LP3KD Sumut Gelar Pelatihan Organis Gereja untuk Tingkatkan Kualitas Musik Liturgi
Medan, mediasergap.com - Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Sumatera Utara akan menggelar Pelatihan Organis Gereja dengan tema “Melantunkan Iman dalam Nada, Menghidupi Liturgi dengan Musik” pada Sabtu, 6 September 2025 di Aula Paroki Lintong Nihuta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pembinaan Sektoral LP3KD Sumut Tahun 2025 yang bertujuan meningkatkan kompetensi para organis dalam pelayanan musik liturgi. Diharapkan, melalui pelatihan ini para organis semakin terampil mengiringi nyanyian liturgi sesuai kaidah musik Katolik dan mampu membagikan keterampilan tersebut di daerah masing-masing.
Pelatihan akan diikuti oleh perwakilan dari Enam Kabupaten, yaitu:
- LP3KD Kabupaten Toba (4 orang)
- LP3KD Kabupaten Samosir (4 orang)
- LP3KD Kabupaten Humbang Hasundutan (6 orang)
- LP3KD Kabupaten Tapanuli Utara (4 orang)
- LP3KD Kabupaten Dairi (3 orang)
- LP3KD Kabupaten Pakpak Barat (2 orang)
Dengan total 23 peserta, mereka merupakan organis aktif paroki/stasi yang memiliki minat serius dalam pelayanan musik liturgi.
Adapun rangkaian kegiatan pelatihan meliputi:
- Materi “Bernafas dalam Irama yang Sama: Chemistry Dirigen & Organis” oleh Frans Rajagukguk/dr. Florensia
- “Peran Organis dalam Liturgi & Kaidah Musik Liturgi” oleh Beatus Sitompul
- Sesi “Teknik Dasar & Tips Praktis Mengiringi Nyanyian Liturgi”
- Simulasi dan praktik bersama antara dirigen, organis, dan umat
Untuk kebutuhan pendaftaran, peserta wajib:
- Mengisi data pada Google Form: https://bit.ly/PelatihanOrganisLP3KDSUMUT
- Mengunggah Surat Tugas dari LP3KD Kabupaten/Kota.
Ketua Panitia, Nova Florentina, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi momentum berharga bagi para organis untuk meningkatkan kualitas pelayanan musik liturgi di paroki masing-masing. Sementara itu, Dr. Drs. Hendrik Sitompul, M.M, Ketua LP3KD Sumut, menegaskan bahwa pembinaan ini sejalan dengan misi Pesparani Katolik dalam membina, mengembangkan, dan melestarikan seni budaya bernuansa rohani Katolik.
“Dengan pelatihan ini, para organis tidak hanya belajar teknik musik, tetapi juga menghayati iman melalui pelayanan liturgi yang lebih hidup dan mendalam,” ujarnya. (Red)
No comments:
Post a Comment