mediasergap.com | STABAT - Penyelidikan kasus penganiayaan aktivis muda Aliansi Pemuda Langkat (ASPAL) Ahmad Zulfahmi Fikri, yang dilakukan dua orang tak dikenal di Caffe Lajor Kopi Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Perdamaian, Stabat, Langkat, Sumut, terus berlanjut.
Hal ini terlihat keseriusan jajaran penyidik dari Unit 1 Subdit 1 Dirreskrimum Poldasu untuk mengungkap kasus penganiayaan tersebut, terlihat Senin (01/03/21) lalu saat melakukan olah TKP, baik mulai dari perparkiran sepeda motor Kantor Bupati Langkat, hingga ke lokasi dimana korban Fikri dianiaya 2 orang oknum preman OTK di sekitar Caffe Lajor Kopi.
Saat olah TKP, penyidik yang didampingi korban Fikri, saksi-saksi dan Penasihat Hukum Muhammad Iqbal Zikri, SH, penyidik juga memeriksa dan menyisir sejumlah CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian.
"Kita harus yakin kasus yang terjadi Senin (15/02/21) lalu itu akan terungkap. Kita sudah memeriksa sejumlah CCTV di sepanjang jalur lokasi kejadian. Dan semoga pelaku bisa kita ringkus. Kita gak main-main karena penganiayaan aktivis ini ," ujar Kanit 1 Subdit 1 Dirreskrimum Poldasu, Aipda Rahman Ginting didampingi Bripka Julius Rudianto Hulu, di Caffe Lajor Kopi.
Pantauan media ini, dari beberapa pemilik CCTV mengakui jika beberapa hari lalu sudah pernah ada pihak-pihak yang meminta untuk membuka CCTV terkait kasus penganiayaan yang menimpa Fikri.(AVID)


No comments:
Post a Comment