-->

Pongah, Penambang Ilegal Garuk Tanah Negara dan Gunakan BBM Bersubsidi di Bojonegoro

 Pongah, Penambang Ilegal Garuk Tanah Negara dan Gunakan BBM Bersubsidi di Bojonegoro


📆 Rabu, 20-Mar-2024_🕑 20.30 WIB

BOJONEGORO - JATIM [mediasergap.com] ⚖️🇮🇩

Eksplorasi alam yang diduga dilakukan secara Ilegal nampaknya semakin marak dan ugal-ugalan, salah satunya adalah tambang yang dikategorikan sebagai Galian C di Desa Purworejo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Selain diduga tidak mengantongi ijin pertambangan secara lengkap, untuk mengoperasional alat berat yang beroperasi di tempat tersebut diduga juga menggunakan BBM jenis Solar Bersubsidi.

Ironis, Aparat Penegak Hukum dan Jajaran Pejabat Birokrasi serta Penegak Perda Bojonegoro, nampak seperti macan ompong dihadapan para Mafia Pertambangan yang Mengeksplorasi Sumber Daya Alam Kota berjuluk Bumi Ledre ini secara brutal, bahkan mereka semakin pongah, hingga tanah milik Negara pun digaruk dengan lenggang kangkung tanpa aral melintang.

Mengapa demikian, apakah mereka keracunan atensi atau ada orang kuat sebagai pemback-up kegiatan Ilegal ini ?

Lantaran diduga Tidak Berijin, sudah barang tentu kegiatan ini disinyalir sangat merugikan Negara, sebab jelas-jelas Ngemplang Pajak.

Kepala Desa Purworejo, Sakri, saat dikomfirmasi wartawan melalui ID WhatsApp miliknya (20/03/2024), tidak bersedia menjawab, pesan yang dikirim hanya nampak centang dua dan telah dibaca.

Sedangkan Camat Padangan saat dikomfirmasi pada hari yang sama pun tidak menjawab komfirmasi yang dikirim oleh wartawan melalui ID WhatsApp miliknya, pesan hanya nampak dibaca saja.

Usut punya usut, kegiatan Tambang Ilegal ini kabarnya milik warga Bojonegoro berinisial M. Setelah berupaya untuk mendapatkan kontak person milik pengusaha ini, wartwan pun segera mengkomfirmasikan berbagai pelanggaran yang ditemukan, namun yang didapatkan hanya kebisuan, Pengusaha M bungkam tidak menjawab pesan yang dikirimkan oleh wartawan.

Kegiatan pertambangan selalu menghadirkan permasalahan kompleks di Wilayah Operasionalnya. Selain masalah kelestarian alam dan dampak sosial ditengah Masyarakat, juga berdampak terhadap lalulintas jalan raya. (Team /Red)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini