Keluhan Warga Hitetano Menguat, Kinerja Petugas PLN Unit Habinsaran Dipertanyakan | Media Sergap -->

Keluhan Warga Hitetano Menguat, Kinerja Petugas PLN Unit Habinsaran Dipertanyakan

HABINSARAN (Sumut) mediasergap.comWarga Desa Hitetano, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba, mempertanyakan kinerja Petugas PLN Unit Habinsaran terkait proses pembebasan arus listrik kabel pendek (hitam) yang dilakukan di Dusun Pinasa, Sabtu (16/05/2026).

Pekerjaan tersebut memicu keresahan masyarakat karena instalasi yang dipasang disebut tidak menggunakan MCB sebagai pengaman arus listrik. Kondisi itu dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga apabila terjadi korsleting listrik.

Saat dikonfirmasi oleh salah seorang kontrol sosial di lokasi melalui sambungan telepon seluler, Petugas PLN Unit Habinsaran disebut menyampaikan bahwa pemasangan tersebut dinilai aman meski tanpa MCB.

“Itu tidak apa-apa Pak, aman itu, dan kami sudah sering melakukan pembebasan arus listrik seperti itu, hasilnya tetap aman,” ujar Petugas PLN tersebut sebagaimana disampaikan warga.

Pernyataan itu justru memicu kekhawatiran masyarakat. Warga kemudian menyampaikan keluhan tersebut kepada sesama masyarakat serta melaporkannya kepada awak media agar persoalan itu mendapat perhatian serius dan dilakukan evaluasi terhadap kinerja PLN Unit Habinsaran.

Sejumlah kontrol sosial juga mencoba meminta klarifikasi kepada pimpinan PLN wilayah Balige. Kepala PLN Cabang Balige, Nugroho, disebut membenarkan bahwa pembebasan arus listrik seharusnya dilengkapi dengan MCB sebagai sistem pengaman.

“Iya benar, pembebasan arus listrik itu harus memiliki MCB,” ungkapnya saat dikonfirmasi.

Namun hingga berita ini diturunkan pada pukul 14.00 WIB, warga mengaku belum melihat adanya tindak lanjut maupun kedatangan Petugas PLN Kabupaten Toba dan Unit Habinsaran ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan ulang.

Masyarakat pun mempertanyakan keseriusan PLN dalam merespons keluhan warga, terlebih sebelumnya pihak PLN disebut telah menyampaikan komitmen untuk cepat tanggap terhadap pengaduan masyarakat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kabupaten Toba beberapa waktu lalu.

Warga berharap pihak terkait, termasuk Pemerintah Kabupaten Toba dan DPRD Komisi B, segera turun tangan untuk mengevaluasi kinerja Petugas PLN di lapangan demi menghindari potensi bahaya yang dapat merugikan masyarakat.

“Jika sampai terjadi korsleting listrik dan mengakibatkan kebakaran, siapa yang akan bertanggung jawab?” ungkap salah seorang warga dengan nada kecewa. (Tim)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini