Bupati dan Wabup Samosir Bersama DPRD Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah | Media Sergap -->


Bupati dan Wabup Samosir Bersama DPRD Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Samosir dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gedung DPRD Kabupaten Samosir, Jumat (14/8/2026).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Samosir Nasip Simbolon, didampingi Wakil Ketua Osvaldo Simbolon dan Sarhockel Tamba. Turut hadir anggota DPRD Kabupaten Samosir, Sekretaris Daerah dan para asisten, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Immanuel Sitanggang, pimpinan OPD, unsur Forkopimda, mantan Ketua DPRD periode 2014–2019 Rismawati Simarmata, mantan Wakil Ketua DPRD periode 2019–2024 Pantas M. Sinaga, tokoh agama, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.

Suasana rapat berlangsung khidmat. Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI turut ditandai dengan berkumandangnya lagu-lagu perjuangan dan pengibaran Bendera Merah Putih oleh peserta kegiatan.

Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto disaksikan secara langsung melalui siaran dari Gedung Nusantara, Jakarta, yang merupakan rangkaian Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan berbagai capaian dan kebijakan transformatif pemerintah selama 21 bulan atau 663 hari masa pemerintahan.

Menurut Presiden, sebanyak 121 kebijakan transformatif telah diputuskan dan dijalankan untuk menjawab berbagai persoalan bangsa, termasuk sejumlah persoalan yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Presiden menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut merupakan hasil dari keberanian mengambil keputusan, kerja keras, kehendak yang jelas serta gotong royong seluruh elemen bangsa.

Namun demikian, Presiden mengingatkan agar seluruh pihak tidak berpuas diri karena masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

Salah satu capaian yang disampaikan Presiden adalah keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan dalam waktu satu tahun. Pemerintah juga telah menghapus 145 aturan penyaluran pupuk serta menurunkan harga pupuk sebesar 20 persen untuk semakin memudahkan petani meningkatkan produktivitas pertanian.

Di sektor energi, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia mulai mewujudkan swasembada solar melalui penerapan biodiesel B50. Sejak 1 Juli 2026, Indonesia disebut tidak lagi mengimpor solar dan berhasil menghemat devisa hingga Rp.170 triliun.

Presiden juga memaparkan sejumlah program strategis pemerintah, antara lain pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, operasional 10.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, Program Makan Bergizi Gratis, perbaikan 71.744 sekolah pada 2026 serta perluasan Program Cek Kesehatan Gratis yang telah menjangkau 108 juta orang.

“Ini bukan alasan untuk berpuas diri. Ini rangsangan untuk kita bekerja lebih keras lagi. Karena kemerdekaan bukan hanya apa yang kita proklamasikan. Kemerdekaan adalah apa yang dirasakan rakyat,” tegas Presiden.

Presiden menekankan bahwa pembangunan Indonesia merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya Presiden, melainkan seluruh lembaga negara, pemerintah pusat dan daerah serta seluruh rakyat Indonesia.

“Kita tidak bekerja dan membangun untuk satu masa jabatan. Kita membangun untuk satu zaman. Kita membangun untuk satu abad Indonesia,” tegasnya.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengatakan Pidato Kenegaraan Presiden RI menjadi momentum untuk memperkuat semangat Pemerintah Kabupaten Samosir dalam menyelaraskan pembangunan daerah dengan kebijakan Pemerintah Pusat.

Menurutnya, berbagai program strategis nasional perlu didukung melalui sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan.

“Pemerintah Kabupaten Samosir siap mendukung dan menjalankan program-program strategis nasional melalui sinergi yang kuat dengan Pemerintah Pusat, DPRD, Forkopimda dan seluruh stakeholder. Dengan kolaborasi dan semangat gotong royong, kita terus memperkuat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Samosir,” kata Vandiko.

Ia menegaskan bahwa semangat pembangunan harus terus diarahkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, penguatan pelayanan publik serta pembangunan yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Samosir Nasip Simbolon menyampaikan bahwa Pidato Kenegaraan Presiden menjadi salah satu rujukan penting bagi pemerintah daerah dan DPRD dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan kebijakan nasional.

Menurutnya, kesamaan pola pikir dan sinergi antara eksekutif dan legislatif diperlukan dalam menyusun program, anggaran, pelayanan publik serta kebijakan pembangunan daerah.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman serta mengisi kemerdekaan melalui pembangunan yang berkelanjutan.

“Marilah kita terus berkolaborasi untuk tujuan bersama, melanjutkan gerak pembangunan Kabupaten Samosir. Bijak dalam menyikapi setiap persoalan dan mari kita jaga lingkungan agar tetap aman dan harmonis sesuai semangat Satahi Saoloan,” ujarnya.

Atas nama lembaga DPRD Kabupaten Samosir, Nasip juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Samosir atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih.

Beberapa di antaranya adalah keberhasilan Universal Health Coverage (UHC), kemajuan sektor pendidikan serta prestasi Kabupaten Samosir sebagai Terbaik Pertama dalam pengelolaan sampah dan lingkungan Asri se-Sumatera.

Menurut Nasip, pengelolaan sampah menjadi salah satu perhatian penting bagi Kabupaten Samosir sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Lingkungan yang bersih dan terjaga dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan sektor pariwisata sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dan wisatawan.

Karena itu, DPRD bersama pemerintah daerah terus mendorong penguatan regulasi dan kebijakan pengelolaan sampah, termasuk melalui penetapan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Sampah.

Momentum mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Samosir dalam menyelaraskan arah pembangunan nasional dan daerah.

Semangat kemerdekaan diharapkan terus diwujudkan melalui kerja bersama, gotong royong, peningkatan pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat serta pembangunan yang berkelanjutan demi mewujudkan Kabupaten Samosir yang semakin maju, harmonis dan sejahtera. (D/Smart)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini