Aktivitas Penambangan Pasir di Air Joman Dikeluhkan Warga, Pemerintah dan Aparat Diminta Turun Tangan | Media Sergap -->




Aktivitas Penambangan Pasir di Air Joman Dikeluhkan Warga, Pemerintah dan Aparat Diminta Turun Tangan

ASAHAN (Sumut) mediasergap.com Aktivitas penambangan pasir yang berlangsung di sekitar tepi sungai di Desa Air Joman, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, mendapat sorotan dari masyarakat setempat. Warga mengeluhkan dampak aktivitas tersebut terhadap kondisi jalan, lingkungan, serta keselamatan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi.

Berdasarkan pemantauan wartawan di lapangan, sejumlah kendaraan pengangkut pasir terlihat melintas di jalan permukiman warga. Intensitas kendaraan yang cukup tinggi disebut warga turut mempercepat kerusakan jalan desa, yang kini ditemukan dalam kondisi berlubang dan sulit dilalui.

Warga juga mengungkapkan bahwa aktivitas kendaraan pengangkut pasir tersebut dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan. Bahkan, masyarakat menyebut telah terjadi kecelakaan di sekitar jalur yang digunakan kendaraan pengangkut material.

Selain persoalan jalan, masyarakat turut menyoroti aktivitas penggalian pasir di sekitar bantaran sungai. Menurut warga, penggalian yang dilakukan secara terus-menerus dikhawatirkan dapat memengaruhi kondisi tebing sungai, mengganggu lingkungan sekitar, serta meningkatkan risiko longsor dan perubahan aliran air.

Kondisi tersebut semakin menjadi perhatian masyarakat karena kawasan permukiman sekitar sungai juga disebut kerap mengalami banjir. Warga berharap pemerintah dan instansi teknis dapat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk mengetahui apakah terdapat keterkaitan antara aktivitas penambangan dengan perubahan kondisi sungai dan lingkungan di sekitar permukiman.

Salah seorang warga mempertanyakan pengawasan pemerintah terhadap aktivitas tersebut.

“Kami berharap pemerintah benar-benar turun ke lapangan dan melihat kondisi kami. Kalau memang kegiatan ini memiliki izin, masyarakat juga ingin mengetahui bagaimana pengawasannya dan bagaimana dampaknya terhadap lingkungan serta jalan yang kami gunakan,” ujar warga.

Masyarakat meminta pemerintah desa, kecamatan, Pemerintah Kabupaten Asahan, serta instansi terkait melakukan pengecekan terhadap legalitas kegiatan, kondisi lingkungan, dan dampak aktivitas kendaraan pengangkut pasir terhadap fasilitas umum.

Warga juga berharap aparat penegak hukum dapat mengambil langkah sesuai ketentuan apabila dalam pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran peraturan. Penanganan yang dilakukan secara transparan dinilai penting agar kepentingan ekonomi tetap berjalan tanpa mengabaikan keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Selain itu, masyarakat berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap kondisi jalan yang mengalami kerusakan serta mencari solusi agar aktivitas pengangkutan material tidak semakin mengganggu kehidupan warga.

Warga juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang telah menampung aspirasi mereka dan mengangkat persoalan tersebut ke ruang publik. Masyarakat berharap pemberitaan ini dapat menjadi perhatian bagi pihak-pihak terkait untuk segera melakukan peninjauan dan memberikan solusi yang adil bagi semua pihak. (Rel)

(copyright: mitramabesnews.com)


No comments:

Post a Comment

Berita Terkini