-->




Judi Togel & KIM Menjamur di Labura, Warga Segera Lapor Kapolri

mediasergap.com | LABURA - Meski bulan suci Ramadhan, para bandar dan jurtul judi jenis toto gelap (togel) dan KIM di Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), Sumut, khususnya di Kecamatan Kualuh Hilir dan Kualuh Leidong, tak mengurungkan niatnya untuk meraup pundi-pundi keuangan dari perbuatan haram itu.

Aparat kepolisian seakan tutup mata dengan aksi perjudian jenis tebak angka tersebut. Hal itu dibuktikan dengan maraknya para jurtul togel dan KIM melakukan aksinya terang-terangan di warung-warung di Kecamatan Kualuh Leidong dan Kecamatan Kualuh Hilir.

Warga, khususnya orang tua di sana sudah sangat resah dengan menjamurnya perjudian ini. Namun, keresahan itu harus diurungkan, karena hingga sekarang polisi tak mampu menangkap bandar togel dan KIM itu.

Tak mau kampung halamannya 'dihujani' judi, mahasiswa dan pelajar pun mengultimatum aparat kepolisian, khususnya Polsek Kualuh Hilir, untuk segera membumihanguskan segala bentuk perjudian khususnya togel dan KIM.

Melalui Ketua Himpunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa (HIPMA) Kualuh Ledong, Maulidi Azizi, menyatakan, jika Kapolsek Kualuh Hilir AKP Krisnat Napitupulu, tak bisa memberantas segala bentuk perjudian di dua kecamatan tersebut, pihaknya akan menyurati Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo. "Kalau Polsek Kualuh Hilir tak bisa menangkap bandar togel dan KIM itu, kami akan melapor (surati-red) Kapolri di Jakarta. Karena, hingga sekarang jurtul togel ini terang-terangan melakukan aksinya di warung-warung. Mungkin sudah ada yang bekingi dari aparat, makanya mereka (jurtul & bandar) makin merajalela," ujar Maulidi Azizi, Kamis (06/05/21).

Pun begitu, Kapolsek Kualuh Hilir, AKP Krisnat Napitupulu, mengaku justru masih akan melakukan pengecekan dan pendalaman informasi tentang menjamurnya perjudian jenis togel dan KIM tersebut.

"Terimakasih informasinya. Kita akan dalami. Apabila ada temuan, maka akan kita tindak lanjuti," ujar AKP Krisnat Napitupulu melalui pesan WhatsApp-nya. (yan/fit)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini