mediasergap.com | PALEMBANG - Banyaknya kasus hukum yang menimpa pemegang tampuk kekuasaan di Kabupaten Muara Enim sehingga menjadi sorotan publik. Diketahui, banyak pejabat yang tersandung perkara korupsi yang mengakibatkan kerugian negara.
Hal ini menjadi salah satu fokus Irfan Wibowo selaku Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim yang baru saja dilantik, Jum'at (26/2/2021).
Saat ditemui awak media usai pelantikan, Irfan Wibowo mengatakan jika saat ini Kabupaten Muara Enim sedang dilanda sakit.
"Muara Enim tengah sakit, sebagai dokternya saya akan berusaha keras untuk menyembuhkan," ujar Irfan, Jum'at (26/2/2021).
Ungkapan tersebut dikatakan oleh Irfan sebagai bentuk gambaran jika saat ini Kabupaten Muara Enim sedang banyak perkara dugaan korupsi.
Seperti yang diketahui saat ini ada beberapa kasus Korupsi yang mejerat pejabat di Muara Enim, seperti Muzaki Sai Sohar (Mantan Bupati Muara Enim) dalam perkara Alih Fungsi Lahan Hutan, terpidana Ahmad Yani (mantan Bupati Muara Enim 2018-2019) dalam perkara suap proyek di Kab. Muara Enim, Aries HB (Ketua DPRD Muara Enim), Ramlan Suryadi (Plt Kadis PUPR Muara Enim, dan Elvin (Kabid PUPR Muara Enim) dan yang terbaru yakni Juarsa (Bupati Aktif Muara Enim) yang menjadi tersangka dalam perkara sama, dugaan korupsi 16 Paket Proyek di Muara Enim.
Irfan Wibowo sebelumnya menjabat Koordinator Intelijen Ketua tim TABUR (Tangkap Buronan) Kejati Sumsel. Setidaknya ia telah menangkap 14 nama buronan terkait perkara di Pidum dan Pidsus yang ditangani oleh Kejati Sumsel.
"Saya mohon doanya pada seluruh warga Kab. Muara Enim dan Prov. Sumsel. Beri saya waktu untuk menunjukan kinerja saya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim," ujar Irfan.(Her/red)

No comments:
Post a Comment