TOBA (Sumut) mediasergap.com – Anggota DPRD Kabupaten Toba dari Daerah Pemilihan (Dapil) V yang meliputi Kecamatan Silaen, Sigumpar dan Laguboti menggelar kegiatan reses di tiga kecamatan tersebut, Jumat (6/11/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi para wakil rakyat untuk mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi, kebutuhan dan keluhan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, aspirasi masyarakat masih didominasi oleh empat sektor utama, yakni pertanian, kesehatan, pendidikan dan infrastruktur. Berbagai usulan disampaikan warga sebagai bentuk harapan terhadap peningkatan pelayanan publik dan percepatan pembangunan di wilayah masing-masing.
Pada sektor kesehatan, masyarakat mengusulkan perbaikan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, di antaranya Poskesdes Pintu Batu, Poskesdes Pardomuan dan Pustu Sibalingga Napitupulu, serta sejumlah kebutuhan lainnya guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Sementara di sektor pendidikan, warga menyampaikan usulan perekrutan guru dan tenaga administrasi untuk SMP Negeri 3 Silaen, bantuan buku perpustakaan serta revitalisasi gedung sekolah. Selain itu, masyarakat juga menyoroti kebutuhan perbaikan infrastruktur jalan dan jaringan irigasi yang dinilai penting untuk menunjang aktivitas masyarakat, khususnya sektor pertanian.
Tidak hanya itu, masyarakat turut mengusulkan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Petani serta meminta agar kepesertaan BPJS Kesehatan yang sebelumnya dinonaktifkan dapat diaktifkan kembali, sehingga masyarakat tetap memperoleh akses pelayanan kesehatan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Robinson Sibarani, Anggota DPRD Kabupaten Toba dari Partai NasDem, menyampaikan bahwa pihaknya siap menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat sesuai dengan kewenangan serta mekanisme yang berlaku.
"Kami siap menampung aspirasi dari masyarakat karena itu adalah tugas dan fungsi kami sebagai wakil rakyat," ujar Robinson Sibarani.
Pada kesempatan yang sama, Camat Silaen, Lambok Tiurma Silaen, SE, mengimbau masyarakat agar tetap memahami kondisi kemampuan keuangan daerah dalam menindaklanjuti berbagai usulan pembangunan.
Ia berharap masyarakat tidak berkecil hati apabila seluruh aspirasi yang disampaikan belum dapat direalisasikan secara bersamaan, mengingat keterbatasan anggaran pemerintah daerah.
"Namun, jangan berkecil hati jika semua usulan kita tidak dikabulkan karena anggaran yang terbatas," ujar Lambok.
Melalui kegiatan reses ini, diharapkan berbagai aspirasi yang telah disampaikan masyarakat dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan daerah, sehingga kebijakan pemerintah ke depan semakin tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Toba. (Dosi)

No comments:
Post a Comment