TP Posyandu Toba Paparkan Implementasi 6 SPM kepada Tim Evaluasi Posyandu Sumut | Media Sergap -->




TP Posyandu Toba Paparkan Implementasi 6 SPM kepada Tim Evaluasi Posyandu Sumut

TOBA (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Toba melalui Tim Penggerak (TP) Posyandu Kabupaten Toba terus memperkuat transformasi Posyandu sebagai pusat pelayanan dasar masyarakat yang terintegrasi. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Desa Narumonda I, Kecamatan Siantar Narumonda.

Desa Narumonda I ditetapkan sebagai Desa Binaan TP Posyandu Kabupaten Toba dalam pelaksanaan Posyandu 6 SPM tingkat Provinsi Sumatera Utara. Pada Selasa (22/09/2026), Tim Evaluasi TP Posyandu Provinsi Sumatera Utara hadir melakukan evaluasi di desa tersebut. Kegiatan turut didampingi Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, TP Posyandu Kabupaten Toba serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Toba.

Dalam sambutan Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu yang dibacakan Wakil Bupati Audi Murphy O. Sitorus, disampaikan bahwa Posyandu saat ini telah mengalami transformasi yang sangat penting.

Posyandu tidak lagi hanya dipandang sebagai tempat pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi telah berkembang menjadi wadah pelayanan dasar masyarakat yang terintegrasi dengan berbagai bidang pelayanan.

“Enam Standar Pelayanan Minimal meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan bidang sosial. Seluruhnya menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan dasar secara lebih dekat dan terpadu,” ujar Bupati dalam sambutan tertulisnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Toba terus mendorong penguatan kelembagaan Posyandu, peningkatan kapasitas kader, tertib administrasi, penguatan koordinasi lintas sektor serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Pembina TP Posyandu Kabupaten Toba Ny. Astita Effendi Napitupulu melalui sambutan yang dibacakan Wakil Ketua Pembina I TP Posyandu Kabupaten Toba Ny. Riama Audi Murphy Sitorus menegaskan bahwa penguatan Posyandu 6 SPM tidak semata-mata berkaitan dengan pemenuhan administrasi dan kelengkapan dokumen.

Menurutnya, hal yang paling utama adalah memastikan Posyandu mampu memberikan pelayanan yang terintegrasi, mudah diakses serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia juga mengarahkan agar seluruh unsur yang terlibat meningkatkan kesiapan dan kekompakan, menyampaikan data serta pelaksanaan kegiatan secara objektif, menjadikan Desa Narumonda I sebagai sumber inspirasi dan pembelajaran, serta terus memperkuat kolaborasi lintas sektor.

“Pelaksanaan Posyandu 6 SPM membutuhkan dukungan dan sinergi seluruh perangkat daerah serta unsur masyarakat. Mari kita pastikan setiap sektor berkontribusi sesuai tugas dan fungsinya demi terwujudnya pelayanan dasar yang terpadu bagi masyarakat Kabupaten Toba,” pesannya.

Dari TP Posyandu Provinsi Sumatera Utara, Ketua TP Posyandu Sumatera Utara Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution melalui sambutan tertulis yang dibacakan Bustami Rangkuti menyampaikan bahwa Posyandu kini telah bertransformasi menjadi garda terdepan dalam pemenuhan 6 SPM yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Posyandu bukan lagi hanya tentang kesehatan. Posyandu telah bertransformasi menjadi garda terdepan dalam memenuhi 6 Standar Pelayanan Minimal yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan evaluasi tersebut menjadi ruang pembinaan dan motivasi untuk melihat sejauh mana kualitas serta integrasi pelayanan publik dasar telah berjalan di tingkat desa dan kelurahan.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan program Posyandu 6 SPM oleh Sekretaris TP Posyandu Kabupaten Toba, Mangapul Pardede.

Dalam pemaparannya, Mangapul menjelaskan bahwa enam bidang pelayanan dasar yang menjadi fokus Posyandu 6 SPM meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (Trantibunlinmas), dan sosial.

Untuk mendukung pelaksanaan tersebut, TP Posyandu Kabupaten Toba menerapkan sejumlah strategi, mulai dari penguatan kelembagaan dan tata kelola melalui penerbitan SK pengurus, pembagian tugas setiap bidang, penyusunan diagram alur pelaksanaan Posyandu hingga penguatan registrasi Posyandu.

Strategi berikutnya adalah peningkatan kapasitas pengurus dan kader melalui pelatihan berjenjang mengenai 6 SPM. Pelayanan juga diarahkan berbasis siklus hidup, mulai dari bayi, balita, anak sekolah, remaja, usia produktif, ibu hamil, lanjut usia hingga penyandang disabilitas.

Penguatan sarana dan prasarana turut menjadi perhatian, antara lain melalui pemenuhan meja dan kursi, alat ukur, media edukasi, pojok baca, ruang layanan, sanitasi, akses air bersih serta berbagai sarana pendukung sesuai kebutuhan masing-masing bidang.

Dalam aspek pembiayaan dan kemitraan, TP Posyandu Kabupaten Toba mendorong agar kebutuhan Posyandu diintegrasikan dalam perencanaan desa dan kelurahan melalui dukungan APBDes maupun APBD sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, kemitraan terus dikembangkan dengan perguruan tinggi, dunia usaha dan organisasi kemasyarakatan. Pembinaan, pendampingan dan evaluasi juga dilakukan secara berjenjang melalui kunjungan lapangan, coaching serta evaluasi indikator pelaksanaan.

Pada bidang pendidikan, pelaksanaan program diarahkan pada pembinaan dan pengembangan perpustakaan desa, peningkatan literasi anak PPAUD serta pengenalan minat baca sejak usia dini.

Di bidang kesehatan, program mencakup peningkatan kapasitas kader melalui asesmen kader, pembinaan sarana dan prasarana serta penguatan layanan Posyandu, termasuk pelayanan imunisasi dan pemberian vitamin A.

Sementara bidang sosial diarahkan pada pembinaan pendataan kelompok rentan, pelatihan pengisian data, pembinaan bantuan sosial serta pembekalan pengecekan desil.

Untuk bidang pekerjaan umum, pembinaan mencakup sanitasi dan pengelolaan limbah rumah tangga, peningkatan akses air bersih, pengelolaan sampah serta identifikasi kebutuhan pembangunan jalan.

Pada bidang perumahan rakyat, dilakukan pembinaan pendataan rumah tidak layak huni serta pengusulan program bedah rumah melalui Toba Digital.

Sedangkan bidang Trantibunlinmas meliputi pembinaan kesiapsiagaan menghadapi bencana, perlindungan masyarakat, keamanan desa serta penguatan data perlindungan masyarakat.

Melalui penerapan Posyandu 6 SPM tersebut, Pemerintah Kabupaten Toba bersama TP Posyandu berkomitmen memperkuat pelayanan dasar agar semakin dekat, terpadu dan mudah diakses masyarakat.

Desa Narumonda I diharapkan tidak hanya menjadi lokasi evaluasi, tetapi juga menjadi contoh praktik pelayanan Posyandu 6 SPM yang dapat terus dikembangkan dan direplikasi di desa dan kelurahan lainnya di Kabupaten Toba. (Ds)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini