Media Sergap - All Post -->








Wali Kota Tebing Tinggi Pimpin Apel Gabungan ASN, Tekankan Lima Poin Penting Untuk Peningkatan

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tebing Tinggi yang berlangsung di halaman Balai Kota, Jalan Dr. Sutomo No. 14, Senin (2/11/2026). Bertindak sebagai pembina apel, Wali Kota menegaskan lima poin penting untuk meningkatkan kualitas birokrasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Wali Kota menyampaikan lima penegasan utama kepada seluruh jajaran ASN Pemkot Tebing Tinggi. Pertama, disiplin ASN harus diukur dari pencapaian kinerja dan hasil kerja nyata, bukan sekadar kehadiran. Kedua, jajaran pegawai diminta untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta meninggalkan pola kerja birokrasi yang lambat. 

Ketiga, menjelang akhir tahun anggaran, seluruh perangkat daerah diingatkan agar tidak bekerja tergesa-gesa yang dapat mengabaikan prinsip akuntabilitas. Keempat, ASN harus mampu membangun birokrasi yang berintegritas, netral, serta bertanggung jawab, termasuk dalam menjaga etika di ruang digital. Kelima, Wali Kota menekankan pentingnya memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi musim penghujan serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

"Mulai hari ini, saya ingin kita semua lebih fokus pada hasil, lebih cepat dalam menyelesaikan pekerjaan, lebih cermat dalam menggunakan anggaran, lebih tegas dalam menegakkan disiplin, dan lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat," tegas Wali Kota di hadapan peserta apel.

Wali Kota juga mengingatkan bahwa setiap pegawai memiliki peran dan setiap perangkat daerah memegang tanggung jawab besar. Setiap tindakan yang diambil memiliki dampak langsung terhadap kepercayaan masyarakat, kepada Pemerintah Kota Tebing Tinggi. 

"Jadikan pengabdian kita sebagai bentuk tanggung jawab kepada negara, kepedulian kepada masyarakat dan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa," tambah Wali Kota. 

Apel gabungan pada pagi hari tersebut dipimpin oleh Camat Bajenis, Ari Miranda, selaku komandan apel. Rangkaian kegiatan apel kemudian dilanjutkan dengan penyerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya untuk masa pengabdian 10, 20, dan 30 tahun berdasarkan usul Agustus 2026 yang diterima dari Kementerian Dalam Negeri pada Oktober 2026. 

Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Sekretaris Bappeda Sanulita Viviana untuk masa pengabdian 30 tahun, Kabid Pemberdayaan Kelembagaan DP3APM Desi Tristiyanti untuk masa pengabdian 20 tahun, serta Lurah Pasar Baru Fuad Hidayat untuk masa pengabdian 10 tahun.

Selain itu, turut diserahkan piagam penghargaan kepada sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah atas prestasi dan kinerja membanggakan. Penghargaan pertama diberikan kepada Kadis PMPTSP Hj. Nina Zahara atas pencapaian kategori Sangat Baik dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha Tahun 2026.

Penghargaan kedua diserahkan kepada Kepala Kesbangpol Ramadhan Barqah Pulungan atas partisipasi aktif dalam Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2026 untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. 

Selanjutnya, penghargaan ketiga diberikan kepada Kadis Kominfo Ghazali Rahman atas keberhasilan meraih Predikat Informatif dalam Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2026 untuk kategori Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Utara.

Apel gabungan ini turut dihadiri oleh para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Lurah, perwakilan pegawai di lingkungan Pemko Tebing Tinggi, serta tim peliputan Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi. (Ajs)

IMO Indonesia Sumut dan GJI Gelar Pelatihan Jurnalis Lingkungan

MEDAN (Sumut) mediasergap.com - Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Media Online (DPW IMO) Indonesia Sumatera Utara dan Green Justice Indonesia (GJI)  sepakat menggelar pelatihan bagi wartawan menulis tentang lingkungan dan istilah-istilah yang digunakan.

Ini perlu dilakukan untuk memberikan masukan-masukan kepada jurnalis ketika menulis tentang lingkungan baik kehutanan, ekosistem, tata kelola lingkungan yang adil, perlindungan keanekaragaman hayati, dan keputusan publik berbasis bukti maupun yang terkait dengannya.

Ragam istilah dan sebutan tentang ekosistem itu yang wajib diketahui bagi para jurnalis agar ketika tulisan yang akan dipublish ke umum tidak keliru dan pas meletakan istilah-istilah itu ke tulisan, sehingga pesan yang disampaikan clear, mudah dipahami dan dimengerti.

Hal itulah yang menjadi perbincangan Ketua DPW IMO Indonesia Sumatera Utara, HA Nuar Erde didampingi Sekretaris Harun Al Rasyid dengan Ketua GJI di Medan, Panut Hadisiswoyo di Pos Kupi, pada Kamis (29/10/2026).

HA Nuar Erde mengatakan, IMO Indonesia Sumatera Utara terus akan membuat beragam kegiatan guna menambah wawasan dan ilmu pengetahuan bagi para pemilik media dan wartawan.

"Kita laksanakan pelatihan ini agar para wartawan khusunya wartawan yang tergabung dalam IMO Indonesia Sumatera Utara memiliki pengetahuan dan paham istilah tentang lingkungan dan kehutanan agar ketika menulis berita tentang hal tersebut, pas dan dapat dimengerti para pembaca media kita," ujarnya.

Karenanya kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi para pengurus dan anggota IMO Indonesia Sumatera Utara. "Ini kesempatan yang luar biasa, untuk itu kami harapkan para pemilik media dan wartawan IMO Indonesia Sumatera Utara segera mendaftarkan diri ke sekretariat. Sebab kuota terbatas," ujar Sekretaris DPW IMO Indonesia Sumatera Utara, Harun Al Rasyid.

Sementara Ketua GJI, Panut Hadisiswoyo yang juga Pembina DPW IMO Indonesia Sumatera Utara, mengatakan pelatihan ini perlu dilakukan mengingat selama ini masih ada ditemukan tulisan dari berbagai media mengenai berita lingkungan, istilahnya kurang tepat didudukan dalam berita. 

Kita lakukan ini bersama IMO Indonesia Sumatera Utara, lanjut Panut, adalah sebagai bentuk komitmen kita dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat khusunya kepada para jurnalis, agar tidak keliru dan salah meletakan istilah-istilah dalam pemberitaan.

"Kita akan gelar pelatihan ini di kantor GJI Medan pada awal Desember. Sebagai instrukturnya adalah kami para staf dan petugas GJI. Targetnya adalah para jurnalis mendapat pengetahuan dan wawasan tentang lingkungan dan yang terkait dengannya,' ujar dia.

Sebelumnya Ketua IMO Indonesia Sumatera Utara, HA Nuar Erde memberikan buku saku bertajuk 'Wartawan Media Online'  kepada Pembina IMO Indonesia Sumatera Utara, Panut Hadisiwoyo. "Terima kasih atas buku yang diberikan. Saya apresiasi ini dan akan saya pelajari pula," tutupnya (Roni)

Polres Binjai Ungkap Empat Kasus Begal dan Curanmor, 11 Orang Ditangkap, Mayoritas Remaja

BINJAI (Sumut) mediasergap.com – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan begal di wilayah hukum Polres Binjai kembali menjadi perhatian aparat kepolisian. Dalam pengungkapan terbaru, polisi berhasil membongkar empat kasus tindak pidana sekaligus dan meringkus 11 orang tersangka di lokasi berbeda.

Pengungkapan tersebut dilakukan Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satreskrim Polres Binjai bersama unit Reskrim polsek jajaran. Dari belasan orang yang diamankan, sejumlah tersangka diketahui masih berusia remaja, bahkan ada yang masuk kategori anak.

Kapolres Binjai AKBP R Bimo Moernanda mengatakan, empat kasus tersebut berasal dari laporan polisi berbeda yang ditangani Polres Binjai dan polsek jajaran. Kolaborasi antarsatuan menjadi salah satu faktor penting dalam mengungkap rangkaian kejahatan tersebut.

“Pihak kepolisian berhasil mengamankan belasan tersangka dari empat laporan polisi yang berbeda di wilayah hukum Polres Binjai dan jajaran,” kata Bimo saat memaparkan hasil pengungkapan di Aula Anindya Polres Binjai, Sabtu (31/10/2026) malam.

Kasus pertama yang diungkap adalah pencurian dengan kekerasan atau begal di Jalan MT Haryono, Kelurahan Jati Karya, Kecamatan Binjai Utara, Jumat (30/10/2026) dini hari.

Dalam kasus ini, dua tersangka berinisial RA (21) dan SR (17), warga Medan Marelan, berhasil diringkus oleh Jatanras Polres Binjai bersama Unit Reskrim Polsek Binjai Utara.

Keduanya diduga berboncengan sepeda motor untuk menghadang korban. Setelah korban berhenti, pelaku mengancam menggunakan senjata tajam jenis celurit sebelum membawa kabur sepeda motor milik korban.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sepeda motor milik korban dan kendaraan yang digunakan kedua tersangka saat beraksi.

Kasus kedua merupakan pencurian sepeda motor di Masjid Nurul Yaqin. Dua tersangka berinisial AL dan MA, yang masing-masing masih berusia 15 tahun, diduga mencuri kendaraan yang terparkir di area rumah ibadah tersebut menggunakan kunci T.

“Kedua pelaku ini berdomisili di Kota Medan dan Patumbak, Deliserdang,” ungkap Bimo.

Selanjutnya, polisi mengungkap kasus curanmor yang dilaporkan ke Polsek Sei Bingai. Empat orang diamankan, yakni FGB (18), warga Medan; RAG (18), warga Langkat; serta DPS (17) dan HRR (22), warga Binjai.

Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hotdiatur Purba menjelaskan, keempat orang tersebut diduga terlibat sebagai pelaku maupun penadah. Sementara dua orang yang disebut sebagai pelaku utama, masing-masing berinisial D dan A, masih dalam pengejaran.

“Keempatnya adalah pelaku dan penadah. Sementara pelaku utama berinisial D dan A masih dalam pengejaran,” ujar Hotdiatur.

Pengungkapan keempat terjadi di Kwala Begumit, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat. Dalam kasus ini, tiga remaja berusia 15 tahun berinisial GA, A, dan S diamankan karena diduga berkomplot mencuri Honda Vario BK 4792 RBS milik korban.

Menurut Hotdiatur, aksi tersebut bermula ketika ketiganya meminjam sepeda motor korban. Mereka kemudian beralasan kunci kendaraan hilang. Dua hari berselang, sepeda motor itu justru dicuri setelah para pelaku diduga telah mengantongi kuncinya.

“Modus ketiganya bermula dari pinjam motor, lalu berpura-pura alasan kunci hilang. Dua hari kemudian, ketiganya mencuri motor korban setelah mengantongi kuncinya,” jelasnya.

Rentetan pengungkapan ini sekaligus memperlihatkan keterlibatan sejumlah remaja dalam tindak pidana jalanan dan pencurian kendaraan bermotor. Menyikapi kondisi tersebut, Kapolres mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas dan pergaulan anak.

“Mengingat banyaknya pelaku yang masih berstatus pelajar dan anak di bawah umur, kami mengimbau para orang tua untuk lebih memperketat pengawasan terhadap pergaulan anak,” kata Bimo.

Dia juga meminta masyarakat tidak lengah saat memarkirkan kendaraan. Penggunaan kunci ganda dinilai penting untuk memperkecil peluang terjadinya pencurian.

“Kami juga meminta masyarakat luas agar selalu waspada dan wajib menggunakan kunci ganda saat memarkirkan kendaraannya,” pungkasnya. (Rn)

Polres Toba Tertibkan 24 Sepeda Motor Berknalpot Brong, Wujudkan Kenyamanan dan Keselamatan Berlalu Lintas

BALIGE (Sumut) mediasergap.com – Dalam upaya menjaga kenyamanan masyarakat serta menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas, Polres Toba melalui Satuan Lalu Lintas bersama Polsek Balige menggelar patroli dan penertiban kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026 yang berlangsung pada Sabtu malam (31/10/2026) hingga Minggu dini hari (1/11/2026), mulai pukul 22.00 WIB sampai 01.30 WIB. Patroli menyasar sepanjang Jalan Sisingamangaraja, Balige, Kabupaten Toba.

Penertiban dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Toba, IPTU Elon Sitinjak, S.H., bersama Kapolsek Balige, AKP L. Siahaan, dengan melibatkan personel gabungan dari Satlantas, Satreskrim, dan Polsek Balige.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, sekaligus mengantisipasi aksi balap liar serta pengendara yang diduga mengemudi di bawah pengaruh minuman beralkohol.

Dari hasil kegiatan, sebanyak 24 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong berhasil ditindak melalui penegakan hukum berupa tilang.

Kasat Lantas Polres Toba, IPTU Elon Sitinjak, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan penertiban tersebut tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga merupakan langkah preventif dan edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.

Menurutnya, penggunaan knalpot sesuai standar teknis kendaraan merupakan salah satu bentuk kepedulian pengendara terhadap kenyamanan lingkungan dan hak masyarakat lainnya untuk mendapatkan suasana yang aman, tertib, dan bebas dari kebisingan.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pengendara sepeda motor, agar menggunakan knalpot sesuai spesifikasi teknis kendaraan. Kebebasan dalam berkendara harus tetap disertai tanggung jawab dan kepedulian terhadap kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan lainnya," tegasnya.

Ia menambahkan, Polres Toba akan terus meningkatkan kegiatan patroli, terutama pada malam hingga dini hari, sebagai langkah mengantisipasi balap liar, penggunaan knalpot brong, serta berbagai potensi gangguan keamanan dan keselamatan berlalu lintas.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan kecelakaan lalu lintas, sementara arus kendaraan di sepanjang lokasi patroli berlangsung aman dan lancar.

Melalui Operasi Patuh Toba 2026, Polres Toba mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas dengan mengutamakan keselamatan, disiplin, dan sikap saling menghargai di jalan raya.

Sebab, jalan raya bukan tempat untuk menunjukkan kerasnya suara knalpot, melainkan ruang bersama yang membutuhkan kedisiplinan, ketertiban, dan kepedulian demi keselamatan semua pengguna jalan. (Dosi)

Polres Binjai Gelar Kegiatan Subuh Keliling di Pesantren Abu Syafa, Pererat Silaturahmi Dengan Tokoh Agama dan Masyarakat

Binjai (Sumut) mediasergap.com – Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dengan masyarakat serta meningkatkan kemitraan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Binjai melaksanakan kegiatan Subuh Keliling pada Sabtu (31/10/2026) sekira pukul 05.00 WIB, bertempat di Pesantren Abu Syafa, Jalan Kol. Yos Sudarso, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., bersama Wakapolres Binjai Kompol Sofyan Helmi Nasution, S.H., M.H., serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Binjai dan personel Polsek Binjai Utara. Kedatangan rombongan disambut oleh pimpinan yayasan, Ustadz H. Irfan Yusuf, S.Pd.I. (Ustadz Rahul), para ustadz, pengurus pesantren, serta santri Pesantren Abu Syafa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan tausiah, silaturahmi, dan dialog bersama pengurus yayasan serta para santri. Dalam suasana penuh keakraban, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan membangun kedekatan antara jajaran kepolisian dengan tokoh agama dan lingkungan pendidikan keagamaan.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Binjai bersama Wakapolres menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta mengajak seluruh pengurus, ustadz dan santri untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap situasi di sekitar, serta berperan aktif dalam menciptakan suasana yang aman, damai dan kondusif di wilayah Kota Binjai.

Kegiatan Subuh Keliling berakhir sekira pukul 05.34 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib serta kondusif. Melalui kegiatan ini, Polres Binjai berharap hubungan kemitraan dan sinergitas antara Polri, tokoh agama, lembaga pendidikan keagamaan dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif. (Roni K)

(Sumber: ©Humas Res Binjai)

Polres Toba Ungkap Dua Kasus Curanmor, Amankan Tiga Terduga Pelaku dan Dua Sepeda Motor


BALIGE (Sumut) mediasergap.com – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan Polres Toba melalui pengungkapan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Dalam dua pengungkapan kasus di wilayah Kabupaten Toba, jajaran Satreskrim Polres Toba berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku pencurian, seorang terduga penadah, serta dua unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil kejahatan.

Keberhasilan tersebut disampaikan Kapolres Toba, AKBP V.J. Parapaga, S.I.K., dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Toba, Sabtu (31/10/2026), pukul 17.00 WIB. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Reskrim AKP Desman Manalu, S.H., Kasat Lantas IPTU Elon Sitinjak, S.H., dan Ps. Kasi Humas Ipda Khairuddin Sukriyanto.

Dalam keterangannya, Kapolres menjelaskan bahwa pengungkapan kasus pertama berawal dari laporan kehilangan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BB 4577 EL milik Bangun Parulian. Peristiwa tersebut terjadi pada 13 Oktober 2026 di Desa Sibolahotang SAS, Kecamatan Balige.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan rekaman kamera pengawas (CCTV), hingga pengumpulan informasi di lapangan.

Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial SHP (37) di sebuah rumah kos di Kelurahan Pardede Onan, Kecamatan Balige, pada 15 Oktober 2026.

Sementara itu, pengungkapan kasus kedua bermula dari laporan Betman Siagian terkait kehilangan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BB 3739 EH pada 27 Mei 2026. Kendaraan tersebut diketahui hilang saat diparkir di depan Balerong Pajak Balige, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Napitupulu, Kecamatan Balige.

Melalui penyelidikan dan pengembangan yang dilakukan tim gabungan Satreskrim Polres Toba bersama Unit Reskrim Polsek Balige, petugas terlebih dahulu mengamankan seorang terduga penadah berinisial RGT (21) pada 29 Oktober 2026 di Desa Saribu Raja Janji Maria, Kecamatan Balige.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, RGT mengaku membeli sepeda motor yang diduga hasil pencurian dari seorang terduga pelaku berinisial PSS (33). Petugas kemudian melakukan pengembangan hingga berhasil mengamankan PSS di kediamannya di Desa Sibolahotang SAS, Kecamatan Balige.

Dari hasil pemeriksaan sementara, PSS mengakui keterlibatannya dalam pencurian sepeda motor Honda Vario tersebut.

Dari kedua kasus yang berhasil diungkap, polisi mengamankan dua unit sepeda motor sebagai barang bukti, masing-masing Honda Beat warna silver dan Honda Vario warna hitam doff. Selain itu, turut diamankan sejumlah barang bukti pendukung berupa kunci kendaraan, dokumen identitas korban, serta komponen kendaraan yang mengalami perubahan nomor rangka dan nomor mesin pada kasus Honda Vario.

Kapolres Toba menjelaskan bahwa salah satu modus pencurian dilakukan dengan memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan yang meninggalkan kunci kontak pada sepeda motor saat diparkir.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kapolres mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan. Pengendara diimbau untuk selalu mencabut kunci kontak, menggunakan kunci ganda atau pengaman tambahan, serta memilih lokasi parkir yang aman dan berada dalam jangkauan pengawasan CCTV.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan apabila mengalami atau mengetahui adanya tindak pidana maupun aktivitas mencurigakan melalui kantor kepolisian terdekat atau layanan Call Center Polri 110.

Dalam proses penanganan perkara, penyidik menerapkan Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terhadap dugaan tindak pidana pencurian, serta Pasal 591 huruf a undang-undang yang sama terhadap dugaan tindak pidana penadahan.

Melalui pengungkapan dua kasus tersebut, Polres Toba menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan kepolisian, melakukan penegakan hukum, serta memperkuat langkah pencegahan tindak kriminalitas demi menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan kondusif.

Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat. Dengan meningkatkan kewaspadaan, menjaga barang berharga, serta membangun komunikasi dan kepedulian antarwarga, kita dapat bersama-sama menciptakan Kabupaten Toba yang lebih aman dan nyaman. (Dosi)

Polres Toba Tindak 35 Kendaraan Berknalpot Brong, Perkuat Edukasi dan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Komitmen menciptakan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan berlalu lintas terus diwujudkan Polres Toba melalui pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026. Hingga lima hari pelaksanaan operasi, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Toba telah menindak sebanyak 35 unit kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.

Penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas sekaligus menjaga kenyamanan lingkungan dari kebisingan kendaraan yang tidak sesuai standar.

Hal itu disampaikan Kapolres Toba, AKBP V.J. Parapaga, S.I.K., saat memimpin konferensi pers terkait hasil penindakan knalpot brong di Mapolres Toba, Sabtu (31/10/2026), pukul 17.30 WIB.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Lantas Polres Toba, IPTU Elon Sitinjak, S.H., Kasat Reskrim AKP Desman Manalu, S.H., serta Ps. Kasi Humas Ipda Khairuddin.

Dalam keterangannya, Kapolres menjelaskan bahwa sebagian besar kendaraan yang ditindak merupakan milik pengendara dari kalangan anak muda. Kondisi ini menjadi perhatian bersama, khususnya dalam membangun kesadaran generasi muda agar lebih memahami pentingnya keselamatan, kedisiplinan, dan tanggung jawab saat berkendara.

"Selama lima hari pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026, kami telah melakukan penindakan terhadap 35 unit kendaraan yang menggunakan knalpot brong. Penindakan dilakukan secara humanis, namun tetap tegas sebagai bentuk penegakan aturan sekaligus upaya memberikan kenyamanan bagi masyarakat," ujar Kapolres.

Ia menegaskan bahwa penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis bukan hanya berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat akibat kebisingan, tetapi juga merupakan pelanggaran terhadap ketentuan lalu lintas.

Ketentuan mengenai persyaratan teknis dan laik jalan kendaraan bermotor sebagaimana diatur dalam Pasal 285 ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menjadi salah satu dasar penegakan hukum terhadap pelanggaran tersebut.

Kapolres juga mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas dalam berkendara serta tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai standar kendaraan.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Toba, khususnya para generasi muda, agar tidak menggunakan knalpot brong dan menggantinya dengan knalpot sesuai spesifikasi teknis kendaraan. Mari kita saling menghargai, menjaga ketertiban, dan menciptakan kenyamanan bersama," imbaunya.

Operasi Patuh Toba 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Selain melakukan penegakan hukum, Satlantas Polres Toba juga mengedepankan langkah preventif melalui edukasi dan sosialisasi ke sekolah-sekolah serta penyampaian imbauan secara langsung kepada masyarakat.

Upaya tersebut diperkuat melalui koordinasi dan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah guna mendorong peningkatan kesadaran serta kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas.

Kapolres turut mengingatkan para pengguna jalan agar senantiasa mematuhi aturan berlalu lintas, memastikan kendaraan memenuhi persyaratan teknis, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta membawa kelengkapan surat-surat kendaraan saat berkendara.

Melalui Operasi Patuh Toba 2026, Polres Toba berharap tumbuhnya budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga dapat menekan potensi kecelakaan dan mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Toba.

Tertib berlalu lintas bukan sekadar kewajiban menaati aturan, tetapi juga wujud kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam melindungi keselamatan serta menghormati kenyamanan sesama pengguna jalan. (Dosi)

Dinas Pertanian Kabupaten Toba Perkuat Ketahanan Pangan, Infrastruktur Pertanian, dan Pelestarian Tanaman Endemik

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Dinas Pertanian Kabupaten Toba terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan melalui sejumlah kegiatan strategis yang dilaksanakan pada Sabtu (31/10/2026).

Adapun rangkaian kegiatan tersebut meliputi pendampingan tim Kementerian Pertanian dalam monitoring pembangunan embung di Kecamatan Parmaksian, partisipasi dalam Pameran Tanaman Endemik Toba di Taman Gurgur, Kecamatan Tampahan, serta pelaksanaan pelatihan peternakan dan pertanian di HKBP Nommensen, Kecamatan Sigumpar.

Dalam upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Toba turut mendampingi tim dari Kementerian Pertanian melakukan monitoring pembangunan embung di Kecamatan Parmaksian.

Pembangunan embung diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mendukung ketersediaan sumber air bagi kebutuhan pertanian, khususnya untuk membantu petani menghadapi keterbatasan air pada musim kemarau serta meningkatkan keberlanjutan usaha tani masyarakat.

Selain itu, Dinas Pertanian Kabupaten Toba turut berpartisipasi dalam kegiatan Pameran Tanaman Endemik Toba yang diselenggarakan di Taman Gurgur, Desa Gurgur Aek Raja, Kecamatan Tampahan, mulai 31 Oktober hingga 2 November 2026.

Kegiatan ini mengangkat semangat "Mari Kita Selamatkan, Kita Tumbuhkan dan Komersilkan" sebagai ajakan bersama untuk melestarikan kekayaan tanaman endemik Toba sekaligus mengembangkan nilai ekonominya bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penanaman simbolis bibit tanaman endemik Toba oleh Pecinta Danau Toba bersama Pemerintah Kabupaten Toba. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Staf Ahli, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Camat Tampahan, serta Kepala Desa Gurgur Aek Raja.

Adapun bibit tanaman endemik yang diperkenalkan meliputi Andaliman, Antarasa, Kemenyan, dan Mobe. Bibit tersebut juga diserahkan kepada sejumlah masyarakat yang hadir sebagai bentuk dukungan nyata terhadap gerakan pelestarian dan pengembangan tanaman khas daerah.

Pameran ini turut menampilkan berbagai produk inovatif berbasis potensi lokal, di antaranya produk kosmetik, parfum, dan sabun dengan bahan baku Andaliman, alpukat, serta Kemenyan. Selain itu, ditampilkan pula produk oleh-oleh khas Toba, termasuk bubuk Andaliman dari Taman Eden, serta beragam produk makanan hasil olahan UMKM binaan Dinas Koperindag.

Melalui kegiatan ini, tanaman endemik tidak hanya dipandang sebagai kekayaan hayati yang harus dijaga, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi bahan baku produk unggulan daerah, meningkatkan kreativitas pelaku UMKM, membuka peluang usaha, serta memperkuat perekonomian masyarakat.

Pada hari yang sama, Dinas Pertanian Kabupaten Toba juga melaksanakan kegiatan pelatihan peternakan dan pertanian di HKBP Nommensen, Kecamatan Sigumpar.

Kegiatan pelatihan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan usaha di bidang pertanian dan peternakan. Dengan peningkatan kemampuan tersebut, diharapkan para peserta dapat menerapkan praktik usaha yang lebih baik, produktif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan keluarga.

Melalui ketiga rangkaian kegiatan tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Toba terus mendorong pembangunan pertanian yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil produksi, tetapi juga memperhatikan ketersediaan infrastruktur pendukung, pelestarian sumber daya alam, pengembangan produk lokal, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Sinergi antara pemerintah, masyarakat, komunitas pecinta lingkungan, pelaku UMKM, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi daerah.

Dari pelestarian tanaman endemik hingga penguatan kapasitas petani dan peternak, Dinas Pertanian Kabupaten Toba berkomitmen mewujudkan pertanian yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Toba. (Dosi)

Kapolres Toba: Olahraga Bentuk Karakter dan Disiplin Generasi Muda

BALIGE (Sumut) mediasergap.com – Olahraga bukan sekadar sarana untuk meraih kemenangan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, konsistensi, dan semangat dalam menggapai cita-cita. Melalui olahraga, generasi muda diharapkan mampu membangun mental yang tangguh, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengembangkan potensi diri.

Pesan tersebut disampaikan Kapolres Toba AKBP V.J. Parapaga, S.I.K., saat menghadiri pembukaan pertandingan Futsal Labersa Toba Antar Pelajar, Sabtu (31/10/2026).

Pertandingan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Toba, Drs. Audy Murphy O. Sitorus. Pembukaan ditandai dengan tendangan bola bersama oleh Wakil Bupati Toba, Direktur Utama Labersa, H.W. Hutahaean, Kapolres Toba AKBP V.J. Parapaga, S.I.K., serta pengurus Labersa sebagai simbol dimulainya kompetisi.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Toba menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pertandingan futsal antar pelajar tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kegiatan positif yang dapat dimanfaatkan para pelajar untuk mengembangkan bakat, minat, dan kemampuan, sekaligus membangun kepercayaan diri melalui olahraga.

Ia berharap, melalui kompetisi ini akan lahir generasi muda Toba yang tangguh, memiliki semangat pantang menyerah, mampu menghargai potensi diri, serta terus berusaha meningkatkan kemampuan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Semoga dengan adanya pertandingan futsal ini dapat memunculkan anak-anak Toba yang tangguh, yang mencintai dirinya sendiri dan mau terus mengembangkan dirinya. Harapan kita, suatu saat nanti anak-anak di Toba ini semuanya bisa menjadi orang-orang yang sukses,” ungkap Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa olahraga memiliki banyak manfaat dalam membentuk kepribadian seseorang. Selain menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, olahraga juga melatih kedisiplinan, ketekunan, serta kemampuan mengendalikan diri dari kebiasaan negatif, termasuk rasa malas.

Menurutnya, seseorang yang memiliki kegemaran berolahraga cenderung terbiasa dengan pola hidup disiplin dan konsisten. Sebab, untuk mencapai kemampuan dan kemahiran dalam suatu cabang olahraga diperlukan proses latihan secara berulang-ulang, kesungguhan, serta kemauan untuk terus belajar dan memperbaiki diri.

“Orang yang hobi berolahraga adalah orang yang setia dan konsisten, karena dia terbiasa melakukan sesuatu secara berulang-ulang sampai akhirnya menjadi mahir. Kebiasaan seperti inilah yang perlu kita tanamkan kepada anak-anak sejak dini,” tambahnya.

Menutup pesannya, Kapolres mengajak seluruh peserta pertandingan agar menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus sarana membangun mental dan karakter yang kuat. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas, menghormati sesama peserta, dan mempererat persaudaraan selama kompetisi berlangsung.

“Di dalam tubuh yang sehat pasti ada jiwa yang kuat. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk berkompetisi secara sportif, saling menghargai, menjaga persaudaraan, dan terus mengembangkan diri menjadi generasi muda yang membanggakan Kabupaten Toba,” tutup Kapolres.

Melalui penyelenggaraan Futsal Labersa Toba Antar Pelajar ini, diharapkan semakin tumbuh minat dan semangat generasi muda Kabupaten Toba dalam bidang olahraga. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus membentuk generasi penerus yang sehat, disiplin, sportif, berkarakter, dan memiliki daya juang tinggi dalam meraih cita-cita.

Dengan demikian, olahraga dapat menjadi salah satu sarana strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas di Kabupaten Toba. (Dosi)

DPD FPRN Aceh Apresiasi PT Medco E&P dan BPMA Gelar FGD tentang Etika Jurnalistik

ACEH, mediasergap.com – Dewan Pimpinan Daerah Forum Pimpinan Redaksi Nasional (DPD FPRN) Provinsi Aceh menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PT Medco E&P dan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) atas terselenggaranya kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang mengangkat tema etika jurnalistik.

Ketua DPD FPRN Provinsi Aceh, Muhammad Iqbal, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang dialog, edukasi, dan pertukaran wawasan yang sangat bermanfaat bagi insan pers, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya profesionalisme dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Menurutnya, FGD tersebut juga memberikan pemahaman lebih mendalam tentang pentingnya menjaga integritas, independensi, serta menerapkan Kode Etik Jurnalistik di tengah perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi insan pers, khususnya dalam memperkuat pemahaman tentang profesionalisme, integritas, independensi, serta penerapan Kode Etik Jurnalistik di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI)," ujar Muhammad Iqbal.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai wadah memperkuat hubungan dan komunikasi antara perusahaan, BPMA, serta Insan Pers di Aceh.

"Semoga sinergi dan komunikasi antara perusahaan, BPMA, dan Insan Pers terus terjalin dengan baik demi mewujudkan pers yang profesional, berintegritas, independen, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat," tutupnya.

DPD FPRN Aceh berharap kolaborasi positif tersebut dapat terus berlanjut guna mendukung peningkatan kualitas jurnalistik serta terciptanya ekosistem pers yang sehat dan berpedoman pada kode etik jurnalistik. (SA)