Jembatan Aek Tano Ponggol | Media Sergap -->

Jembatan Aek Tano Ponggol

Terusan Tano Ponggol

mediasergap.com - MEDAN - Dalam jangka waktu 18 bulan kedepan, Provinsi Sumatera Utara memiliki jembatan yang menghubungkan Pulau Sumatera dengan Pulau Samosir.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga segera membangun jembatan Aek Tano Ponggol di Sumatera Utara (Sumut). Jembatan ini memiliki panjang 294 meter.

Keberadaan jembatan inj nantinya diharapkan dapat mendorong perkembangan potensi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba. 

Direktur Pengembangan Jaringan (PJJ) Ditjen Bina Marga Rachman Arif Diennaputra mengatakan, pihaknya berharap segera dapat memulai konstruksi setelah pemenuhan readiness criteria (kriteria kesiapan, red) berupa pembebasan lahan yang akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. 

“Kami mengharapkan bantuan Pemda setempat untuk dapat segera membantu menyelesaikan pembebasan lahannya, bila lahan selesai, maka jembatannya akan dapat lebih cepat dinikmati masyarakat,” ungkap Arif saat meninjau lokasi pembangunan jembatan Tano Ponggol, Selasa (25/2/2020).

Lebihlanjut Arif menuturkan usai pembebasan lahan maka proses lelang bisa segera dilaksanakan. Dirinya berharap dapat berlangsung lancar tanpa adanya sanggah dari peserta lelang. Sehingga kemudian fase konstruksi bisa dikerjakan.

Rencananya tahap pembangunan jembatan yang memiliki lebar 8 meter dan dilengkapi trotoar kiri dan kanan masing-masing 2 meter.

Ditjen Bina Marga telah melakukan optimasi (nilai efektif yang dapat dicapai, red) biaya pembangunan jembatan Aek Tano Ponggol yang semula Rp297 miliar menjadi Rp175 miliar.

Direktur PJJ juga menerangkan adanya perubahan sumber pendanaan, yang awalnya akan dibiayai dengan dana pinjaman Bank Dunia menjadi menggunakan dana APBN Murni.

Saat ini sebenarnya sudah ada jembatan eksisting (dalam tahap pelaksanaan konstruksi dan/atau sudah dalam tahap pemanfaatan, red) yang menghubungkan antara pulau Sumatera dengan pulau Samosir.

Namun seiring upaya pemerintah meningkatkan infrastruktur KSPN Danau Toba demi mendorong jumlah kunjungan wisatawan, pembangunan jembatan baru yang representatif dipandang perlu.

“Sebagai ikon, kita tidak lupakan aspek beautifikasi (keindahan dan kesejukan, red), sehingga jembatan Tano Ponggol indah untuk dilihat,” sebut Arif.(rel/sabah)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini