Paskah Oikoumene 2026 Digelar di Pelosok Samosir, Bupati Tekankan Pelayanan hingga Daerah Terpencil | Media Sergap -->

Paskah Oikoumene 2026 Digelar di Pelosok Samosir, Bupati Tekankan Pelayanan hingga Daerah Terpencil

Samosir (Sumut) mediasergap.com

Perayaan Paskah Oikoumene Kabupaten Samosir Tahun 2026 berlangsung khidmat di Gereja Katolik St. Clara Silimapuluh, Desa Parsaoran, Kecamatan Sitio-tio. Suasana ibadah dipenuhi lantunan pujian dan koor dari berbagai denominasi gereja.

Pemilihan lokasi di daerah pelosok menjadi wujud komitmen Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, untuk menghadirkan pelayanan pemerintah secara langsung kepada masyarakat yang berada di wilayah terpencil.

Acara yang berlangsung sederhana ini tetap menghadirkan suasana kebersamaan dan sukacita antara pemerintah dan masyarakat.

“Perayaan keagamaan harus menjangkau masyarakat di daerah terpencil agar kehadiran pemerintah dapat dirasakan secara langsung,” ujar Vandiko.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Wakil Ketua DPRD Samosir Sarhockel Tamba, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Marudut Tua Sitinjak, para pimpinan OPD, camat se-Kabupaten Samosir, Praeses Distrik VII Samosir Pdt. Rintalori Sianturi, serta tokoh agama.

Perayaan Paskah tahun ini mengusung tema “Kristus Bangkit, Memperbaharui Kemanusiaan Kita”, dengan subtema yang mengajak masyarakat menjadi perpanjangan tangan Tuhan bagi sesama. Khotbah disampaikan oleh RP. Venantius Sitohang, OFM Cap.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Samosir juga memberikan bantuan sebesar Rp50 juta kepada Gereja St. Clara Silimapuluh. Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati, Wakil Bupati, dan Wakil Ketua DPRD.

“Semoga bantuan ini bermanfaat untuk pembangunan fisik dan penguatan iman jemaat,” kata Vandiko.

Bupati Vandiko mengajak masyarakat memaknai Paskah sebagai momentum refleksi atas pengorbanan dan kebangkitan Yesus Kristus. Ia menekankan pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai kasih dalam kehidupan sehari-hari.

“Karya keselamatan tidak selalu berbentuk materi, tetapi dapat diwujudkan melalui kasih, kepedulian, dan saling membantu antar sesama,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah bersama FK3S untuk terus melaksanakan perayaan Paskah dan Natal di wilayah pelosok pada masa mendatang.

“Kami ingin hadir, bersekutu, serta memuji dan memuliakan Tuhan bersama masyarakat di daerah terpencil,” tambahnya.

Selain itu, Vandiko meminta seluruh ASN untuk mengobarkan semangat pembaharuan dalam bekerja agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat tanggung jawab kepada Tuhan dan sesama.

“Kami tidak hanya memperhatikan wilayah perkotaan, tetapi juga daerah terpencil di Samosir,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Samosir Sarhockel Tamba menilai pelaksanaan kegiatan di daerah terpencil merupakan langkah positif pemerintah. Ia juga menyoroti pembangunan infrastruktur di wilayah Sitio-tio yang terus berjalan, termasuk perbaikan jalan dan pembangunan hotmix ruas Sihotang–Tamba.

“Pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek iman dan rohani masyarakat,” katanya.

Sarhockel berharap, melalui pembangunan yang berkelanjutan, Kecamatan Sitio-tio tidak lagi menjadi daerah terisolasi. Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung program pembangunan, termasuk dalam pembebasan lahan demi kemajuan daerah.

Ketua FK3S Pdt. Tulus Sianturi mengapresiasi dukungan pemerintah dan partisipasi masyarakat sehingga kegiatan berjalan lancar.

“Semangat Paskah harus dirasakan semua lapisan masyarakat, baik di kota maupun di desa,” ujarnya.

Camat Sitio-tio Josro Tamba bersama Kepala Desa Parsaoran turut menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan Paskah di wilayah mereka.

“Ini merupakan pertama kalinya perayaan Paskah dilaksanakan sejak Kecamatan Sitio-tio terbentuk. Kami sangat bersyukur dan terharu,” ungkapnya. (D/Smart)


No comments:

Post a Comment

Berita Terkini