Launching Pantai Wisata Dusun III Meat, Perkuat Potensi Pariwisata dan Ekonomi Masyarakat
TOBA, mediasergap.com – Pemerintah Kabupaten Toba bersama masyarakat Desa Meat resmi meluncurkan kawasan wisata Pantai Dusun III Desa Meat, Kecamatan Tampahan, Senin (16/03/2026). Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba, Tumpal Panjaitan, S.E., M.M., yang mewakili Bupati Toba.
Kegiatan launching ini mengusung tema “Melalui Semangat Gotong Royong dan Kebersamaan Masyarakat”, sebagai wujud kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan potensi wisata daerah.
Tokoh masyarakat Desa Meat, Bintaran Siahaan, bersama Ketua BPD Meat, Rudolf Siahaan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta dukungan dari berbagai pihak yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka menjelaskan bahwa pembukaan kawasan pantai wisata sepanjang kurang lebih 2 kilometer merupakan hasil kerja sama dan gotong royong seluruh masyarakat Dusun III.
Menurut mereka, keberadaan objek wisata ini diharapkan mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
BPD Meat juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, atas dukungan dan perhatian yang diberikan, termasuk bantuan alat berat dalam proses pembukaan akses kawasan wisata. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Anggota DPRD Kabupaten Toba dari Dapil I, Marnasib Tampubolon, yang dinilai aktif mendukung pengembangan potensi wisata di Desa Meat.
Sementara itu, Kepala Desa Meat bersama Camat Tampahan Ramli Marpaung, S.T., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya destinasi wisata di wilayah tersebut. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat untuk terus mengembangkan kawasan wisata dengan tetap menjaga kebersihan, keramahan, dan tata krama dalam menyambut wisatawan.
Anggota DPRD Toba, Marnasib Tampubolon, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa potensi wisata di kawasan tersebut sangat besar karena memiliki keindahan alam yang lengkap, mulai dari danau, persawahan, lereng pegunungan hingga air terjun.
“Potensi wisata di tempat ini sangat kaya. Saya akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjembatani pembangunan serta pengembangan kawasan wisata ini,” ujarnya.
Mewakili Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Toba, Sekretaris Dinas Aprilla Nessy Tampubolon menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung pengembangan ekonomi masyarakat melalui pembentukan dan penguatan UMKM di kawasan wisata tersebut.
“Kami siap membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha melalui pembentukan UMKM serta peningkatan amenitas yang mendukung aktivitas pariwisata,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba, Tumpal Panjaitan, dalam sambutannya menyampaikan salam dari Bupati dan Wakil Bupati Toba. Ia menekankan bahwa pengembangan destinasi wisata baru harus diikuti dengan pembenahan infrastruktur dan pengelolaan yang baik agar mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat.
“Pariwisata harus mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, kita semua harus bersama-sama membangun dan mengembangkan potensi wisata yang ada,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Tumpal Panjaitan juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencari nama terbaik atau mangaririt goar bagi spot wisata baru tersebut agar memiliki daya tarik yang kuat dan dikenal luas oleh wisatawan.
Kawasan wisata ini diharapkan dapat melengkapi sejumlah destinasi yang telah lebih dahulu dikenal di Desa Wisata Meat, seperti Bukit Singgolom, Pantai Pangkodian, Desa Adat Ragi Hotang, Pantai Simanjuntak, hingga Tarabunga.
Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Toba, Welman Sibarani, S.E., M.M., menambahkan bahwa penerapan konsep Sapta Pesona sangat penting dalam pengembangan destinasi wisata, terutama dalam menjaga kebersihan, keamanan, kenyamanan, dan keramahan bagi para pengunjung.
Prosesi launching kawasan wisata tersebut diawali dengan tortor penyambutan oleh masyarakat Desa Meat, kemudian dilanjutkan dengan pengguntingan pita yang ditandai dengan tradisi memakan itak gurgur sebagai simbol peresmian.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Disbudpar Toba, staf Kantor Camat Tampahan, Ketua Forum Ekonomi Kreatif Toba Trisna Pardede (Batikta Toba), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Meat yang turut meramaikan kegiatan tersebut. (Ds)
(Sumber: ©MC Toba)


No comments:
Post a Comment