TEBING TINGGI (Sumut) mediasergap.com – Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) I Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tebing Tinggi resmi digelar. Forum strategis tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi mampu melahirkan program kerja yang benar-benar menjawab kebutuhan dan persoalan umat di tengah dinamika pembangunan daerah.
Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, secara resmi membuka Mukerda I MUI Kota Tebing Tinggi di Aula Bappeda, Jalan Delima, Sabtu (08/08/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa Mukerda menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara ulama, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat membutuhkan kolaborasi dan pemikiran bersama.
“Mukerda ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara ulama, umara, dan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah Kota siap mendukung penuh kegiatan-kegiatan MUI. Mari kita saling berdiskusi karena banyak persoalan di Kota Tebing Tinggi yang perlu diselesaikan bersama,” ujar Iman Irdian.
Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan forum tersebut sebagai ruang untuk memperkokoh ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah.
Wali Kota berharap hasil musyawarah tidak berhenti pada rumusan organisasi, tetapi dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semoga musyawarah ini melahirkan keputusan terbaik demi kemaslahatan umat dan kemajuan Kota Tebing Tinggi. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Mukerda I MUI Kota Tebing Tinggi resmi saya buka,” ucapnya.
MUI Didorong Perkuat Peran sebagai Mitra Pemerintah
Dukungan terhadap penguatan peran MUI juga disampaikan Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Tebing Tinggi, H. Akhyar Nasution.
Ia menyampaikan selamat bertugas kepada seluruh peserta Mukerda sekaligus mendorong ulama untuk terus mengambil peran dalam mendampingi Pemerintah Daerah, khususnya melalui pembinaan kehidupan keagamaan dan spiritual masyarakat.
“Marilah kita bersama-sama bergerak dalam pembinaan spiritual agama untuk membantu Bapak Wali Kota. Semoga langkah ini menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” tutur Akhyar.
Sementara itu, Ketua MUI Kota Tebing Tinggi, H.M. Ghazali Saragih, menekankan pentingnya kontribusi nyata para peserta dalam merumuskan program kerja organisasi.
Ia berharap seluruh peserta mampu memberikan pemikiran dan masukan konstruktif sehingga keputusan yang dihasilkan dapat diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Menurutnya, sedikitnya terdapat tiga hal penting yang perlu menjadi perhatian MUI ke depan.
Pertama, memperkuat posisi ulama sebagai benteng sekaligus pengayom umat. Kedua, memperkokoh peran MUI sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah, terutama dalam pembinaan mental dan spiritual masyarakat.
Ketiga, menjaga kedamaian dan kerukunan dengan merawat persatuan di tengah berbagai tantangan dan perbedaan yang ada di masyarakat.
“Kita harus menguatkan peran ulama sebagai benteng dan pengayom umat. Sebagai mitra strategis pemerintah, MUI siap mengawal pembangunan daerah, khususnya dalam pembinaan mental dan spiritual. Kita juga harus menjaga kedamaian dengan memelihara kerukunan dan persatuan di tengah berbagai tantangan serta perbedaan demi ketenangan masyarakat,” ujar Ghazali.
Diikuti 120 Peserta dan 14 Komisi
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Ustadz Jamal Rangkuti, melaporkan bahwa Mukerda I MUI Kota Tebing Tinggi mengusung tema “Menguatkan Peran MUI sebagai Himayatul Ummah, Khadimul Ummah, dan Shadiiqul Ummah.”
Mukerda tersebut diikuti sebanyak 120 peserta yang terbagi dalam 14 komisi. Peserta terdiri atas unsur Dewan Pertimbangan, Dewan Pimpinan, Ketua, Sekretaris, serta Anggota Komisi.
Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat dalam pembukaan Mukerda turut menunjukkan pentingnya sinergi antara MUI dan Pemerintah Kota Tebing Tinggi dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berkeadaban.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Tebing Tinggi AKBP Rina Frillya, Sekdako Erwin Suheri Damanik, Anggota DPRD Anda Yasser yang mewakili Ketua DPRD, Kaban Kesbangpol Ramadhan Barqah Pulungan, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Deni Saragih, Kabag Prokopim Setdako Faisal Ahmad, Kabag Kesra Setdako Azanul Akbar Lubis, Ketua Baznas Khuzamri Amar, jajaran pengurus MUI, serta tamu undangan lainnya.
Dengan mengedepankan Musyawarah dan Kolaborasi, Mukerda I MUI Kota Tebing Tinggi diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi serta program kerja yang tidak hanya memperkuat kelembagaan MUI, tetapi juga memberi kontribusi nyata terhadap pembinaan umat dan pembangunan Kota Tebing Tinggi. (Ajs)
No comments:
Post a Comment