Peringatan Gugurnya D.I Panjaitan Dikemas dengan Seni, Budaya dan Promosi Wisata | Media Sergap -->




Peringatan Gugurnya D.I Panjaitan Dikemas dengan Seni, Budaya dan Promosi Wisata


TOBA (Sumut) mediasergap.com Forum Masyarakat Sigurs (FORMASI) kembali menggelar peringatan gugurnya Pahlawan Revolusi Mayor Jenderal (Mayjen) D.I. Panjaitan. Peringatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 30 September 2026 di Desa Natolu Tali, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba.

Persiapan pelaksanaan kegiatan dibahas dalam rapat bersama yang digelar di Aula Kantor Camat Silaen, Kamis (10/9/2026). Rapat tersebut diikuti sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Toba, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Silaen, Kepala Desa, Kepala Sekolah, Tokoh Masyarakat, serta Perwakilan Keluarga Mayjen D.I. Panjaitan.

Camat Silaen, Lambok T. Silaen, menyampaikan dukungan Pemerintah Kecamatan Silaen terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh unsur masyarakat dan pemerintahan, khususnya pemerintah desa, dapat berperan aktif sehingga rangkaian peringatan berjalan dengan baik.

“Secara khusus kami dari Pemerintah Kecamatan sangat mendukung kegiatan ini. Kami berharap kita semua mengambil bagian dalam kegiatan ini, termasuk para kepala desa,” ujar Lambok.

Ketua Panitia Pelaksanaan Peringatan Gugurnya D.I. Panjaitan, Janner Sitorus, yang juga anggota DPRD Kabupaten Toba, menjelaskan bahwa peringatan tahun ini akan dikemas melalui sejumlah kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial.

Selain pelaksanaan upacara, panitia juga menyiapkan pertunjukan seni dan budaya yang mengangkat perjalanan hidup serta perjuangan Mayjen D.I. Panjaitan. Pertunjukan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengenalkan kembali nilai-nilai perjuangan dan keteladanan pahlawan kepada generasi muda.

“Nanti juga akan kita tampilkan situriak dan fragmen perjalanan D.I. Panjaitan,” kata Janner.

Sementara itu, pendiri FORMASI sekaligus penggagas kegiatan, Harapan Sibarani, mengatakan bahwa peringatan gugurnya Mayjen D.I. Panjaitan memiliki makna yang lebih luas. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menjaga ingatan sejarah sekaligus memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata yang terdapat di Kecamatan Silaen.

Harapan, yang juga merupakan staf pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba, berharap kegiatan tersebut dapat dikembangkan menjadi bagian dari upaya promosi destinasi wisata di wilayah Silaen.

“Ini juga menjadi potensi promosi pariwisata yang ada di Kabupaten Toba, khususnya di wilayah Kecamatan Silaen. Selain itu, kita juga berharap Desa Natolu Tali tidak hanya berhenti pada peringatan wafatnya D.I. Panjaitan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata yang disenangi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, perpaduan antara sejarah, seni, budaya dan potensi destinasi lokal dapat menjadi kekuatan dalam mengembangkan daya tarik wisata berbasis masyarakat. Dengan demikian, kegiatan peringatan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut turut disampaikan pihak keluarga Mayjen D.I. Panjaitan. Tumpal Panjaitan yang mewakili keluarga menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat Silaen dan Pemerintah Kabupaten Toba dalam menjaga serta mengenang perjuangan salah satu Pahlawan Revolusi tersebut.

Tumpal Panjaitan yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toba menilai pelaksanaan kegiatan tersebut menunjukkan bahwa nilai-nilai perjuangan Mayjen D.I. Panjaitan masih mendapat tempat di tengah masyarakat.

“Ini menjadi bukti bahwa masyarakat Silaen, masyarakat Kabupaten Toba mencintai Mayjen D.I. Panjaitan. Kami sangat mengapresiasi Forum Sigurs, masyarakat, Pemerintah Kecamatan Silaen, dan Pemerintah Kabupaten Toba yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kami sangat senang dengan diadakannya kegiatan ini,” katanya.

Peringatan gugurnya Mayjen D.I. Panjaitan di Desa Natolu Tali diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan, memperkenalkan sejarah perjuangan kepada generasi muda, sekaligus membuka ruang promosi potensi seni, budaya dan pariwisata Kecamatan Silaen.

Dengan dukungan berbagai pihak, kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan berkembang menjadi agenda yang memberikan manfaat bagi pelestarian sejarah serta penguatan potensi daerah Kabupaten Toba. (Ds)


No comments:

Post a Comment

Berita Terkini