Muara Pahu, mediasergap.com - Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kutai Barat melanjutkan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) ke Kecamatan Muara Pahu, Selasa (28 April 2026), setelah sebelumnya melaksanakan agenda serupa di Kecamatan Penyinggahan. Kecamatan yang berada di jalur Sungai Mahakam ini menjadi lokasi ke-12 dalam rangkaian monev tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung BPU Kecamatan Muara Pahu
tersebut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Barat, Maria Christina
Mozes Edwin, bersama jajaran pengurus kabupaten, Camat Muara Pahu Mauliddin
Said, unsur Forkopimda, serta Ketua TP PKK dari tujuh kampung. Kehadiran
rombongan turut disambut penampilan Dara Wasnaba, kelompok remaja binaan yang
aktif dalam edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Dalam arahannya, Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Barat
menegaskan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan bagian dari proses
pembinaan berjenjang yang bertujuan memperkuat kelembagaan serta meningkatkan
kualitas pelaksanaan program PKK.
“Monitoring dan evaluasi ini bukan untuk mencari kesalahan,
tetapi untuk memastikan program berjalan optimal melalui tertib administrasi,
pemanfaatan buku wajib, penyusunan laporan, serta penguatan sumber daya manusia
dan sinergi dengan dewan pembina,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa keterbatasan anggaran operasional
tidak boleh menjadi penghambat dalam pelaksanaan program. “Seluruh ketua PKK
kecamatan diharapkan aktif menyusun proposal kebutuhan operasional, termasuk
pembangunan gedung PKK. PKK harus terus bergerak dan berperan aktif dalam
setiap kegiatan,” tegasnya.
Menanggapi usulan pembangunan gedung PKK dari pihak
kecamatan, Ketua TP PKK Kabupaten menyatakan akan menindaklanjuti hal tersebut
kepada instansi terkait.
Sementara itu, Camat Muara Pahu, Mauliddin Said,
menyampaikan apresiasi atas kehadiran TP PKK Kabupaten yang dinilai memberikan
motivasi dan arahan dalam penguatan program di tingkat kecamatan. Ia juga
melaporkan bahwa monitoring telah lebih dahulu dilaksanakan hingga ke tingkat
kampung sebagai upaya peningkatan kinerja program.
Dalam kesempatan tersebut, Camat juga menyoroti pentingnya
kesiapsiagaan bencana, khususnya menghadapi potensi musim kemarau dan fenomena
El Nino. “Kami telah menginstruksikan seluruh kampung untuk melakukan simulasi
mitigasi bencana, terutama kebakaran hutan dan permukiman, serta memastikan
kesiapan peralatan dan ketersediaan bahan bakar,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pendalaman teknis per
kelompok kerja (pokja) di ruang terpisah. Melalui kegiatan ini, TP PKK
Kabupaten Kutai Barat berharap seluruh kecamatan tidak hanya tertib secara
administrasi, tetapi juga semakin responsif terhadap berbagai isu strategis di
daerah, termasuk kesiapsiagaan bencana.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat
peran PKK sebagai mitra pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat serta
peningkatan kesejahteraan keluarga. (Rel)
No comments:
Post a Comment