SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com — Sebanyak 45 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Samosir Tahun 2026 mendapat apresiasi atas keberhasilan menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk dalam Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Samosir yang digelar di Rumah Dinas Bupati Samosir, Senin (17/8/2026) malam.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menyerahkan piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada anggota Paskibraka, instruktur dan pelatih sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, kerja keras dan keberhasilan mereka menjalankan tugas negara.
Ariston mengatakan, keberhasilan para Paskibraka tidak diperoleh secara instan. Proses tersebut dimulai dari seleksi, latihan intensif hingga pembinaan yang membentuk kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab serta karakter para anggota.
“Semangat itu kita patriotkan dalam peringatan hari ini. Semangat ini menjalar dan kita bangun kepada anggota Paskibraka sehingga mereka sukses menjalankan tugas,” ujar Ariston.
Menurutnya, pengalaman selama menjalani proses pembinaan hendaknya tidak berhenti ketika tugas sebagai Paskibraka selesai. Berbagai tantangan dan pembelajaran yang diperoleh harus menjadi modal untuk menempuh pendidikan, mengembangkan potensi dan meraih cita-cita.
“Banyak hal baru yang tidak pernah dialami sehingga menjadi pesan dan kesan yang berharga. Jadikan itu sebagai pengalaman yang berharga dan modal dalam menempuh cita-cita ke depan,” katanya.
Ariston memberikan apresiasi atas kedisiplinan dan tanggung jawab yang ditunjukkan para anggota Paskibraka hingga mampu menuntaskan seluruh tugas dengan baik.
“Tugas itu sudah kalian sukseskan, kalian sudah menaikkan bendera Sang Saka Merah Putih. Hasil kerja keras kalian terbukti hari ini dan kami sangat bangga,” ungkapnya.
Ia berpesan agar semangat nasionalisme, disiplin, tanggung jawab dan kepemimpinan yang terbentuk selama menjadi Paskibraka terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Para anggota Paskibraka juga didorong untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan dan berani memiliki cita-cita besar. Sebab, generasi muda saat ini merupakan calon pemegang estafet kepemimpinan pada masa mendatang.
“Kalian adalah aset bangsa. Dalam 15 sampai 20 tahun ke depan, kalian akan menjadi pemimpin, menggantikan pemimpin yang ada saat ini,” tegas Ariston.
Pesan tersebut menegaskan bahwa pembinaan Paskibraka bukan semata-mata untuk menyiapkan petugas upacara, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan generasi muda yang memiliki karakter, kedisiplinan dan jiwa kepemimpinan.
Resepsi Kenegaraan juga diisi dengan penyampaian pesan dan kesan dari perwakilan Paskibraka serta orang tua.
Anggota Paskibraka Abigael Pardede mengaku bangga mendapat kesempatan menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Samosir. Menurutnya, berbagai tantangan selama proses pelatihan memberikan pengalaman dan pembelajaran yang berharga.
“Semua itu sudah berlalu, dan banyak hal yang kami dapat selama mengikuti pelatihan. Semoga Paskibraka tahun depan dapat lebih baik,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Lettisia Habeahan. Ia mengatakan proses pembinaan memberikan pelajaran mengenai arti kekompakan, kepedulian, kedisiplinan dan tanggung jawab.
“Saya sangat bangga menjadi anggota Paskibraka. Sosialisasi membuat kami saling mengenal dan peduli. Semuanya bisa berjalan lancar,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Samosir, para pelatih dan purna Paskibraka yang telah memberikan bimbingan, pendidikan dan fasilitas selama proses pembinaan.
Dukungan juga datang dari para orang tua. Orang tua Abigael Pardede mengaku bersyukur dan bangga karena anak-anak mereka mendapat kepercayaan menjalankan tugas negara dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Kami bangga kepada anak kami. Tanamkan rasa nasionalisme, suatu sejarah telah kalian buat hari ini,” pesannya.
Sementara itu, orang tua Mutiara Sagala, Rumindang Situmorang, mengapresiasi pembinaan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Samosir. Menurutnya, proses tersebut tidak hanya mempersiapkan anak-anak menjalankan tugas kenegaraan, tetapi juga membentuk karakter dan mental.
“Jadilah pribadi yang kuat, tetap belajar. Jadilah anak kebanggaan Samosir dan Indonesia,” pesannya.
Dari jajaran pelatih, Danramil Pangururan menyampaikan bahwa perjalanan Paskibraka sejak proses seleksi hingga pelaksanaan tugas bukanlah proses yang mudah. Berbagai tantangan dan kekhawatiran harus dihadapi bersama.
Namun, seluruh proses tersebut akhirnya terbayar dengan keberhasilan para Paskibraka melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan orang tua untuk menjaga semangat sekaligus melanjutkan proses pembentukan karakter para anggota Paskibraka setelah masa tugas berakhir.
Anggota DPRD Samosir Renaldi Naibaho turut memberikan motivasi. Ia menyebut para Paskibraka sebagai putra-putri terbaik yang terpilih melalui proses seleksi dan telah menuntaskan tugas mulia dalam rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI.
“Kalian orang-orang yang terpilih dari sekian banyak yang ikut seleksi. Semoga ke depan kalian membawa nama harum Samosir. Kepemimpinan ke depan ada di tangan kalian,” katanya.
Resepsi Kenegaraan kemudian ditutup dengan penyerahan sertifikat dan uang pembinaan kepada 45 anggota Paskibraka Kabupaten Samosir Tahun 2026, instruktur dan pelatih.
Pemberian apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kerja keras sekaligus dukungan terhadap proses pembinaan generasi muda di Kabupaten Samosir.
Lebih dari sekadar penghargaan, momentum tersebut menjadi penegasan bahwa investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah menyiapkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, berjiwa nasionalis dan memiliki semangat untuk terus belajar serta berprestasi.
Dengan bekal pengalaman selama menjalani proses pembinaan Paskibraka, 45 putra-putri Kabupaten Samosir tersebut diharapkan terus mengembangkan potensi, menorehkan prestasi dan kelak mengambil bagian dalam estafet kepemimpinan untuk membawa nama harum Samosir dan Indonesia. (D/Smart)