Masyarakat Minta Dinas PU Labura Tolak Tembok Penahan Proyek CV. Neosoftart Yang Cacat Mutu dan Terbengkalai | Media Sergap -->

Masyarakat Minta Dinas PU Labura Tolak Tembok Penahan Proyek CV. Neosoftart Yang Cacat Mutu dan Terbengkalai

 📆 Minggu, 20-November-2022 [18.37]

Masyarakat Minta Dinas PU Labura Tolak Tembok Penahan Proyek CV. Neosoftart Yang Cacat Mutu dan Terbengkalai


Labura • Sumut » mediasergap ⚖️🇮🇩

Warga masyarakat Kecamatan Kualuh Selatan di mana tempat jatuhnya titik pelaksanaan paket proyek kegiatan pembangunan peningkatan jalan Gunting Saga menuju Teluk Binjai sebagai pelaksana CV. Neosoftart Dirut Leo Manurung dengan Pagu Anggaran Rp. 2.569.200.000,-.

Diminta agar pekerjaan item tambahan tembok penahan yang belum rampung di kerjakan di nilai cacat mutu tersebut segera di bongkar dan tidak ditimbang terima kan oleh kepanitiaan proyek Dinas PU Labura.

Sehingga Rekanan nakal yang melaksanakan proyek tersebut sebagai pemenang lelang dapat bertanggung jawab penuh dalam menggunakan uang Rakyat (APBD) T.A 2022. Menurut informasi dalam bahwa telah dilakukan penarikan DP (Persen) atas kegiatan ini namun kontraktor tetap mengabaikan kelangsungan pekerjaan ini hingga terlantar cukup lama.

Hasil investigasi turun kelapangan proyek Minggu (20/11/2022) tidak ditemui tanda tanda adanya kegiatan baik tumpukan material maupun barak kerja dan alat berat.

Terlihat berkisar ± 100 meter terdapat hasil pekerjaan pembuatan tembok penahan tanah yang belum tuntas dan buruk mutu.

Kabarnya sudah berkisar 4 kepala tukang kerja yang cucuk cabut asal dari Kabupaten Asahan dan Kota Tanjung Balai yang masuk sebentar lalu pulang melarikan diri dari kegiatan akibat tidak dibayar.

Menurut warga setempat Tanjung Sari II Risky (21 Tahun) didampingi Istrinya, benar Pak masyarakat kecewa melihat kondisi proyek jalan ini tidak kunjung dikerjakan, kejadiannya sudah berjalan sejak bulan Agustus lalu.

Mengenai tukang sudah banyak yang masuk untuk pelaksana kerja membuat tembok penahan kalau tak salah ada 4 kepala tukang yang coba mengerjakannya tapi semua mereka pada pulang karena bayarannya tak jelas.

Makan para tukang saja terancam tiap hari bahkan ada 2 orang sini yang tidak dibayar gajinya sampai sekarang, kasihan lo Pak mereka orang susah.

Dengar kami uang makan di warung pun sekitar Rp. 800.000,- belum juga di bayar pemborong.

Pekerjaan Proyek di depan sana juga ada Pak tapi itu sudah hampir selesai dan bisa dinikmati untuk warga pelintas.

Kalau disini sampai sekarang kami belum bisa menikmatinya apalagi kondisi jalan saat ini berlubang penuh air dan lumpur sangat susah dilewati, keluh warga setempat.

Menyampaikan pengawas PU saat di Aek Kanopan Minggu (20/11/2022), apa yang mau saya sampaikan sebab pemborongnya sudah kami peringatkan.

Berkisar 12 Tahun saya kerja mengawas di PU baru kali inilah saya ketemu Pemborong seperti ini, memang adanya Addendum atau denda tapi "ampunlah, gerutu pengawas kesal.

Saat dikonfirmasi PPK atas Proyek ini Gunawan melalui telpon HP selulernya Minggu (20/11/2022) sore mengatakan, pihak kami tetap terus mendesak Pak Leo agar pelaksanaan lanjutan proyek ini segera berlangsung lagi. Kemungkinan hari Selasa (22/11/2022) akan masuk alat-alat berat kerja proyek tersebut.

Masalah penarikan % DP yang diusulkan Perusahaan ini memang sudah kita cairkan 30 % bukan 65 %, jelas PPK Gunawan.

Kalau masalah kelewatan waktunya ada Adendum dan dendanya, jelas Gunawan.

Sementara Direktur Perusahaan Neosoftart CV. Leo Manurung belum bisa di hubungi Media. (M. Nasti /Yans)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini