Musrenbang Desa Dalihan Natolu Bahas Arah Pembangunan 2027, Fokus Skala Prioritas di Tengah Keterbatasan Anggaran | Media Sergap -->



Musrenbang Desa Dalihan Natolu Bahas Arah Pembangunan 2027, Fokus Skala Prioritas di Tengah Keterbatasan Anggaran

Musrenbang Desa Dalihan Natolu Bahas Arah Pembangunan 2027, Fokus Skala Prioritas di Tengah Keterbatasan Anggaran

DALIHAN NATOLU, mediasergap.comPemerintah Desa Dalihan Natolu melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Desa pada Senin (26/1/2026) bertempat di Balai Sanggar Seni Desa Dalihan Natolu. Kegiatan ini digelar dalam rangka penyusunan rencana pembangunan desa Tahun Anggaran 2027.

Musrenbang dihadiri oleh Camat Silaen Tumpal Panjaitan, PPL Pertanian, Kepala Desa Dalihan Natolu, Ketua BPD, Tenaga Pendamping Profesional, Perangkat Desa, serta unsur masyarakat. Sekretaris Desa bertindak sebagai protokol selama kegiatan berlangsung.

Dalam arahannya, Camat Silaen Tumpal Panjaitan menegaskan bahwa Musrenbang merupakan Agenda Tahunan Pemerintah yang bertujuan menjaring aspirasi masyarakat dan menyusun perencanaan pembangunan secara partisipatif dan berjenjang.

“Musrenbang menjadi ruang strategis untuk meningkatkan produktivitas Desa serta pembenahan sarana dan prasarana, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Camat Silaen juga menyampaikan bahwa saat ini hampir seluruh sektor mengalami penurunan anggaran akibat perubahan arah kebijakan pembangunan Nasional, seperti penguatan ekonomi melalui Koperasi Desa Merah Putih, MBG, serta Program Nasional lainnya. Bahkan, anggaran Desa disebut mengalami penurunan hingga sekitar 60 %, sehingga menuntut Desa untuk lebih kreatif dan proaktif.

“Selain melalui Musrenbang, Pemerintah Desa dapat mengajukan proposal pembangunan kepada Instansi Pemerintah, Pihak Swasta, maupun Tokoh-Tokoh yang memiliki kepedulian terhadap Pembangunan Desa,” tambahnya.

Ia menekankan pentingnya penyusunan usulan berdasarkan skala prioritas, dengan mempertimbangkan urgensi dan dampak berkelanjutan. Camat juga mengimbau masyarakat agar menjaga dan merawat seluruh fasilitas yang telah dibangun.

Pada kesempatan tersebut, PPL Pertanian memaparkan rekapitulasi usulan bantuan sarana produksi pertanian, sarana pendukung, serta alat-alat pertanian. Dijelaskan bahwa syarat utama penerima bantuan dari Dinas Pertanian adalah kelompok tani yang telah berbadan hukum. Dari lima kelompok tani yang ada di Desa Dalihan Natolu, baru tiga kelompok yang memenuhi syarat tersebut.

Sesi penyampaian usulan berlangsung aktif. Kasmin Siagian dari HKBP Sion Batumoror meminta agar Camat Silaen memfasilitasi perbaikan jalan masuk menuju Gereja HKBP Sion. Sementara itu, perwakilan Dusun I, Rodentus Sibarani, mengusulkan peningkatan jaringan air minum melalui pipanisasi sepanjang 1.500 meter, yang dicatat sebagai salah satu usulan prioritas. Dusun I juga mengajukan pengadaan bibit pertanian dan perikanan.

Budayawan asal Palipi, M. Tansiswo Siagian, mengingatkan agar pengajuan bantuan bibit disesuaikan dengan minat dan kebutuhan masyarakat. Ia menekankan pentingnya fokus pada bibit jagung dan ikan yang dinilai lebih sesuai dan bermanfaat bagi warga Desa Dalihan Natolu.

Secara umum, terdapat empat usulan skala prioritas yang akan dibawa ke Musrenbang Kecamatan, yakni:

  1. Peningkatan jaringan air minum
  2. Pengadaan bibit pertanian dan perikanan
  3. Perbaikan jalan menuju Gereja HKBP Sion
  4. Pembukaan jalan menuju Sibabiat

Terkait pupuk bersubsidi, penyalur pupuk desa menyampaikan bahwa harga pupuk saat ini telah mengalami penurunan dan mengimbau petani untuk menebus pupuk tepat waktu. Perpindahan kios penyalur belum dapat dilakukan karena portal aplikasi telah ditutup serta untuk menjaga kesesuaian dengan RDKK yang telah ditetapkan. (Ds)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini