TOBA (Sumut) mediasergap.com – Usai mengikuti Perayaan Pesta Paskah se-Rayon Asahan dan Penggalangan Dana Pembangunan Gereja Katolik St. Markus Adian Baja Paroki Paroki St. Pius X Aek Kanopan di Desa Meranti Timur, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, masyarakat bersama Pemerintah Kabupaten Toba dan jajaran kepolisian menggelar temu ramah di halaman Kantor Desa, Minggu (3/5/2026).
Dalam suasana dialog yang terbuka dan penuh keakraban tersebut, warga menyampaikan keresahan terkait maraknya penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang dinilai mulai mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat. Bahkan, kondisi tersebut disebut telah berdampak pada meningkatnya kasus pencurian hasil perkebunan warga.
Tokoh masyarakat Desa Meranti Timur, Wasinton Siagian menyampaikan harapan agar persoalan tersebut mendapat perhatian serius dari pihak kepolisian.
“Kami berharap ini menjadi atensi Bapak Kapolres. Kami sudah sangat resah dengan peredaran narkoba di desa kami ini,” ujarnya dalam pertemuan tersebut.
Menanggapi aspirasi masyarakat, Kapolres Toba, Vinsensius Jimmy Parapaga menjelaskan bahwa keterbatasan personel menjadi salah satu tantangan dalam pelayanan keamanan di lapangan. Meski demikian, pihak kepolisian tetap berkomitmen memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Polisi tidak bisa hadir selama 1 x 24 jam di setiap tempat. Namun kami berterima kasih karena masyarakat tetap mendukung tugas-tugas Polri,” ungkap Kapolres.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk memperkuat koordinasi melalui simpul-simpul sosial di desa dan bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia menekankan pentingnya membangun kepedulian sosial serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi tindak kejahatan.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan hotline pengaduan 110 yang dapat diakses selama 24 jam guna melaporkan tindak pidana maupun kejadian darurat lainnya.
“Silakan menghubungi layanan 110 apabila terjadi tindak pidana ataupun peristiwa lain seperti kecelakaan. Namun kami berharap layanan ini digunakan secara bijak dan tidak disalahgunakan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus menegaskan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan kerja sama seluruh pihak, termasuk keberanian masyarakat untuk melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan.
“Agar ini berhasil, kita harus bekerja sama. Jika kita tidak berani melapor, maka kita sendiri yang akan menjadi korban,” ujar Wakil Bupati.
Beliau juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap persoalan yang berpotensi menimbulkan tindak pidana kepada aparat penegak hukum sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan lingkungan dan masa depan generasi muda.
Kegiatan temu ramah tersebut menjadi momentum mempererat komunikasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. (Ds)


No comments:
Post a Comment