Samosir (Sumut) mediasergap.com – Pemerintah Kabupaten Samosir kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian melalui sinergi bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Melalui Program Kolaborasi Sumut Berkah, bantuan bibit jagung untuk pengembangan lahan seluas 40 hektare diserahkan langsung Bupati Samosir Vandiko T. Gultom kepada kelompok tani di Desa Panampangan, Kecamatan Pangururan, Senin (11/05/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada dua kelompok tani, yakni Kelompok Tani Melati Paristua Desa Panampangan dan Kelompok Tani Tumpang Sari Desa Urat Timur, Kecamatan Palipi. Masing-masing kelompok menerima 300 kilogram bibit jagung untuk lahan pertanian seluas 20 hektare.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap para petani, Bupati Vandiko turut turun langsung ke lahan pertanian untuk menanam benih jagung bersama masyarakat. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Samosir itu menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan ketahanan pangan daerah.
Dalam sambutannya, Vandiko menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Samosir dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution.
“Program Kolaborasi Sumut Berkah ini adalah wujud kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Di Samosir kita mengenalnya sebagai semangat sinergitas, di mana semua pihak saling bekerja sama demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Vandiko.
Ia menegaskan, bantuan yang diterima kelompok tani telah disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan melalui usulan Pemkab Samosir kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Karena itu, Vandiko mengajak para petani untuk memanfaatkan bantuan secara optimal agar produktivitas pertanian semakin meningkat.
“Bantuan ini harus dirawat dan dimanfaatkan dengan baik agar hasil panen maksimal. Ini peluang besar bagi petani untuk meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan keluarga,” katanya.
Pemerintah juga menargetkan produktivitas jagung mencapai 10 ton per hektare. Untuk mendukung keberhasilan program, hasil panen nantinya akan ditampung oleh offtaker yang telah disiapkan pemerintah dengan harga sesuai ketetapan pemerintah pusat sebesar Rp5.500 per kilogram.
“Mulai dari bibit hingga pemasaran hasil panen sudah dipersiapkan pemerintah. Petani tinggal fokus bekerja dan menghasilkan panen terbaik,” tambah Vandiko.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Samosir Tumiur Gultom menjelaskan, selain bantuan benih jagung, kelompok tani juga akan menerima pupuk NPK sebanyak 3.000 kilogram, pupuk urea 5.000 kilogram, 100 paket pestisida, serta bantuan alat panen pada tahap berikutnya.
Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendongkrak pendapatan petani di Kabupaten Samosir.
Ketua Kelompok Tani Melati Paristua, Baringin Sitanggang, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian pemerintah kepada petani. Ia mengaku bantuan tersebut sangat membantu dan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk semakin giat bertani.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati Samosir dan Bapak Gubernur Sumut Bobby Nasution atas perhatian kepada petani. Bantuan ini sangat bermanfaat dan menambah semangat kami untuk meningkatkan hasil pertanian,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kabag SDM Polres Samosir Tarmizi Lubis, Danramil Pangururan Edianto Simangunsong, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, jajaran penyuluh pertanian, serta kelompok tani penerima bantuan. (D/Smart)
No comments:
Post a Comment