UPDATING Ledakan Bengkel Las Di Binjai: 5 Tewas, 10 Luka-Luka | Media Sergap -->


UPDATING Ledakan Bengkel Las Di Binjai: 5 Tewas, 10 Luka-Luka

mediasergap.com - TANDAM HULU - Terjadi ledakan  dahsyat di bengkel las Km 29 Jalan Medan-Banda Aceh, Jalan Raya Medan-Stabat, Kelurahan Tandam Hulu II, Kecamatan Hamparan perak, Deliserdang, Kamis (27/8/2020) sekitar pukul 11.00 WIB siang.

Ledakan yang diduga berasal dari tabung gas elpiji ini menyebabkan 4 orang meninggal dunia dan 10 orang luka-luka.

Saat ditanyakan, Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Yayang Rizky membenarkan peristiwa ledakan tersebut.

"Benar. Sementara akibat ledakan bengkel las tersebut, 5 orang pekerja meninggal dunia dan 10 orang luka-luka," ucapnya.

Terkait dengan penyebab ledakan, Yayang enggan menjelaskannya. Dia mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Penyebabnya belum bisa kita katakan, masih menunggu hasil dari laboratorium forensik (labfor)," ucapnya.

Terkait dengan dampak ledakan, dia menyebutkan hanya terjadi di bangunan bengkel las.


Tabung elpiji yang meledak terhempas ke luar jalan hingga mengenai pengendara mobil Fortuner berwarna hitam. Akibatnya supir Fortuner bernama Budi itu meninggal dunia di lokasi. Kini korban yang meninggal sudah dibawa ke RS Wira Husada.

Kemudian korban meninggal lainnya bernama Ayu warga Pasar Sidumulio. Wanita ini bekerja sebagai sekretaris sekaligus tukang masak dan merupakan keponakan pemilik pabrik las, Buyung.

Korban meninggal lainnya adalah pekerja bernama Edwin dan Wiwit. Kemudian Adi Suwito (75) yang merupakan orangtua pemilik pabrik las juga diketahui meninggal dunia.

Dikabarkan korban yang terkena dampak ledakan dari kalangan pekerja bengkel las, pengemudi mobil dan pengendara sepeda motor yang sedang melintas. Korban meninggal dunia di antaranya dibawa ke RS Djoelham.

Salah satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian adalah Edwin, yang juga warga sekitar bengkel las.

Adik korban, Dedi Kurniawan mengatakan, saat kejadian sama sekali tidak mengetahui, pasalnya dia sedang pergi bekerja ke Medan.

"Satu korban abang saya Edwin. Pas kejadian saya sama sekali tidak tahu, kalau ditanya seperti apa suara ledakan saya juga tidak dengar. Pas kejadian saya pun pergi kerja. Jenazah abang sudah dibawa ke RS Djoelham," ungkapnya dengan raut wajah haru biru.

Sementara itu kondisi bengkel las porak poranda hancur lebur, sengnya berterbangan, bahan-bahan besi olahan berserakan, dinding-dinding dan tiang roboh, alat-alat las dan tabung gas terlihat berserakan. Di halaman bengkel las ada tiga mobil yang rusak, diduga terdampak ledakan dan material yang mencelat ke pinggir jalan.

Terlihat petugas Dishub mengatur arus lalulintas dan puluhan aparat kepolisian dibantu Tim Khusus Penjinak Bom (Jibom) dan Tim Gegana melakukan olah TKP. (sabah/trib/inews)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini