Meja Tembak Ikan Diduga Marak Beroperasi, Warga Pertanyakan Ketegasan Aparat Penegak Hukum | Media Sergap -->




Meja Tembak Ikan Diduga Marak Beroperasi, Warga Pertanyakan Ketegasan Aparat Penegak Hukum

ASAHAN (Sumut) mediasergap.comAktivitas permainan meja tembak ikan yang oleh masyarakat setempat dikenal dengan sebutan “Kepler” kembali menjadi sorotan. Berdasarkan hasil pemantauan dan penelusuran wartawan di lapangan, sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat permainan tersebut disebut masih dapat beroperasi.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Warga mempertanyakan sejauh mana pengawasan dan tindakan aparat penegak hukum terhadap aktivitas yang diduga berkaitan dengan perjudian tersebut.

Masyarakat berharap aparat kepolisian tidak menunggu keresahan semakin meluas. Jika berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan unsur perjudian atau pelanggaran hukum lainnya, warga meminta agar dilakukan tindakan tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Jangan Sampai Warga Bertanya: Ada Apa?

Keberadaan permainan meja tembak ikan tersebut disebut telah menimbulkan keresahan bagi sebagian warga. Bahkan, masyarakat mengaku khawatir aktivitas tersebut dapat berdampak terhadap kehidupan keluarga, khususnya apabila terdapat warga yang menghabiskan waktu dan uangnya di lokasi permainan.

Salah seorang warga mengungkapkan bahwa keberadaan permainan tersebut pernah memicu persoalan dalam rumah tangga.

“Suami saya sering datang ke tempat permainan tembak ikan. Kadang sampai lupa pulang. Hal seperti ini akhirnya menimbulkan pertengkaran di rumah,” ujar warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Menurut warga, persoalan tersebut bukan hanya menyangkut aktivitas permainan, tetapi juga dampak sosial yang ditimbulkannya terhadap keluarga dan lingkungan sekitar.

Masyarakat pun mempertanyakan apakah aktivitas meja tembak ikan yang diduga mengandung unsur perjudian tersebut telah memiliki izin atau pengawasan dari pihak berwenang.

“Kalau memang ada unsur perjudian, kami berharap segera ditertibkan. Jangan sampai masyarakat terus dibuat resah sementara aktivitasnya tetap berjalan,” kata warga lainnya.

Aparat Diminta Tidak Tutup Mata

Masyarakat meminta pihak kepolisian dan instansi terkait melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat perjudian meja tembak ikan.

Warga juga meminta agar pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap pemain, tetapi juga menelusuri pihak yang menyediakan tempat, mengelola permainan, serta pihak-pihak yang memperoleh keuntungan dari aktivitas tersebut apabila memang terbukti memenuhi unsur tindak pidana.

Publik berhak mendapatkan kepastian mengenai status kegiatan tersebut. Apabila legal, pemerintah dan aparat terkait diharapkan dapat menjelaskan dasar hukumnya kepada masyarakat. Namun apabila ditemukan unsur perjudian atau pelanggaran lainnya, masyarakat berharap penindakan dilakukan secara terbuka dan tanpa pandang bulu.

Jangan sampai muncul persepsi di tengah masyarakat bahwa aktivitas yang diduga melanggar hukum dapat berlangsung bebas tanpa pengawasan.

Pertanyaan masyarakat sederhana: jika memang perjudian dilarang, mengapa aktivitas yang diduga perjudian masih dapat ditemukan dan beroperasi?

Pertanyaan tersebut kini menjadi pekerjaan rumah bagi aparat penegak hukum untuk memberikan jawaban melalui tindakan nyata di lapangan.

Insan Pers akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan persoalan tersebut dan memberikan ruang kepada pihak kepolisian, pengelola lokasi, maupun instansi terkait untuk menyampaikan klarifikasi serta hak jawabnya. (Rel)

(copyright: mitramabesnews.com)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini