DPRD Toba Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Hasil Reses I Tahun 2026 | Media Sergap -->

DPRD Toba Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Hasil Reses I Tahun 2026

DPRD Toba Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Hasil Reses I Tahun 2026

TOBA, mediasergap.comDewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toba menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian hasil Reses I Tahun Anggaran 2026 yang merupakan agenda penyerapan aspirasi masyarakat dari masing-masing daerah pemilihan (Dapil). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Toba, Senin (09/03/2026).

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Toba, Henry Tambunan didampingi Wakil Ketua DPRD Toba, Tomson Manurung, serta dihadiri oleh 21 anggota DPRD Kabupaten Toba.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Paber Napitupulu, para asisten Setdakab Toba, Pimpinan Perangkat Daerah atau yang Mewakili, Para Camat, serta Undangan lainnya.

Dalam rapat tersebut, para juru bicara dari masing-masing daerah pemilihan menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat yang dihimpun selama masa reses. Aspirasi yang disampaikan mencakup berbagai Sektor Pembangunan, seperti Pertanian, Infrastruktur, Kesehatan, Pariwisata, Jaringan Internet, hingga pengembangan Koperasi Desa Merah Putih.

Untuk Dapil V yang meliputi Kecamatan Laguboti, Sigumpar dan Silaen, DPRD menyoroti penyaluran bantuan bibit pertanian dari Pemerintah agar diberikan kepada kelompok tani yang aktif dan produktif. Selain itu, distribusi pupuk bersubsidi diharapkan tepat sasaran bagi petani yang terdaftar dalam kelompok tani di Kabupaten Toba.

Sementara itu, dari Dapil IV yang meliputi Kecamatan Habinsaran, Borbor dan Nassau, DPRD menyoroti keterbatasan infrastruktur jaringan internet. Saat ini masih terdapat sekitar 38 titik wilayah yang masuk kategori blank spot atau sulit mendapatkan sinyal. DPRD menyarankan Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Kominfo untuk mencari solusi penguatan jaringan, termasuk pemanfaatan layanan internet berbasis satelit maupun pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di wilayah yang belum terjangkau jaringan.

Selain itu, kondisi Polindes Purba Tua di Kecamatan Borbor juga menjadi perhatian karena mengalami kerusakan cukup parah sehingga tidak lagi memenuhi standar pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat.

DPRD juga menyoroti kondisi jalan provinsi yang menghubungkan Parsoburan menuju Kabupaten Labuhanbatu Utara yang saat ini mengalami kerusakan berat. Jalan tersebut merupakan akses strategis bagi wilayah Habornas (Habinsaran, Borbor dan Nassau) sehingga diharapkan pemerintah daerah dapat memperjuangkan perbaikannya melalui forum Musrenbang.

Dari Dapil III yang meliputi Kecamatan Porsea, Siantar Narumonda, Parmaksian dan Pintu Pohan Meranti, DPRD menyoroti sering terjadinya longsor di wilayah Pintu Pohan Meranti. Untuk itu masyarakat berharap adanya dukungan alat berat dari Dinas PUTR guna membantu penanganan longsor sesuai prosedur yang berlaku.

Sementara itu, dari Dapil II yang meliputi Kecamatan Uluan, Bonatua Lunasi, Lumbanjulu dan Ajibata, DPRD menyampaikan perlunya pembangunan tembok penahan di sepanjang aliran Aek Simarittop untuk mencegah luapan air sungai yang kerap merendam sawah masyarakat di empat desa saat musim hujan.

DPRD juga menyoroti penonaktifan kepesertaan BPJS yang bersumber dari APBN, termasuk di Kabupaten Toba yang mencapai 4.994 peserta. DPRD mengimbau Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial agar membantu proses pengaktifan kembali kepesertaan tersebut melalui mekanisme pendataan dan koordinasi dengan instansi terkait.

Selain itu, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih juga menjadi perhatian. Sejumlah desa di Dapil II masih menghadapi kendala penyediaan lahan sesuai ketentuan pusat, yakni seluas ± 900 meter persegi. DPRD berharap pemerintah daerah dapat memfasilitasi pemanfaatan aset pemerintah yang tersedia agar program koperasi desa dapat berjalan optimal.

Sementara itu, dari Dapil I yang meliputi Kecamatan Balige dan Tampahan, DPRD menyoroti kerusakan jaringan irigasi yang mengairi sejumlah desa, seperti Gurgur Aek Raja, Lintongnihuta, Tarabunga, Longat, Hinalang, Lumban Silintong dan Pagar Batu Silalahi. Kerusakan tersebut dinilai berpotensi mengganggu produktivitas pertanian masyarakat sehingga membutuhkan penanganan segera.

DPRD juga mengusulkan pembangunan embung air di Kecamatan Tampahan sebagai cadangan sumber air saat musim kemarau guna menjaga ketersediaan air untuk lahan pertanian.

Di sektor pariwisata, DPRD mendorong agar Bukit Singgolom di Desa Lintongnihuta dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan di Kabupaten Toba mengingat potensi yang dimilikinya serta pernah dikunjungi oleh Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima dari Belanda.

Selain itu, DPRD juga meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk melakukan pembinaan terhadap pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih, termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar koperasi tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui rapat paripurna ini, diharapkan berbagai aspirasi masyarakat yang telah dihimpun selama masa reses dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam menyusun dan melaksanakan program pembangunan ke depan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Toba. (Ds)

(Sumber: ©MC Toba)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini