-->

Masyarakat Kualuh Hulu Kecewa Masih Berlanjutnya Proyek Paving Blok Dinas Perkim Yang Buruk Mutu

 Masyarakat Kualuh Hulu Kecewa Masih  Berlanjutnya Proyek Paving Blok Dinas Perkim Yang Buruk Mutu


🗓️ Kamis, 08-Juni-2023_🕙 21.38 WIB


mediasergap.com | Labura» Sumut ⚖️🇮🇩

Kekecewaan warga masyarakat Dusun IV Sidodadi Desa Perpaudangan Kecamatan Kualuh Hulu makin panjang, dimana kegiatan proyek bersumber dari kucuran Dana Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang di kelola oleh Dinas Perkim Sumut, Penyediaan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum di pemukiman penduduk Dusun IV Sidodadi Desa Perpaudangan Kecamatan Kualuh hulu Kabupaten Labura Sumut dengan Anggaran Biaya Rp.679.039.062,-. Sebagai pelaksana CV. Ilham Jaya Mandiri dengan kegiatan pekerjaan pemasangan Paving Blok sepanjang ratusan meter di Kecamatan Kualuh Hulu.

Meski telah disampaikan masyarakat tentang kondisi mutu kegiatan ini kepada Kepala Dinas Perkim Sumut Alfi Syahriza namun Proyek ini masih dibiarkan terus berjalan dan terkesan adanya pembiaran dan kong-kalikong antara pelaksana dan pihak Perkim, sehingga proyek tersebut berjalan tanpa pengawasan.

Setelah diketahui dan sempat Viral tentang buruknya mutu dan material proyek yang di gunakan hingga warga masyarakat berkeinginan agar tindak lanjut hasil pekerjaan ini tidak dilanjuti dan di bongkar sebab di nilai warga hasil mutu kegiatan dan material tersebut bermasalah.

Hingga sebahagian besar warga masyarakat  meminta agar Proyek ini di bongkar dan di ulangi  pekerjaannya secara mekanisme serta mengikuti acuan bestek dan rencana anggaran biaya material yang telah di sepakati dalam Kontrak kerja.

Serta dapat menggunakan material bahan dari paving blok dan caunstin yang original bukan Kw Kw.

Namun sampai berita ini diterbitkan permintaan warga tidak di respon oleh Instansi terkait yang sudah mengetahui hal ini, Proyek tetap berjalan dengan kondisi seperti semula dan di kerjakan asal asalan.

Investigasi lapangan kembali Rabu (07/06/2023) di lokasi proyek masih ditemui penggunaan batu paving blok dan caunstin yang  kurang bermutu dan rapuh mudah pecah, bahkan pekerjaan tetap lanjut tanpa adanya pengawasan baik itu dari Konsultan maupun Kepanitiaan dari Dinas terkait dan di tumpukan batu paving yang baru di datangkan Rabu (08/06/2023) terlihat dan infonya ada sekitar ± 8000 batu paving yang agak berbeda untuk dipasang di depan jalan masuk.

Sepertinya untuk trik pengelabuan namun berbeda dengan batu Paving yang sudah dipasang duluan. Ketika penurunan material Caunstin ditanyakan kepada Tukang yang mengaku bernama Yusmar kenapa sudah pada pecah bahan yang datang dan diturunkan ke lokasi Proyek.

Ia menjawab "ia Pak tadi malam di jalan kena hujan jadi lembut bahannya maka banyaklah yang pecah, sebut Tukang polos.

Menurut warga setempat Bg Maman Selasa (06/06/2023), dilokasi proyek, pekerjaan proyek ini sudah tidak betul apalagi tidak ada pengawasnya makin sesuka hati pekerja mengerjakan proyek paving blok ini.

“Lihatlah Pak jalanpun di tutup dengan gundukan pasir yang di tuang sesuka hati di tengah jalan masyarakat tentunya inikan menyulitkan kami lewat. Pekerjanya juga asal-asalan saja, ini perlu diawasi masyarakat yang sudah betul-betul kecewa, nanti malam akan saya datangi Kepala Tukang agar material kerja jangan asal tuang," ucap kesal Maman.

Seorang Pengusaha muda Panglong setempat, Siswoyo yang sudah memviralkan proyek ini karena kesal akibat material yang di pakai tak berkualitas Minggu lalu mengatakan kepada Media, “Proyek apa ini, material yang datangpun tak bermutu, diremas saja hancur.

Dulu tak adapun proyek ini jalan transportasi disini lancar-lancar saja makin datang proyek ini makin susah warga melintas apalagi bahan dan pekerjaannya dibuat asal jadi tentu proyek seperti ini tidak mungkin bisa bertahan lama.

Lihatlah di ujung sana, belum dilintasi kendaraan pun sudah pada legok-legok turun material pasangan pavingnya, kami minta Bongkar saja dulu Proyek ini dan saya bersama warga tentu keberatan atas pekerjaan proyek seperti ini dan tolonglah rekan Media supaya diberitakan agar sampai kepada Gubernur dan Kadis Perkim di Medan supaya Proyek seperti ini tidak di terima dan wajib di bongkar Bang", ketus Siswoyo.

Ketika Kadis Perkim Sumut di mintai keterangannya tentang pekerjaan proyek Paving blok yang dinilai warga kurang bermutu dan minta di bongkar Rabu (31/05/2023) lalu Kadis Perkim Alfi Syahriza berjanji "bila tidak memenuhi standart ya akan di ganti nantinya," janji Kadis singkat tapi sepertinya amanah. (ST)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini