Media Sergap -->

Headline

Kapolda Sumsel Terima Audiensi UIN Raden Fatah, Perkuat Sinergi Dunia Akademik dan Kepolisian

Palembang, mediasergap.com Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menerima audiensi Rektor beserta jajaran pimpinan UIN Raden Fatah Palembang di Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Senin (11/5/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara institusi kepolisian dan dunia akademik demi mendukung pelayanan publik yang lebih baik di Sumatera Selatan.

Dalam suasana penuh keakraban dan dialog konstruktif, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa peran akademisi dan mahasiswa sangat penting sebagai mitra strategis kepolisian dalam memberikan masukan, kritik, serta perspektif ilmiah terhadap berbagai kebijakan pelayanan publik dan penegakan hukum.

Menurut Kapolda, keberadaan lebih dari 21 ribu mahasiswa dan civitas akademika UIN Raden Fatah merupakan kekuatan intelektual yang mampu memberikan kontribusi positif dalam menciptakan sistem pelayanan yang profesional, transparan, dan humanis.

“Kami sangat terbuka terhadap masukan, kritik, maupun evaluasi dari kalangan kampus. Perspektif akademis sangat penting bagi Polda Sumsel untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan penegakan hukum yang semakin profesional, transparan, dan humanis,” ujar Irjen Pol Sandi Nugroho.

Kapolda juga menekankan bahwa keterbukaan terhadap dunia pendidikan merupakan bagian dari komitmen Polda Sumsel dalam membangun institusi yang modern, responsif, dan dekat dengan masyarakat. Kolaborasi dengan perguruan tinggi diharapkan mampu melahirkan berbagai gagasan inovatif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatera Selatan.

Selain mempererat hubungan kelembagaan, audiensi tersebut juga menjadi wadah bertukar pandangan terkait penguatan nilai-nilai kebangsaan, peningkatan kesadaran hukum di kalangan generasi muda, serta upaya bersama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Pihak UIN Raden Fatah Palembang menyambut baik keterbukaan yang ditunjukkan Polda Sumsel dan berharap kerja sama antara dunia akademik dan kepolisian dapat terus ditingkatkan melalui program edukasi, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara institusi kepolisian dan perguruan tinggi, diharapkan tercipta sinergitas yang mampu mendukung pembangunan sumber daya manusia yang cerdas, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan di Sumatera Selatan. (Rel)

Gubernur Sumut Salurkan Bantuan Bibit Jagung, Bupati Vandiko Turun Langsung Tanam Bersama Petani Samosir

Samosir (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kabupaten Samosir kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian melalui sinergi bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Melalui Program Kolaborasi Sumut Berkah, bantuan bibit jagung untuk pengembangan lahan seluas 40 hektare diserahkan langsung Bupati Samosir Vandiko T. Gultom kepada kelompok tani di Desa Panampangan, Kecamatan Pangururan, Senin (11/05/2026).

Bantuan tersebut diberikan kepada dua kelompok tani, yakni Kelompok Tani Melati Paristua Desa Panampangan dan Kelompok Tani Tumpang Sari Desa Urat Timur, Kecamatan Palipi. Masing-masing kelompok menerima 300 kilogram bibit jagung untuk lahan pertanian seluas 20 hektare.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap para petani, Bupati Vandiko turut turun langsung ke lahan pertanian untuk menanam benih jagung bersama masyarakat. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Samosir itu menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan ketahanan pangan daerah.

Dalam sambutannya, Vandiko menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Samosir dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution.

“Program Kolaborasi Sumut Berkah ini adalah wujud kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Di Samosir kita mengenalnya sebagai semangat sinergitas, di mana semua pihak saling bekerja sama demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Vandiko.

Ia menegaskan, bantuan yang diterima kelompok tani telah disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan melalui usulan Pemkab Samosir kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Karena itu, Vandiko mengajak para petani untuk memanfaatkan bantuan secara optimal agar produktivitas pertanian semakin meningkat.

“Bantuan ini harus dirawat dan dimanfaatkan dengan baik agar hasil panen maksimal. Ini peluang besar bagi petani untuk meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan keluarga,” katanya.

Pemerintah juga menargetkan produktivitas jagung mencapai 10 ton per hektare. Untuk mendukung keberhasilan program, hasil panen nantinya akan ditampung oleh offtaker yang telah disiapkan pemerintah dengan harga sesuai ketetapan pemerintah pusat sebesar Rp5.500 per kilogram.

“Mulai dari bibit hingga pemasaran hasil panen sudah dipersiapkan pemerintah. Petani tinggal fokus bekerja dan menghasilkan panen terbaik,” tambah Vandiko.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Samosir Tumiur Gultom menjelaskan, selain bantuan benih jagung, kelompok tani juga akan menerima pupuk NPK sebanyak 3.000 kilogram, pupuk urea 5.000 kilogram, 100 paket pestisida, serta bantuan alat panen pada tahap berikutnya.

Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendongkrak pendapatan petani di Kabupaten Samosir.

Ketua Kelompok Tani Melati Paristua, Baringin Sitanggang, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian pemerintah kepada petani. Ia mengaku bantuan tersebut sangat membantu dan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk semakin giat bertani.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Samosir dan Bapak Gubernur Sumut Bobby Nasution atas perhatian kepada petani. Bantuan ini sangat bermanfaat dan menambah semangat kami untuk meningkatkan hasil pertanian,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kabag SDM Polres Samosir Tarmizi Lubis, Danramil Pangururan Edianto Simangunsong, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, jajaran penyuluh pertanian, serta kelompok tani penerima bantuan. (D/Smart)

Polda Sumsel Perkuat Strategi Pemberantasan Narkoba, Kapolda Tekankan Langkah Komprehensif dan Profesional

Palembang, mediasergap.comDalam upaya memperkuat pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah Sumatera Selatan, Polda Sumsel menggelar Coffee Morning strategis yang dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho di Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum konsolidasi dan evaluasi jajaran Direktorat Reserse Narkoba guna menyelaraskan langkah operasional yang lebih adaptif, profesional, dan terukur dalam menghadapi jaringan narkotika lintas daerah hingga transnasional.

Dalam arahannya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan bahwa pemberantasan narkoba harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya berorientasi pada penindakan semata, tetapi juga memperkuat strategi intelijen dan pemetaan jaringan.

“Fungsi Direktorat Reserse Narkoba adalah garda terdepan dalam menyelamatkan generasi bangsa. Saya instruksikan seluruh jajaran agar tidak hanya fokus pada penangkapan, tetapi juga memperkuat intelijen dasar, pemetaan jaringan, serta kolaborasi lintas fungsi guna memutus rantai pasokan narkotika secara permanen,” tegas Kapolda.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar satuan kerja dan koordinasi dengan instansi terkait agar penanganan kasus narkotika dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Menurutnya, ancaman narkoba merupakan persoalan serius yang membutuhkan respons cepat, tepat, dan terintegrasi.

Melalui kegiatan Coffee Morning ini, diharapkan seluruh personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel semakin solid dalam menjalankan tugas serta mampu menghadirkan langkah-langkah inovatif guna menekan peredaran narkotika di wilayah Sumatera Selatan.

Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis terdepan dalam menjaga keamanan masyarakat dan melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba. (Rel)

Apel Gabungan Sat Binmas Jadi Langkah Nyata Polres Binjai Dekat dengan Warga

Binjai (Sumut) mediasergap.com Dalam rangka memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Binjai menggelar apel gabungan di Lapangan Apel Mako Polres Binjai, Senin (11/5/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Binjai, AKP Christin Mahalayati Simanjuntak, S.S., M.H., atas arahan Kapolres Binjai Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H.

Apel gabungan diikuti oleh KBO Sat Binmas IPTU Rubin Ginting, Kanit Bhabinkamtibmas Bahal Ambarita, serta seluruh personel Sat Binmas dan Bhabinkamtibmas jajaran Polres Binjai. Kegiatan ini menjadi bentuk penguatan komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.

Dalam arahannya, AKP Christin Mahalayati Simanjuntak menekankan pentingnya peran aktif Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian di tengah masyarakat. Ia meminta seluruh personel agar terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan perangkat kelurahan, desa, lingkungan, hingga kecamatan guna memperkuat penyampaian pesan-pesan Kamtibmas secara menyeluruh.

Selain itu, personel juga diingatkan agar setiap kegiatan himbauan kepada masyarakat dilakukan secara tepat sasaran dengan mengedepankan koordinasi bersama fungsi Reskrim, Intelkam, dan SPKT di masing-masing Polsek. Langkah tersebut dilakukan agar informasi yang disampaikan sesuai dengan kondisi serta potensi gangguan keamanan yang berkembang di wilayah hukum Polres Binjai.

Kasat Binmas juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, khususnya kejahatan jalanan seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor. Warga diimbau untuk selalu memastikan keamanan rumah dengan memasang kunci ganda serta menerapkan kewaspadaan dalam aktivitas sehari-hari.

Dalam mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif, para Bhabinkamtibmas diminta lebih aktif melaksanakan kegiatan sambang, dialog dua arah (DDS), bimbingan dan penyuluhan masyarakat (Binluh), hingga penyelesaian masalah sosial di lingkungan binaan. Personel juga diarahkan untuk memastikan kesiapan pos Satkamling sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Melalui kegiatan apel gabungan ini, Polres Binjai menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Diharapkan, kehadiran Bhabinkamtibmas dapat semakin dirasakan manfaatnya dalam menciptakan rasa aman, damai, dan nyaman bagi seluruh warga Kota Binjai. (Roni K)

(Sumber: Humas Polres Binjai)

Wabup Toba Dorong Peningkatan Pemahaman SKP untuk Perkuat Kinerja ASN

Toba (Sumut) mediasergap.comWakil Bupati Toba, Audi Murphy O Sitorus, meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Toba untuk terus meningkatkan sosialisasi terkait penilaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah ini dinilai penting agar proses penilaian kinerja dapat dipahami secara menyeluruh, baik oleh pejabat penilai maupun ASN yang dinilai.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Toba saat memberikan arahan dan bimbingan pada Apel Gabungan ASN di Halaman Kantor Bupati Toba, Senin (11/05/2026).

Dalam arahannya, Wabup Toba menjelaskan bahwa pengelolaan kinerja ASN telah diatur secara rinci dalam PermenPAN RB Nomor 6 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai ASN. Oleh karena itu, pemahaman yang baik mengenai SKP dinilai sangat penting untuk mendukung terciptanya sistem penilaian yang objektif dan profesional.

“BKPSDM perlu terus menyosialisasikan mekanisme penilaian SKP agar penilai dan ASN yang dinilai memiliki pemahaman yang sama. Dengan begitu, proses penilaian dapat berjalan lebih tepat dan adil,” ujar Audi Murphy O Sitorus.

Ia juga menegaskan bahwa penilaian SKP dapat dilakukan dengan mengacu pada Perjanjian Kinerja (PK) yang telah disusun sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing perangkat daerah serta pejabat di bawahnya.

Menurutnya, penerapan sasaran kinerja memberikan dorongan bagi ASN untuk bekerja lebih terarah, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap tugas pokok dan fungsi yang diemban.

“Setiap ASN harus memahami target dan tanggung jawab pekerjaannya. Dengan adanya sasaran kinerja, ASN menjadi lebih fokus dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Toba juga menyampaikan bahwa Bupati Toba, Effendi Sintong P Napitupulu, belum dapat hadir karena sedang melaksanakan tugas luar daerah terkait Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Selain membahas peningkatan kinerja ASN, Wakil Bupati Toba turut mengajak seluruh ASN dan keluarga untuk mendukung program penataan kawasan Pasar Balige yang saat ini sedang dilakukan Pemerintah Kabupaten Toba bersama dinas terkait.

Penataan tersebut dilakukan dengan mengarahkan para pedagang yang sebelumnya berjualan di luar pasar agar kembali menempati lapak di dalam Pasar Balige demi menciptakan kawasan pasar yang lebih tertib dan nyaman.

“Mari kita mendukung penataan pasar dengan berbelanja kepada pedagang yang berada di dalam pasar. Ini merupakan bentuk dukungan kita agar pasar semakin tertib dan aktivitas ekonomi masyarakat semakin meningkat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa penataan pasar tidak hanya bertujuan untuk menciptakan keteraturan dan penegakan aturan, tetapi juga untuk mendukung peningkatan pendapatan para pedagang serta kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas di kawasan Pasar Balige. (Ds)

Penataan Pasar Balige Berlanjut, Pemkab Toba Kembalikan Fungsi Trotoar dan Jalan

Toba (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kabupaten Toba terus berupaya menciptakan kawasan pasar yang tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemkab Toba melalui sejumlah Organisasi Perangkat Daerah terkait melakukan peninjauan langsung ke kawasan Pasar Balige, Senin (11/05/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi penertiban pedagang yang sebelumnya dipimpin oleh Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O Sitorus, pada Jumat (8/5/2026) di Ruang Rapat Staf Ahli Kantor Bupati Toba.

Peninjauan lapangan melibatkan berbagai instansi terkait, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perkim, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta dukungan personel Polsek Balige. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk mendukung penataan kawasan Pasar Balige agar lebih tertib dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat maupun para pedagang.

Penataan pasar difokuskan pada pengembalian fungsi jalan dan trotoar yang selama ini digunakan untuk aktivitas berjualan. Pemerintah juga mendorong para pedagang agar kembali menempati area di dalam Pasar Balerong sehingga aktivitas perdagangan dapat berjalan lebih teratur dan tertib.

Selain itu, Pemkab Toba turut melakukan penataan kawasan kota Balige melalui penyediaan kantong-kantong parkir di sekitar pasar. Langkah ini diharapkan mampu mendukung kelancaran arus lalu lintas serta menciptakan lingkungan pasar yang lebih rapi dan nyaman.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Toba, Jonni DP Lubis, menyampaikan bahwa penertiban tersebut merupakan bagian dari upaya penataan kawasan terminal mini dan lokasi pasar.

“Penertiban ini dilakukan secara humanis selama kurang lebih satu minggu terakhir. Saat ini sebagian besar pedagang sudah mulai kembali masuk ke dalam pasar. Pemerintah berharap kondisi ini dapat terus terjaga demi kenyamanan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Balige, Partogi Tambunan, menjelaskan bahwa penataan dilakukan secara bertahap, dimulai dari kawasan luar pasar hingga terminal mini.

“Selanjutnya penataan akan dilanjutkan di sepanjang Jalan Sisingamangaraja dan Jalan Gereja, khususnya bagi pedagang yang masih menggunakan area trotoar untuk berjualan,” jelasnya.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Toba, Gumianto Simangunsong, menegaskan bahwa penataan tersebut bertujuan untuk mengembalikan fungsi fasilitas umum sebagaimana mestinya.

“Tujuan utama penertiban ini adalah mengembalikan fungsi terminal, parkiran, dan badan jalan agar dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Kami berharap tidak ada lagi aktivitas yang menggunakan badan jalan sebagai tempat berjualan,” ungkapnya.

Melalui penataan kawasan Pasar Balige ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap tercipta lingkungan pasar yang lebih bersih, tertib, dan nyaman, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat serta memperindah wajah Kota Balige. (Ds)

Semarak Balige Fight Night Season 2, Dukungan Nyata untuk Atlet Muda Sumut

Balige (Sumut) mediasergap.comBalige Fight Night Season 2 sukses digelar di Aula SMK Negeri 1 Balige, Sabtu (09/05/2026). Event olahraga bela diri tersebut menjadi ajang pembinaan sekaligus wadah bagi para atlet dan pecinta combat sport untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka menuju kompetisi yang lebih tinggi.

Kegiatan ini hadir sebagai upaya mendukung perkembangan olahraga bela diri di Sumatera Utara yang selama ini dinilai masih membutuhkan lebih banyak ruang pembinaan bagi atlet muda. Selain menjadi ajang kompetisi, Balige Fight Night juga diharapkan mampu mencetak petarung-petarung potensial yang dapat bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional.

Penyelenggara berencana terus mengembangkan Balige Fight Night melalui penyempurnaan aturan pertandingan (rules) serta penyelenggaraan secara berkelanjutan dalam bentuk series guna memperluas pembinaan olahraga bela diri di daerah.

Atmosfer pertandingan semakin semarak dengan hadirnya petarung nasional Jeka Saragih dan Laurend Hutagalung sebagai bintang tamu. Kehadiran kedua atlet tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat dan diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan bakat di dunia olahraga bela diri.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus bersama jajaran Forkopimda Toba serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi atlet daerah dan kemajuan dunia olahraga di Kabupaten Toba.

Pada partai puncak perebutan Sabuk Bupati Toba yang mempertemukan Antoni Tambunan melawan Ramanala Kembaren, pertandingan berlangsung sengit dan mendapat apresiasi meriah dari para penonton. Antoni Tambunan akhirnya berhasil keluar sebagai pemenang dan membawa pulang Sabuk Bupati Toba.

Mewakili Bupati Toba, Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus menyerahkan langsung sabuk kepada pemenang. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada kedua petarung yang telah menampilkan pertandingan berkualitas.

“Pada ronde terakhir ini sangat mengasyikkan untuk ditonton dari putra Toba dan putra Karo. Keduanya memang petarung hebat, tetapi juri pasti memilih satu yang terbaik,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan Balige Fight Night Season 2, Pemerintah Kabupaten Toba berharap olahraga bela diri semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di berbagai ajang kompetisi. (Ds)

LSM Sergap Hentikan Aktivitas Tambang di Samboja Barat, Diduga Abaikan Keselamatan Warga dan Rusak Lingkungan

Kutai Kartanegara (Kaltim) mediasergap.comAktivitas pertambangan yang diduga dilakukan PT Jahtra di RT 09 Desa Tani Bakti, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, menuai penolakan keras dari masyarakat bersama LSM Sergap, Sabtu (09/05/2026).

Ketua LSM Sergap, M. Fahrul Ihsan, menilai aktivitas tambang tersebut diduga telah mengabaikan aspek keselamatan masyarakat serta berpotensi melanggar ketentuan lingkungan hidup dan tata kelola pertambangan.

Menurut Fahrul, berdasarkan laporan warga, lokasi pengerukan tambang berada sangat dekat dengan permukiman masyarakat dan fasilitas umum, termasuk rumah ibadah.

“Jarak aktivitas tambang dengan rumah warga dan masjid hanya sekitar 20 hingga 30 meter. Kondisi ini sangat membahayakan keselamatan masyarakat dan tidak layak dibiarkan,” tegas Fahrul di lokasi.

LSM Sergap juga menyoroti dampak lingkungan yang mulai dirasakan warga. Aliran sungai yang selama ini menjadi sumber air bersih masyarakat disebut tertutup aktivitas tambang sehingga tidak lagi dapat dimanfaatkan.

Akibatnya, warga mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari maupun pertanian. Selain itu, sejumlah rumah warga dikabarkan mulai mengalami keretakan yang diduga dipicu aktivitas alat berat di sekitar permukiman.

“Kerusakan lingkungan mulai nyata terjadi. Sungai tertutup, lahan terancam longsor, rumah warga retak. Ini bukan persoalan kecil,” ujarnya.

Fahrul mengungkapkan, aktivitas pertambangan tersebut baru berjalan sekitar dua minggu, namun dampaknya sudah memicu keresahan besar di tengah masyarakat.

Ia juga menyinggung dugaan pemberian kompensasi kepada sebagian warga yang nilainya dinilai tidak sebanding dengan dampak yang ditimbulkan.

“Ada yang diberikan kompensasi sekitar Rp.200 ribu per KK. Namun masyarakat yang terdampak langsung justru banyak yang menolak karena dianggap tidak manusiawi dan tidak menyelesaikan persoalan,” katanya.

LSM Sergap menilai perusahaan terkesan mengabaikan aspirasi masyarakat. Pasalnya, mediasi yang sebelumnya dilakukan hingga kini belum menghasilkan solusi konkret maupun komitmen jelas dari pihak perusahaan.

“Kami melihat sampai hari ini belum ada keseriusan menyelesaikan keluhan warga. Jangan sampai masyarakat menjadi korban demi kepentingan aktivitas tambang,” tegasnya lagi.

Atas kondisi tersebut, LSM Sergap bersama masyarakat mendesak agar seluruh aktivitas pertambangan dihentikan sementara sampai ada penyelesaian yang jelas, terbuka, dan berpihak kepada masyarakat terdampak.

Selain itu, pihaknya membuka kemungkinan membawa persoalan tersebut ke jalur hukum apabila tidak ada itikad baik dari perusahaan.

“Jika terus dibiarkan, persoalan ini bisa menjadi konflik sosial dan dugaan pelanggaran lingkungan yang serius. Kami siap mengawal sampai tuntas demi kepentingan masyarakat,” pungkas Fahrul. (Tim)

Vandiko: RUU Masyarakat Adat Penting Cegah Konflik dan Lindungi Hak Adat

TOBA (Sumut) mediasergap.comKomitmen Pemerintah Daerah dalam memperjuangkan perlindungan hak masyarakat adat kembali menguat. Dalam kunjungan kerja reses Badan Legislasi (Baleg) DPR RI di Labersa Hotel and Convention Center, Kabupaten Toba, Sabtu (09/05/2026), Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mendorong agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat segera disahkan menjadi Undang-Undang.

Menurut Vandiko, kehadiran regulasi tersebut sangat penting untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat adat, khususnya di kawasan Danau Toba dan Kabupaten Samosir yang memiliki akar budaya Batak yang kuat.

“Pada prinsipnya kami setuju dan berharap RUU Masyarakat Adat segera disahkan menjadi Undang-Undang untuk menghindari konflik di tengah masyarakat,” ujar Vandiko.

Kegiatan tersebut digelar untuk menyerap aspirasi dari Pemerintah Daerah, Akademisi, Tokoh Agama, Tokoh Adat, dan Masyarakat Sipil terkait penyusunan RUU Masyarakat Adat. Hadir dalam pertemuan itu Wakil Ketua Baleg DPR RI Martin Manurung, Anggota DPR RI Bane Raja Manalu dan Muslim Ayub, Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard, sejumlah kepala daerah kawasan Danau Toba, serta Para Tokoh Agama dan Adat.

Turut mendampingi Bupati Samosir, Wakil Ketua DPRD Samosir Sarhockel Tamba, Anggota DPRD Magdalena Sitinjak, dan Sekretaris Dinas Kominfo Agustianto Sitinjak.

Vandiko menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Samosir telah menunjukkan komitmen nyata melalui Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat, Tanah Ulayat Batak dan Pemanfaatannya. Ia menilai Pengesahan Undang-Undang Nasional nantinya akan semakin memperkuat regulasi daerah tersebut.

“Kalau sudah menjadi undang-undang, perda yang kami buat akan semakin kuat dan memiliki kepastian hukum,” katanya.

Sebagai daerah tujuan wisata yang mengandalkan kekayaan budaya dan adat istiadat Batak, Samosir menilai perlindungan masyarakat adat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Samosir juga menegaskan bahwa pembangunan pariwisata dan investasi harus tetap menghormati hak-hak masyarakat adat sebagai pemilik ruang hidup dan warisan budaya.

Dukungan terhadap percepatan pengesahan Undang-Undang Masyarakat Adat juga disampaikan pemerintah daerah dari Kabupaten Toba, Tapanuli Utara, dan Humbang Hasundutan. Para akademisi, tokoh agama, serta seluruh pemangku kepentingan yang hadir turut menyuarakan harapan agar regulasi tersebut segera diwujudkan.

Sementara itu, Wakil Ketua Baleg DPR RI Martin Manurung menegaskan pembahasan RUU Masyarakat Adat tidak boleh kembali berlarut-larut setelah diperjuangkan selama hampir dua dekade.

“Penantian 18 tahun ini harus bisa kita realisasikan,” tegas Martin.

Ia menyebut Baleg DPR RI tengah menyelaraskan berbagai masukan terkait pembagian kewenangan pemerintah pusat dan daerah, penyederhanaan syarat pengakuan masyarakat adat, serta harmonisasi dengan regulasi lain yang berkaitan dengan masyarakat hukum adat.

Menurut Martin, tujuan utama dari undang-undang tersebut adalah memastikan pengakuan, perlindungan, dan pemanfaatan hak-hak masyarakat adat dapat berjalan secara adil, jelas, dan tidak tumpang tindih dengan aturan lainnya. (D/Smart)

Tim Elang Musi Satresnarkoba Polres Musi Rawas Gagalkan Peredaran Narkoba 2 Kilogram, Bukti Nyata Negara Hadir Lindungi Masyarakat

Musi Rawas, mediasergap.comTim Elang Musi Satresnarkoba Polres Musi Rawas kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Sumatera Selatan. Dalam operasi yang digelar di Jalan Umum Megang Sakti pada Jumat (08/05/2026), petugas berhasil menggagalkan pengiriman narkotika skala besar yang diduga akan diedarkan di tengah masyarakat.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas meringkus seorang tersangka berinisial H (26). Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 2.090 gram atau 2,09 kilogram sabu serta 20 butir ekstasi. Seluruh barang haram tersebut disembunyikan secara rapi di bawah jok sepeda motor menggunakan lapisan plastik dan lakban guna mengelabui petugas.

Kapolres Musi Rawas, Agung Adhitya Prananta, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk keseriusan aparat kepolisian dalam memutus rantai distribusi narkoba di wilayah Sumatera Selatan.

“Hari ini lebih dari dua kilogram sabu dan 20 butir ekstasi berhasil kami gagalkan sebelum beredar di tengah masyarakat. Ini adalah bentuk nyata komitmen Polres Musi Rawas untuk terus menjadi benteng dalam memutus jalur distribusi narkoba di wilayah Sumatera Selatan,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata sinergi dan keseriusan jajaran kepolisian dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.

“Dalam satu hari, jajaran Polda Sumsel berhasil menyita lebih dari 12 kilogram narkotika dari dua operasi besar yang berbeda. Ini membuktikan bahwa negara hadir secara nyata dalam melindungi masyarakat Sumatera Selatan dari ancaman narkotika melalui tindakan yang terukur, simultan, dan tanpa kompromi,” ujarnya.

Keberhasilan pengungkapan ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak masa depan generasi muda. Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

Dengan kerja sama antara aparat penegak hukum dan masyarakat, diharapkan wilayah Sumatera Selatan dapat semakin bersih dari ancaman narkotika demi terciptanya keamanan dan ketertiban bersama. (Rel)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport