Media Sergap - All Post -->








Kapolda Sumut Silaturahmi dengan Kabinda, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Keamanan

MEDAN (Sumut) mediasergap.com – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., melaksanakan silaturahmi dengan Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Sumatera Utara Brigjen TNI Muhammad Nasrulloh Nasution, S.Sos., di Kantor BIN Sumut, Selasa (27/10/2026).

Pertemuan yang berlangsung pada pukul 14.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antarlembaga dalam menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat di Sumatera Utara.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sumut menekankan pentingnya kerja sama dan dukungan berbagai pihak untuk menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta mempertahankan keutuhan bangsa dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

“Kami berharap sinergi dan dukungan seluruh pihak terus diperkuat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Sonny.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila, memperkuat kekompakan, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, termasuk melindungi keluarga dan masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, Kapolda Sumut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif. Menurutnya, pemeliharaan keamanan tidak dapat dilakukan Polri sendiri, melainkan membutuhkan partisipasi dan kerja sama seluruh komponen bangsa.

“Polri tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, sinergi dan kolaborasi seluruh pihak sangat diperlukan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Silaturahmi ini diharapkan semakin mempererat hubungan kelembagaan antara Polda Sumut dan BIN Daerah Sumatera Utara, sekaligus memperkuat koordinasi dalam mendukung stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Utara. (Rel)

Wabup Toba Tekankan Keteladanan Pemimpin Gereja untuk Menarik Minat Jemaat

BALIGE (Sumut) mediasergap.com – Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menekankan pentingnya keteladanan dan kerendahan hati pemimpin gereja dalam menjaga kesetiaan jemaat serta memperkuat peran gereja di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Seminar Kepemimpinan Gereja bertema “Pemimpin yang Menjadi Teladan” di Aula Hotel Barita Land, Balige, Selasa (27/10/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengawali penyampaian dengan menyoroti kondisi sejumlah gereja di Eropa yang mulai ditinggalkan jemaatnya, bahkan beralih fungsi. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi bahan refleksi bagi para pemimpin gereja agar terus membangun kehidupan bergereja yang mampu menjawab kebutuhan rohani dan menarik bagi jemaat.

Ia menyampaikan bahwa setiap orang tentu mengharapkan pemimpin yang dapat menjadi teladan, baik dalam kehidupan bergereja maupun dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat.

“Kami pikir ini yang mau dibangun dalam kegiatan hari ini agar kita terbebas dari penilaian negatif oleh umat kita sendiri,” ujar Wakil Bupati.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kepemimpinan gereja memiliki karakteristik yang berbeda dengan kepemimpinan dalam lembaga pemerintahan. Jika pemerintah memiliki perangkat peraturan untuk mengatur kehidupan masyarakat, gereja lebih mengandalkan keteladanan, pendekatan rohani, serta hubungan yang baik dengan jemaat.

“Gereja tidak punya alat untuk mengharuskan jemaat tunduk. Beda dengan lembaga negara. Pemerintah punya alat melalui peraturan. Maka apa yang dapat dilakukan oleh gereja agar jemaat tetap setia? Salah satunya adalah menjadi teladan di tengah jemaat dan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemimpin gereja perlu menghadirkan hal-hal positif yang dapat memperkuat keterlibatan jemaat dalam kehidupan bergereja. Keteladanan dalam perkataan dan perbuatan diharapkan menjadi landasan untuk membangun kepercayaan serta mempererat hubungan antara gereja dan masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Badan Kerja Sama Antar Gereja (BKAG) Kabupaten Toba, Pdt. Marganda Lubis, mengingatkan para pemimpin dan gembala gereja agar senantiasa mengedepankan kerendahan hati serta menjadikan Kristus sebagai teladan dalam pelayanan.

“Jangan ada yang menyombongkan diri. Mari kita tundukkan hati kita yang melekat pada Kristus untuk keteladanan. Bukan hanya pintar berkhotbah, tetapi masyarakat harus melihat kerendahan hati kita,” tuturnya.

Sementara itu, Pdt. Mangaranap Sinaga, S.Th., M.Th., didampingi panitia pelaksana, menyampaikan bahwa keteladanan seorang hamba Tuhan tidak cukup hanya ditunjukkan melalui khotbah di mimbar, tetapi juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat.

Ia berharap seminar tersebut dapat memperkuat sinergi para pemimpin gereja dalam mendukung kemajuan Kabupaten Toba melalui pelayanan, kepedulian, dan kerja sama yang berkelanjutan.

“Bagaimana agar Kabupaten Toba yang kita cintai ini maju dengan bergandengan tangan,” ungkapnya.

Seminar kepemimpinan gereja tersebut menghadirkan Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) Sumatera Utara, Pdt. Dr. Ruben Yonatan Silalahi, M.Th., sebagai narasumber. Kegiatan ini diikuti para pemimpin gereja dari berbagai denominasi.

Melalui seminar ini, diharapkan para pemimpin gereja semakin memperkuat komitmen untuk menjadi teladan dalam pelayanan, membangun kerendahan hati, serta menghadirkan kehidupan bergereja yang berdampak positif bagi jemaat dan masyarakat luas. (Dosi)

Hadiri Musda VI Partai Golkar Toba, Bupati Tekankan Pentingnya Sinergi untuk Pembangunan Daerah

BALIGE (Sumut) mediasergap.com – Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Toba yang digelar di Ballroom Hotel Sapadia, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus evaluasi program kerja dan penyusunan strategi untuk memperkuat peran partai dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Toba didampingi Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara, Andar Amin Harahap, serta Sekretaris DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Viktor Silaen. Kehadiran mereka disambut Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Toba, Arfan H.R. Sihombing, bersama jajaran pengurus partai.

Dalam sambutannya, Bupati Toba menegaskan bahwa dinamika politik yang terjadi pada pelaksanaan Pilkada sebelumnya tidak menghalangi terjalinnya komunikasi dan hubungan yang baik antara Pemerintah Kabupaten Toba dan Partai Golkar.

Menurutnya, komunikasi yang konstruktif dan hubungan kemitraan yang harmonis antarelemen politik merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas daerah serta mendukung keberlanjutan pembangunan.

Bupati juga menyampaikan bahwa pembangunan Kabupaten Toba membutuhkan sinergi, kolaborasi, dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan berbagai program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kita menyadari bahwa pembangunan di Kabupaten Toba tidak berjalan dengan maksimal tanpa adanya sinergi, kolaborasi, dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kemitraan yang baik antara pihak eksekutif dan legislatif, termasuk peran aktif Partai Golkar, menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah.

Oleh karena itu, Bupati berharap komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperkuat dengan mengedepankan kepentingan masyarakat serta tujuan bersama untuk memajukan Kabupaten Toba.

Lebih lanjut, ia berharap Musda VI Partai Golkar Kabupaten Toba tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi untuk memilih ketua dan jajaran pengurus baru, tetapi juga menjadi ruang evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja sebelumnya sekaligus merumuskan strategi yang adaptif terhadap perkembangan dan kebutuhan masyarakat.

“Melalui Musda ini, kita berharap lahirnya kaderisasi yang sehat guna memunculkan pemimpin yang visioner, berintegritas, serta berkomitmen tinggi dalam memajukan daerah,” ujarnya.

Bupati juga berharap kepengurusan yang terpilih nantinya mampu memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kualitas kaderisasi, dan berkontribusi secara positif dalam mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Toba.

Rangkaian kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh pimpinan Partai Golkar sebagai simbol dimulainya Musda VI DPD Partai Golkar Kabupaten Toba. Acara juga diisi dengan pemberian cendera mata kepada unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Toba.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah staf ahli Pemerintah Kabupaten Toba, Ketua Bawaslu Kabupaten Toba, perwakilan Kejaksaan Negeri Toba, Musli S.H., M.H., Kapolsek Balige AKP Libertius Siahaan yang mewakili Kapolres, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Toba Henry Tambunan, mantan Bupati Toba sekaligus sesepuh Partai Golkar Drs. Sahala Tampubolon, serta jajaran pengurus Partai Golkar Kabupaten Toba.

Melalui pelaksanaan Musda VI ini, diharapkan Partai Golkar Kabupaten Toba dapat memperkuat konsolidasi organisasi, melahirkan kepemimpinan yang berintegritas, serta terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan demi mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Toba. (Dosi)

Permudah Layanan Administrasi Kependudukan, Disdukcapil Toba Hadir di Habinsaran

HABINSARAN (Toba) mediasergap.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Toba melaksanakan pelayanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi perangkat desa, perangkat kelurahan, dan masyarakat di Kecamatan Habinsaran, Selasa (27/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Camat Habinsaran ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital kepada masyarakat.

Pelayanan tersebut dilaksanakan oleh Rani Imelda Marisi, S.Kom, bersama Bernat Sianipar, A.Md, dan Tim Disdukcapil Kabupaten Toba. Kegiatan ini menyasar perangkat desa dari 21 desa dan 1 kelurahan serta masyarakat yang membutuhkan pelayanan aktivasi IKD.

Identitas Kependudukan Digital merupakan bentuk pemanfaatan teknologi digital dalam administrasi kependudukan yang bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses identitas kependudukan melalui perangkat elektronik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pelaksanaan pelayanan di tingkat kecamatan diharapkan dapat mempermudah masyarakat memperoleh layanan tanpa harus menghadapi kendala jarak dan akses menuju pusat pelayanan. Selain itu, keterlibatan perangkat desa dan kelurahan menjadi bagian penting dalam mendukung penyebarluasan informasi serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan layanan administrasi kependudukan digital.

Kegiatan ini juga berkaitan dengan peran Agen Perlindungan Sosial (Agen Perlinsos), yaitu individu atau relawan yang membantu, mendampingi, dan memfasilitasi masyarakat dalam mengakses layanan perlindungan sosial secara digital. Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memahami penggunaan teknologi serta memanfaatkan layanan digital sesuai kebutuhan.

Melalui pelayanan aktivasi IKD ini, Disdukcapil Kabupaten Toba terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan serta pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik.

Diharapkan, sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta masyarakat dapat memperluas jangkauan layanan administrasi kependudukan dan mendukung terwujudnya pelayanan publik yang mudah diakses, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di Kabupaten Toba. (Dosi)

Rutan Balige Terima Kunjungan Asrama Yayasan Tunas Bangsa Soposurung, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Kelembagaan

BALIGE (Sumut) mediasergap.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige menerima kunjungan rombongan Asrama Yayasan Tunas Bangsa Soposurung pada Selasa (27/10/2026), pukul 11.00 WIB. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, membangun komunikasi positif, serta memperkuat hubungan baik antara lembaga pemasyarakatan dan lingkungan pendidikan di Kabupaten Toba.

Kedatangan rombongan Asrama Yayasan Tunas Bangsa Soposurung disambut oleh jajaran Rutan Kelas IIB Balige. Pertemuan berlangsung sebagai bagian dari upaya membangun hubungan kelembagaan yang harmonis serta membuka ruang komunikasi yang baik antarlembaga.

Melalui kunjungan ini, Rutan Kelas IIB Balige menunjukkan komitmennya untuk terus menjalin hubungan positif dengan berbagai elemen masyarakat dan lembaga pendidikan. Komunikasi serta silaturahmi yang terbangun diharapkan dapat memperkuat rasa saling menghargai dan mendukung terciptanya hubungan yang harmonis di lingkungan Kabupaten Toba.

Rutan Kelas IIB Balige terus berupaya memperkuat sinergi dengan berbagai pihak sebagai bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan. Hubungan yang baik antarlembaga diharapkan menjadi fondasi untuk membangun kerja sama yang positif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kunjungan ini sekaligus mencerminkan pentingnya menjaga silaturahmi dan komunikasi lintas lembaga dalam mendukung terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis. (Dosi)

Festival Literasi Kabupaten Toba 2026 Jadi Momentum Penguatan Budaya Baca

BALIGE (TOBA) mediasergap.com — Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan resmi membuka Festival Literasi Kabupaten Toba Tahun 2026, Selasa (27/10/2026), di Kompleks Tugu D.I. Panjaitan, Napitupulu Bagasan, Kecamatan Balige. Mengusung tema “Literasi Hidup, Generasi Kreatif”, kegiatan yang berlangsung pada 27–29 Oktober 2026 ini menjadi momentum untuk memperkuat budaya membaca, mengembangkan kreativitas, serta membangun generasi yang berwawasan luas dan produktif.

Festival tersebut dibuka langsung oleh Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), melalui pemukulan taganing. Pembukaan ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan literasi yang melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Toba mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan literasi sebagai gerakan bersama yang dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat.

“Mari kita jadikan literasi sebagai gerakan bersama. Dengan semangat gotong royong, kita berharap gerakan literasi di Kabupaten Toba melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, berdaya saing, dan berkarya,” ujar Bupati.

Pesan tersebut menegaskan bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menjadi sarana untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta mendorong masyarakat agar mampu mengembangkan potensi diri.

Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah pengukuhan Bunda Literasi tingkat kecamatan se-Kabupaten Toba. Pengukuhan ini diharapkan memperkuat peran Bunda Literasi sebagai penggerak budaya membaca dan peningkatan minat baca masyarakat di wilayah masing-masing.

Bunda Literasi Kabupaten Toba, Ny. Astita Effendi Sintong P. Napitupulu, berpesan agar para Bunda Literasi yang baru dikukuhkan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta berperan aktif menumbuhkan kebiasaan membaca di tengah keluarga dan masyarakat.

“Saya tegaskan, ini bukan sekadar pemberian gelar, tetapi tanggung jawab untuk menjadi penggerak literasi di wilayah masing-masing. Ajak para orang tua membiasakan membaca buku bersama anak-anak,” pesannya.

Ajakan tersebut menempatkan keluarga sebagai salah satu fondasi utama dalam membangun budaya literasi. Kebiasaan membaca yang ditanamkan sejak dini diharapkan dapat membantu anak-anak mengembangkan pengetahuan, imajinasi, kreativitas, dan kecintaan terhadap proses belajar.

Melalui keterlibatan Bunda Literasi, pemerintah kecamatan, sekolah, serta para pegiat literasi, upaya menumbuhkan budaya membaca diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Festival Literasi Kabupaten Toba Tahun 2026 diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperluas wawasan, berbagi pengetahuan, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan partisipasi dalam kegiatan literasi.

Semangat “Literasi Hidup, Generasi Kreatif” mengandung pesan bahwa budaya membaca dan belajar perlu terus ditumbuhkan agar generasi muda mampu menghadapi perkembangan zaman, menghasilkan karya, dan berkontribusi positif bagi daerah.

Pembangunan budaya literasi membutuhkan keterlibatan bersama. Dukungan pemerintah, keluarga, lembaga pendidikan, komunitas, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang mendorong tumbuhnya kebiasaan membaca dan belajar sepanjang hayat.

Dengan demikian, Festival Literasi Kabupaten Toba tidak hanya menjadi agenda kegiatan, tetapi juga diharapkan menjadi penguat komitmen bersama untuk membangun masyarakat yang gemar membaca, kreatif, berpengetahuan, dan produktif.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pengadilan Negeri Balige Anita Silitonga; Kapolres Toba yang diwakili Kapolsek Balige AKP Libertius Siahaan; Dandim 0210/TU yang diwakili Danramil 17 Balige Kapten Inf Sangkan Samosir; Kajari Toba yang diwakili Kepala Sub Seksi Intelijen Horlando Limbong; Kepala Rutan Balige Valen Sonar Rumbiak; Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Paber Napitupulu; para Staf Ahli Bupati; para Asisten; pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD); Ketua Panitia Festival Literasi Tahun 2026 sekaligus Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Toba Almen Hutagalung beserta jajaran panitia; para camat; Bunda Literasi tingkat kecamatan; serta pegiat literasi se-Kabupaten Toba. (Dosi)

POLRES BINJAI GELAR PROGRAM POLISI PEDULI PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 3 BINJAI

Binjai (Sumut) mediasergap.com – Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., bertindak sebagai pembina upacara dalam kegiatan Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK) di SMA Negeri 3 Binjai, Jalan Padang Sidempuan No. 24, Kelurahan Rambung Barat, Kecamatan Binjai Selatan, Senin (26/10/2026) pukul 07.30 WIB. Kegiatan tersebut turut dihadiri pejabat utama Polres Binjai dan personel terkait.

Dalam amanatnya, Kapolres Binjai memberikan arahan, bimbingan, dan penyuluhan kepada para siswa dan siswi agar senantiasa disiplin, menjaga sikap, serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, termasuk tawuran antarpelajar maupun perkelahian sesama teman.

Kapolres juga mengimbau para pelajar agar mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara. Selain itu, para siswa diingatkan untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba karena dapat merusak kesehatan, menghambat pendidikan, dan menghancurkan masa depan generasi muda.

Kepada pihak sekolah dan para guru, Kapolres mengajak untuk terus meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap siswa serta memperkuat koordinasi dengan pihak kepolisian guna mencegah kenakalan remaja, aksi tawuran, dan keterlibatan dalam kelompok geng motor.

Melalui program POLIDIK, Polres Binjai berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara kepolisian, pihak sekolah, dan para pelajar dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan berprestasi. (Roni K)

(Sumber: ©Humas Res Binjai)

Kapolres Toba Tanamkan Semangat Belajar dan Penghormatan kepada Guru di SMP Negeri 1 Balige

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Menanamkan karakter positif sejak dini merupakan bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda yang berprestasi, berintegritas, dan bertanggung jawab. Peran guru, kedisiplinan, serta kesungguhan dalam belajar menjadi fondasi bagi para pelajar untuk meraih cita-cita dan berkontribusi bagi masa depan bangsa.

Pesan tersebut disampaikan Kapolres Toba saat memimpin upacara di SMP Negeri 1 Balige, Senin (26/10/2026). Dalam kesempatan itu, Kapolres mengajak para siswa untuk menghormati guru, menghargai waktu, menaati aturan sekolah, serta menjadikan pendidikan sebagai bekal penting dalam menggapai masa depan.

Di hadapan para pelajar, Kapolres tidak hanya menyampaikan pesan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga menekankan pentingnya membangun karakter, menjaga perilaku, dan menumbuhkan semangat belajar sejak bangku sekolah.

Ia mengingatkan bahwa guru memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian dan mengarahkan masa depan peserta didik. Guru bukan sekadar menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan, membimbing siswa mengenali potensi diri, serta mengajarkan arti kedisiplinan dan tanggung jawab.

Berbagai profesi yang dibutuhkan masyarakat, seperti dokter, polisi, guru, dan pemimpin, tumbuh melalui proses pendidikan yang tidak terlepas dari peran para pendidik. Karena itu, menghormati guru dan mendengarkan nasihatnya merupakan salah satu bentuk penghargaan terhadap proses pembelajaran yang dijalani setiap pelajar.

“Hormati guru kalian, dengarkan nasihatnya, dan manfaatkan waktu sebaik mungkin selama berada di sekolah untuk menimba ilmu. Jangan sia-siakan kesempatan belajar yang kalian miliki hari ini, karena masa depan yang baik dibangun dari kesungguhan dan kedisiplinan sejak sekarang,” demikian pesan motivasi yang disampaikan kepada para siswa.

Selain mendorong semangat belajar, Kapolres juga mengingatkan para pelajar agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Para siswa diimbau untuk menjauhi perundungan (bullying), tawuran, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai perilaku negatif yang dapat menghambat perkembangan diri dan merusak masa depan.

Kapolres turut mengajak para siswa untuk berani menetapkan cita-cita, tekun belajar, disiplin, mematuhi tata tertib sekolah, dan memilih lingkungan pergaulan yang positif. Menurutnya, keberhasilan tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui proses yang membutuhkan kerja keras, konsistensi, tanggung jawab, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri.

Pembinaan terhadap pelajar dinilai penting agar generasi muda tidak hanya memiliki kemampuan akademis, tetapi juga mampu membedakan perilaku yang baik dan buruk, menghargai sesama, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

Melalui kegiatan tersebut, Kapolres Toba berharap para siswa SMP Negeri 1 Balige dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, menghormati orang tua dan guru, serta memiliki kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban di lingkungannya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Toba dalam mempererat hubungan antara kepolisian dan dunia pendidikan sekaligus menanamkan kesadaran kamtibmas kepada generasi muda. Sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik.

Dengan pendidikan yang baik, keteladanan guru, serta dukungan lingkungan yang positif, para pelajar diharapkan mampu mengembangkan potensi diri dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang membawa manfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa. (Dosi)

Pemkab Samosir Arahkan R-APBD 2027 untuk Penguatan Infrastruktur dan Penurunan Kemiskinan

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com – Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Samosir Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Samosir di Gedung DPRD, Senin (26/10/2026).

Penyusunan R-APBD 2027 diarahkan untuk mengoptimalkan sumber daya keuangan daerah dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pembangunan antarwilayah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan pembangunan yang berkelanjutan.

Rapat paripurna dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Samosir, Nasip Simbolon, didampingi Wakil Ketua DPRD, Sarhockel Tamba, setelah dinyatakan memenuhi kuorum. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir, Marudut Tua Sitinjak, Kasat Intel Polres Samosir, Danramil Pangururan, para staf ahli bupati, asisten, pimpinan perangkat daerah, Camat, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Dalam nota pengantarnya, Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas dukungan dan kerja sama dalam penyelenggaraan pemerintahan serta penyusunan produk hukum daerah, termasuk tahapan penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027.

Ia menegaskan bahwa penyusunan APBD merupakan proses strategis yang membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD. Selain menjadi instrumen pembiayaan pembangunan, APBD juga merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam mengelola keuangan publik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Karena itu, ia berharap seluruh tahapan pembahasan R-APBD dapat berjalan secara konstruktif, dengan mengedepankan kepentingan masyarakat, sehingga rancangan tersebut dapat ditetapkan menjadi peraturan daerah sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Menurut Ariston, perencanaan APBD 2027 mencakup kebijakan pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan, peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta pelaksanaan program pembangunan yang berorientasi pada hasil dan manfaat nyata.

Di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah, ia mengakui bahwa belum seluruh usulan pembangunan dapat diakomodasi. Namun, pemerintah daerah terus berupaya menetapkan prioritas secara terukur agar sumber daya yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.

Prioritas tersebut antara lain diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, peningkatan kualitas serta kuantitas infrastruktur, dan pengurangan kesenjangan pembangunan antarwilayah.

“Dengan kebersamaan serta komitmen yang sama, kita optimistis indikator makro ekonomi Tahun 2027 dapat tercapai dengan baik,” kata Ariston.

Dalam rancangan target pembangunan tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Samosir menetapkan sejumlah indikator makro ekonomi sebagai acuan pencapaian pembangunan daerah. Pertumbuhan ekonomi ditargetkan berada pada kisaran 5,64–5,98 %, dengan PDRB per kapita sebesar Rp64,91 juta dan kontribusi PDRB kabupaten sebesar 0,53 %.

Pemerintah daerah juga menargetkan penurunan angka kemiskinan pada kisaran 9,50–10,00 persen, penurunan Rasio Gini dari 0,234 menjadi 0,232 poin, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada kisaran 76,48–77,65 poin.

Pada aspek lingkungan dan ketenagakerjaan, target yang ditetapkan meliputi penurunan intensitas emisi gas rumah kaca sebesar 166.984,24 ton CO₂eq, Tingkat Pengangguran Terbuka pada kisaran 0,63–0,72 persen, serta Indeks Kualitas Lingkungan Hidup sebesar 77,72 poin.

Dari sisi postur anggaran, R-APBD Kabupaten Samosir Tahun Anggaran 2027 direncanakan memiliki pendapatan daerah sebesar Rp737,48 miliar lebih dan belanja daerah sebesar Rp734,48 miliar lebih. Berdasarkan angka tersebut, rancangan anggaran mencatat surplus sebesar Rp3 miliar yang direncanakan untuk pembiayaan daerah, dengan target Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun berkenaan sebesar nihil.

Wakil Bupati berharap pembahasan R-APBD bersama DPRD dapat menghasilkan kebijakan anggaran yang tepat sasaran, realistis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap pembahasan R-APBD bersama DPRD dapat menghasilkan kebijakan anggaran yang tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat guna mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Samosir, yaitu Samosir Unggul, Inklusif dan Berkelanjutan,” tutup Ariston.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Samosir, Nasip Simbolon, berharap seluruh program dan kegiatan yang direncanakan dalam APBD Tahun Anggaran 2027 disusun berdasarkan perencanaan yang matang, terukur, dan komprehensif, dengan mengutamakan kebutuhan masyarakat.

Ia juga berharap proses pembahasan anggaran dapat berjalan dengan baik sehingga program pembangunan yang ditetapkan nantinya mampu mendukung pencapaian target daerah dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Kabupaten Samosir.

Penyampaian Nota Pengantar R-APBD 2027 ini menjadi bagian penting dalam tahapan perencanaan pembangunan daerah. Melalui pembahasan yang cermat dan sinergi antara eksekutif dan legislatif, anggaran daerah diharapkan dapat dikelola secara efektif, transparan, dan bertanggung jawab demi mewujudkan pembangunan Kabupaten Samosir yang inklusif dan berkelanjutan. (D/Smart)

Polda Sumut Ungkap Dugaan Manipulasi Takaran BBM di Sergai, Manajer dan Supervisor SPBU Jadi Tersangka

MEDAN (Sumut) mediasergap.com – Polda Sumatera Utara mengungkap dugaan manipulasi takaran bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Suka Damai, Jalan Medan–Tebing Tinggi, Desa Suka Damai, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai. Dalam kasus ini, polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni manajer dan supervisor SPBU tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut Kombes Pol. Irfan Rifai mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari Program Quick Wins 100 Hari Kerja Kapolri, khususnya program pemberantasan penyalahgunaan BBM bersubsidi.

“Ini merupakan program 100 hari kerja Kapolri yang dituangkan dalam program Quick Wins nomor 8, yaitu melakukan pemberantasan terhadap BBM subsidi yang ilegal,” kata Irfan dalam konferensi pers di Mapolda Sumut, Senin (26/10/2026).

Dalam pengungkapan tersebut, penyidik menetapkan DS selaku manajer SPBU dan H selaku supervisor SPBU sebagai tersangka. DS diduga menyuruh H merusak segel mesin pompa BBM, sedangkan H diduga melakukan perusakan segel untuk mengubah takaran pengisian.

Irfan menjelaskan, kasus ini terungkap setelah tim penyidik Unit 2 Subdit I/Indag Ditreskrimsus Polda Sumut melakukan penyelidikan bersama UPT Metrologi Legal Disperindag Kabupaten Serdang Bedagai pada Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat berada di lokasi, petugas mendapati H sedang membongkar mesin pompa BBM. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan segel atau locis pada tiga mesin pompa BBM dalam kondisi rusak.

Petugas kemudian melakukan pengujian takaran bersama pihak metrologi menggunakan bejana ukur. Hasilnya, volume BBM yang keluar tidak sesuai dengan angka 20 liter yang tertera pada indikator mesin.

Pada pengujian Biosolar, ditemukan kekurangan sebanyak 510 mililiter. Sementara itu, pengujian Pertalite menunjukkan kekurangan 440 mililiter dan Pertamax 460 mililiter untuk setiap pengujian dengan indikator 20 liter.

“Betul sekali, modusnya karena alat tera yang diubah sedemikian rupa. Kami menguji tiga pompa di SPBU tersebut dengan masing-masing 20 liter, baik Pertalite, Solar maupun Pertamax. Namun, BBM yang keluar tidak mencapai 20 liter,” ujar Irfan.

Menurut dia, selisih takaran tersebut berkisar hampir setengah liter untuk setiap pengujian 20 liter BBM. Penyidik masih mendalami bagaimana perubahan pada mesin pompa itu dilakukan dan bagaimana dugaan praktik tersebut dapat berlangsung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, dugaan praktik perusakan segel mesin pompa BBM tersebut disebut telah berlangsung sekitar tujuh tahun.

“Dari keterangan yang disajikan dalam berita acara pemeriksaan, kegiatan ini sudah berlangsung sekitar tujuh tahun,” katanya.

Dari penghitungan sementara berdasarkan data penjualan pada totalisator SPBU dan hasil pengukuran selisih takaran oleh petugas metrologi selama Juni hingga Oktober 2026, penyidik memperkirakan keuntungan yang diduga diperoleh pelaku usaha mencapai Rp595.321.508,90.

Selisih volume BBM dalam periode tersebut terdiri atas 32.768,3 liter Biosolar, 34.681,1 liter Pertalite, dan 1.575,8 liter Pertamax.

Irfan menegaskan, angka tersebut merupakan estimasi sementara yang masih didalami penyidik. Ia juga menyebut tidak menutup kemungkinan adanya pengembangan perkara apabila ditemukan keterlibatan pihak lain.

“Tidak menutup kemungkinan dari dua tersangka yang di SPBU Serdang Bedagai ini akan berkembang ke tersangka lainnya. Ini masih kami dalami,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Kasubdit I/Indag Ditreskrimsus Polda Sumut AKP Marbintang menjelaskan, uang tunai sebesar Rp77.425.000 turut diamankan saat petugas melakukan penindakan di lokasi.

“Uang yang kami amankan ini ditemukan saat berada di TKP dan diduga merupakan hasil penjualan pada hari itu. Ini masih menjadi bagian dari pendalaman kami,” kata Marbintang.

Selain uang tunai, penyidik menyita satu buah tang, satu buah obeng, dokumen pendukung, rekaman CCTV dalam flash disk, tiga unit telepon genggam, serta tiga mesin pompa dispenser BBM yang telah dipasangi garis polisi.

Irfan menambahkan, penyidik juga mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk terkait pemeriksaan tera secara berkala. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut masih berupa pendalaman dan belum dapat disimpulkan.

“Kami masih mendalami kemungkinan tersebut. Mohon bersabar, karena penyidik masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan,” katanya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 8 ayat (1) huruf c juncto Pasal 62 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.

Penyidik masih melanjutkan pemeriksaan untuk mendalami dugaan manipulasi takaran, menghitung dampak yang ditimbulkan, serta menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut. (Rel)