Bappelitbangda Toba Gelar Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2027, Tetapkan Enam Prioritas Pembangunan
TOBA, mediasergap.com — Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Toba menggelar Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) Kabupaten Toba Tahun 2027 di Ruang Balai Data Kantor Bupati Toba, Jumat (20/2/2026).
Kegiatan ini bertujuan menghimpun aspirasi, masukan, dan saran dari para pemangku kepentingan guna menyempurnakan rumusan Ranwal RKPD Tahun 2027. Selain itu, forum ini menjadi wadah penyelarasan prioritas pembangunan dengan kebutuhan masyarakat, meningkatkan transparansi, serta memastikan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan program.
Konsultasi publik tersebut melibatkan pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, pimpinan perangkat daerah se-Kabupaten Toba, instansi vertikal, BUMN, BUMD, lembaga perbankan, akademisi, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, perwakilan perempuan, insan pers, LSM, penyandang disabilitas, serta Forum Anak.
Dalam arahan Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu yang dibacakan Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, ditegaskan bahwa dokumen RKPD bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen strategis yang menentukan arah pembangunan daerah serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya untuk kesejahteraan masyarakat.
Mengacu pada RPJMD Kabupaten Toba 2025–2029, tema pembangunan tahun 2027 adalah:
“Penguatan landasan pembangunan melalui optimalisasi potensi daerah, peningkatan kualitas layanan publik, pemerataan infrastruktur dasar, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.”
Tema tersebut menekankan pentingnya pembangunan berbasis potensi lokal, peningkatan kualitas pelayanan publik, pemerataan infrastruktur, serta pertumbuhan ekonomi yang manfaatnya dirasakan seluruh lapisan masyarakat dengan tetap menjaga prinsip keberlanjutan.
Bupati melalui Wakil Bupati menyampaikan bahwa tantangan utama pembangunan Kabupaten Toba masih mencakup keterbatasan dan pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas SDM yang adaptif, percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Selain itu, dinamika global dan nasional, termasuk ketidakpastian ekonomi serta potensi bencana, juga menjadi faktor yang perlu diantisipasi secara matang.
Untuk itu, isu strategis pembangunan tahun 2027 difokuskan pada:
- Peningkatan ekonomi daerah yang berdaya saing
- Penguatan kapasitas penanggulangan bencana
- Peningkatan pendapatan daerah sebagai fondasi kemandirian fiskal
Sebagai penjabaran isu strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Toba menetapkan enam prioritas pembangunan daerah tahun 2027, yaitu:
- Memperkuat pembangunan sumber daya manusia serta meningkatkan penanganan masalah kesejahteraan sosial.
- Mengembangkan infrastruktur yang berkualitas dan merata guna mendukung pertumbuhan ekonomi.
- Mengembangkan sektor pertanian dan pariwisata, membangun desa, serta memperkuat peran usaha mikro secara berkelanjutan.
- Memperkuat reformasi tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan bersih, termasuk peningkatan pelayanan publik dan pemanfaatan teknologi informasi.
- Memantapkan keamanan dan ketertiban umum serta pemberdayaan Linmas.
- Memperkuat lembaga adat dan sanggar budaya sebagai upaya pelestarian budaya dan kearifan lokal.
“Melalui konsultasi publik ini, saya mengajak seluruh peserta menyampaikan masukan, saran, dan rekomendasi secara terbuka, objektif, dan konstruktif,” ujar Bupati melalui Wakil Bupati.
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah pemateri, di antaranya Kepala Bappelitbangda Sofian Sitorus, Kepala BPS Toba Sabar Alberto Harianja, Kepala BPKAD Fernando Samosir, dan Kepala Bappenda Harlen Simarmata.
Turut hadir Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, Ketua DPRD Toba Franshendrik Tambunan, Kapolres Toba AKBP Vinsensius J. Parapaga, Kajari Toba Muslih, Dandim 0210/TU yang diwakili Kasdim Mayor AS Butarbutar, Sekda Kabupaten Toba Paber Napitupulu, Ketua TP PKK Ny. Astita Effendi Napitupulu, Ketua DWP Ny. Martha Paber Napitupulu, Para Staf Ahli, Asisten, serta Pimpinan OPD dan Undangan lainnya.
Konsultasi publik ini diharapkan menjadi landasan kuat dalam merumuskan arah pembangunan Kabupaten Toba Tahun 2027 yang partisipatif, terukur, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Ds)
(Sumber: ©MC Toba)



No comments:
Post a Comment