-->

Frekuensi Radio, Sumber Daya Alam Penting Dalam Penyelenggaraan Even F1H20 UIM World Championship 2024 di Balige Sumatera Utara

 Frekuensi Radio, Sumber Daya Alam Penting Dalam Penyelenggaraan Even F1H20 UIM World Championship 2024 di Balige Sumatera Utara


📆 Minggu, 03-Mar-224_🕑 16.04 WIB

Balige • Toba Sumut [mediasergap.com] ⚖️🇮🇩

Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Medan (Balmon Medan) yang didukung oleh Direktorat Pengendalian SDPPI, Balmon Surabaya dan Balmon Bandung menerjunkan Tim Pendukung Pengawasan Penggunaan Spektrum Frekuensi radio dalam penyelenggaraan F1H20 UIM World Championship 2024 yang berlangsung di Balige, Sumatera Utara yang terdiri dari 6 tim bergerak (mobile) yang menggunakan unit perangkat jinjing dan 2 tim statis menggunakan unit stasiun monitoring bergerak. 

Spektrum frekuensi radio merupakan sumber daya alam yang terbatas dan penggunaannya harus diatur sebaik-baiknya sehingga dapat digunakan untuk layanan telekomunikasi yang optimal tanpa menimbulkan gangguan yang menyebabkan penurunan layanan telekomunikasi. Sumber daya alam spektrum frekuensi radio dalam ajang F1H20 UIM World Championship 2024 ini digunakan oleh Race Control F1H20 untuk mengatur jalannya balapan, komunikasi peserta tim pembalap dari beberapa Negara juga menggunakan komunikasi radio antara pembalap dengan tim pengarahnya menggunakan perangkat Walkie Talky untuk layanan suara (voice) pada pita frekuensi radio 400 MHz. 

Selain penggunaan untuk layanan suara pada pita 400 MHz, keberlangsungan balapan juga bergantung pada frekuensi radio untuk layanan timing pada pita 5.8 GHz, timing sangat penting untuk pencatatan waktu dan penentuan pemenang.  

Layanan broadcasting (penyiaran) memanfaatkan frekuensi radio untuk mengirimkan data multimedia secara live ke layar televisi atau melalui layanan over the top melalui streaming ke para penonton di seluruh dunia. Layanan penyiaran ini memanfaatkan pita frekuensi radio 2.2 GHz dan pita frekuensi radio 5.8 GHz. Pita frekuensi 2.2 GHz ini digunakan untuk Onboard Camera Unit (OBCU) yang terletak pada kapal pembalap dan pita frekuensi radio 5.8 GHz digunakan untuk wireless camera. Pita frekuensi 2.2 GHz sangat berdekatan dengan pita 2.3 GHz yang diperuntukkan untuk layanan seluler 5G. 

Penonton di sekitar Balige dapat menikmati internet cepat 5G salah satunya karena terdapatnya layanan 5G pada pita frekuensi 2.3 GHz. Dalam penyelenggaraan even-even internasional pita 2.3 GHz ini sering terdampak gangguan dari 2.2 GHz atau sebaliknya pita 2.2 GHz terdampak gangguan dari pita 2.3 GHz. Gangguan ini tentunya akan menyebabkan layanan telekomunikasi berupa tangkapan camera ataupun layanan 5G yang tidak bisa dinikmati oleh Masyarakat dengan baik. 

Disamping pemanfaataan camera yang terpasang di boat dan camera statis pada posisi tertentu, broadcaster F1H20 memanfaatkan drone (pesawat udara tanpa awak, PUTA) yang dikendalikan menggunakan frekuensi radio pada izin kelas di pita 2.4 GHz dan 5.8 GHz pengaturran posisi drone juga bergantung pada GPS pada pita frekuensi 1.5 GHz

Layanan telekomunikasi yang memanfaatkan frekuensi radio dalam penyelenggaran F1H20 UIM World Championship 2024 di Balige Sumatera Utara selain digunakan untuk komunikasi pembalap dan layanan penyiaran, juga digunakan untuk layanan seluler sehingga Masyarakat dapat berkomunikasi dengan lancar menggunakan smartphonenya, layanan komunikasi penerbangan di Bandara Silangit yang memandu pesawat untuk terbang dan mendarat melalui Menara pengawas, layanan komunikasi suara yang digunakan untuk pertahanan dan keamanan oleh TNI dan POLRI, pengaturan lalulintas oleh POLRI dan Dinas terkait, komunikasi medis, komunikasi pengaturan keramaian, komunikasi pengaturan beban daya, tim pencarian dan penyelamatan (SAR) dan komunikasi lain yang digunakan oleh stack holder untuk menyukseskan acara ini menggunakan frekuensi radio.

Kepala Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Medan, Latuse, ST, M.Si menyampaikan tim ditugaskan untuk melakukan monitoring agar penggunaan frekuensi radio berjalan dengan baik dan pencarian sumber pancaran frekuensi radio illegal yang dapat mengganggu frekuensi yang sudah terdaftar dan memiliki izin. Disamping itu Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Medan juga berkoordinasi dengan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Satuan BRIMOB khususnya Subsatgas Anti Drone, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toba, Penyelenggara Layanan Seluler dan stack holder lainnya untuk menjaga agar penggunaan frekuensi radio berjalan dengan baik dan kegiatan F1H20 UIM World Championship 2024 terlaksana dengan baik. 

Dalam kegiatan pengamanan frekuensi radio ini Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Medan disupervisi oleh Tim Pengawasan Spektrum Frekuensi Radio dan Perangkat Telekomunikasi Pada Event Khusus dan Antar Negara dibawah Renny Kusumaningtyas ST, M.SC. Tim ini merupakan tim yang berada di bawah Direktorat Pengendalian Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI), Kementerian Komunikasi dan Informatika. (Roni)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini