Menakjubkan, Barcelona Cetak Sejarah Di Liga Champions | Media Sergap -->




Menakjubkan, Barcelona Cetak Sejarah Di Liga Champions

Para pemain Bayern Muenchen merayakan gol Thomas Mueller kontra Barcelona pada laga perempat final Liga Champions.(AFP/MANU FERNANDEZ)

mediasergap.com - Menakjubkan, inilah kata yang pantas buat permainan Bayern Munchen yang tampil memporak-porandakan pertahanan Barcelona. Bayern Munchen membantai Barcelona dengan skor telak 8-2 dalam partai perempat final Liga Champions 2019/20 yang dihelat di Estadio da Luz, Sabtu (15/8/2020) dini hari WIB.

Delapan gol Bayern yang bersarang ke gawang Barcelona dicetak oleh Thomas Mueller (4' dan 31'), Ivan Perisic (22'), Serge Gnabry (28'), Joshua Kimmich (63'), Robert Lewandowski (82'), serta Philippe Coutinho (85' dan 89').

Barcelona hanya bisa membalas dua gol via bunuh diri David Alaba (7') dan Luis Suarez (57').

Untuk kali pertama dalam sejarah, Barcelona kebobolan sebanyak delapan gol sejak April 1946.

Selain itu, kalah telak Barca dari Bayern membuat mereka mencatatkan rekor terburuk di Liga Champions.

Dipermalukan

Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, meminta maaf kepada para pendukung Barcelona seusai tim berjulukan Blaugrana itu dipermalukan Bayern Muenchen pada perempat final Liga Champions.

Seusai laga kontra Bayern, Bartomeu langsung menyampaikan permohonan maaf kepada fans Barcelona.

"Kami memohon maaf kepada semua penggemar dan juga mitra Barcelona," kata Bartomeu, dikutip dari Mundo Deportivo.

"Ini adalah malam yang sangat sulit, juga kekalahan yang sulit. Kami tidak menjadi diri sendiri, Kami sangat menyesal," ucapnya menambahkan.

Lebih lanjut, Bartomeu juga sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Gerard Pique selepas laga.

Seusai pertandingan, Pique mengatakan bahwa Barcelona butuh perubahan.

"Pique benar. Sekarang saatnya untuk membuat keputusan. Kami sudah memiliki beberapa rencana," ujar Bartomeu.

"Ini adalah hasil yang besar. Saya mengucapkan selamat kepada Bayern Muenchen," ucapnya lagi.

Kekalahan telak dari Bayern Muenchen membuat Barcelona menorehkan rekor buruk di ajang Liga Champions.

Untuk kali pertama, Barcelona menderita lima gol atau lebih di kompetisi antarklub elite Eropa tersebut. Selain itu, Barca juga menjadi tim pertama yang kebobolan delapan gol sepanjang sejarah fase gugur Liga Champions.

Pelatih Quique Setien Dipecat

Sementara itu, hanya satu jam setelah laga kontra Bayern Muenchen, direktur Barcelona dikabarkan memecat pelatih Quique Setien.

"Barcelona telah memutuskan untuk memecat Quique Setien. Ia tak akan menjadi manajer musim depan," tulis pakar transfer Sky Sports, Fabrizio Romano.

Di sisi lain, catatan apik tentunya didapat oleh sang lawan, Bayern Muenchen.

Salah satunya adalah keganasan penyerang mereka, Robert Lewandowski.

Dia telah mencetak gol di setiap laga dalam pentas Liga Champions musim ini sejak fase grup.

Selain itu, torehan satu gol yang dia buat membawa namanya bertengger di puncak daftar top skor Liga Champions dengan 14 gol.

Lewandowski kurang tiga gol untuk menyamai rekor top skor Liga Champions sepanjang masa yang dipegang oleh megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo.

Berkat hasil ini, Bayern Munchen berhak melaju ke babak semifinal untuk menghadapi pemenang laga Manchester City versus Lyon yang digelar Minggu (16/8/2020) dini hari WIB.(kpsc)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini