Media Sergap - All Post -->



Pemkab Toba Perkuat Komitmen Lindungi Anak, Bupati Ajak Seluruh Pihak Cegah Kekerasan dan Bullying

BALIGE (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Toba terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, saat menghadiri puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Toba di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Balige, Selasa (04/08/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa perlindungan terhadap anak tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan harus menjadi budaya yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, berkembang, serta memperoleh perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

"Perlindungan anak harus menjadi budaya dan bukan hanya sekadar program. Anak adalah harta paling berharga bagi setiap orang tua dan masa depan bangsa yang harus kita jaga bersama," tegas Effendi.

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, hingga keluarga, untuk memperkuat sinergi dalam memenuhi hak-hak anak sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing.

Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak (PMDPPA) Kabupaten Toba, hingga tahun 2026 masih tercatat 31 kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Toba untuk terus meningkatkan upaya pencegahan melalui edukasi, pendampingan, dan penguatan kolaborasi lintas sektor.

"Saya berharap bukan hanya pemerintah daerah, tetapi seluruh stakeholder, termasuk organisasi yang bergerak di bidang perempuan dan anak, dapat bersama-sama berkolaborasi dengan PMDPPA untuk mengurangi angka kekerasan terhadap anak," ujarnya.

Selain kekerasan terhadap anak, Bupati juga menyoroti masih adanya praktik perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan. Ia mendorong lahirnya regulasi yang dapat memperkuat upaya pencegahan bullying di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas.

Menurutnya, keberhasilan menciptakan lingkungan belajar yang aman tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif orang tua dalam memantau perkembangan anak.

"Orang tua harus peka apabila melihat perubahan perilaku anak di rumah. Perkembangan anak harus terus dipantau, baik saat berada di sekolah maupun di luar lingkungan sekolah," katanya.

Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di Kabupaten Toba juga diisi dengan berbagai kegiatan yang mendorong tumbuh kembang dan apresiasi terhadap kreativitas anak, antara lain penyerahan hadiah kepada para pemenang perlombaan serta penyerahan Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai bagian dari pemenuhan hak identitas anak.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, perwakilan Kejaksaan Negeri Toba, Kodim 0210/TU, Polres Toba, Pengadilan Negeri Balige, Ketua TP PKK Kabupaten Toba sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Toba Ny. Astita Effendi Napitupulu, Staf Ahli I TP PKK Kabupaten Toba Ny. Riama Audi Murphy, para staf ahli bupati, para asisten, serta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap semakin tumbuh kesadaran kolektif seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari kekerasan maupun perundungan, sehingga setiap anak dapat berkembang secara optimal sebagai generasi penerus pembangunan daerah dan bangsa.

Versi ini lebih menonjolkan sudut pandang pembangunan dengan menekankan komitmen pemerintah daerah, kolaborasi lintas sektor, serta dampak jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia, tanpa mengubah fakta-fakta utama dalam rilis asli. (Ds)

Pemkab Toba Kukuhkan 20 Calon Paskibraka, Perkuat Karakter dan Semangat Kebangsaan Generasi Muda

Balige (Sumut) mediasergap.com - Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu mengukuhkan 20 orang calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Toba Tahun 2026 yang akan bertugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Toba.

Pengukuhan dilaksanakan bersamaan dengan pembukaan pemusatan pendidikan dan pelatihan calon Paskibraka di Aula Hotel Sumatera, Balige, Senin (3/8/2026) sore.

Dalam sambutannya, Bupati Toba menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil lolos seleksi dari berbagai SMA dan SMK di Kabupaten Toba. Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan dedikasi.

"Menjadi anggota Paskibraka merupakan suatu kehormatan dan tanggung jawab besar sehingga memerlukan komitmen dan dedikasi yang tinggi," ujar Bupati.

Ia juga mendorong seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pendidikan dan pelatihan dengan semangat, disiplin, serta kesungguhan agar mampu menjalankan tugas dengan baik pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Buktikan bahwa kalian memang layak mengemban kehormatan dan tanggung jawab sebagai anggota Paskibraka," pesannya.

Sebagai tanda dimulainya pemusatan pelatihan, Bupati Toba secara simbolis menyematkan tanda peserta kepada calon Paskibraka, kemudian menyerahkan berkas peserta kepada Danramil 17 Balige, Kapten Infanteri Sangkan Samosir.

Sebanyak 20 peserta yang terdiri dari 14 putra dan 6 putri dinyatakan lulus berdasarkan akumulasi penilaian seleksi Peraturan Baris Berbaris (PBB), kesamaptaan, dan kepribadian.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Toba, Harrizon Hutabarat, dalam laporannya menyampaikan bahwa pemusatan pendidikan dan pelatihan berlangsung selama 15 hari, mulai 3 hingga 17 Agustus 2026, bertempat di Hotel Sumatera dan Lapangan Sisingamangaraja XII, Kecamatan Balige.

Menurutnya, pelatihan tersebut bertujuan membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, memiliki jiwa nasionalisme, kepemimpinan, serta rasa tanggung jawab sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Paber Napitupulu, Asisten Pemerintahan Eston Sihotang, Plt. Kacabdis Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Wilayah VIII Samron Simanjuntak, Kepala Dinas Kesehatan Freddi Sibarani, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Natalia Silitonga, Kepala SMK Negeri 1 Balige Budi Marpaung, pelatih dari Koramil 17 Balige, serta praktisi guru olahraga SMA/SMK.

Melalui pendidikan dan pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap calon Paskibraka tidak hanya sukses menjalankan tugas pada peringatan Hari Kemerdekaan, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda dalam menumbuhkan semangat nasionalisme, kedisiplinan, dan cinta tanah air. (Ds)


Sinergi DPRD dan Alumni Perantau Majukan Pendidikan Lewat Bantuan Drumband

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Toba, St. Ir. Pidel Hutahaean, M.M, bersama Alumni Perantau UPTD SD Negeri 173558 Pardomuan Nauli Hutahaean menyerahkan bantuan satu set alat drumband dan kostum olahraga kepada UPTD SD Negeri 173558 Pardomuan Nauli Hutahaean, Senin (03/08/2026).

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Para Alumni yang berada di perantauan terhadap kemajuan dunia pendidikan, khususnya dalam mendukung pengembangan minat dan bakat siswa di bidang seni musik. Kehadiran fasilitas drumband diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran yang mendorong kreativitas, disiplin, serta semangat berprestasi bagi para peserta didik.

St. Ir. Pidel Hutahaean, M.M, mengatakan, kegiatan ekstrakurikuler drumband memiliki banyak manfaat bagi pembentukan karakter siswa. Selain melatih kemampuan bermusik, drumband juga mengajarkan pentingnya kerja sama, tanggung jawab, dan kedisiplinan.

"Melalui latihan drumband, siswa belajar untuk berkoordinasi dengan anggota tim, mengikuti instruksi pelatih, dan menjaga kekompakan," ujar Pidel.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Pihak Sekolah sebagai sarana pendukung kegiatan ekstrakurikuler, sehingga siswa semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi.

Bantuan itu turut didukung oleh perwakilan Alumni Perantau, yakni Thomson Hutahaean, S.H., M.H, yang berprofesi sebagai Pengacara, serta Brando Hutahaean, seorang Pengusaha. Keduanya menyampaikan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan di kampung halaman.

Pihak Sekolah menyambut baik bantuan tersebut. Kepala UPTD SD Negeri 173558 Pardomuan Nauli Hutahaean, Magdalena Sibuea menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh St. Ir. Pidel Hutahaean, M.M, bersama Para Alumni Perantau.

Menurutnya, bantuan alat drumband ini akan menjadi motivasi bagi siswa untuk lebih aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan bakat di bidang seni.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah, Alumni, dan Masyarakat dapat terus terjalin sehingga semakin banyak program yang mendukung kemajuan pendidikan, khususnya di Kecamatan Laguboti dan Kabupaten Toba secara umum.

Turut hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut Danramil Laguboti Kapten Inf Hadi Sutrisno, Kepala Desa Pardomuan Nauli Damser Hutahaean, Kepala Desa Simatibung Achmad Bastian Hutahaean, serta Unsur Masyarakat dan Keluarga Besar Sekolah Dasar 173558 Hutahaean yang memberikan dukungan terhadap pengembangan pendidikan di Daerah. (Ds)


Bupati Vandiko Apresiasi Dedikasi Jonson Gultom, Wariskan Fondasi Kemajuan Pendidikan Samosir

Samosir (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Samosir memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Samosir, Jonson Gultom, yang memasuki masa purna tugas setelah mengabdikan diri memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Samosir.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara perpisahan yang berlangsung di Kompleks Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Samosir, Senin (3/8/2026). Momen penuh haru itu dihadiri para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Immanuel Sitanggang, pimpinan OPD, Kepala Sekolah, serta Perwakilan Guru.

Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi dan pengabdian Jonson Gultom selama memimpin sektor pendidikan, kepemudaan, dan olahraga. Menurutnya, berbagai inovasi yang dihadirkan berhasil mendorong peningkatan mutu pendidikan meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran.

"Dalam lima tahun terakhir, mutu pendidikan di Samosir naik kelas. Banyak prestasi yang diraih hingga tingkat nasional. Dengan keterbatasan anggaran, masih banyak ide dan gagasan yang beliau hadirkan agar pendidikan tidak stagnan. Pemikiran beliau sangat luar biasa dan akan kami rindukan," ujar Vandiko.

Bupati menilai perhatian Jonson Gultom terhadap program beasiswa, peningkatan kesejahteraan guru, dan penguatan kompetensi tenaga pendidik menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di Kabupaten Samosir.

Menurut Vandiko, keberhasilan Kabupaten Samosir meraih peringkat pertama Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan di Sumatera Utara dan peringkat ketiga secara nasional merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta seluruh pemangku kepentingan di sektor pendidikan.

"Perhatian terhadap beasiswa dan kesejahteraan guru menjadi motivasi bagi para tenaga pendidik untuk terus mendukung berbagai program yang dijalankan. Semua itu bermuara pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Samosir," katanya.

Vandiko juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh guru yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter dan masa depan generasi muda Samosir.

"Terima kasih kepada bapak dan ibu guru yang terus membina anak-anak kita. Masa depan Samosir ada di tangan guru. Sekali saja meleset dalam mendidik, dampaknya akan sangat besar bagi masa depan daerah ini," tegasnya.

Ia berharap jajaran Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga terus menjaga semangat kolaborasi, memperkuat koordinasi, dan melanjutkan berbagai program strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Samosir.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menegaskan bahwa purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian.

"Terima kasih kepada Pak Jonson Gultom atas dedikasi dan pengabdian untuk bona pasogit Samosir. Purna tugas ini hanya batas usia, tetapi pemikiran dan pengalaman bapak tetap kami perlukan. Semoga ke depan bapak semakin sukses dan terus memberikan kontribusi bagi kemajuan Samosir dan Indonesia," ucap Vandiko.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, berharap Jonson Gultom tetap menjadi mitra pemerintah daerah melalui sumbangsih pemikiran dan pengalaman, khususnya dalam pembangunan sektor pendidikan.

"Kami berharap Pak Jonson tetap memberikan dukungan bagi perkembangan Samosir, khususnya dunia pendidikan. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan untuk Kabupaten Samosir," ujar Ariston.

Berakhirnya masa tugas Jonson Gultom menandai berakhirnya satu fase pengabdian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir. Namun, berbagai inovasi, gagasan, dan capaian yang telah ditorehkan diharapkan menjadi fondasi yang kuat dalam mewujudkan pendidikan yang semakin berkualitas, sekaligus mempercepat lahirnya sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing untuk mendukung pembangunan Kabupaten Samosir. (D/Smart)

Meriahkan HUT RI, Pemkab Toba Ajak Seluruh Elemen Bangun Semangat Nasionalisme

Balige (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kabupaten Toba mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah.

Ajakan tersebut disampaikan melalui Surat Edaran Pemerintah Kabupaten Toba yang mengimbau masyarakat mengibarkan Bendera Merah Putih di lingkungan rumah masing-masing mulai 1 hingga 31 Agustus 2026 setiap pukul 06.00–18.00 WIB.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Toba, Harrizon W. Hutabarat, Senin (3/8/2026), mengatakan bahwa partisipasi masyarakat dalam menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan merupakan wujud penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus bentuk kecintaan kepada bangsa dan negara.

Selain masyarakat, Pemerintah Kabupaten Toba juga mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta perusahaan swasta di Kabupaten Toba untuk memasang dekorasi, umbul-umbul, poster, spanduk, dan berbagai ornamen bertema kemerdekaan di lingkungan kantor maupun tempat usaha masing-masing.

"Ini kita lakukan sebagai wujud kepedulian dan kecintaan kita kepada bangsa dan negara," ujar Harrizon.

Pemerintah Kabupaten Toba juga mengajak seluruh masyarakat menggunakan logo resmi HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada berbagai media publikasi sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing sebagai bentuk dukungan terhadap semarak peringatan nasional.

Di samping itu, seluruh camat diinstruksikan untuk mengoordinasikan pelaksanaan berbagai kegiatan peringatan HUT ke-81 RI di wilayah masing-masing hingga ke tingkat desa. Beragam kegiatan diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, melestarikan semangat gotong royong, serta menghadirkan hiburan yang sehat bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, panitia penyelenggara juga diminta melibatkan unsur keamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Melalui partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Kabupaten Toba berharap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum memperkuat rasa cinta tanah air, memperkokoh persatuan, serta menumbuhkan optimisme bersama dalam mewujudkan Kabupaten Toba yang maju, berdaya saing, dan sejahtera. (Ds)



Pemkab Toba Dorong Generasi Muda Berprestasi Lewat Lomba Cerdas Cermat Tingkat SMP

Balige (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Toba menjadikan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 sebagai momentum untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penyelenggaraan Lomba Cerdas Cermat tingkat SMP. Kegiatan yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Toba, Senin (3/8/2026), diikuti 18 tim dari seluruh kecamatan sebagai wadah mengembangkan kemampuan akademik, karakter, dan daya saing generasi muda.

Khusus Kecamatan Balige mengirimkan tiga tim, sedangkan kecamatan lainnya masing-masing diwakili satu tim. Setiap tim beranggotakan tiga peserta yang berkompetisi dalam bidang Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Perlombaan berlangsung dalam tiga tahapan, yakni seleksi, semifinal, dan final. Pada babak penyisihan, seluruh tim mengerjakan 15 soal yang terdiri atas lima soal Matematika, lima soal IPA, dan lima soal IPS. Sembilan tim dengan nilai terbaik kemudian melaju ke babak semifinal.

Di babak semifinal, peserta dibagi ke dalam tiga kelompok yang masing-masing terdiri dari tiga tim. Setiap kelompok menghadapi tiga jenis sesi, yaitu babak wajib, babak lempar, dan babak rebutan. Tiga tim terbaik dari babak ini kemudian berhak tampil pada partai final dengan sistem perlombaan yang sama untuk menentukan juara.

Mewakili Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Eston Sihotang mengatakan, lomba cerdas cermat bukan sekadar rangkaian peringatan Hari Anak Nasional, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Toba dalam mewujudkan visi pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Ini berkaitan dengan misi pertama Pemerintah Kabupaten Toba, yaitu peningkatan sumber daya manusia yang berdaya saing," ujar Eston.

Menurutnya, kompetisi seperti cerdas cermat mampu melatih kemampuan berpikir, keberanian, disiplin, dan rasa percaya diri peserta sejak usia dini. Selain mengasah pengetahuan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun karakter generasi muda agar siap menghadapi tantangan masa depan.

Eston juga mengajak seluruh pihak menjadikan Hari Anak Nasional sebagai momentum menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak, sekaligus mencegah segala bentuk perundungan.

"Mari kita wujudkan tema Hari Anak Nasional, yaitu Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan Anak. Usaha adalah hal yang terpenting. Menang adalah bonus, tetapi keberanian untuk tampil sudah merupakan sebuah kemenangan," katanya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Toba, Ny. Astita Effendi Napitupulu, mengingatkan seluruh peserta dan guru pendamping agar menjunjung tinggi nilai sportivitas selama perlombaan berlangsung.

Ia menegaskan bahwa setiap peserta merupakan putra-putri terbaik yang telah dipercaya mewakili kecamatan masing-masing sehingga yang terpenting adalah menunjukkan kemampuan secara jujur dan penuh semangat.

"Lebih baik kalah dengan terhormat daripada menang dengan kecurangan," pesannya.

Melalui penyelenggaraan lomba cerdas cermat ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap lahir generasi muda yang cerdas, berkarakter, berintegritas, dan memiliki daya saing tinggi sebagai modal utama dalam mendukung pembangunan daerah di masa depan. (Ds)



Polres Padang Lawas Tingkatkan Pengawasan Penginapan Melalui Operasi Pekat

Padang Lawas (Sumut) mediasergap.com - Upaya menciptakan situasi kondusif dan mengantisipasi penyakit masyarakat (Pekat) terus digencarkan Aparat Kepolisian.

Tim gabungan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) bersama Seksi Propam Polres Padang Lawas menggelar operasi razia di sejumlah kamar penginapan di wilayah Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas.

Operasi pekat yang berlangsung sejak Sabtu malam (1/8/2026) hingga Minggu dini hari (2/8/2026) sekitar pukul 02.00 WIB tersebut berhasil menjaring lima pasangan yang diduga kuat bukan suami istri sah.

Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yulianto melalui Kasat Reskrim Polres Padang Lawas AKP Irwansyah Sitorus,  didampingi Kasi Propam Iptu Salim serta Kanit Pidum Ipda Arpan Harahap menjelaskan, razia berfokus pada penegakan hukum dan pencegahan potensi kejahatan di area penginapan.

"Langkah ini kami ambil guna menjaga ketertiban umum serta mencegah maraknya tindakan asusila dan praktik kriminalitas seperti prostitusi terselubung hingga potensi peredaran gelap narkoba di kawasan penginapan," ujar AKP Irwansah dalam keterangannya, Minggu (02/08/2026).

Pembinaan dan Pendataan

Usai terjaring dalam kamar penginapan, kelima pasangan tersebut langsung digelandang ke Mapolres Padang Lawas untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Sat Reskrim.

Selain pendataan identitas, pihak kepolisian juga memberikan imbauan serta pembinaan khusus agar para pelaku tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari.

"Seluruh pasangan yang terjaring kami minta keterangannya di Mapolres. Setelah itu, kami berikan pembinaan secara persuasif agar mereka menyadari kekeliruannya dan tidak mengulangi perbuatan serupa," kata AKP Irwansah.

Guna memastikan situasi wilayah tetap aman dan terkendali, Polres Padang Lawas berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli serta razia rutin di tempat-tempat keramaian dan penginapan yang berpotensi menjadi lokasi pelanggaran pekat. (Rn)

Kapolsek Selesai Hadir Berikan Bantuan kepada Warga


Binjai (Sumut)
mediasergap.com – 
Sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, Kapolsek Selesai bersama personel memberikan bantuan kepada warga yang terdampak musibah rumah tertimpa batang pohon sawit.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Jamin Ginting, Desa Kuta Parit, serta Dusun Sukerojo, Desa Padang Brahrang, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang sedang menghadapi musibah sekaligus menjadi wujud nyata bahwa Polri selalu hadir, peduli, dan siap membantu masyarakat yang membutuhkan.


Polri Hadir, Polri Peduli, Masyarakat Terayomi.

Bersama Masyarakat, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif.

Polsek Binjai Barat Gelar Jum’at Berkah

Binjai (Sumut) mediasergap.com – Dalam rangka mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama, Polsek Binjai Barat melaksanakan kegiatan Jum’at Berkah di Panti Asuhan G’Nade, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat.

Kegiatan diisi dengan pemberian bantuan berupa kebutuhan pokok kepada anak-anak panti asuhan. Melalui kegiatan ini, Polsek Binjai Barat ingin berbagi kebahagiaan sekaligus menunjukkan bahwa Polri senantiasa hadir dan peduli terhadap masyarakat.

Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat, meringankan kebutuhan, serta membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi anak-anak di Panti Asuhan G’Nade.


Polri Hadir, Polri Peduli, Polri Berbagi.

Jum’at Berkah — Berbagi Kebaikan, Menebar Keberkahan.

Mendes PDT Tegaskan Video Viral tentang Koperasi Desa Merah Putih adalah Hoaks, Masyarakat Diimbau Cek Informasi dari Sumber Resmi

JAKARTA, mediasergap.comMenteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menegaskan bahwa video yang beredar di media sosial dan menampilkan sosok menyerupai dirinya dengan narasi mengenai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) merupakan informasi palsu (hoaks) yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Yandri memastikan dirinya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang ditampilkan dalam video tersebut. Menurutnya, narasi yang beredar berpotensi menyesatkan masyarakat karena tidak sesuai dengan fakta maupun kebijakan pemerintah.

Salah satu informasi yang beredar menyebutkan adanya larangan mendirikan kios atau toko kelontong dalam radius dua kilometer dari Koperasi Desa Merah Putih, bahkan disertai klaim bahwa toko yang telah beroperasi harus dipindahkan atau dikenai sanksi. Selain itu, beredar pula narasi yang menyebut pemerintah akan menutup warung milik masyarakat untuk memonopoli perdagangan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Yandri menegaskan bahwa seluruh informasi tersebut tidak pernah berasal dari dirinya maupun dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

"Pernyataan menyesatkan ini diunggah di TikTok oleh sejumlah akun. Saya tidak pernah memberikan pernyataan tersebut. Karena itu, masyarakat diminta tidak mempercayai informasi yang menyesatkan dan tidak memiliki dasar yang jelas," tegas Yandri, Jumat (31/7/2026).

Menurut Yandri, konten tersebut diduga memanfaatkan teknologi digital yang mampu merekayasa tampilan dan suara sehingga seolah-olah dirinya benar-benar menyampaikan pernyataan tersebut. Ia menegaskan bahwa isi video tersebut sepenuhnya berada di luar tanggung jawab Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga ruang informasi publik yang sehat, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal telah menempuh langkah hukum dengan melaporkan penyebaran konten tersebut kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Langkah ini dilakukan sebagai upaya memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah penyebaran informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Yandri berharap penegakan hukum terhadap penyebaran konten palsu dapat memberikan efek jera kepada pihak-pihak yang dengan sengaja menyebarkan disinformasi serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap berbagai program strategis pemerintah.

Ia juga mengimbau masyarakat agar semakin bijak dalam memanfaatkan media sosial dengan selalu memverifikasi informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya kepada orang lain.

"Selalu gunakan prinsip Saring Sebelum Sharing dan pastikan setiap informasi diperoleh melalui saluran resmi pemerintah atau sumber yang dapat dipertanggungjawabkan," pesannya.

Sementara itu, Penasihat Hukum Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Prof. Dr. Juanda, S.H., M.H., menjelaskan bahwa penyebaran informasi bohong maupun konten yang menyesatkan di media elektronik memiliki konsekuensi hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Berdasarkan Pasal 45A ayat (1), setiap orang yang dengan sengaja menyebarkan informasi bohong atau menyesatkan yang mengakibatkan kerugian materiil dalam transaksi elektronik dapat dikenai pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar. Sementara Pasal 45A ayat (2) mengatur sanksi bagi setiap orang yang dengan sengaja menyebarkan informasi elektronik yang bersifat menghasut atau menimbulkan kebencian maupun permusuhan terhadap individu atau kelompok masyarakat berdasarkan suku, agama, ras, antargolongan (SARA), jenis kelamin, maupun disabilitas, dengan ancaman pidana yang sama.

Pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan literasi digital, mengedepankan sikap kritis dalam menerima informasi, serta mendukung terciptanya ruang digital yang sehat, aman, dan bertanggung jawab. Kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam melawan hoaks diharapkan dapat menjaga kepercayaan publik sekaligus mendukung keberhasilan berbagai program pembangunan nasional. (J/Simarmata)

(Sumber : tribunnews.com)