Bak “Raja” di Dalam Lapas? Dugaan Perlakuan Istimewa terhadap WBP di Labuhan Ruku Jadi Sorotan | Media Sergap -->

Bak “Raja” di Dalam Lapas? Dugaan Perlakuan Istimewa terhadap WBP di Labuhan Ruku Jadi Sorotan

Batu Bara (Sumut) mediasergap.com Dugaan adanya perlakuan istimewa terhadap seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku mulai memantik perhatian. Sejumlah informasi yang dihimpun dari sumber di lapangan mengarah pada indikasi adanya fasilitas dan perlakuan khusus yang dinilai berbeda dibanding warga binaan lainnya.

WBP berinisial RZ disebut-sebut menikmati berbagai kemudahan selama menjalani masa pidana. Bahkan, ia diduga memiliki pengaruh tertentu di lingkungan lapas hingga kerap dikaitkan dengan dugaan pengendalian aktivitas dari dalam tahanan.

Sorotan utama mengarah pada penempatan kamar yang dinilai tidak lazim. Berdasarkan informasi yang diperoleh, RZ diduga menempati kamar di blok medium, tepatnya area yang diperuntukkan bagi warga binaan lanjut usia. Namun dalam praktiknya, kamar tersebut disebut terkesan menjadi ruang khusus yang tidak digunakan sebagaimana mestinya.

Tak berhenti di situ, mekanisme kunjungan terhadap WBP tersebut juga menjadi perhatian. Sumber menyebut adanya dugaan kelonggaran aturan yang tidak berlaku bagi narapidana lain.

“Kalau warga binaan lain aturan besuknya ketat. Tapi yang ini berbeda, tamunya bisa sampai masuk ke kamar,” ungkap salah satu sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Bahkan, terdapat dugaan bahwa pengunjung tertentu disebut dapat berada lebih lama di dalam area kamar tahanan. Kondisi itu memunculkan pertanyaan serius terkait pengawasan internal serta penerapan aturan kunjungan di dalam lapas.

Dugaan perlakuan khusus juga terlihat dari aktivitas keluar masuk lapas dengan alasan rujukan medis. Berdasarkan informasi yang berkembang, RZ beberapa kali keluar dengan dalih berobat. Namun, sumber di lapangan menduga aktivitas tersebut tidak sepenuhnya mengarah ke fasilitas kesehatan resmi.

“Informasinya bukan selalu ke rumah sakit. Ada dugaan justru seperti keluar bebas,” ujar sumber lainnya.

Yang turut menjadi perhatian, pengawalan terhadap aktivitas tersebut disebut dilakukan oleh petugas yang sama secara berulang. Situasi ini menimbulkan dugaan adanya pola perlakuan tertentu yang dinilai tidak biasa.

“Pengawalannya orang itu-itu juga. Jadi terkesan ada perlakuan khusus,” tambah sumber tersebut.

Rangkaian dugaan tersebut kini memunculkan tanda tanya besar terkait konsistensi penerapan standar operasional prosedur (SOP) di Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, khususnya dalam aspek pengawasan warga binaan, tata tertib kunjungan, hingga mekanisme izin keluar lapas.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak lapas maupun instansi terkait untuk memberikan klarifikasi atas berbagai dugaan yang berkembang.

Publik pun menanti langkah evaluasi dan pengawasan yang lebih serius guna memastikan tidak adanya perlakuan berbeda di dalam lembaga pemasyarakatan serta menjaga integritas sistem pembinaan narapidana. (Tim)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini