mediasergap.com - SUNGGAL - Kasus pembuangan bayi dalam kardus yang ditemukan petugas kebersihan dalam keranjang sampah masih di dalami polisi.
Hingga hari kedua, Kanit Reskrim Polsek Sunggal AKP Budiman Simanjuntak SE SH, menerangkan pasca ditemukan pihaknya belum bisa menjabarkan ada tidaknya rekaman cctv untuk mengetahui terduga pelakunya.
Kepada wartawan, sebut dia untuk mengetahui ke arah sana, belum di dapat seperti petunjuk mencari pelakunya. Artinya, rekamam cctv sama sekali tidak ditemukan.
“Negatif,” tegas AKP Budiman Simanjuntak SE SH, melalui whast-app, Rabu (29/7) lalu.
Disebutkan, bayi yang belakangan sudah diadopsi ditemukan di Jalan Dame Lorong Mesjid Dusun VII Desa Payageli Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang.
Diduga bayi yang baru di lahirkan ditemukan petugas kebersihan di dalam keranjang sampah. Diduga bayi terbungkus plasktik dalam kotak kardus sengaja dibuang orangtuanya, Selasa pagi (28/7/2020) sekitar pukul 09.00 WIB.
Jumana, Kades Payageli Kecamatan Sunggal, menyebutkan bayi berkelamin laki laki ditemukan petugas kebersihan Andika Suhaimi alias Andi, petugas kebersihan kecamatan. Saat ditemukan, bayi tersebut masih terlilit uri.
Pagi itu, sebutnya Andi sedang melakukan tugasnya di Jalan Dame Lorong Mesjid Dusun VII Desa Payageli. Saat akan mengangkut sampah dari tempatnya, ia kaget setelah melihat dalam kotak kardus ditemukan sesosok bayi yang terlilit tali pusar dalam kondisi masih hidup.
"Masih terlengket tali pusar, sementara urinya kumpul di situ di dalam keranjang sampah," kata Jumana, melalui telepon seluler, Selasa malam (28/7/2020).
Setelah kotak kardus diperiksa, bayi tersebut masih terbungkus plastik, ia pun melarikan ke salah satu bidan yang tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).
"Olehnya (Andi), bayi dibawa ke bidan terdekat dibersihkan, panggil kepala dusun baru disaksikan Bhabinsa," kata Jumana.
Menurut informasi dari bidan, kondisi bayi tersebut diperkirakan lahir antara pukul 05.00 sampai 06.00 WIB.
"Dibuang sekitar pukul 05.30 WIB, kalau lewat empat jam sesak nafas, menurut bidan jadi prediksi lahir antara jam tersebut," kata Jumana. (riz)

No comments:
Post a Comment