mediasergap.com | NIAS BARAT - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia & Kebudayaan (Menko Bidang PMK) Republik Indônèsia Prof. Dr. Muhadjir Effendy didampingi sejumlah Deputy (Pejabat Eselon) dan Kabiro Kementrian Terkait, Sekda Provsu Dr. Ir. Hj. Sabrina, MSi dan rombongan lainnya, Rabu (17/03/21) tiba di Kabupaten Nias Barat dalam rangka kunjungan kerja.
Kedatangan Menko PMK beserta rombongan dalam rangka kunjungan kerja, disambut Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S.Pd.,MA.,MM, Wakil Bupati Nias Barat (Bupati Terpilih) Khenoki Waruwu, Sekda Nias Barat Prof. Dr. Fakhili Gulö.
Dalam kata sambutannya, Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, mengatakan, bahwa merupakan sejarah baru di Kepulauan Nias khususnya Kabupaten Nias Barat kedatangan bapak Menko PMK RI mengunjungi Nias Barat selain Pak Menkumham RI Prof. Dr. Yasonna Laoly.
Bupati Nias Barat menjelaskan Profil singkat Kabupatèn Nias Barat yang baru berdiri 12 tahun yang lalu dan terdiri dari delapan kecamatan serta 105 desa.
"Ada beberapa hal yang menjadi perhatian di Pulau Nias ini dan Nias Barat pada khususnya adalah bidang pendidikan, bidang Kesehatan. Dari dua hal ini, yang sangat butuh mendapat perhatian yakni; Pembangunan Jembatan Oyo yang sudah berumur lebih 30 tahun dan perbaikan jalan provinsi yang sangat mendesak," papar Bupati.
Sementara Menko PMK Prof. Dr. Muhadjir Effendy dalam sambutan arahannya mengatakan, sangat mengapresiasi sambutan hangat dari masyarakat Nias Barat. Masyarakat Nias Barat ini sangat terbuka dan ramah-ramah.
"Ada dua tugas yang diberikan Presiden Jokowi kepada saya, pertama adalah bagaimana menyikapi Pandemi Covid-19 saat ini kaitannya dengan program Pemerintah baik Pusat, Provinsi dan Kabupatèn/Kota. Yang kedua adalah penanganan masalah stunting pada anak yang merupakan menjadi Agenda Nasional," tutur Menko PMK Muhadjir Effendy.
Di Nias Barat, lanjut Muhadjir, sesuai data yang ada bahwa 40% gizi buruk (stunting), yang artinya merupakan hal yang sangat serius disikapi. Kita berharap kepada Bupati Terpilih dapat menekan jumlah stunting ini, hingga periode berakhir nanti dengan presentase 14% sesuai target Pak Presiden Jokowi.
"Saya berjanji bahwa apa yang telah disampaikan oleh Bupati Nias Barat dan para Tokoh Masyarakat telah dicatat dan akan saya laporkan kepada Bapak Presiden dan kepada Menteri terkait," tegasnya.
Muhadjir menjelaskan bahwa kementrian dibawah koordinasinya sebanyak 7 Menteri yakni Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan, Menteri Sosial, Menteri Desa, Menteri Agama, Menteri Olahraga dan Menteri PPPA, jadi beliau bertugas mengkoordinasikan, mensinkronkan dan mengendalikan program di kementrian tersebut.
Seusai memberikan arahan, Menko PMK Muhadjir Effendy memberikan bantuan secara simbolis dimulai dari Ketua Satgas Covid-19, Kadis Pendidikan yaitu Beasiswa reguler kepada seluruh siswa/i di Kabupaten Nias Barat, Kadis Kesehatan yakni masker dan obat2an, Pengusaha Kecil Menengah berupa Tabungan Rp.100 Juta, Tabungan bagi penerima manfaat PKH sebesar Rp.1 juta, masker anak untuk Posyandu dan sembako kepada Ibu Hamil.
Dalam acara ini turut dihadiri Asisten, Staf Ahli dan segenap Pimpinan OPD, Kabag, Camat se-Pemkab Nias Barat, kemudian sejumlah Tokoh Masyarakat di Desa Tögide'u, Kecamatan Sirombu, Kabupatèn Nias Barat.(rel/red)




No comments:
Post a Comment