HASIL MUTU PROYEK HOTMIX BERNILAI MILYARAN RUPIAH DANA APBD 2022 ASAHAN KECEWAKAN WARGA | Media Sergap -->

HASIL MUTU PROYEK HOTMIX BERNILAI MILYARAN RUPIAH DANA APBD 2022 ASAHAN KECEWAKAN WARGA

 ๐Ÿ—“️ Rabu, 07-Desember-2022 [21.29]

HASIL MUTU PROYEK HOTMIX BERNILAI MILYARAN RUPIAH DANA APBD 2022 ASAHAN KECEWAKAN WARGA


Asahan • Sumut » mediasergap ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ⚖️

Hasil mutu pekerjaan dari Dinas PUPR Kabupaten Asahan yakni paket Proyek drainase dan Hotmix untuk peningkatan badan jalan titik lokasi kegiatan Desa Rahuning II, Kecamatan Rahuning, Kabupaten Asahan Provinsi Sumut yang bernilai milyaran rupiah Rp. 7.185.293.889,- membuat rasa kekecewaan warga masyarakat akibat hasil kualitas mutu pekerjaan ini diragukan tidak dapat bertahan lama.

Hal ini terbukti dari pantauan lapangan tim media Selasa (06/12/2022) dengan kondisi hasil pekerjaan akhir saluran dranaise ada yang terlihat mulai retak-retak padahal baru dikerjakan, serta landasan pondasi atas Aspal terlihat terlalu tipis juga sangat di ragukan ketahanan mutunya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Pemantau Kinerja Pemerintah lndonesia Republik Indonesia (LPKPI-RI) sdr Sugito didampingi beberapa rekannya warga setempat di Desa Rahuning II, menjelaskan kepada tim media membenarkan tentang adanya pembangunan drainase dan jalan hotmix dengan judul peningkatan ruas jalan Mak Inang menuju Poncol Desa Rahuning II, Kecamatan Rahuning.

Yang diragukan mutunya, "Sugito menjelaskan kami sangat senang dengan adanya kucuran anggaran proyek milyaran di Desa ini namun proyek  pembangunan jalan hotmix itu kami nilai tidak memuaskan karena proyek tersebut baru saja selesai sudah banyak yang retak-retak dan terlihat permukaan aspal terlalu tipis tuangan aspalnya, alhasil pembangunan tersebut kesannya seperti asal jadi.

Seingat masyarakat tanggal 03-12-2022 baru dikerjakan dan selesainya tanggal 06-12-2022. Yang pasti kami akan tetap memantau proyek ini ungkap Sugito penuh rasa kecewa.

"Saat pihak Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kecamatan Rahuning dikonfirmasi media bernama Rio mengatakan, saya disini pun seperti tidak  di anggap ada oleh tim Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kabupaten Asahan, jelasnya.

"Memang seharusnya bagian tanah bangunan antara bahu jalan sebaiknya diratakan dengan badan jalan agar ketebalannya kelihatan dan kemudian diketahui ada beberapa titik yang tidak rata dilindas oleh alat berat.

Tentang item tambahan kegiatan yaitu saluran drainasenya, takaran campuran material semen seperti kurang mengikuti peraturan volume di bestek atau kata lainnya menyalahi bestek.

Maka wajar kalau warga masyarakat kecewa dan sangat meragukan kwalitas mutu proyek yang beranggaran milyaran rupiah. Inikan uang rakyat janganlah kecewakan rakyat.

Dan kita harap kepanitiaan proyek ini baik PPK maupun PPTK serta Kepala Dinas Pekerjaan umun (PU) Asahan dapat meninjau ulang dan jangan ke buru dalam mencairkan proyek Hotmix yang sangat menjadi sorotan berbagai elemen ini, tegasnya.

Ketika kekecewaan warga atas hasil mutu proyek milyaran ini ingin di konfirmasikan kepada Panitianya, belum dapat di hubungi. (YANS)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini