Tim Pembina Posyandu Toba Didorong Tingkatkan Kualitas Pelayanan hingga Tingkat Desa | Media Sergap -->





Tim Pembina Posyandu Toba Didorong Tingkatkan Kualitas Pelayanan hingga Tingkat Desa

Toba (Sumut) mediasergap.com — Pemerintah Kabupaten Toba terus memperkuat peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Tim Pembina Posyandu dalam pengelolaan Posyandu bidang kesehatan.

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Kesehatan tersebut berlangsung di Sinar Minang Restaurant and Convention Center, Balige, Senin (5/10/2026).

Bimtek dibuka Asisten Pemerintahan Kabupaten Toba, Eston Sihotang. Dalam sambutannya, Eston menegaskan bahwa penguatan pelayanan kesehatan primer menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi sistem kesehatan, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan sesuai standar minimal.

Menurutnya, keberadaan Posyandu memiliki peran strategis karena menjadi salah satu layanan kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat. Oleh sebab itu, penguatan jaringan, kelembagaan, kapasitas kader, serta Tim Pembina Posyandu di berbagai tingkatan perlu terus dilakukan.

“Dalam rangka transformasi sistem kesehatan di Kabupaten Toba, dibutuhkan peran pelayanan kesehatan primer yang kuat untuk menyediakan pelayanan kesehatan sesuai standar minimal bagi seluruh masyarakat,” ujar Eston.

Ia mengatakan, revitalisasi Posyandu dan Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) menjadi langkah penting untuk memastikan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Penguatan tersebut tidak hanya menyangkut aspek teknis pelayanan, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat di dalamnya. Tim Pembina Posyandu di Tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga Desa diharapkan mampu menjalankan fungsi pembinaan secara efektif dan berkelanjutan.

Bimtek menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, yakni Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Hery Valona Ambarita dan Penelaah Teknis Kebijakan dr. Sukmawati Hia.

Dalam pemaparannya, Hery Valona Ambarita membahas persoalan stunting serta pentingnya optimalisasi peran Posyandu dalam mendukung upaya pencegahan dan penurunan angka stunting.

Posyandu dinilai memiliki posisi penting dalam mendukung intervensi kesehatan berbasis masyarakat, karena pelayanan yang diberikan dapat menjangkau masyarakat secara langsung, khususnya dalam pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang.

Selain persoalan stunting, peserta juga mendapatkan penguatan pemahaman mengenai pengelolaan Posyandu serta pelaksanaan pelayanan kesehatan yang terintegrasi dan berkesinambungan.

Wakil Ketua TP Posyandu Kabupaten Toba, Riama Audi Murphy Sitorus, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Hadir pula Staf Ahli Bupati Toba Sahat M. Manullang, Sekretaris Dinas Kesehatan Toba Siti Nuraya Sirait, Kepala Dinas Kominfo Toba Tumpal Panjaitan, jajaran OPD, para kepala puskesmas se-Kabupaten Toba, serta TP PKK dan TP Posyandu Kabupaten Toba.

Dari Tim Pembina Posyandu Kabupaten Toba, Mangapul Pardede menyampaikan materi mengenai Posyandu dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Ia menjelaskan bahwa Bimtek tersebut diarahkan untuk memperkuat pemahaman mengenai tugas dan fungsi Tim Pembina Posyandu, sekaligus meningkatkan kapasitas kader dan pengelola Posyandu agar mampu memberikan pelayanan yang semakin berkualitas.

“Pada kesempatan ini kita lebih membahas peranan Tim Pembina Posyandu, bagaimana meningkatkan kapasitas kader dan pengelola Posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, terintegrasi dan berkesinambungan, mulai dari tingkat kabupaten dan Kecamatan hingga Desa,” terangnya.

Menurutnya, penguatan kapasitas tersebut diharapkan dapat mendorong terwujudnya tata kelola Posyandu yang lebih baik serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui Bimtek ini, Tim Pembina Posyandu di setiap tingkatan diharapkan semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya, sehingga mampu memperkuat pembinaan kader, meningkatkan kualitas pengelolaan Posyandu, serta memastikan pelayanan kesehatan masyarakat berjalan secara aktif, terintegrasi dan berkelanjutan.

Dengan demikian, Posyandu di Kabupaten Toba diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga semakin mampu menjadi pusat pemberdayaan masyarakat dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan dan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Toba. (Ds)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini