TOBA (Sumut) mediasergap.com — Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu menghadiri Pentahbisan 59 Pendeta Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) yang berlangsung di Gereja HKBP Ressort Silaen, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba, Minggu (23/8/2026).
Pentahbisan berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Ompu i Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.ST. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal HKBP, para kepala departemen HKBP, serta jajaran pimpinan gereja dari sejumlah distrik.
Momentum pentahbisan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Toba. Bupati Effendi menyampaikan ucapan selamat kepada 59 pendeta yang ditahbiskan sekaligus memberikan penghargaan kepada keluarga yang telah mendukung dan mempersembahkan anak-anak mereka untuk menjalani panggilan pelayanan.
Menurut Effendi, pentahbisan bukan sekadar prosesi keagamaan, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam menjalankan panggilan pelayanan, menyampaikan firman Tuhan, serta menghadirkan keteladanan di tengah jemaat dan masyarakat.
“Selamat kepada para orang tua yang telah berhasil menyekolahkan dan mempersembahkan anaknya menjadi pelayan atau parhobas di tengah jemaat maupun masyarakat. Semoga para pendeta yang ditahbiskan hari ini senantiasa setia dalam panggilan iman dan menjadi panutan di tengah keluarga, jemaat maupun masyarakat,” ujar Effendi.
Bupati Toba menilai peran gereja dan para pendeta semakin strategis di tengah perkembangan teknologi digital yang berlangsung begitu cepat.
Kemajuan teknologi memberikan banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan, khususnya bagi generasi muda. Karena itu, perkembangan teknologi perlu diimbangi dengan penguatan moral, pendampingan keluarga, pendidikan karakter, serta nilai-nilai keagamaan.
Menurut Effendi, gereja memiliki posisi penting dalam membantu generasi muda menghadapi berbagai perubahan tersebut. Kehadiran para pendeta dan pelayan gereja di tengah jemaat diharapkan tidak hanya memberikan penguatan iman, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun karakter dan kepedulian sosial generasi penerus.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Toba mengajak para pendeta dan seluruh pelayan gereja memperkuat kolaborasi dalam merangkul masyarakat, terutama generasi muda.
“Kita berharap para pelayan gereja bersama pemerintah dapat merangkul jemaat, khususnya generasi muda, sehingga mereka memiliki moral dan karakter yang mencerminkan iman kekristenan,” katanya.
Selain penguatan karakter generasi muda, Bupati Effendi juga mengajak seluruh jemaat dan masyarakat untuk mengambil bagian dalam mendukung pembangunan Kabupaten Toba.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Keberhasilan pembangunan membutuhkan partisipasi dan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk gereja dan komunitas keagamaan.
Karena itu, sinergi antara pemerintah, gereja dan masyarakat perlu terus diperkuat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.
Effendi berharap kolaborasi tersebut dapat menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Toba sesuai dengan visi “Toba Mantap.”
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Toba juga menyampaikan apresiasi kepada HKBP yang telah memilih Gereja HKBP Ressort Silaen sebagai lokasi pelaksanaan Pentahbisan 59 Pendeta.
Menurut Bupati, pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi sebuah kehormatan sekaligus catatan penting bagi masyarakat Silaen dan Kabupaten Toba.
Momentum tersebut tidak hanya memperkuat kehidupan pelayanan gereja, tetapi juga menunjukkan bahwa Kabupaten Toba terus menjadi bagian penting dalam perjalanan pelayanan dan kehidupan spiritual masyarakat Batak.
Turut mendampingi Bupati Toba dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Paber Napitupulu, Kepala Dinas Kominfo Tumpal Panjaitan, Kepala Disbudpora Rikkardo Hutajulu, Kepala Bapperida Maradu Napitupulu, Kabag Kesra Tanda Dongoran, Kabag Umum Ansel Naibaho, serta Camat Silaen Lambok Silaen.
Sementara dari jajaran HKBP hadir Praeses HKBP Distrik IV Toba Pdt. Ebsan Hutabarat, M.Th., Praeses HKBP Distrik XI Toba Hasundutan Pdt. Marganda Lubis, S.Th., M.I.Kom., serta Pimpinan HKBP Ressort Silaen Pdt. Pesta Sunaria Pasaribu bersama seluruh parhalado HKBP.
Pentahbisan 59 pendeta tersebut menjadi momentum penting bagi HKBP sekaligus memperkuat harapan akan semakin besarnya kontribusi gereja dalam membangun kehidupan spiritual, sosial, dan karakter masyarakat.
Di tengah derasnya perubahan zaman dan perkembangan teknologi digital, sinergi antara gereja, pemerintah, keluarga dan masyarakat diharapkan mampu menjadi kekuatan bersama dalam membentuk generasi muda Kabupaten Toba yang beriman, berkarakter, bertanggung jawab, serta siap menjadi bagian dari pembangunan daerah. (Ds)
No comments:
Post a Comment