Pameran Tanaman Endemik Toba, Perkuat Pelestarian Keanekaragaman Hayati dan Dorong Ekonomi Kreatif Masyarakat | Media Sergap -->








Pameran Tanaman Endemik Toba, Perkuat Pelestarian Keanekaragaman Hayati dan Dorong Ekonomi Kreatif Masyarakat

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Pemerintah Kabupaten Toba terus mendorong upaya pelestarian keanekaragaman hayati lokal sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi alam daerah. Komitmen tersebut tercermin melalui penyelenggaraan Pameran Tanaman Endemik Toba yang berlangsung di Taman Gurgur, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba, Sabtu (31/10/2026).

Pameran ini menghadirkan beragam produk hasil kreativitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memanfaatkan kekayaan tanaman lokal Toba sebagai bahan baku utama. Sejumlah tanaman yang ditampilkan antara lain andaliman, kemenyan, mobe, antarasa, serta berbagai jenis tanaman khas lainnya.

Melalui kegiatan ini, potensi kekayaan hayati daerah diperkenalkan tidak hanya sebagai warisan alam yang harus dijaga kelestariannya, tetapi juga sebagai sumber daya yang memiliki nilai tambah dan peluang ekonomi apabila dikelola secara kreatif, inovatif, dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Toba yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Toba, Jonni D.P. Lubis.

Dalam sambutannya, Jonni Lubis menyampaikan bahwa pameran ini diharapkan menjadi momentum awal untuk memperkuat kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian tanaman endemik sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Harapan kita, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk melestarikan tanaman endemik di Kabupaten Toba serta meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Peduli Danau Toba (YPDT), Maruap Siahaan, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam upaya pelestarian tanaman endemik Toba. Menurutnya, kekayaan tanaman lokal memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk inovatif dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

"Pelestarian tanaman endemik Toba harus kita mulai dari sekarang. Tanaman-tanaman ini memiliki potensi yang luar biasa untuk diolah menjadi produk bernilai tinggi, seperti parfum, produk perawatan kulit (skincare), dan berbagai produk lainnya. Karena itu, kita perlu menjaga kelestariannya sekaligus mengembangkan potensi ekonominya," ungkapnya.

Pameran ini diharapkan tidak berhenti sebatas kegiatan promosi dan pengenalan produk, tetapi dapat menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, komunitas pelestari lingkungan, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi tanaman lokal.

Dengan demikian, upaya pelestarian alam dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi kreatif, peningkatan kapasitas UMKM, serta terbukanya peluang usaha baru yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, Keuangan, Aset, dan SDA Darwin Sianipar; Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (Koperindag) Kabupaten Toba Sofian Sitorus; Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Toba Porman Nainggolan; Camat Tampahan Ramli Marpaung; panitia YPDT; serta seluruh peserta pameran.

Melalui kegiatan ini, Kabupaten Toba diharapkan semakin mampu menjadikan kekayaan alam lokal sebagai kekuatan pelestarian lingkungan sekaligus penggerak ekonomi kreatif yang berkelanjutan. (Dosi)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini