Aksi Heroik Nelayan saat KM Barcelona Terbakar Tuai Pujian, Basarnas: Mereka Selamatkan Banyak Nyawa | Media Sergap -->

Aksi Heroik Nelayan saat KM Barcelona Terbakar Tuai Pujian, Basarnas: Mereka Selamatkan Banyak Nyawa

Aksi Heroik Nelayan saat KM Barcelona Terbakar Tuai Pujian, Basarnas: Mereka Selamatkan Banyak Nyawa


Manado, mediasergap.com - Aksi cepat dan heroik kelompok nelayan lokal mendapat pujian dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Manado, George Randang, atas kontribusi mereka dalam menyelamatkan ratusan penumpang KM Barcelona 5 yang terbakar di perairan Talise, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, pada Minggu (20/7/2025).

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada kelompok nelayan yang sudah memberikan pertolongan awal. Mereka hadir lebih dulu sebelum unsur SAR tiba, dan menyelamatkan banyak nyawa,” ujar George kepada media di Pelabuhan Munte, Senin (21/7/2025).

Menurutnya, banyak korban yang berhasil dievakuasi lebih dulu ke Pulau Gangga, Bangka, dan Talise oleh para nelayan. “Data yang kami himpun menunjukkan bahwa sebagian besar korban awal dibawa ke desa-desa di pulau-pulau sekitar. Ini sangat membantu dalam pendataan dan penanganan awal korban,” tambahnya.

Hingga Senin malam, Basarnas mencatat sebanyak 580 penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh tim gabungan, termasuk Basarnas, Bakamla, Polri, dan para nelayan. Namun, masih ada dua orang yang dilaporkan hilang.

“Saat ini tim SAR gabungan masih menyisir wilayah pesisir dan pulau-pulau terdekat. Kami juga telah mengirim tim ke desa-desa yang mungkin belum melaporkan keberadaan korban karena kendala komunikasi,” jelas George.

Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan segera melaporkan jika mengetahui informasi keberadaan korban. “Kami siaga 24 jam di Posko Terpadu. Jangan sebarkan informasi simpang siur yang dapat memperkeruh situasi,” tegasnya.

Nahkoda Ditetapkan sebagai Tersangka

Sementara itu, pihak Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) menetapkan Nakhoda Kapal sebagai tersangka dalam kasus kebakaran KM Barcelona 5. Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah Hasibuan, Senin (22/7/2025).

“Berdasarkan hasil gelar perkara penyidik Ditpolairud, telah ditetapkan satu orang tersangka, yakni IB, Nakhoda Kapal,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa proses hukum masih terus berjalan.

Kronologi Singkat Kejadian

KM Barcelona 5 yang membawa 571 penumpang dari Kabupaten Kepulauan Talaud menuju Pelabuhan Manado, terbakar pada Minggu siang sekitar pukul 13.00 WITA di perairan Pulau Talise. Api diduga berasal dari salah satu kamar penumpang.

Akibat kejadian tersebut, tiga orang dinyatakan meninggal dunia, dua orang masih hilang, sementara sisanya selamat, termasuk nakhoda dan 13 anak buah kapal (ABK). Tiga jenazah korban masing-masing bernama Asna Lapae (50), Zakaria Tindiuling, dan Juliana Humulung (40), telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Menurut informasi dari staf Humas Basarnas Manado, dua korban hilang atas nama Levi Aiba dan Hamen Langinan masih dalam pencarian intensif.

Para penumpang yang selamat telah didata dan sebagian besar telah kembali ke rumah masing-masing, sementara beberapa lainnya masih dirawat di sejumlah rumah sakit di Manado dan Minahasa Utara akibat luka benturan dan trauma.

KM Barcelona 5 diketahui milik PT Surya Pacific Indonesia dan saat terbakar berjarak sekitar 60 kilometer dari Pelabuhan Manado. Saat ini, bangkai kapal dalam pengawasan tim patroli PLP Bitung.

Evakuasi melibatkan tim gabungan dari Basarnas, Brimob Polda Sulut, Bakamla Sulut, Lanal Manado, KSOP Manado, serta masyarakat dan nelayan dari Pulau Talise dan Pulau Gangga. (Rel)


📌 Untuk informasi lebih lanjut dan update korban, masyarakat dapat menghubungi Posko Terpadu di Pelabuhan Munte, Manado.



No comments:

Post a Comment

Berita Terkini