Bupati Toba Dorong Penguatan Budidaya Bawang Putih Berbasis Potensi dan Pendampingan Petani | Media Sergap -->


Bupati Toba Dorong Penguatan Budidaya Bawang Putih Berbasis Potensi dan Pendampingan Petani

TOBA (Sumut) mediasergap.com Bupati Toba, Effendi Sintong Panangian Napitupulu, mendorong penguatan pengembangan budidaya bawang putih di Kabupaten Toba melalui kajian yang lebih komprehensif, evaluasi berkelanjutan, serta pendampingan kepada petani. Langkah tersebut dinilai penting agar pengembangan komoditas bawang putih dapat memberikan hasil optimal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Toba saat menghadiri kegiatan Penanaman Bawang Putih Serentak Tahun 2026 dalam rangka mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional di Desa Gurgur Aek Raja, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan bersama jajaran Polres Toba tersebut menjadi bagian dari sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Menurut Bupati, ketahanan pangan merupakan salah satu pondasi penting dalam memperkuat ketahanan bangsa sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 dan Toba Mantap 2029.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan pentingnya memastikan pengembangan bawang putih dilakukan sesuai dengan karakteristik wilayah dan kondisi masyarakat Kabupaten Toba. Ia meminta Dinas Pertanian melakukan kajian dan evaluasi terhadap proses budidaya yang telah berjalan, termasuk pemilihan bibit, teknologi pertanian, pola tanam, hingga produktivitas hasil panen.

“Bapak /Ibu sekalian, bawang putih ini belum familiar. Saya juga dapat informasi bahwa budidaya bawang putih di sini belum maksimal. Jadi kepada Dinas Pertanian agar diteliti kembali dan dilakukan evaluasi,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan, pengembangan komoditas pertanian tidak cukup hanya berhenti pada proses penanaman. Petani perlu mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan mulai dari persiapan lahan, pemilihan bibit yang sesuai, proses pemeliharaan, hingga penanganan hasil panen dan pemasaran.

Menurutnya, aspek pemasaran menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan sejak awal. Dengan demikian, peningkatan produksi nantinya dapat diikuti dengan kepastian pasar sehingga memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi petani.

“Jangan hanya kita mendorong masyarakat untuk menanam. Kita juga harus memastikan hasilnya nanti bisa dipasarkan. Karena itu, mulai dari penanaman sampai panen harus didampingi, termasuk penggunaan teknologi dan memastikan bibit yang digunakan sesuai dengan kondisi wilayah Toba,” jelasnya.

Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Toba memiliki potensi untuk turut mendukung pemenuhan kebutuhan bawang putih dalam skala yang lebih luas. Namun, untuk mewujudkan potensi tersebut diperlukan kerja bersama, kajian yang tepat, inovasi, serta pendampingan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Pengembangan bawang putih diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari program ketahanan pangan, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, peningkatan produktivitas diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi petani sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Toba yang telah bersinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pihak dalam mendukung pelaksanaan program ketahanan pangan. Ia berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat sehingga berbagai program pertanian dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Usai pelaksanaan penanaman bawang putih secara serentak, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan 100 kilogram bibit bawang merah dari Direktur Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian kepada Pemerintah Kabupaten Toba. Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan komoditas pertanian dan penguatan sektor pertanian di Kabupaten Toba.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Toba Franshendrik Tambunan, perwakilan Dandim 0210/TU dan Kejaksaan Negeri Toba, Karutan Kelas IIB Balige, Direktur Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian, jajaran Pemerintah Kabupaten Toba, BPS Kabupaten Toba, jajaran Polres Toba, Camat Tampahan, Kepala Desa Gurgur Aek Raja, serta Kelompok Tani.

Pemerintah Kabupaten Toba berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, Aparat Keamanan, Tenaga Teknis Pertanian, Kelompok Tani, dan Seluruh Pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong pengembangan komoditas pertanian yang sesuai dengan potensi daerah, meningkatkan produktivitas petani, serta memperkuat ketahanan pangan menuju Toba yang semakin mandiri dan sejahtera. (Ds)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini