Media Sergap -->



Headline

Solidaritas Antardaerah Menguat, Pemkab Morowali Salurkan Bantuan Rp290 Juta untuk Pemulihan Pascabencana di Langkat

LANGKAT (Sumut) mediasergap.com Semangat gotong royong dan solidaritas antardaerah kembali ditunjukkan melalui aksi kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Morowali bersama masyarakat Morowali. Melalui gerakan Morowali Peduli Bencana Sumatera dan Aceh, bantuan senilai Rp.290 juta diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Langkat guna mendukung percepatan pemulihan pascabencana.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, SH, di Ruang Kerja Plt. Bupati Langkat, Kantor Bupati Langkat, Kamis (23/7/2026). Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Morowali, Ruhban, S.Pd., M.Pd., yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Morowali, didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Binjai, Triono Julimawardi, S.Sos., M.AP.

Donasi sebesar Rp.290 juta tersebut merupakan hasil penggalangan dana melalui gerakan Morowali Peduli Bencana Sumatera dan Aceh sebagai bentuk kepedulian masyarakat Morowali terhadap daerah-daerah yang terdampak bencana di Sumatera dan Aceh, termasuk Kabupaten Langkat.

Plt. Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Morowali beserta seluruh masyarakat Morowali atas kepedulian yang telah diberikan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Langkat dan masyarakat yang terdampak bencana, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Morowali dan seluruh masyarakat Morowali atas bantuan yang diberikan. Kepedulian ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan solidaritas antarsesama masih sangat kuat di negeri ini," ujar Tiorita.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung rehabilitasi dan pemulihan sejumlah rumah ibadah yang mengalami kerusakan akibat bencana. Menurutnya, dukungan itu akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Morowali, Ruhban, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud nyata empati dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Morowali bersama masyarakat yang secara sukarela bergotong royong membantu saudara-saudara di Sumatera dan Aceh yang sedang menghadapi masa pemulihan pascabencana.

Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi penyemangat bagi daerah-daerah terdampak untuk segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas secara normal.

Prosesi penyerahan bantuan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kekeluargaan, dan semangat kebersamaan. Momentum ini menjadi gambaran nyata kuatnya nilai gotong royong serta solidaritas antardaerah yang terus terpelihara dalam menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan.

Pemerintah Kabupaten Langkat meyakini, sinergi dan kepedulian seperti ini tidak hanya mempercepat proses rehabilitasi pascabencana, tetapi juga mempererat tali persaudaraan serta memperkuat kolaborasi antarpemerintah daerah dalam mewujudkan Indonesia yang tangguh, peduli, dan saling mendukung.

Turut mendampingi Plt. Bupati Langkat pada kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril, S.Sos., M.AP., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. H. Rudi Kinandung, M.AP., Kepala Dinas Sosial Taufik Rieza, S.STP., M.AP., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Wahyudiharto, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Kesehatan dr. Juliana, MM., Kepala BPKAD Drs. M. Iskandarsyah, serta Kabag Kesra M. Suhaimi, S.STP., M.SP. (Rel)

(Sumber: garudapost.id)

Kolaborasi Pemprov Sumut dan Pemkab Samosir Hadirkan Infrastruktur Berkualitas, Jalan Gonting–Janji Mulai Ditingkatkan

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.comKomitmen Pemerintah Kabupaten Samosir bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memperkuat konektivitas antarwilayah kembali diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur jalan. Pada Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai melaksanakan peningkatan struktur ruas jalan provinsi Gonting–Janji sepanjang kurang lebih 5 kilometer dengan alokasi anggaran sebesar Rp.27,85 miliar.

Pekerjaan yang didanai melalui APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026 tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp.27.850.000.000 dengan masa pelaksanaan selama 176 hari kalender. Proyek telah mulai dikerjakan sejak pekan lalu sebagai bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas dan mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Samosir.

Peningkatan jalan difokuskan pada dua segmen, yaitu Segmen I dari Desa Holbung menuju Puncak Bukit Sipatungan serta Segmen II dari batas Desa Janji Raja menuju Desa Holbung, dengan total panjang penanganan sekitar lima kilometer. Saat ini pekerjaan memasuki tahap awal berupa clearing lahan, pelebaran badan jalan, dan mobilisasi alat berat di lokasi proyek.

Pelaksanaan pekerjaan berjalan dengan lancar. Dukungan masyarakat di sepanjang ruas jalan turut menjadi faktor penting, termasuk dalam proses pembebasan lahan, tanaman, maupun bangunan yang dapat diselesaikan tanpa kendala berarti. Kondisi tersebut menjadi modal positif agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

Peningkatan ruas jalan Gonting–Janji diharapkan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selain meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, proyek ini juga akan memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, menekan biaya transportasi, serta membuka akses yang lebih baik menuju berbagai destinasi wisata di Kabupaten Samosir.

Bagi kawasan Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas, keberadaan infrastruktur jalan yang semakin baik menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing daerah. Akses jalan yang representatif diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.

Pembangunan ruas jalan Gonting–Janji menjadi bukti nyata sinergi yang terus terjalin antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menghadirkan infrastruktur berkualitas bagi masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan terus berlanjut guna mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Samosir.

Pemerintah Kabupaten Samosir juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung pelaksanaan proyek dengan menjaga situasi yang aman dan kondusif selama proses pekerjaan berlangsung. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, pembangunan infrastruktur diyakini dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat luas. (D/Smart)

TIM KANTOR HUKUM "FALENTIUS TARIHORAN, S.H & PARTNERS, DAMPINGI KLIEN DI RAKOR SITA EKSEKUSI TANAH DI POLRESTA DELI SERDANG

Deli Serdang (Sumut) mediasergap.comRapat koordinasi (Rakor) dalam persiapan pelaksanaan Sita Eksekusi Putusan Pengadilan Negeri (PN) Medan terhadap Termohon Eksekusi (Khadijah Saelan), yang dilaksanakan berjalan dengan lancar di "Aula Ruang Rapat Ops Polres Deli Serdang" pada "Senin, (20/07/2027).

Adapun institusi yang berwenang hadir di Rakor tersebut, yaitu Kasat Ops Polres Deli Serdang, Kapolsek Lubuk Pakam, PN Lubuk Pakam, Camat Lubuk Pakam, Lurah Pakam, Pemohon Eksekusi serta Termohon  Eksekusi didampingi Tim Kantor Hukum "Falentius Tarihoran, S.H & Partners bersama Effendi Jambak, S.H.,M.H.

Meskipun hasil dari Rakor pelaksanaan Sita Eksekusinya harus dilakukan yakni pada Hari Selasa, (21 Juli 2026), namun Tim Kantor Hukum "Falentius Tarihoran, S.H & Partners" kuasa hukum dari Termohon (Khadijah Saelan) sangat gigih melakukan perlawanan dan pembelaan demi kepentingan hukum kliennya. 

Semua upaya tindakan penegakan hukum dengan menjunjung norma-norma hukum senantiasa dengan tulus serta penuh tanggungjawab dilakukan dalam penanganan kasus perkara demi mewujudkan kebenaran, tentu semua itu sebagaimana kemampuan dan pengalaman Tim Kantor Hukum yang tidak perlu diragukan lagi saat mendampingi kliennya. 

"Rakor ini dilakukan dalam rangka koordinasi persiapan Eksekusi tanah Termohon setelah adanya permintaan pengamanan dari PN Lubuk Pakam atas Penetapan Eksekusi Nomor 70/Pdt.Eks/2025/PN.Mdn Tanggal 2 September 2025 dan di delegasi Pelaksanaan Eksekusi Nomor 5/Pdt.Eks/Del/2025/PN.Lbp jo 70/Pdt.Eks/2025/PN.Mdn, sebagaimana putusan atas Perkara Putusan PN Medan Nomor 70/Pdt.Eks/2025/PN.Mdn sebagaimana objek sita berada di Lubuk Pakam Deli Serdang.

Namun ada hal yang paling dipersoalkan sangat penting oleh Termohon dan Tim Kantor Hukum "Falentius Tarihoran, S.H & Partners didalam Rakor tersebut, yakni dugaan pemalsuan dokumen dan tanda tangan yang berkaitan dengan bukti dalam Putusan Pengadilan Medan. 

Sehingga dengan hal itu Termohon Eksekusi dan Tim Kuasa Hukum sangat keberatan serta menolak rencana Sita Eksekusi segera dilakukan, disebutkan Termohon bahwa dugaan pemalsuan dokumen dan tanda tangan tersebut dilakukan oleh pemohon Eksekusi (AP) sebagai alat bukti yang sah di Persidangan. 

Dugaan pemalsuan dokumen dan tanda tangan palsu ini akhirnya dilaporkan oleh Termohon ke Polda Sumatera Utara sesuai Laporan Polisi STTLP No : B/1006/V/2025/SPKT/POLDA SUMATERA  UTARA pada Tanggal 29 Juni 2025.

Bagi Termohon "Khadijah Saelan" Laporan Pengaduan ini perlu ditempuh sebagai langkah tindakan proses hukum terakhir melalui Hukum Pidana setelah perjuangan kasus perdatanya kalah di PN Medan melawan Pemohon (AP), meskipun kekalahannya tersebut dianggapnya sebuah dugaan ada permainan hukum. (Rel)

Bupati Vandiko Hadiri Pisah Sambut Dandim 0210/TU, Tegaskan Komitmen Perkuat Kolaborasi Forkopimda

TARUTUNG (Sumut) mediasergap.comBupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, ST bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Samosir menghadiri acara pisah sambut Komandan Kodim (Dandim) 0210/Tapanuli Utara dari Letkol Kav. Ronald Tampubolon, S.H., M.Han. kepada Letkol Arm. Kiky Hardian, S.Sos. Acara berlangsung di Gedung Sopo Partungkoan, Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis (23/7/2026).

Bupati Samosir hadir didampingi Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, Kajari Samosir Satria Irawan, S.H., M.H., Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Tata Ruang Golfried Harianja, serta Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Togarma Naibaho.

Prosesi pisah sambut berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai momentum estafet kepemimpinan di Kodim 0210/Tapanuli Utara. Letkol Kav. Ronald Tampubolon selanjutnya mengemban amanah sebagai Wakil Asisten Perencanaan Kodam (Waasrendam) I/Bukit Barisan, sementara kepemimpinan Kodim 0210/Tapanuli Utara diteruskan oleh Letkol Arm. Kiky Hardian.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda serta perwakilan pemerintah daerah dari empat kabupaten yang menjadi wilayah teritorial Kodim 0210/Tapanuli Utara, yakni Kabupaten Tapanuli Utara, Toba, Samosir, dan Humbang Hasundutan.

Dalam sambutannya, Bupati Vandiko menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Letkol Kav. Ronald Tampubolon selama bertugas, khususnya dalam membangun sinergi bersama pemerintah daerah serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Danau Toba.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir dan secara pribadi, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Letkol Kav. Ronald Tampubolon atas amanah baru sebagai Waasrendam Kodam I/Bukit Barisan. Terima kasih atas dedikasi, pengabdian, dan pengayoman yang telah diberikan kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Samosir. Semoga semakin sukses di tempat tugas yang baru dan silaturahmi yang telah terjalin tetap terjaga," ujar Vandiko.

Kepada Dandim yang baru, Bupati Vandiko mengucapkan selamat datang dan berharap hubungan baik yang telah terjalin antara Kodim 0210/Tapanuli Utara dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat.

"Selamat datang kepada Bapak Letkol Arm. Kiky Hardian di Kodim 0210/Tapanuli Utara. Kami berharap sinergi yang selama ini telah terbangun semakin solid. Kawasan Danau Toba memiliki berbagai program strategis dan potensi besar yang memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan. Melalui komunikasi dan kolaborasi yang baik, kita optimistis pembangunan daerah dapat berjalan semakin optimal demi kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Letkol Kav. Ronald Tampubolon menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran Forkopimda, pemerintah daerah, dan masyarakat atas dukungan selama kurang lebih satu tahun dua bulan menjalankan tugas di wilayah Bona Pasogit.

Ia mengaku banyak memperoleh pengalaman berharga, terutama dalam memahami nilai-nilai budaya Batak serta membangun kolaborasi lintas daerah. Menurutnya, kebersamaan saat menghadapi berbagai tantangan, termasuk penanganan bencana banjir bandang, menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.

"Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak. Apabila selama bertugas terdapat kekurangan maupun kesalahan, saya memohon maaf. Mohon doa restu agar kami dapat menjalankan amanah baru di Kodam I/Bukit Barisan dengan sebaik-baiknya," ungkap Ronald.

Sementara itu, Dandim 0210/Tapanuli Utara yang baru, Letkol Arm. Kiky Hardian, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan seluruh Forkopimda dan pemerintah daerah. Ia juga mengucapkan selamat kepada Letkol Kav. Ronald Tampubolon atas kepercayaan yang diberikan untuk mengemban jabatan baru.

Menurutnya, soliditas yang telah dibangun selama ini menjadi modal penting dalam melanjutkan tugas pembinaan teritorial. Ia berkomitmen memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan seluruh Forkopimda di Kabupaten Tapanuli Utara, Toba, Samosir, dan Humbang Hasundutan guna mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, serta percepatan pembangunan di kawasan Danau Toba.

Acara ditutup dengan pemberian cenderamata, sesi foto bersama, dan ramah tamah sebagai simbol penghormatan kepada pejabat lama sekaligus penyambutan pejabat baru, yang mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh unsur Forkopimda dalam mendukung pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat. (D/Smart)

Wabup Toba Sampaikan Apresiasi kepada Letkol Kav. Ronald Tampubolon dan Sambut Dandim Baru

Tarutung (Sumut) mediasergap.com Wakil Bupati Toba, Drs. Audi Murphy O. Sitorus, S.H., M.Si., menghadiri acara pisah sambut Komandan Kodim (Dandim) 0210/Tapanuli Utara yang digelar di Gedung Sopo Partungkoan, Tarutung, Kamis (23/7/2026).

Acara tersebut merupakan momentum serah terima kepemimpinan Kodim 0210/Tapanuli Utara dari Letkol Kav. Ronald Tampubolon, S.H., M.Han., yang mendapat amanah baru sebagai Wakil Asisten Perencanaan Kodam I/Bukit Barisan, kepada Letkol Arm. Kiky Hardian, S.Sos. sebagai Dandim 0210/Tapanuli Utara yang baru.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari empat kabupaten di wilayah teritorial Kodim 0210/Tapanuli Utara, yakni Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Toba, Kabupaten Samosir, dan Kabupaten Humbang Hasundutan. Kehadiran para kepala daerah dan jajaran Forkopimda mencerminkan kuatnya sinergi antarlembaga dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan di kawasan Tapanuli Raya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Toba menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Letkol Kav. Ronald Tampubolon atas dedikasi, pengabdian, dan kerja sama yang telah terjalin selama memimpin Kodim 0210/Tapanuli Utara. Menurutnya, sinergi antara TNI dan pemerintah daerah telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung berbagai program pembangunan di kawasan Danau Toba.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Toba, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Letkol Kav. Ronald Tampubolon atas pengabdian dan dedikasi selama bertugas. Semoga sukses dan semakin berprestasi dalam mengemban amanah yang baru di Kodam I/Bukit Barisan," ujar Wakil Bupati.

Audi Murphy O. Sitorus juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Letkol Arm. Kiky Hardian sebagai Dandim 0210/Tapanuli Utara yang baru. Ia berharap kepemimpinan baru dapat semakin memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

"Selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Letkol Arm. Kiky Hardian. Kami berharap sinergi yang selama ini telah terjalin dengan baik dapat terus ditingkatkan demi mendukung pembangunan daerah dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Toba dan kawasan Tapanuli Raya," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Letkol Kav. Ronald Tampubolon atas pengabdiannya serta menegaskan bahwa koordinasi antara Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri selama ini telah berjalan sangat baik, terutama dalam penanganan bencana alam dan menjaga stabilitas wilayah.

Pada acara tersebut, Letkol Kav. Ronald Tampubolon menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan seluruh pemerintah daerah selama 1 tahun 2 bulan bertugas di kawasan Bona Pasogit. Ia mengaku memperoleh banyak pengalaman berharga, terutama terkait nilai-nilai budaya Batak dan eratnya kerja sama lintas daerah.

Sebagai pejabat baru, Letkol Arm. Kiky Hardian menyatakan komitmennya untuk melanjutkan sinergi yang telah dibangun pendahulunya. Ia mengapresiasi sambutan hangat dari pemerintah daerah dan Forkopimda serta siap menjalin komunikasi dan kolaborasi yang erat dalam menjaga keamanan dan mendukung kemajuan wilayah.

Acara pisah sambut tersebut menjadi simbol kuatnya kebersamaan dan soliditas Forkopimda se-Tapanuli Raya dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat koordinasi lintas daerah, serta mendukung percepatan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. (Ds)

Sinergi Pemkab Toba dan UHN Medan Cetak SDM Pertanian Unggul Melalui Program PPL

TOBA (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kabupaten Toba terus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan dalam mendukung kemajuan sektor pertanian. Sebanyak 56 Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan akan melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PPL) di Kabupaten Toba mulai 25 Juli hingga 31 Agustus 2026.

Kehadiran Para Mahasiswa bersama civitas akademika Fakultas Pertanian UHN Medan diterima langsung oleh Wakil Bupati Toba, Drs. Audi Murphy O. Sitorus, S.H., M.Si, di Balai Data Kantor Bupati Toba, Kamis (23/7/2026).

Program PPL tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Toba dan Universitas HKBP Nommensen dalam mendukung pengembangan sektor pertanian melalui riset dan penerapan ilmu di lapangan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba, Lena Pardede, S.P., M.Si, menjelaskan bahwa selama pelaksanaan PPL Para Mahasiswa akan melakukan pendataan serta penelitian terhadap komoditas pertanian yang potensial di Kecamatan Balige dan Kecamatan Laguboti. Selain itu, Mahasiswa juga akan mempelajari penerapan sistem pemupukan yang tepat guna meningkatkan produktivitas pertanian.

Dekan Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen Medan, Dr. Hotden L. Nainggolan, S.P., M.Si, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Toba. Ia berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan sektor pertanian di daerah.

"Semoga kehadiran kami dapat memberikan kontribusi positif serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan pertanian yang semakin maju dan berkelanjutan di Kabupaten Toba," ujarnya.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Toba Drs. Audi Murphy O. Sitorus, S.H., M.Si, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Toba menyambut baik kehadiran Para Mahasiswa sebagai generasi muda yang akan turut berkontribusi dalam pembangunan pertanian.

Menurutnya, pengalaman di lapangan akan menjadi pelengkap ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah. Melalui interaksi langsung dengan para petani, mahasiswa akan memahami berbagai tantangan sekaligus peluang pengembangan sektor pertanian yang tidak selalu diperoleh melalui teori di kelas.

"Selama berada di Kabupaten Toba, adik-adik akan menemukan banyak pengalaman baru. Ilmu yang diperoleh di lapangan akan menjadi bekal penting untuk masa depan," kata Audi Murphy.

Wabup menjelaskan bahwa sekitar 96 % masyarakat Kabupaten Toba menggantungkan hidup pada sektor pertanian, dengan komoditas unggulan seperti padi, jagung, kopi, bawang merah, jeruk, dan berbagai komoditas hortikultura lainnya. Kondisi tersebut menjadikan Kabupaten Toba sebagai laboratorium pembelajaran yang kaya bagi Mahasiswa Pertanian.

Ia juga mendorong Mahasiswa memanfaatkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk kebun percontohan di Desa Gurgur, sebagai sarana memperdalam pemahaman mengenai inovasi dan teknologi pertanian.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati memberikan motivasi agar para mahasiswa tidak hanya bercita-cita menjadi pekerja, tetapi juga mampu menjadi pelaku usaha di bidang pertanian.

Menurutnya, perkembangan teknologi telah membuka peluang besar bagi generasi muda untuk mengelola lahan pertanian secara lebih modern, efisien, dan produktif.

"Dengan pemanfaatan teknologi, pertanian kini memiliki prospek yang semakin menjanjikan. Kami berharap lahir petani-petani muda yang inovatif, mandiri, dan mampu menjadi penggerak kemajuan pertanian Indonesia," tutupnya. (Ds)

Pemkab Toba Gelar Upacara Hari Anak Nasional ke-42, Wabup Tekankan Perlindungan Anak

Balige (Sumut) mediasergap.com – Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, bertindak sebagai pembina upacara pada Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tingkat Kabupaten Toba yang digelar di halaman SMP Negeri 2 Balige, Kamis (23/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Ia menyampaikan bahwa Hari Anak Nasional Tahun 2026 mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", yang menegaskan pentingnya menjadikan anak sebagai subjek pembangunan yang memiliki hak untuk didengar, dihormati, dan berpartisipasi sesuai usia serta tingkat kematangannya.

Selain itu, seluruh pihak memiliki tanggung jawab untuk melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, penelantaran, diskriminasi, perkawinan anak, hingga perundungan, baik di lingkungan nyata maupun di ruang digital.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa penyelenggaraan Hari Anak Nasional Tahun 2026 berpedoman pada lima prinsip utama, yaitu ramah anak, desentralisasi, apresiatif, partisipatif dan kolaboratif, serta berdampak. Kelima prinsip tersebut diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Usai membacakan amanat, Wakil Bupati Toba mengapresiasi Kepala SMP Negeri 2 Balige, Jimson Manullang, beserta seluruh jajaran sekolah yang telah memfasilitasi pelaksanaan upacara Hari Anak Nasional tingkat Kabupaten Toba.

Menurutnya, pemilihan SMP Negeri 2 Balige sebagai lokasi pelaksanaan upacara telah melalui berbagai pertimbangan sebagai bentuk penghargaan kepada dunia pendidikan serta mendekatkan pemerintah dengan anak-anak.

Wakil Bupati juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik agar terus belajar, mengembangkan potensi, dan berani menggapai cita-cita dengan dukungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah.

"Kami hadir di sekolah ini sebagai wujud perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak. Pemerintah Kabupaten Toba ingin menunjukkan bahwa kami selalu bersama kalian, mendukung setiap langkah untuk menjadi generasi yang berprestasi, membanggakan keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Audi Murphy.

Rangkaian upacara berlangsung dengan khidmat dan tertib. Para pelajar SMP Negeri 2 Balige tampil sebagai petugas upacara dengan penuh disiplin, percaya diri, dan tanggung jawab.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara dari OPD sekitar lokasi, serta perwakilan siswa tingkat SMA. (Ds)

Wamenkes RI dan Bupati Samosir Letakkan Batu Pertama Pembangunan Cathlab RSUD Hadrianus Sinaga

Samosir (Sumut) mediasergap.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kembali diwujudkan melalui dimulainya pembangunan Gedung Catheterization Laboratory (Cathlab) di RSUD Hadrianus Sinaga. Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia Benyamin Paulus Octavianus, bersama Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dan Direktur Dekonsentrasi Tugas Pembantuan dan Kerja Sama Kementerian Dalam Negeri Elfin Elyas, Rabu (22/7/2026).

Pembangunan gedung Cathlab menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan rujukan, khususnya penanganan penyakit jantung bagi masyarakat Kabupaten Samosir. Melalui sinergi yang dibangun Pemerintah Kabupaten Samosir dengan Kementerian Kesehatan RI, pembangunan tersebut didukung Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai lebih dari Rp.1,49 miliar.

Selain peletakan batu pertama pembangunan Cathlab, kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI juga dirangkaikan dengan penguatan percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) di Sumatera Utara melalui implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia, termasuk integrasi skrining TB dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Pusat terhadap pembangunan sektor kesehatan di Kabupaten Samosir.

"Pembangunan Cathlab merupakan harapan yang telah lama dinantikan masyarakat. Kehadiran fasilitas ini akan melengkapi pelayanan kesehatan di RSUD Hadrianus Sinaga, khususnya untuk penanganan penyakit jantung," ujar Vandiko.

Menurut Vandiko, sebelumnya RSUD Hadrianus Sinaga juga telah memperoleh bantuan pembangunan ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dari Kementerian Kesehatan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Samosir berharap dukungan pemerintah pusat dapat terus berlanjut melalui penyediaan peralatan medis Cathlab maupun PICU sehingga pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih optimal.

Ia juga menegaskan bahwa Pemkab Samosir terus berkomitmen meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut dibuktikan dengan keberhasilan mempertahankan status Universal Health Coverage (UHC) selama tiga tahun berturut-turut, dengan cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan mencapai 99,8 % dari total penduduk.

Sebagai daerah yang merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dengan jumlah kunjungan wisatawan mencapai sekitar 2,4 juta orang, Vandiko berharap dukungan pembangunan sektor kesehatan terus diperkuat. Ia turut mengusulkan pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), penambahan puskesmas di kawasan Tele sebagai pintu masuk Kabupaten Samosir, serta dukungan sarana dan prasarana bagi Puskesmas Ambarita.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus menegaskan bahwa pembangunan Cathlab merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat layanan kesehatan nasional secara berkelanjutan.

Menurutnya, pemerintah terus melanjutkan berbagai program prioritas di bidang kesehatan, mulai dari pembangunan rumah sakit, penguatan layanan penyakit jantung, kanker, stroke, gagal ginjal, percepatan eliminasi Tuberkulosis, hingga pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis sebagai langkah promotif dan preventif.

"Program-program kesehatan yang telah berjalan akan terus kami lanjutkan dan perkuat. Salah satunya melalui pembangunan Cathlab agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih cepat, berkualitas, dan merata," kata Benyamin.

Pada kesempatan tersebut, Benyamin juga menyampaikan bahwa RSUD Hadrianus Sinaga termasuk dalam sekitar 400 rumah sakit daerah di Indonesia yang akan mendapatkan program renovasi dari Kementerian Kesehatan.

Ia menargetkan pembangunan gedung Cathlab dapat diselesaikan pada tahun ini sehingga mulai beroperasi pada tahun depan. Dengan hadirnya fasilitas tersebut, masyarakat Samosir yang membutuhkan pelayanan jantung diharapkan tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah.

Selain pembangunan infrastruktur, Wakil Menteri Kesehatan juga menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan melalui pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang profesional dan efisien sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

Sebagai bentuk penghormatan dan penyambutan adat Batak, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyerahkan ulos kepada Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus beserta rombongan. Prosesi mangulosi tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus doa agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah meningkatkan pelayanan kesehatan di Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut istri Wakil Menteri Kesehatan RI Ny. Linda Octavianus Taroreh, pejabat Kementerian Kesehatan RI, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir, Direktur RSUD Hadrianus Sinaga, jajaran pimpinan OPD Kabupaten Samosir, serta tamu undangan lainnya. (D/Smart)

WAKIL BUPATI TOBA SAMBUT KUNJUNGAN KERJA WAMENKES RI, PERKUAT KOMITMEN PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS

Porsea (Sumut) mediasergap.com Wakil Bupati Toba, Audi Murphy Sitorus, menyambut hangat kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR, bersama Direktur Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan, dan Kerja Sama Kementerian Dalam Negeri, Dr. Elfin Elyas, S.Sos., M.Si., di RSUD Porsea.

Kunjungan kerja tersebut bertujuan meninjau langsung pelaksanaan Skrining Tuberkulosis (TB) Terintegrasi yang merupakan bagian dari Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sehat.

Pelaksanaan skrining TB terintegrasi sejalan dengan misi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Pemerintah terus mendorong upaya deteksi dini sebagai kunci memutus rantai penularan tuberkulosis di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Kesehatan RI menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan akan memperluas program pelacakan (tracing) TB secara masif dengan memanfaatkan teknologi X-ray portable yang dapat menjangkau langsung rumah-rumah warga. Inovasi ini diharapkan mampu mempercepat proses deteksi dan penanganan kasus TB secara lebih efektif.

Khusus di Kabupaten Toba, pada tahun 2027 mendatang, program skrining dan tracing direncanakan menyasar 46 lokus dengan target pemeriksaan sebanyak 100 orang di setiap lokus. Langkah ini menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memperluas akses pelayanan kesehatan hingga ke tingkat masyarakat.

Wakil Menteri Kesehatan juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Toba, mulai dari Camat, Kepala Desa, hingga Kepala Puskesmas, untuk memperkuat sinergi dalam mengedukasi serta menggerakkan masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam program skrining TB. Kolaborasi lintas sektor diyakini menjadi faktor penting dalam mencapai target eliminasi tuberkulosis di Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Toba menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan program tersebut dan siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat dalam menghadirkan layanan kesehatan yang semakin berkualitas, mudah diakses, serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Toba. (Ds)

Terima Kunker Reses Komisi X DPR RI, Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Sinergi Pusat-Daerah Untuk SDM Unggul

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Kota Tebing Tinggi menjadi tuan rumah kunjungan kerja (kunker) reses Komisi X DPR RI dalam Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026. Kedatangan rombongan wakil rakyat yang didampingi jajaran kementerian dan lembaga pusat ini disambut langsung oleh Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, beserta jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi, Rabu (22/7/2026).

Mengawali agendanya, rombongan anggota dewan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, S.H., melakukan peninjauan lapangan ke SDN 165735 Tebing Tinggi, SMP Negeri 1 Tebing Tinggi, serta Perpustakaan Daerah. Di setiap lokasi peninjauan, para anggota dewan berdialog langsung dengan tenaga pendidik, siswa, hingga pengelola perpustakaan guna menggali data faktual mengenai kondisi pendidikan dan tingkat literasi masyarakat setempat.

Usai peninjauan lapangan, agenda dilanjutkan dengan sesi diskusi mendalam di Aula Lantai IV Balai Kota Tebing Tinggi. Dalam diskusi tersebut, berbagai isu krusial sektor pendidikan dan kebudayaan mengemuka secara terbuka.

Ketua Tim Kunjungan Kerja MY Esti Wijayati, dalam sambutannya menegaskan bahwa agenda reses ini bukan sekadar rutinitas, melainkan menjadi wadah penting untuk memastikan kebijakan di bidang pendidikan, kebudayaan, pemuda, olahraga, riset, dan literasi benar-benar berpihak pada rakyat.

"Kunjungan kerja ini bukan hanya untuk menyerap aspirasi, tetapi juga memastikan bahwa kebijakan di bidang pendidikan dan kebudayaan memberi manfaat nyata. Masukan dari Kota Tebing Tinggi akan menjadi bahan penting dalam pembahasan kebijakan di tingkat nasional,” ujar MY Esti Wijayati asal dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa Komisi X DPR RI berkomitmen untuk membuka ruang partisipasi publik seluas-luasnya, sehingga setiap masukan dari daerah dapat menjadi bagian dari proses legislasi, penganggaran, dan pengawasan di tingkat pusat.

Hasil dari pertemuan ini akan menjadi bahan rujukan dalam rapat kerja dan rapat dengar pendapat bersama pemerintah pada masa sidang berikutnya, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar berlandaskan pada data faktual dan kebutuhan riil masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang lahir dari DPR RI benar-benar berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat di daerah. Aspirasi yang kami dengar hari ini akan menjadi bahan rujukan dalam rapat kerja dan rapat dengar pendapat bersama pemerintah pada masa sidang berikutnya,” tegas MY Esti Wijayati.

Sementara itu, Wali Kota Tebing Tinggi Iman Irdian Saragih, menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, kehadiran Komisi X DPR RI beserta mitra kerja kementerian menjadi suntikan energi baru bagi Pemko Tebing Tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Wali Kota Tebing Tinggi menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, kebudayaan, dan literasi daerah.

"Kami menyakini bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Dukungan regulasi, program kementerian, dan alokasi anggaran dari pusat akan menjadi dorongan penting bagi Kota Tebing Tinggi untuk mewujudkan visi ‘Tebing Tinggi Maju Kotanya, Religius, Makmur dan Sejahtera Rakyatnya’,” ungkap Wali Kota.

Beberapa poin utama yang disuarakan dalam diskusi tersebut, antara lain ketimpangan antara pendidikan formal dan non-formal, khususnya bagi guru PAUD yang dinilai belum mendapatkan perlakuan adil, serta perlunya kejelasan regulasi terkait undang-undang perlindungan guru dan kejelasan status guru PPPK. Selain itu, peserta diskusi juga menyampaikan kekhawatiran atas keberlangsungan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang terancam oleh dinamika pola rekrutmen mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Tak hanya sektor pendidikan, diskusi juga menekankan pentingnya penguatan alokasi anggaran untuk pengembangan kebudayaan daerah, termasuk dorongan revitalisasi museum di Kota Tebing Tinggi sebagai bagian dari pemeliharaan identitas sejarah dan literasi masyarakat.

Pertemuan tersebut juga diwarnai dengan penyerahan bantuan secara simbolis dari kementerian dan lembaga pusat. Sebanyak lima mahasiswa STIE Bina Karya Tebing Tinggi menerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Selain itu, diserahkan pula Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik Pendidikan TA 2026 untuk Pemko Tebing Tinggi, serta Bantuan Riset Inovasi Indonesia Maju (RIIM) dari BRIN kepada LLDIKTI Sumatera Utara.

Guna memperkuat tata kelola riset daerah, Wali Kota Tebing Tinggi juga menerima Naskah Kebijakan Daerah dari BRIN. Sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas, acara dilanjutkan dengan penyerahan jawaban tertulis atas sejumlah daftar inventarisasi masalah (DIM) antara Pemko Tebing Tinggi dan Komisi X DPR RI.

Kunjungan kerja ini turut dihadiri sejumlah anggota Komisi X DPR RI, di antaranya Hj. Himmatul Aliyah, Dr. Hj. Kurniasih Mufidayati, Dr. Sofyan Tan, Adian Yunus Yusak Napitupulu, Bonnie Triyana, Once Mekel, Dr. H. Abdul Fikri Faqih, Dr. Reni Astuti, Dr. drh. Hj. Dewi Coryati, Muhammad Hoerudin Amin, serta Drs. Sabam Sinaga.

Hadir pula perwakilan mitra kerja pusat, antara lain Dirjen Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek Dr. Ahmad Najib Burhani, Direktur SMP Kemendasmen Dr. Maulani Mega Hapsari, Asdep Olahraga Kemenpora Yayat Suyatna, Sekretaris Ditjen Kebudayaan Kemenkeb Undri, Wakil Kepala BPS RI Dr. Sonny Harry Budiutomo Harmadi, Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS RI Dr. Pudji Ismartini, serta Deputi Riset dan Inovasi Daerah BRIN Dr. Yopi.

Turut hadir juga, jajaran BRIN, Kemenpora, Kemdiktisaintek, LLDIKTI, Wakil Ketua II DPRD Kota Tebing Tinggi, Husein ST, Pabung Kodim 0204/DS Kapten Inf. P.M. Simanjuntak, Kepala BPS Tebing Tinggi Azantaro, Sekdako Tebing Tinggi Erwin Suheri Damanik, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Reza Agista, Kepala OPD, Camat, dan Kepala Sekolah se-Kota Tebing Tinggi, Ketua Himpaudi Purnama Sitanggang, Ketua Forum PKBM Khairul Ikhsan Siregar, Kwarcab Pramuka Tebing Tinggi Wal' Ashri, IGI Tebing Tinggi Nadhran H. Siregar, Perwakilan STIE Bina Karya, dan Tim Peliputan Diskominfo. (Ajs)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport