SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com
Perayaan Paskah Oikumene Kabupaten Samosir Tahun 2026 berlangsung khidmat di Desa Parsaoran, Kecamatan Sitio-tio, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Kristus Bangkit Memperbaharui Kemanusiaan Kita” yang diambil dari 2 Korintus 5:17.
Acara tersebut dihadiri oleh masyarakat serta unsur Pemerintah Kabupaten Samosir. Suasana perayaan semakin semarak dengan kehadiran “Kedai Timus”, yakni warung kopi dadakan yang kerap muncul dalam berbagai kegiatan adat maupun pesta di wilayah Samosir.
Sejumlah Kedai Timus terlihat berdiri di sekitar lokasi acara, termasuk di halaman Gereja Katolik Stasi Santa Clara Silima Pulu. Para pemilik kedai memanfaatkan area rindang di bawah pepohonan untuk berjualan, sehingga pengunjung tetap nyaman bersantai meski cuaca cukup panas.
Tak hanya di sekitar gereja, warga setempat juga membuka kedai di depan rumah masing-masing. Pedagang keliling pun turut memanfaatkan momentum tersebut untuk mencari rezeki.
Di sela-sela kegiatan ibadah, para pengunjung yang didominasi oleh pegawai Pemerintah Kabupaten Samosir tampak menikmati suasana santai sambil berbincang. Mereka menikmati berbagai hidangan sederhana seperti kopi, teh manis, serta mie gomak, kuliner khas Samosir.
Harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau, yakni Rp5.000 untuk secangkir kopi dan Rp10.000 untuk satu porsi mie gomak.
Salah seorang pemilik Kedai Timus bermarga Sihombing mengaku penjualannya cukup baik selama acara berlangsung. Ia tampak sibuk melayani pembeli. “Lumayan,” ujarnya singkat.
Di sisi lain, momentum perayaan ini juga dimanfaatkan oleh Koperasi Desa Merah Putih Parsaoran untuk mempromosikan produk lokal. Koperasi yang telah berdiri sekitar satu tahun tersebut membuka gerai yang menjual berbagai hasil bumi, seperti beras merah seharga Rp80.000 per 5 kilogram dan bawang merah Rp30.000 per kilogram.
Ketua Koperasi Merah Putih Desa Parsaoran, Rahman Gultom, mengatakan pihaknya terus berupaya memperkenalkan produk unggulan daerah kepada masyarakat luas.
“Kita mencoba mempromosikan produk di daerah sini, produk asli Desa Parsaoran,” ujarnya.
Ia menambahkan, ke depan pihaknya akan terus memanfaatkan berbagai kegiatan di tingkat desa hingga kabupaten sebagai sarana promosi produk lokal. (D/Smart)
No comments:
Post a Comment