Musrenbang RKPD 2027 Parmaksian dan Pintu Pohan Meranti, Dampak Tutupnya TPL Jadi Pertimbangan Penyusunan Anggaran | Media Sergap -->

Musrenbang RKPD 2027 Parmaksian dan Pintu Pohan Meranti, Dampak Tutupnya TPL Jadi Pertimbangan Penyusunan Anggaran

Musrenbang RKPD 2027 Parmaksian dan Pintu Pohan Meranti, Dampak Tutupnya TPL Jadi Pertimbangan Penyusunan Anggaran

TOBA, mediasergap.comDampak penutupan PT Toba Pulp Lestari (TPL) yang memengaruhi kondisi perekonomian Kabupaten Toba menjadi perhatian serius dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, saat memberikan arahan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Toba Tahun 2027 tingkat Kecamatan Parmaksian yang digelar di Aula Kantor Camat Parmaksian, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, sekitar 10 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Toba sebelumnya disumbang oleh TPL. Pasca penutupan perusahaan tersebut, dampaknya sangat terasa, termasuk pada aktivitas pasar tradisional yang kini mengalami penurunan.

“Kondisi ini harus menjadi perhatian bersama dalam menyusun perencanaan APBD Tahun 2027. Dalam Musrenbang ini jangan membuat perencanaan yang tidak memberdayakan masyarakat, tetapi harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Selain menyoroti dampak ekonomi, Wakil Bupati juga mengingatkan sejumlah isu strategis yang masih dapat diakomodir melalui APBDes, termasuk penanganan sampah. Ia mendorong masyarakat untuk membuang dan memilah sampah dengan baik, karena selain menjaga kebersihan lingkungan juga berpotensi menambah penghasilan.

Wabup turut menyampaikan adanya efisiensi anggaran, di mana Dana Desa Tahun 2026 mengalami pengurangan sekitar 60–70 persen. Meski demikian, ia tetap mendorong para kepala desa untuk mengoptimalkan potensi daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik sesuai tema Musrenbang.

Camat Parmaksian, Robert Manurung, dalam sambutannya memaparkan sejumlah usulan prioritas, termasuk persoalan mendesak berupa keringnya bendungan di Desa Jonggi Manulus.

Musrenbang RKPD 2027 Tingkat Kecamatan Parmaksian menghasilkan 89 Usulan dengan rincian:

  • 1 Usulan untuk Dinas Kesehatan,
  • 2 Usulan untuk Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan,
  • 25 Usulan untuk Dinas PUTR,
  • 44 Usulan untuk Dinas Pertanian,
  • 17 Usulan untuk Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Pada waktu yang sama, Musrenbang RKPD 2027 Tingkat Kecamatan Pintu Pohan Meranti menghasilkan 45 Usulan, dengan rincian:

  • 4 Usulan untuk Dinas Kesehatan,
  • 2 Usulan untuk Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan,
  • 14 Usulan untuk Dinas PUTR,
  • 21 Usulan untuk Dinas Pertanian,
  • 4 Usulan untuk Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Dalam Musrenbang yang digelar di Aula Kantor Camat Pintu Pohan Meranti tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Paber Napitupulu, hadir mewakili Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu.

Sekda menegaskan bahwa setiap usulan yang disampaikan akan diseleksi berdasarkan skala prioritas.

“Tadi Pak Camat menyampaikan bahwa sebagian usulan ini juga telah diajukan pada Musrenbang tahun lalu. Kita akan upayakan berdasarkan skala prioritas, mana yang paling menyangkut kepentingan umum,” ujarnya.

Melalui rangkaian Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap perencanaan pembangunan Tahun 2027 dapat lebih adaptif terhadap dinamika ekonomi daerah serta benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. (Ds)

(Sumber: ©MC Toba)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini