligus mempercepat tercapainya pembangunan yang berdaya saing.

Bupati optimistis bahwa melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, seluruh OPD, dan berbagai pemangku kepentingan, pembangunan di Kabupaten Samosir akan semakin maju dan berkelanjutan.

"Dengan kolaborasi, komitmen, dan inovasi yang terus kita bangun, saya yakin Samosir akan semakin maju, mandiri secara fiskal, serta mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," tutup Bupati. (D/Smart)

Bappelitbangda Toba Gelar Lomba Inovasi Perangkat Daerah, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

BALIGE (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Toba melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) terus mendorong lahirnya inovasi di lingkungan pemerintahan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat daya saing daerah.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Lomba Inovasi Perangkat Daerah Tahun 2026 yang berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis (5–6/8/2026), di Ruang Rapat Staf Ahli Bupati Toba, Balige. Kegiatan ini diikuti 25 peserta yang terdiri atas 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 13 Kecamatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappelitbangda Kabupaten Toba, Sumiaty Sinaga, melalui Kepala Bidang Penelitian, Pengembangan dan Inovasi, Gibson Sitinjak, mengatakan bahwa lomba tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk membangun budaya inovasi di setiap perangkat daerah.

Menurut Gibson, setiap tahun pemerintah melakukan penilaian terhadap Indeks Inovasi Daerah. Karena itu, seluruh perangkat daerah didorong untuk menghadirkan berbagai terobosan yang mampu menjawab tantangan serta menyelesaikan persoalan di lingkungan kerja masing-masing.

"Melalui kegiatan ini kami ingin merangsang perangkat daerah untuk terus berinovasi dalam menghadapi berbagai persoalan, baik di lingkungan perangkat daerah maupun pemerintah daerah secara umum. Inovasi yang lahir diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujarnya, Rabu (5/8/2026).

Ia menjelaskan, inovasi tidak semata-mata bertujuan meningkatkan nilai Indeks Inovasi Daerah, tetapi juga menjadi instrumen dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan, meningkatkan efektivitas pelayanan publik, serta menciptakan pemerintahan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pada penyelenggaraan tahun ini, lomba dibagi menjadi dua kategori, yakni kategori Organisasi Perangkat Daerah dan kategori Kecamatan. Pemenang direncanakan diumumkan pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Proses penilaian dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan aspek rancang bangun inovasi, tujuan dan manfaat yang dihasilkan, pemenuhan kriteria inovasi, hingga kemampuan peserta mempresentasikan implementasi inovasinya di hadapan dewan juri.

Tim juri terdiri dari Staf Ahli Bupati Toba Sahat Manullang, Augus Sitorus, Darwin Sianipar, Asisten Pemerintahan Eston Sihotang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jonni Lubis, serta Asisten Administrasi Umum Verri Napitupulu.

Ketua Tim Juri, Jonni Lubis, menegaskan bahwa pengembangan inovasi di lingkungan Pemerintah Daerah merupakan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mendorong setiap daerah terus melakukan pembaruan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Melalui kegiatan ini kami ingin memotivasi seluruh perangkat daerah untuk terus berinovasi. Inovasi yang lahir diharapkan mampu menghilangkan berbagai hambatan birokrasi sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, efektif, dan efisien," katanya.

Selama proses penilaian, setiap peserta mempresentasikan inovasi yang telah dikembangkan melalui tayangan video, kemudian dilanjutkan dengan sesi wawancara bersama tim juri guna menggali implementasi, keberlanjutan, serta dampak inovasi yang telah diterapkan.

Jonni berharap seluruh inovasi yang lahir dari perlombaan ini tidak berhenti sebagai gagasan semata, melainkan terus dikembangkan dan diterapkan secara berkelanjutan demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Perangkat daerah yang menjadi pemenang akan memperoleh penghargaan dan berpeluang mengikuti kompetisi inovasi di tingkat yang lebih tinggi. Namun yang paling penting, inovasi tersebut harus menjadi solusi nyata dalam mengatasi berbagai hambatan pelayanan publik sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," pungkasnya. (Ds)

Dalam Waktu Dua Hari, Satresnarkoba Polres Binjai Tangkap 2 Orang Bandar Narkoba di Kota Binjai

Binjai (Sumut) mediasergap.com - Bentuk keseriusan dan komitmennya guna berantas narkoba, Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai berhasil mengungkap jaringannya serta menangkap 2 (dua) orang pria yang diduga sebagai bandarnya di wilayah hukum polres Binjai.

Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 2 (dua) orang tersangka masing-masing berinisial *AIM (50) & BHH (24)* di dua lokasi berbeda yang berada di wilayah hukum Polres Binjai.

Adapun lokasi penangkapan tersebut yaitu, di jalan Trob Megawati kelurahan Tunggorono dan jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Tunggorono, Kecamatan Binjai Timur pada hari Rabu tanggal 29 Juli 2026.

Dari hasil penindakan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dengan total berat bruto 4,15 gram, 3 buah plastik transparan berisi narkoba, uang tunai Rp. 100.000,- (hasil penjualan narkoba)

Kapolres Binjai, melalui Kasat Resnarkoba AKP Ismail Pane, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen Polres Binjai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum polres Binjai,

“Polres Binjai akan terus melakukan penindakan tegas terhadap para pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegas Kasat Narkoba.

Saat ini kedua pelaku dan barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Binjai, guna proses penyidikan lebih lanjut. Serta dijerat dengan pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo pasal 609 ayat (2) huruf a UU No 1 tahun 2023 tentang KUHP Jo UU No 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. ucap AKP Ismail Pane, S.H., M.H.

Kapolres Binjai, juga mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi melalui coll center 110, keberhasilan pengungkapan kasus kejahatan diharapkan mampu memberikan rasa aman & nyaman bagi masyarakat. Kami tetap berkomitmen untuk brantas terhadap peredaran narkoba di Wilkum Polres Binjai,” tegas AKBP Bimo. (Rn)

Jambore PKK Samosir Perkuat Peran Perempuan sebagai Pilar Pembangunan Daerah

Samosir (Sumut) mediasergap.com Semangat kebersamaan dan pengabdian mewarnai pelaksanaan Jambore Kader PKK Tingkat Kabupaten Samosir yang diikuti ratusan kader dari sembilan kecamatan. Berbagai perlombaan, mulai dari senam cerdik, cerdas cermat, ekspose UP2K, fashion show hingga fragmen bertema kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), berlangsung meriah di halaman Kantor Bupati Samosir, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua TP PKK Kabupaten Samosir, Ny. Kennauli A. Sidauruk, dan dihadiri Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Samosir Hans R. Sidabutar, para camat se-Kabupaten Samosir, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Ketua TP PKK Kecamatan, serta jajaran pengurus dan kader PKK.

Di balik semarak perlombaan, Jambore PKK bukan sekadar agenda tahunan. Kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kapasitas kader, memberikan apresiasi atas dedikasi mereka, sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan Sepuluh Program Pokok PKK sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Ny. Kennauli A. Sidauruk menegaskan bahwa kader PKK memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas keluarga dan masyarakat.

"Jambore ini bukan hanya pertemuan dan perlombaan, tetapi menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, berbagi pengalaman, meningkatkan kapasitas, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam melaksanakan Sepuluh Program Pokok PKK," ujarnya.

Menurutnya, keberadaan kader PKK menjadi ujung tombak dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. Melalui berbagai kegiatan pemberdayaan, kader PKK terus hadir mendampingi masyarakat, mulai dari peningkatan kesehatan keluarga, pendidikan anak, penguatan ekonomi rumah tangga melalui UP2K, hingga pelestarian budaya lokal.

Di tengah dinamika pembangunan, perempuan dinilai memiliki peran yang semakin penting, tidak hanya sebagai pendamping dalam keluarga, tetapi juga sebagai motor penggerak kehidupan sosial di desa. Karena itu, seluruh kader didorong untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, serta menghadirkan inovasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Ny. Kennauli juga mengajak seluruh kader agar tetap menjaga semangat gotong royong serta melestarikan nilai-nilai budaya Batak sebagai identitas yang menjadi kekuatan pembangunan daerah.

"Saya mengajak seluruh kader PKK untuk tetap menjaga semangat gotong royong, melestarikan nilai-nilai budaya Batak yang luhur, serta menjadi teladan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan harmonis," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Samosir, Hans R. Sidabutar, menilai gerakan PKK memiliki kontribusi besar dalam mendukung pembangunan Kabupaten Samosir, khususnya dalam mewujudkan daerah sebagai destinasi pariwisata unggulan yang didukung masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing.

Menurut Hans, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tersedianya infrastruktur, tetapi juga dari kuatnya ketahanan keluarga dan kualitas sumber daya manusia yang dibangun melalui peran aktif masyarakat, termasuk kader PKK.

"Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan semakin menyentuh langsung kehidupan masyarakat. PKK memiliki peran penting dalam menopang visi dan misi pembangunan Kabupaten Samosir," ujarnya.

Hans juga menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan terhadap organisasi PKK, baik melalui penguatan program maupun dukungan anggaran hingga tingkat desa. Dengan demikian, kader PKK dapat terus menjalankan berbagai program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Jambore PKK Kabupaten Samosir Tahun 2026 menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui penguatan peran perempuan dalam membangun keluarga yang tangguh, mandiri, dan harmonis. Dari lingkungan rumah tangga, para kader PKK terus menanamkan nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan yang menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Samosir yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan. (D/Smart)

Berikan Rasa Aman Bagi Masyarakat, Polres Binjai Aktifkan Kembali TIM Anti Begal

Binjai (Sumut) mediasergap.com - Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., bentuk kembali TIM Anti Begal Polres Binjai dengan nama LIBAS (Langkah Inisiatif Brantas Aksi Street Cream).

Dibentuknya kembali TIM Pemburu Begal ini pada hari Senin tanggal 3 Agustus 2026 dilapangan Apel Polres Binjai, jalan Sultan Hasanuddin No.1 Binjai.

Tujuan dibentuknya Tim LIBAS ini, untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat kota Binjai. Dimana Tim ini nantinya akan melaksanakan patroli ke lokasi rawan terjadinya kejahatan jalanan seperti aksi pencurian dengan kekerasan (Curas) atau yang lebih dikenal dengan istilah Begal., tegas AKBP Bimo.

Kapolres Binjai, juga menghimbau masyarakat agar terus berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi melalui coll center 110, dibentuknya Tim Begal ini diharapkan mampu memberikan rasa aman & nyaman bagi masyarakat. Kami tetap berkomitmen untuk brantas terhadap segala aksi kejahatan di Wilkum Polres Binjai. Pungkas AKBP Bimo. (Rel)

(Sumber: Humas Res Binjai)

Kominfo Samosir Apresiasi Peran Wartawan sebagai Mitra Strategis Pembangunan

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.comSemangat kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan Insan Pers terus diperkuat melalui kegiatan silaturahmi yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Samosir bersama Para Wartawan yang tergabung dalam Grup WhatsApp Kominfo Samosir di Kezia Beach, Parbaba, Selasa (04/08/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut dihadiri sekitar 50 wartawan dari berbagai Daerah, di antaranya Kabupaten Samosir, Toba, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Simalungun, dan Kota Pematang Siantar.

Mengusung tema "Duduk Bersama Membangun Jiwa Korsa, Selaras Berkarya Merajut Komunikasi Konstruktif demi Kemajuan Pembangunan Kabupaten Samosir", kegiatan ini menjadi wadah mempererat hubungan antarsesama Insan Pers sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mendukung penyebarluasan informasi pembangunan kepada masyarakat.

Hadir mewakili Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Samosir, Sekretaris Dinas Kominfo Agustianto Sitinjak didampingi Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Togarma Naibaho beserta jajaran Dinas Kominfo.

Dalam sambutannya, Agustianto Sitinjak menyampaikan apresiasi kepada seluruh wartawan yang telah menginisiasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan silaturahmi tersebut. Menurutnya, kekompakan yang terjalin menjadi modal penting dalam membangun komunikasi yang harmonis antara Pemerintah Daerah dan Insan Pers.

Ia berharap hubungan kemitraan yang selama ini terbangun dapat terus dipelihara melalui penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan konstruktif sehingga mampu mendukung citra positif Kabupaten Samosir serta mendorong percepatan pembangunan daerah.

"Kami mengapresiasi kekompakan seluruh rekan media. Semoga kebersamaan ini semakin memperkuat sinergi dalam menyampaikan informasi yang faktual dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pembangunan di Kabupaten Samosir," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, jajaran Dinas Kominfo juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan informasi yang terbuka dan membangun hubungan kemitraan yang baik dengan seluruh Media.

Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan perayaan hari ulang tahun ke-52 Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Samosir, Agustianto Sitinjak. Momen tersebut ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun yang dipersembahkan oleh rekan-rekan wartawan sebagai simbol kebersamaan, kekeluargaan, dan harmonisasi hubungan antara Insan Pers dengan Dinas Kominfo.

Sejumlah wartawan dari luar Kabupaten Samosir turut menyampaikan apresiasi atas suasana kemitraan yang terjalin di lingkungan Dinas Kominfo Kabupaten Samosir. Mereka menilai hubungan yang terbuka dan komunikatif antara Pemerintah Daerah dan Media menjadi contoh positif dalam membangun kolaborasi yang mendukung penyebarluasan informasi pembangunan.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, Pemerintah Kabupaten Samosir berharap sinergi bersama Insan Pers semakin kuat sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan yang edukatif, objektif, dan bermanfaat bagi masyarakat, sehingga dapat mendorong partisipasi publik dalam mewujudkan Kabupaten Samosir yang semakin maju dan sejahtera. (D/Smart)

Bangun Generasi Kreatif, Pemkab Toba Gelar Lomba Lukis bagi Pelajar SD

BALIGE (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Toba terus mendorong pengembangan kreativitas anak sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang berkualitas, percaya diri, dan berkarakter. Komitmen tersebut diwujudkan melalui lomba melukis yang diikuti 46 pelajar Sekolah Dasar (SD) dalam rangka puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Toba di Pendopo Rumah Dinas Bupati Toba, Balige, Selasa (04/08/2026).

Mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat seni sekaligus mengekspresikan gagasan dan harapan mereka tentang pentingnya perlindungan anak serta masa depan yang lebih baik.

Lomba secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Toba, Sahat M. Manullang, yang hadir didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak (PMD PPA) Kabupaten Toba, Melati Silalahi.

Dalam sambutannya, Sahat Manullang mengajak seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh semangat serta menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar dan mengembangkan potensi diri.

"Selamat berlomba. Tunjukkan kreativitas kalian. Bagi yang nantinya menjadi pemenang jangan terlalu berbangga hati, sedangkan yang belum berhasil jangan bersedih. Tetap semangat, anak-anak kami," ujarnya.

Selama perlombaan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 10.00 WIB, para peserta menuangkan kreativitas pada kertas gambar berukuran A5 yang disediakan panitia. Seluruh karya dibuat secara mandiri menggunakan perlengkapan menggambar yang dibawa masing-masing peserta, sehingga hasil yang ditampilkan benar-benar mencerminkan ide dan kemampuan mereka.

Untuk memberikan kenyamanan kepada keluarga yang mendampingi, panitia juga menghadirkan berbagai layanan pendukung, di antaranya mobil perpustakaan keliling yang mendorong budaya literasi serta layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kehadiran layanan tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Toba dalam menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada anak, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.

Seluruh hasil karya peserta dinilai oleh Dewan Juri untuk menentukan para pemenang. Juara I hingga Harapan III akan menerima piagam penghargaan, trofi, dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, semangat, dan kemampuan yang ditunjukkan selama perlombaan.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional, Pemerintah Kabupaten Toba berharap semakin banyak ruang positif yang dapat mendukung tumbuh kembang anak, sekaligus memperkuat kreativitas, karakter, dan rasa percaya diri mereka. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mempersiapkan generasi muda yang kreatif, sehat, dan berdaya saing sebagai modal pembangunan Kabupaten Toba di masa depan. (Ds)

Pemkab Toba Perkuat Komitmen Lindungi Anak, Bupati Ajak Seluruh Pihak Cegah Kekerasan dan Bullying

BALIGE (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Toba terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, saat menghadiri puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Toba di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Balige, Selasa (04/08/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa perlindungan terhadap anak tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan harus menjadi budaya yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, berkembang, serta memperoleh perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

"Perlindungan anak harus menjadi budaya dan bukan hanya sekadar program. Anak adalah harta paling berharga bagi setiap orang tua dan masa depan bangsa yang harus kita jaga bersama," tegas Effendi.

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, hingga keluarga, untuk memperkuat sinergi dalam memenuhi hak-hak anak sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing.

Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak (PMDPPA) Kabupaten Toba, hingga tahun 2026 masih tercatat 31 kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Toba untuk terus meningkatkan upaya pencegahan melalui edukasi, pendampingan, dan penguatan kolaborasi lintas sektor.

"Saya berharap bukan hanya pemerintah daerah, tetapi seluruh stakeholder, termasuk organisasi yang bergerak di bidang perempuan dan anak, dapat bersama-sama berkolaborasi dengan PMDPPA untuk mengurangi angka kekerasan terhadap anak," ujarnya.

Selain kekerasan terhadap anak, Bupati juga menyoroti masih adanya praktik perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan. Ia mendorong lahirnya regulasi yang dapat memperkuat upaya pencegahan bullying di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas.

Menurutnya, keberhasilan menciptakan lingkungan belajar yang aman tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif orang tua dalam memantau perkembangan anak.

"Orang tua harus peka apabila melihat perubahan perilaku anak di rumah. Perkembangan anak harus terus dipantau, baik saat berada di sekolah maupun di luar lingkungan sekolah," katanya.

Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di Kabupaten Toba juga diisi dengan berbagai kegiatan yang mendorong tumbuh kembang dan apresiasi terhadap kreativitas anak, antara lain penyerahan hadiah kepada para pemenang perlombaan serta penyerahan Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai bagian dari pemenuhan hak identitas anak.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, perwakilan Kejaksaan Negeri Toba, Kodim 0210/TU, Polres Toba, Pengadilan Negeri Balige, Ketua TP PKK Kabupaten Toba sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Toba Ny. Astita Effendi Napitupulu, Staf Ahli I TP PKK Kabupaten Toba Ny. Riama Audi Murphy, para staf ahli bupati, para asisten, serta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap semakin tumbuh kesadaran kolektif seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari kekerasan maupun perundungan, sehingga setiap anak dapat berkembang secara optimal sebagai generasi penerus pembangunan daerah dan bangsa.

Versi ini lebih menonjolkan sudut pandang pembangunan dengan menekankan komitmen pemerintah daerah, kolaborasi lintas sektor, serta dampak jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia, tanpa mengubah fakta-fakta utama dalam rilis asli. (Ds)

Pemkab Toba Kukuhkan 20 Calon Paskibraka, Perkuat Karakter dan Semangat Kebangsaan Generasi Muda

Balige (Sumut) mediasergap.com - Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu mengukuhkan 20 orang calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Toba Tahun 2026 yang akan bertugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Toba.

Pengukuhan dilaksanakan bersamaan dengan pembukaan pemusatan pendidikan dan pelatihan calon Paskibraka di Aula Hotel Sumatera, Balige, Senin (3/8/2026) sore.

Dalam sambutannya, Bupati Toba menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil lolos seleksi dari berbagai SMA dan SMK di Kabupaten Toba. Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan dedikasi.

"Menjadi anggota Paskibraka merupakan suatu kehormatan dan tanggung jawab besar sehingga memerlukan komitmen dan dedikasi yang tinggi," ujar Bupati.

Ia juga mendorong seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pendidikan dan pelatihan dengan semangat, disiplin, serta kesungguhan agar mampu menjalankan tugas dengan baik pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Buktikan bahwa kalian memang layak mengemban kehormatan dan tanggung jawab sebagai anggota Paskibraka," pesannya.

Sebagai tanda dimulainya pemusatan pelatihan, Bupati Toba secara simbolis menyematkan tanda peserta kepada calon Paskibraka, kemudian menyerahkan berkas peserta kepada Danramil 17 Balige, Kapten Infanteri Sangkan Samosir.

Sebanyak 20 peserta yang terdiri dari 14 putra dan 6 putri dinyatakan lulus berdasarkan akumulasi penilaian seleksi Peraturan Baris Berbaris (PBB), kesamaptaan, dan kepribadian.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Toba, Harrizon Hutabarat, dalam laporannya menyampaikan bahwa pemusatan pendidikan dan pelatihan berlangsung selama 15 hari, mulai 3 hingga 17 Agustus 2026, bertempat di Hotel Sumatera dan Lapangan Sisingamangaraja XII, Kecamatan Balige.

Menurutnya, pelatihan tersebut bertujuan membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, memiliki jiwa nasionalisme, kepemimpinan, serta rasa tanggung jawab sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Paber Napitupulu, Asisten Pemerintahan Eston Sihotang, Plt. Kacabdis Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Wilayah VIII Samron Simanjuntak, Kepala Dinas Kesehatan Freddi Sibarani, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Natalia Silitonga, Kepala SMK Negeri 1 Balige Budi Marpaung, pelatih dari Koramil 17 Balige, serta praktisi guru olahraga SMA/SMK.

Melalui pendidikan dan pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap calon Paskibraka tidak hanya sukses menjalankan tugas pada peringatan Hari Kemerdekaan, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda dalam menumbuhkan semangat nasionalisme, kedisiplinan, dan cinta tanah air. (Ds)


Sinergi DPRD dan Alumni Perantau Majukan Pendidikan Lewat Bantuan Drumband

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Toba, St. Ir. Pidel Hutahaean, M.M, bersama Alumni Perantau UPTD SD Negeri 173558 Pardomuan Nauli Hutahaean menyerahkan bantuan satu set alat drumband dan kostum olahraga kepada UPTD SD Negeri 173558 Pardomuan Nauli Hutahaean, Senin (03/08/2026).

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Para Alumni yang berada di perantauan terhadap kemajuan dunia pendidikan, khususnya dalam mendukung pengembangan minat dan bakat siswa di bidang seni musik. Kehadiran fasilitas drumband diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran yang mendorong kreativitas, disiplin, serta semangat berprestasi bagi para peserta didik.

St. Ir. Pidel Hutahaean, M.M, mengatakan, kegiatan ekstrakurikuler drumband memiliki banyak manfaat bagi pembentukan karakter siswa. Selain melatih kemampuan bermusik, drumband juga mengajarkan pentingnya kerja sama, tanggung jawab, dan kedisiplinan.

"Melalui latihan drumband, siswa belajar untuk berkoordinasi dengan anggota tim, mengikuti instruksi pelatih, dan menjaga kekompakan," ujar Pidel.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Pihak Sekolah sebagai sarana pendukung kegiatan ekstrakurikuler, sehingga siswa semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi.

Bantuan itu turut didukung oleh perwakilan Alumni Perantau, yakni Thomson Hutahaean, S.H., M.H, yang berprofesi sebagai Pengacara, serta Brando Hutahaean, seorang Pengusaha. Keduanya menyampaikan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan di kampung halaman.

Pihak Sekolah menyambut baik bantuan tersebut. Kepala UPTD SD Negeri 173558 Pardomuan Nauli Hutahaean, Magdalena Sibuea menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh St. Ir. Pidel Hutahaean, M.M, bersama Para Alumni Perantau.

Menurutnya, bantuan alat drumband ini akan menjadi motivasi bagi siswa untuk lebih aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan bakat di bidang seni.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah, Alumni, dan Masyarakat dapat terus terjalin sehingga semakin banyak program yang mendukung kemajuan pendidikan, khususnya di Kecamatan Laguboti dan Kabupaten Toba secara umum.

Turut hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut Danramil Laguboti Kapten Inf Hadi Sutrisno, Kepala Desa Pardomuan Nauli Damser Hutahaean, Kepala Desa Simatibung Achmad Bastian Hutahaean, serta Unsur Masyarakat dan Keluarga Besar Sekolah Dasar 173558 Hutahaean yang memberikan dukungan terhadap pengembangan pendidikan di Daerah. (Ds)


Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport