SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com – Keindahan alam, kekayaan budaya, serta keramahan masyarakat Kabupaten Samosir kembali mendapat perhatian industri perfilman nasional. Rumah produksi Imajinari memilih Kabupaten Samosir sebagai lokasi utama syuting film terbarunya berjudul Pulang Kampung, yang proses pengambilan gambarnya telah berlangsung sejak awal Mei 2026.
Menjelang berakhirnya proses syuting pada 31 Mei 2026, jajaran produser Imajinari menggelar diskusi bersama Pemerintah Kabupaten Samosir di Hotel Labersa Pangururan, Sabtu (30/5/2026). Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Samosir Immanuel Sitanggang, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tetty Naibaho, Produser Ernest Prakasa, Produser Dipa Andika, serta Line Producer Lani.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Imajinari menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Samosir beserta seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan selama proses produksi film berlangsung.
Menurut pihak Imajinari, Kabupaten Samosir memiliki daya tarik yang sangat kuat sebagai lokasi produksi film. Panorama Danau Toba yang mendunia, bentang alam yang eksotis, kekayaan budaya Batak yang autentik, serta dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting yang mendukung kelancaran proses syuting.
Sebagai bentuk sinergi dalam promosi film yang turut menampilkan keindahan berbagai destinasi wisata di Samosir, pihak Imajinari berharap Pemerintah Kabupaten Samosir dapat mendukung penayangan trailer Pulang Kampung melalui Water Screen Air Mancur Menari Pangururan serta membantu publikasi jadwal penayangan film melalui pemasangan baliho di sejumlah titik strategis. Upaya tersebut diharapkan mampu menjangkau masyarakat luas sekaligus memperkuat promosi pariwisata daerah.
Film Pulang Kampung dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 26 November 2026. Selain itu, pihak Imajinari berkomitmen menghadirkan pemutaran film tersebut di Kabupaten Samosir agar masyarakat dapat menyaksikan secara langsung karya yang mengambil latar berbagai kawasan ikonik dan destinasi wisata unggulan di daerah ini.
Pada tanggal yang sama, Gala Premiere film Pulang Kampung juga akan digelar dengan mengundang Pemerintah Kabupaten Samosir sebagai salah satu tamu kehormatan.
Tidak hanya membahas promosi film terbaru, pertemuan tersebut juga menghasilkan kesepahaman awal untuk menjalin kerja sama pemutaran sebelas film produksi Imajinari, termasuk Ngeri-Ngeri Sedap, Agak Laen, dan sejumlah film lainnya melalui konsep layar tancap di kawasan Waterfront City Pangururan. Program ini diharapkan menjadi alternatif hiburan bagi masyarakat sekaligus memperkaya atraksi wisata malam di Kabupaten Samosir.
Selain itu, pihak Imajinari membuka peluang kerja sama pengembangan kegiatan sinema dan pemutaran film berkelanjutan di Kabupaten Samosir bersama SAMS Studio. Kehadiran berbagai aktivitas perfilman tersebut diyakini dapat memperkuat sektor ekonomi kreatif, meningkatkan lama tinggal wisatawan (length of stay), serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kehadiran produksi film nasional di Kabupaten Samosir merupakan peluang strategis untuk memperkenalkan pesona alam, budaya, dan kehidupan masyarakat Batak kepada khalayak yang lebih luas. Melalui film Pulang Kampung, keindahan Samosir tidak hanya dinikmati oleh wisatawan yang datang berkunjung, tetapi juga akan hadir di layar lebar dan menjangkau jutaan penonton di seluruh Indonesia.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Samosir berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan industri perfilman sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Samosir sebagai destinasi pariwisata kelas dunia sekaligus lokasi syuting yang menarik bagi para sineas nasional maupun internasional. (D/Smart)

No comments:
Post a Comment