TOBA (Sumut) mediasergap.com – Pemerintah Kabupaten Toba terus mendorong peningkatan kompetensi dan daya saing tenaga kerja daerah agar mampu memanfaatkan peluang kerja, termasuk kesempatan bekerja di luar negeri.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Bahasa Jepang Tahun 2026 yang diikuti 25 pencari kerja Kabupaten Toba. Kegiatan dibuka di Balai Data Kantor Bupati Toba, Selasa (22/09/2026).
Pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk membekali generasi muda dengan kemampuan bahasa asing sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi tuntutan dunia kerja, khususnya peluang kerja di Jepang.
Para peserta merupakan pencari kerja berusia 18 hingga 26 tahun. Pelatihan berlangsung selama tiga bulan, mulai 22 September hingga 21 Desember 2026, bertempat di Gedung LPK International Partnership Toba, Jalan Balige Bypass, Desa Sianipar Sihailhail, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba.
Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali pengetahuan, kompetensi dan keterampilan berbahasa Jepang sebagai salah satu modal dalam memasuki dunia kerja.
Tidak hanya kemampuan bahasa, peserta juga diarahkan untuk membangun kedisiplinan, etos kerja, tanggung jawab dan sikap profesional, serta memahami budaya dan lingkungan kerja di Jepang.
Ketua Tim Penyelenggaraan Pemagangan Luar Negeri Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI, Muhammad Syikhab Adrie, yang mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut.
“Kami atas nama Kementerian Ketenagakerjaan sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan bahasa Jepang ini. Mudah-mudahan hasil dari kegiatan ini dapat menghasilkan suatu kompetensi dalam bahasa Jepang, minimal level M5,” ujar Muhammad Syikhab Adrie.
Sementara itu, Bupati Toba Effendi Napitupulu melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Paber Napitupulu menyampaikan bahwa pelatihan bahasa Jepang merupakan salah satu upaya nyata Pemerintah Kabupaten Toba dalam meningkatkan keterampilan, kompetensi dan daya saing pencari kerja.
Menurutnya, penguasaan bahasa asing menjadi salah satu modal penting bagi generasi muda dalam memperluas akses terhadap kesempatan kerja.
“Kemampuan berbahasa asing, khususnya bahasa Jepang, merupakan modal penting dalam membuka peluang kerja, baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” ujar Paber membacakan pesan Bupati Toba.
Ia berharap pelatihan tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa Jepang, tetapi juga membentuk karakter kerja yang dibutuhkan dalam dunia profesional.
“Saya berharap pelatihan ini tidak hanya memberikan kemampuan berbahasa Jepang, tetapi juga membentuk kedisiplinan, etos kerja, tanggung jawab, sikap profesional, serta pemahaman lebih mendalam terhadap budaya dan lingkungan kerja di Jepang,” katanya.
Pemkab Toba berharap program peningkatan kompetensi seperti ini dapat menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan daya saing sesuai kebutuhan dunia kerja.
Dengan bekal bahasa, keterampilan dan pemahaman budaya kerja yang diperoleh selama pelatihan, para peserta diharapkan mampu mempersiapkan diri secara lebih matang untuk mengikuti tahapan seleksi dan peluang kerja yang tersedia.
Turut hadir Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, Keuangan, SDA dan Aset Kabupaten Toba Darwin Sianipar; Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Rustam Wanri Josua Napitupulu; Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Provinsi Sumatera Utara Samron Simanjuntak; Penanggung Jawab LPK International Partnership Toba David Sinaga; para peserta pelatihan serta orang tua pendamping. (Ds)
No comments:
Post a Comment