Warga Menyegel Kantor Desa, Kunci Diserahkan Ke Camat Sunggal | Media Sergap -->




Warga Menyegel Kantor Desa, Kunci Diserahkan Ke Camat Sunggal

Warga Desa Sumber Melati Diski saat mendatangi Kantor Camat Sunggal, Deliserdang. (Foto: ist)

mediasergap.com - SUNGGAL - Kantor Camat Sunggal, Kabupaten Deliserdang, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Pasar Besar, Desa Sumber Melati, Kamis (27/8/2020) sekitar pukul 10.30 WIB pagi didatangi ratusan warga Desa Sumber Melati Diski.

Kedatangan warga karena kecewa dengan sikap kepala desa mereka, yang diduga telah berselingkuh dengan salah seorang bawahannya.

Sang Kades yang dikenal religius dituding telah sering melakukan hubungan badan dengan wanita yang bekerja di Kantor Kades sebagai bawahannya.

Salah seorang pengunjuk rasa, Bahtera Keliat menyebutkan perbuatan itu terungkap setelah perangkat desa berinisial A mengadu kepada warga inisial D.

“Hari Senin itu dia (A) ngaku sama si D, kalau dia ada hubungan terlarang dengan Kades,” kata Bahtera.

Lebihlanjut, menurut Bahtera, AN nekat membuka rahasianya itu, karena sang Kades juga memiliki hubungan asmara dengan wanita lain. “Ada juga bukti rekaman sama si D itu,” katanya.

Warga yang mendapat informasi tersebut mengaku sangat kecewa dengan ulah Kades tersebut. 

Akhirnya mereka sepakat berunjukrasa ke Kantor Desa Sumber Melati Diski dan Kantor Camat Sunggal, Deliserdang.

Warga pun sempat menyegel kantor desa dan menyerahkan kuncinya kepada Camat Sunggal, Ismail SSTP MSp. Mereka kemudian menyerahkan mosi tak percaya secara tertulis kepada camat.

“Kita tadi sempat menyegel kantor desa dan kuncinya kita serahkan kepada camat. Camat juga mengatakan, ‘Buat sementara saya akan ambil alih pemerintahan desa’,” kata Bahtera sembari mengulangi ucapan Camat Ismail.

Sementara, Camat Ismail saat dikonfirmasi terkait tudingan warga itu mengatakan bahwa pihaknya masih akan memanggil oknum Kades dimaksud untuk dimintai keterangannya.

“Masyarakat datang menyampaikan adanya dugaan hubungan terlarang. Kebenarannya masih harus dibuktikan. Saya masih mau panggil Kades dulu untuk meminta keterangannya,” ujarnya.

Disinggung terkait pengambilan alih pemerintahan desa, Camat Ismail dengan tegas menepisnya.

“Bukan mengambil-alih pemerintahan desa. Maksud saya, pelayanan desa harus tetap berjalan. Jika ada kendala pelayanan, pemerintahan kecamatan tidak akan tinggal diam,” tutupnya.(sabah/m24jam)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini