Medan (Sumut) mediasergap.com - Komisi A DPRD Kabupaten Toba melakukan koordinasi dan konsultasi terkait penerapan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N Lapor) ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan, Selasa (28/4/2026).
Kunjungan yang dipimpin Ketua Komisi A, Candrow Manurung, tersebut turut didampingi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yakni Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toba.
Dalam pertemuan itu, Komisi A DPRD Toba menggali informasi mengenai mekanisme pengelolaan SP4N Lapor di Kota Medan, termasuk proses tindak lanjut dan penyelesaian pengaduan masyarakat.
Candrow Manurung menegaskan bahwa SP4N Lapor merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui platform ini, masyarakat dapat lebih mudah menyampaikan keluhan, masukan, maupun aspirasi kepada pemerintah.
“SP4N Lapor sangat strategis untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas,” ujarnya.
Ia mengakui bahwa di Kabupaten Toba, sistem tersebut sebenarnya telah berjalan. Namun, pemanfaatannya belum optimal karena masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap cara penggunaan aplikasi berbasis digital tersebut.
“Kondisi ini menjadi tantangan bersama. Wadah yang sudah tersedia belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat,” tambahnya.
Dari hasil konsultasi, diketahui bahwa Pemerintah Kota Medan juga menghadapi tantangan serupa, yakni masih minimnya tingkat pemanfaatan SP4N Lapor akibat kurangnya sosialisasi kepada masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Komisi A DPRD Toba berkomitmen untuk mendorong peningkatan pemanfaatan SP4N Lapor melalui penguatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.
Ke depan, DPRD Toba, khususnya Komisi A, akan mendukung penuh langkah Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toba dalam memperluas pemahaman masyarakat terkait fungsi dan manfaat SP4N Lapor.
“Program nasional ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, sosialisasi menjadi kunci agar partisipasi publik semakin meningkat,” tutup Candrow. (Ds)


No comments:
Post a Comment