TOBA (Sumut) mediasergap.com – Festival 1000 Tenda kembali hadir sebagai salah satu agenda wisata unggulan di Kabupaten Toba. Setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di Desa Wisata Meat, Kecamatan Tampahan, festival tahun ini akan berlangsung di kawasan wisata alam Juma Bulu Riverside, Desa Wisata Pardomuan Ajibata, Kecamatan Ajibata, pada 26–28 Juni 2026 mendatang.
Untuk memastikan seluruh persiapan berjalan optimal, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menghadiri rapat koordinasi bersama panitia pelaksana dari Rumah Karya Indonesia (RKI) di lokasi kegiatan, Kamis (11/06/2026).
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Festival 1000 Tenda bukan hanya menjadi ajang wisata dan kreativitas generasi muda, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar.
“Persiapan kegiatan ini harus dilakukan secara matang. Melalui dukungan pemerintah desa dan BUMDes, kita berharap lokasi ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendatangkan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Event ini harus menjadi peluang bagi desa untuk berkembang dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujar Audi Murphy O. Sitorus.
Menurutnya, keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang hadir, tetapi juga dari sejauh mana manfaat yang dirasakan masyarakat lokal. Karena itu, pelibatan pelaku UMKM menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaan festival.
“Yang paling mudah dan nyata adalah melalui UMKM. Kita ingin masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini untuk menjual produk lokal, kuliner, maupun berbagai hasil kreativitas yang dimiliki,” tambahnya.
Sementara itu, mewakili Rumah Karya Indonesia (RKI), Parjalang Hutabarat memaparkan perkembangan persiapan kegiatan yang telah dimulai sejak dua bulan terakhir. Ia menyampaikan sejumlah kebutuhan dukungan guna memastikan pelaksanaan festival berjalan aman, nyaman, dan sukses.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain kebersihan lokasi, pengelolaan sampah, layanan kesehatan, keamanan, fasilitas diskusi bagi peserta, penyediaan sumber listrik, penunjuk arah menuju lokasi, hingga dukungan perizinan dan penyelenggaraan acara.
“Kami berharap dukungan dari berbagai pihak agar Festival 1000 Tenda dapat terselenggara dengan baik dan memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh peserta sekaligus membawa manfaat bagi masyarakat sekitar,” ungkap Parjalang.
Festival 1000 Tenda dikenal sebagai kegiatan yang menggabungkan wisata alam, edukasi, kreativitas, dan kolaborasi anak muda dalam suasana perkemahan yang inspiratif. Selain menjadi ruang interaksi dan pengembangan potensi generasi muda, kegiatan ini juga diharapkan semakin memperkuat posisi Kabupaten Toba sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di kawasan Danau Toba.
Rapat koordinasi tersebut ditutup dengan pembahasan kesiapan teknis, penyelarasan tujuan pelaksanaan, serta mitigasi risiko guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun sektor pariwisata daerah.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Toba Candrow Manurung, Staf Ahli Bupati Sahat Manullang, Asisten Administrasi Umum Verry S. Napitupulu, Kepala Dinas Kesehatan dr. Freddi S. Sibarani, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindag Sofian Sitorus, Kabid Destinasi Disbudpar Welman Sibarani, Camat Ajibata Mangapul Roha Manurung, serta Kepala Desa Pardomuan Ajibata Tamba Tua Sirait.
Festival 1000 Tenda 2026 diharapkan menjadi momentum kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan generasi muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memperkuat promosi pariwisata, serta memperkenalkan potensi Desa Wisata Pardomuan Ajibata kepada khalayak yang lebih luas. (Ds)


No comments:
Post a Comment