Pemkab Toba Salurkan 700 Ekor Ayam Buras dan Terapkan Sistem Kandang Koloni untuk Tingkatkan Efektivitas Budidaya
Toba, mediasergap.com — Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Pertanian Kabupaten Toba kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani dengan menyalurkan bantuan 700 ekor ayam buras kepada kelompok tani yang tersebar di Tiga Kecamatan, yaitu Tampahan, Laguboti, dan Sigumpar.
Bantuan ini merupakan bagian dari program pengembangan subsektor peternakan pada tahun anggaran 2025, yang diarahkan untuk mendorong kemandirian pangan, peningkatan produksi ternak, serta memperkuat ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan.
Pada tahun ini, Dinas Pertanian Kabupaten Toba mulai menerapkan Sistem Pemeliharaan Kandang Koloni, yakni model kandang bersama yang dikelola secara kolektif oleh seluruh anggota kelompok tani penerima bantuan. Sistem ini dipilih sebagai upaya meningkatkan efektivitas budidaya ayam buras dan memperkuat kebersamaan antar anggota kelompok.
Model kandang koloni memiliki beberapa keunggulan, antara lain:
- Efektif dalam Pengawasan dan Pemeliharaan, karena anggota kelompok dapat bergantian mengontrol kondisi kandang dan kesehatan ternak.
- Meningkatkan interaksi dan kerja sama antar anggota, sehingga tumbuh rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga aset kelompok.
- Memberikan data pemantauan yang lebih akurat, karena seluruh usaha pemeliharaan dilakukan di satu lokasi pusat.
- Meminimalisir risiko kegagalan budidaya, terutama bagi kelompok yang masih baru memulai usaha ayam buras.
Langkah ini sejalan dengan kebijakan Dinas Pertanian untuk menciptakan pola pengembangan peternakan rakyat yang lebih terstruktur dan berorientasi pada keberlanjutan.
Dengan penerapan sistem kandang koloni, diharapkan produktivitas ayam buras dapat meningkat secara signifikan. Selain mempermudah pengawasan, sistem ini juga memberi peluang lebih besar bagi kelompok untuk meningkatkan skala usaha, memperbaiki manajemen pakan, serta mengurangi biaya operasional individu.
Pemerintah Kabupaten Toba berharap bantuan ini dapat menjadi stimulan bagi kelompok tani dalam memperkuat ekonomi keluarga, khususnya melalui peningkatan produksi telur, daging, dan penjualan bibit ayam buras ke depannya.
Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa ayam buras, tetapi juga dilengkapi dengan dukungan teknis seperti pembinaan, pendampingan peternakan, serta monitoring berkala oleh penyuluh pertanian lapangan. Pendampingan ini menjadi faktor penting dalam memastikan bahwa budidaya ayam buras berjalan optimal dan sesuai standar.
Program bantuan ayam buras ini merupakan bagian dari strategi besar Pemerintah Kabupaten Toba dalam memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan pendapatan petani. Dengan memanfaatkan potensi lokal dan memberdayakan kelompoknya Tani, Pemkab mendorong terciptanya usaha peternakan yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.
Visual: Model Kandang Koloni Tempat Pemeliharaan Ayam Buras Bantuan Pemerintah Kabupaten Toba Tahun 2025. (Ds)


No comments:
Post a Comment