Rp.51,5 Miliar Mengalir Keluar, Rakyat Deli Serdang Kebagian Jalan Hancur: APBD Masih Berpihak kepada Rakyat atau Sudah Kehilangan Arah ? | Media Sergap -->



Rp.51,5 Miliar Mengalir Keluar, Rakyat Deli Serdang Kebagian Jalan Hancur: APBD Masih Berpihak kepada Rakyat atau Sudah Kehilangan Arah ?

DELI SERDANG (Sumut) mediasergap.com Di tengah jeritan masyarakat yang setiap hari harus bertaruh nyawa melintasi jalan-jalan kabupaten yang berlubang, rusak parah, dan tak kunjung diperbaiki, kebijakan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengalokasikan dana hibah sekitar Rp50 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan sekitar Rp1,5 miliar kepada Polrestabes Medan memicu gelombang pertanyaan dan sorotan publik.

Bagi sebagian warga, kebijakan tersebut menghadirkan ironi yang sulit diabaikan. Di satu sisi, puluhan miliar rupiah dialokasikan ke luar daerah dan kepada institusi lain. Di sisi lain, masih banyak ruas jalan kabupaten yang rusak, desa-desa yang minim infrastruktur, serta masyarakat yang masih berjuang menghadapi tekanan ekonomi.

Kontras inilah yang kini menjadi perbincangan. Mengapa anggaran sebesar itu dapat dialokasikan keluar, sementara kebutuhan pembangunan di Deli Serdang sendiri masih begitu besar?

Berdasarkan berbagai keluhan masyarakat, kerusakan jalan tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga berdampak pada meningkatnya biaya transportasi, terganggunya aktivitas ekonomi, hingga membahayakan keselamatan pengguna jalan. Kondisi tersebut dinilai membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Nilai hibah yang mencapai Rp51,5 miliar kemudian memunculkan pertanyaan publik mengenai arah kebijakan APBD. Masyarakat berharap pemerintah dapat menjelaskan secara terbuka dasar hukum, tujuan, urgensi, serta manfaat dari kebijakan tersebut sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Sorotan publik kini tidak lagi hanya tertuju pada besarnya angka hibah, tetapi juga pada prioritas pembangunan. Warga mempertanyakan apakah alokasi anggaran telah disusun berdasarkan kebutuhan yang paling mendesak bagi masyarakat Deli Serdang, terutama dalam perbaikan infrastruktur dasar dan peningkatan kesejahteraan.

"Mengapa uang daerah mengalir keluar ketika masih banyak persoalan di rumah sendiri yang belum terselesaikan?" Pertanyaan tersebut kini menjadi isu yang terus bergema di tengah masyarakat. (Rel)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini